primopiano_6516

Biara Ortodoks Santa Tekla, di kota Maalula, Suriah, akan segera dibuka kembali untuk kunjungan para peziarah dan turis. Pekerjaan rekonstruksi di biara hampir selesai. Malula dibebaskan dari militan di tahun 2014, setelah itu pemulihan kota dan biara dimulai. Seperti pernah dilaporkan oleh Fides tanggal 9 Juni lalu, sumbangan penting untuk rekonstruksi Santa Tekla datang dari organisasi veteran Rusia “Boevoe Bratstvo” (Saudara-Saudara Seperjuangan). Media Rusia melaporkan bahwa para biarawati telah kembali ke biara itu, 90% rekonstruksi sudah selesai, dan rekonstruksi akan selesai dalam beberapa minggu mendatang. Maalula, 55 km timur laut Damaskus, dikenal di seluruh dunia sebagai salah satu tempat di mana bahasa Aram atau bahasa Yesus, masih digunakan. Rumah-rumah di sana baik biara Santa Tekla dan tempat kudus didedikasikan untuk Santo Sergius dan Bacchus, yang termasuk dalam Gereja Katolik Yunani-Melkite. Tanggal 3 Desember 2013, 13 suster Ortodoks Yunani dari Santa Tekla diculik dari biara, bersama dengan tiga rekan mereka. Penculikan itu berakhir dengan bahagia di hari Minggu, 9 Maret 2014, ketika para biarawati dan tiga kolaborator dibebaskan di wilayah Lebanon. Pembebasan juga terjadi berkat mediasi aparat intelijen Lebanon dan Qatar. (Agenzia Fides)

Tinggalkan Pesan