Home KEGEREJAAN Mgr Suharyo kenakan baju adat Minahasa dalam persaudaraan Paskah Kawanua

Mgr Suharyo kenakan baju adat Minahasa dalam persaudaraan Paskah Kawanua

1

IMG_1212

Ketika secara lisan diundang hadir dalam Perayaan Paskah Kawanua Katolik Jabodetabek, Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo langsung mengatakan akan datang, “karena saya yakin kalau berkumpul dengan keluarga Kawanua pasti akan ada kegembiraan dan suasana persaudaraan yang sangat kuat.”

Benar, uskup asli Jawa itu hadir memimpin Misa perayaan itu didampingi enam imam konselebran, bahkan hadir dan berperanserta hingga selesai acara di Gedung Sinema Pancoran, Jakarta Selatan, 15 April 2018 itu. “Saya datang untuk bersama-sama dengan keluarga besar Kawanua Katolik merasakan kegembiraan dan persaudaraan, namun ternyata bukan hanya itu yang saya rasakan. Dalam tarian-tarian (tradisional Minahasa) itu, meskipun saya tidak tahu bahasanya, saya juga merasakan ada nilai-nilai rohani yang sangat mendalam.”

Karena itu, Mgr Suharyo berterima kasih atas undangan itu, karena sekarang “nilai-nilai rohani, kekeluargaan dan persaudaraan sangat penting dan dibutuhkan oleh masyarakat kita, dan saya yakin keluarga besar Kawanua Katolik akan menyebarkan semangat-semangat itu ke masyarakat luas.”

Mgr Suharyo mengatakan itu penting. “Karena saya sendiri kadang-kadang merasa lelah mendengar orang berkata-kata yang tidak baik, yang mengungkapkan kebencian dan kebohongan. Orang-orang seperti itu pasti hatinya panas terus, tidak pernah merasa gembira. Ketika mendengar orang berbicara mengenai permusuhan, mengungkapkan kata-kata benci, itu pasti merusak persaudaraan, dan di sini kita merasakan persaudaraan.”

Selain berterima kasih untuk pengalaman “yang sangat menyenangkan” itu, karena bagi diri Mgr Suharyo “ini adalah pengalaman Paskah, pengalaman rohani,” Uskup Agung Jakarta itu berterima kasih juga atas “baju baru yang saya pakai ini,” namun berharap dia tidak menjadi pribadi yang pecah karena kadang-kadang dia harus memakai pakaian (adat) yang lain.

Dalam perayaan setelah Misa dengan tema “Kristus Bangkit untuk Segala Suku” itu, Mgr Suharyo hadir dengan pakaian adat Minahasa, yang dihadiahkan panitia kepadanya, dan di atas panggung perayaan itu, Ketua Kawanua Katolik Stefi Rengkuan, yang ditemani Ketua Panitia Paskah Kawanua Katolik Ferdinand Djeki Dumais dan sembilan wakil pakasaan (anak suku) Minahasa yakni Tombulu, Tonsea, Bantik, Tolour, Tontemboan, Pasan, Ponosakan, Tonsawang, dan Babontewu, secara simbolis memakaikan baju adat Minahasa kepada Mgr Suharyo dengan menyematkan topi adat Minahasa.

Tema itu, lanjut Stefi Rengkuan, berdasarkan Arah Dasar Keuskupan Agung Jakarta dengan tema besar “Amalkan Pancasila: Kita Bhinneka, Kita Indonesia” yang tahun ini mendalami sila Persatuan Indonesia. “Kita semua dari pelbagai suku yang mencintai Indonesia. Kalau kita sepakat bahwa Indonesia adalah Negara Kesatuan, maka tidak ada lagi istilah mayoritas minoritas. Semua sama dan satu saja. Apapun latar belakang suku dan Gereja kita, kita bersatu dalam satu iman akan Yesus yang satu dan sama.”

Perarakan pembukaan dan persembahan dalam Misa itu mengungkapkan “Kita Bhinneka” yang disimbolkan oleh beberapa  pasutri Kawanua dengan pakaian adat Betawi, Tionghoa, Dayak, Batak, Jawa, Timor, Flores, dan Toraja.

