morality1

KATEKISMUS GEREJA KATOLIK

367. Apa sumber-sumber moralitas tindakan manusia?

Moralitas tindakan manusia tergantung dari tiga sumber: objek yang dipilih, apakah berupa kebaikan sejati atau semu, intensi dari subjek yang melakukan tindakan, yaitu tujuan yang dimaksud oleh subjek dalam melaksanakan tindakannya, dan konteks yang berkenaan dengan tindakan itu, termasuk juga konsekuensinya.

Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 1749-1754, 1757-1758

368. Kapan suatu tindakan itu baik secara moral?

Suatu tindakan itu baik secara moral jika mencakup sekaligus kebaikan dari objek, tujuan, dan konteksnya. Objek yang dipilih dapat menyebabkan tindakan itu buruk seluruhnya (secara moral), bahkan walaupun intensinya baik. Tidaklah bisa dibenarkan melakukan suatu kejahatan agar kebaikan dapat muncul darinya. Tujuan yang jahat merusak tindakan, bahkan walaupun objeknya itu baik pada dirinya sendiri. Di lain pihak, tujuan yang baik tidak membuat suatu tindakan itu baik jika objek tindakan itu buruk karena tujuan tidak menghalalkan sarana. Keadaan konteks dapat menambah atau mengurangi tanggung jawab seseorang yang melakukan tindakan, tetapi tidak dapat mengubah kualitas moral tindakan itu sendiri. Konteks tidak pernah dapat membuat suatu tindakan yang buruk pada dirinya sendiri menjadi baik.

Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 1755-1756, 1759-1760

369. Apakah ada tindakan yang selalu tidak halal?

Ada tindakan-tindakan tertentu yang selalu tidak halal pada dirinya sendiri karena objeknya (misalnya, menghujat Allah, pembunuhan manusia, perzinaan). Memilih tindakan-tindakan tersebut menyebabkan kekacauan kehendak. Suatu keburukan moral tidak pernah dapat dibenarkan dengan menunjuk kepada akibat baik yang mungkin dapat muncul darinya.

Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 1756, 1761

Tinggalkan Pesan