Menurut Ferdinand Dumais, sesuai semangat tema APP KAJ 2018 “Amalkan Pancasila: Kita Bhinneka, Kita Indonesia” maka menjadi jelas bahwa semua anggota Kawanua Katolik berkewajiban menjadi transformer ke arah yang lebih baik. “Habis Gelap terbitlah Terang, Mapalus harus menjadi DNA dan karakter setiap anggota Kawanua Katolik,” tegasnya.

Selain makan malam bersama, Lisa A Riyanto dan penyanyi cilik Angel menghibur sekitar 500 warga Kawanua yang hadir. Atraksi Kolintang, Tari Jajar dan Selendang Biru juga memberi warna budaya malam itu. Selain pemberian penghargaan untuk tokoh Kawanua yang berjasa dalam mendirikan Kawanua Katolik, serta bingkisan Paskah kepada semua anak-anak dan door prize, peserta mengakhiri acara itu dengan Tarian Polonaise Minahasa, dan Mgr Suharyo pun ikut dalam tarian itu.

Sehari sebelum perayaan itu, menurut Stefi Rengkuan, Pengurus Kawanua Katolik dan Panitia Perayaan Paskah Kawanua Katolik Jabodetabek mengunjungi Panti Anak Pondok Damai Kampung Sawah untuk berbagi sukacita. Sejak pendiriannya, 8 Januari 2018, Kawanua Katolik, yang digerakkan oleh alumni Seminari Menengah Santo Fransiskus Xaverius Kakaskasen Tomohon, sudah berperanserta dalam Festival Mapalus di Bali, memberi donasi kepada lima seminari yang ada di Minahasa, membantu panti anak berkebutuhan khusus di Woloan (Minahasa), memberi donasi kepada para imam MSC yang sakit dan lansia, membedah buku “Leluhur Minahasa” karya Weliam Boseke di beberapa tempat di Jakarta dan Sulawesi Utara.

Kawanua Katolik yang baru berusia tiga bulan  itu sudah melakukan beberapa hal. Mgr Suharyo dalam homili menguatkan mereka bahwa apa pun peranan mereka, atau sekecil apa pun yang mereka lakukan, kalau itu mendorong perubahan atau transformasi di tengah keluarga, lingkungan atau komunitas dan tentu saja di tengah keluarga besar Kawanua ini, “Itulah Paskah.”(paul c pati)

Mgr Suharyo ikut dalam Tarian Polonaise Minahasa. PEN@ Katolik/pcp
Suasana Misa dengan enam imam konselebran. PEN@ Katolik/pcp
Letkol Laut Purnawirawan Johanes Rumondor menerima KAWANUA KATOLIK AWARD 2018. PEN@ Katolik/pcp
Homili Mgr Suharyo menekankan tranformasi. PEN@ Katolik/pcp
Mgr Suharyo disambut dengan Tarian Kabasaran. PEN@ Katolik/pcp
Mgr Suharyo larut dalam kegembiraan dan persaudaraan Kawanua Katolik. PEN@ Katolik/pcp
Mgr Suharyo dengan baju adat Minahasa.PEN@ Katolik/pcp
Mgr Suharyo bersama Panitia, para imam, peserta dan undangan menyanyikan lagu Indonesia Raya. PEN@ Katolik/pcp
Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI Eusabius Binsas (paling kiri) dan Duta Besar RI untuk Mozambique Tito Dos Santos Baptista (barisan depan, tengah) juga hadir. PEN@ Katolik/pcp
Koor Kerukunan Keluarga Kawanua Katolik Kalvari. PEN@ Katolik/pcp
Tari Jajar OMK Kawanua Katolik Jabodetabek
Lisa A Riyanto
Selendang Biru
Tari Jajar OMK Kawanua Katolik Jabodetabek

1 komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Barang di Rumah yang Sebaiknya Segera Diganti Jika Sudah Lama DipakaiDestinasi Alam yang Masih Sepi Tapi Memiliki Pemandangan MenakjubkanFenomena yang Sedang Ramai Dibicarakan di Media SosialCara Menabung yang Efektif Meski Gaji Pas-PasanMengapa Tubuh Tetap Lelah Meski Sudah Tidur Cukup?Orang Kaya Ternyata Punya Kebiasaan Pagi yang BerbedaKesalahan Finansial yang Sering Dilakukan Sebelum Usia 30 TahunKesalahan Membersihkan Rumah yang Justru Membuat Kotoran Menumpuk7 Kebiasaan Pengguna Smartphone yang Diam-Diam Membuat HP Cepat RusakFakta Psikologi yang Bisa Menjelaskan Perilaku Sehari-hariTernyata Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari Memberikan Efek IniFitur Tersembunyi Android yang Jarang Diketahui PenggunaKisah Sederhana yang Menginspirasi Banyak OrangKenapa WiFi Terasa Lambat Padahal Sinyal Penuh? Ini PenjelasannyaKota-Kota di Asia Tenggara yang Cocok untuk Liburan HematMengapa Banyak Bisnis Kecil Gagal di Tahun Pertama?Peluang Usaha Modal Kecil yang Masih Menjanjikan Tahun IniKuliner Malam yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung ke Kota BaruTanda Tubuh Sedang Mengalami Stres BerlebihanCara Membersihkan Memori HP Tanpa Menghapus Foto PentingTrik Menata Rumah Agar Terlihat Lebih LuasKebiasaan Sepele yang Bisa Mengganggu Kualitas TidurKebiasaan Cas HP Semalaman, Benarkah Berbahaya?Kebiasaan Boros yang Sering Tidak DisadariAlasan Mengapa Banyak Orang Mendadak Menyukai Hobi IniMakanan Tradisional Indonesia yang Mulai Sulit DitemukanTernyata Ini Penyebab Baterai HP Cepat Habis Setiap HariKebiasaan Unik dari Berbagai Negara yang MengejutkanCara Menghilangkan Bau Tak Sedap di Kamar Secara AlamiMengapa Beberapa Orang Lebih Suka Menyendiri?Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Mata di Era DigitalCara Mengetahui Akun WhatsApp Sedang Disadap atau TidakHal-Hal Kecil yang Ternyata Membuat Orang Lebih BahagiaTren Baru yang Diprediksi Akan Populer dalam Waktu DekatBarang yang Sebaiknya Tidak Disimpan Terlalu Lama di KulkasCerita di Balik Kebiasaan yang Dianggap Biasa oleh Banyak OrangCara Mengatur Keuangan Agar Tidak Selalu Kehabisan Uang di Akhir BulanTips Menghemat Listrik yang Jarang Diketahui5 Aplikasi Gratis yang Bisa Membuat Kerja Lebih CepatIde Penghasilan Tambahan yang Bisa Dikerjakan dari RumahKesalahan yang Sering Dilakukan Saat Merencanakan LiburanEfek Duduk Terlalu Lama yang Jarang DisadariModus Penipuan Online Terbaru yang Sedang MarakFakta Menarik Tentang Destinasi Populer yang Jarang DiketahuiMinum Air Putih Saat Bangun Tidur, Apa Benar Banyak Manfaatnya?Kesalahan Saat Berbelanja yang Membuat Pengeluaran MembengkakPenelitian Terbaru Mengungkap Fakta Menarik Tentang Kehidupan ModernRahasia Rumah Selalu Rapi yang Jarang DiketahuiPeluang Bisnis Rumahan yang Semakin Diminati Banyak OrangAlasan Wisatawan Sering Kembali ke Destinasi yang SamaModus Baru di Internet yang Perlu Diwaspadai Pengguna SmartphoneFakta Tentang Kopi yang Mungkin Belum Anda KetahuiAlasan Banyak Orang Mulai Mengurangi Penggunaan Media SosialTempat Wisata yang Terlihat Lebih Indah Saat Musim TertentuMakanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Saat Perut KosongKebiasaan Pagi yang Membantu Menjaga ProduktivitasTanda-Tanda Kondisi Keuangan Anda Perlu Segera DibenahiTanda Peralatan Elektronik di Rumah Perlu DigantiKesalahan Saat Mencuci Pakaian yang Membuat Cepat RusakCara Mendapatkan Tiket Pesawat Lebih Murah
Exit mobile version