Home OMK Perbedaan peserta AYD tidak memisahkan tapi memancarkan kekayaan kemanusiaan  

Perbedaan peserta AYD tidak memisahkan tapi memancarkan kekayaan kemanusiaan  

0

Penutupan 1

Dalam Asian Youth Day ke-7 di Yogyakarta, para peserta sebanyak 2140 orang, termasuk 942 dari 21 negara Asia lainnya, menyadari keberbedaan mereka sebagai warga negara yang berbeda, dengan bahasa berbeda, budaya berbeda dan sekian banyak perbedaan lain.

Namun, menurut Ketua Konferensi Waligereja  Indonesia (KW I) Mgr Ignatius Suharyo, “dalam perjumpaan ini kita juga mengalami bahwa keberbedaan itu tidak memisah-misahkan, tetapi sebaliknya, memancarkan kekayaan kemanusiaan yang satu dan membuktikan kekuatan iman, harapan dan kasih yang mempersatukan.”

Mgr Suharyo berbicara dalam homili Misa Penutupan AYD ke-7 yang dihadiri sekitar 21.000 umat, yang terdiri dari peserta, panitia, tamu undangan dan perwakilan umat dari berbagai paroki, di Lapangan Dirgantara Akademi Angkatan Udara (AAU), Sleman, Yogyakarta, 6 Agustus 2017.

Misa itu dipimpin oleh Presiden Federasi Konferensi-Konferensi Waligereja Asia (Federation of Asian Bishops’ Conference, FABC) Oswald Cardinal Grazias. Sebanyak 37 kardinal dan uskup dari Indonesia dan negara-negara Asia lainnya menjadi konselebran. Ratusan imam juga hadir dan ikut membagikan komuni.

Hari Minggu itu adalah Hari Raya Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya. Mgr Suharyo tidak tahu persis apakah ketika menentukan hari-hari AYD, panitia memang merencanakan untuk menutup pertemuan itu pada hari raya itu. “Apa pun halnya, saya yakin bahwa ini adalah penyelenggaraan ilahi, kita diajak merenungkan secara khusus kaitan antara orang muda Asia dengan penampakan kemuliaan Tuhan.

Kaitan itu jelas dalam tema yang ditawarkan pada penutupan AYD yakni “Living and Sharing the Joy of the Gospel” (Menghayati dan Membagikan Sukacita Injil, dengan tujuan agar orang muda memberikan sukacita Injil kepada sesama dalam perjumpaan dengan Tuhan di kehidupan sehari-hari

Menurut Mgr Suharyo, nilai-nilai Injil sungguh dihayati dan kegembiraan dari padanya sungguh dialami, “hidup kita sehari-hari akan menjadi penampakan kemuliaan Tuhan.” Uskup Agung Jakarta mengatakan

Demikian, karena ketika menyiapkan ibadah itu dan membaca kisah Injil mengenai Yesus yang menampakkan kemuliaan-Nya, “yang masuk dalam diri saya adalah kisah mengenai Santa Teresia Benedicta dari Salib. Ia lahir dengan nama Edith Stein (1891-1942), yang melihat dan mengalami kemuliaan Tuhan serta kekuatan-Nya dalam diri temannya. Kisahnya amat menarik.”

Sebagai remaja berusia 14 tahun yang dikaruniai kecerdasan istimewa, demikian Mgr Suharyo bercerita, Edith meskipun lahir dalam keluarga yang amat saleh, sampai pada kesimpulan bahwa Allah tidak ada dan tidak mempunyai alasan lagi untuk percaya, bahkan menulis, “Dengan sadar saya memutuskan, atas kemauan saya sendiri, untuk berhenti berdoa.”

Selanjutnya ia belajar menjadi perawat, untuk membantu korban Perang Dunia pertama. Sesudah itu ia belajar filsafat karena cita-citanya adalah menjadi ahli filsafat. Sampai pada suatu hari, ia berjumpa dengan seorang sahabat yang suaminya baru saja meninggal. Edith yang jiwanya selalu mencari, sangat tersentuh oleh “ketabahan atau daya atau kemuliaan ilahi” yang tampak pada diri temannya itu.

Ia menulis “Inilah pertama kalinya saya berjumpa dengan salib dan daya kekuatan ilahi yang diberikan kepada orang yang memikulnya … inilah saat ketika ketidakpercayaan saya runtuh dan Kristus mulai memancarkan sinar dalam diri saya.”

Singkat cerita, Edith dibaptis tahun 1922 yang dia kenang sebagai pemenuhan kerinduan dan pencariannya yang paling dalam. Selanjutnya, Edith masuk pertapaan Karmel dengan nama Suster Teresa Benedikta dari Salib. Sebagai keturunan Yahudi, dia diangkut ke kamp konsentrasi di Auschwitz, Jerman dan meninggal di kamar gas di sana. Ia mempersatukan penderitaannya dengan penderitaan Kristus sendiri secara sempurna. Tanggal 1 Mei 1987, Paus Yohanes Paulus II menyatakannya sebagai beata. Selanjutnya, 11 Oktober 1998, paus yang sama menyatakannya sebagai santa.

“Perjumpaan Edith Stein dengan temannya yang baru kehilangan suami, saya pahami sebagai saat ketika Kristus menampakkan diri, menampakkan kemuliaan-Nya kepadanya. Penampakan itu terjadi pada saat yang tidak terduga dan dalam peristiwa manusiawi yang dalam arti tertentu amat biasa. Perjumpaan Edith Stein dengan temannya itu membuktikan kebenaran kata-kata Santo Ireneus: Gloria Dei, vivens homo, artinya, kemuliaan Tuhan adalah manusia yang hidup – tentu bukan asal hidup, tetapi hidup yang bermakna. Pengalaman itu mengubah seluruh arah hidupnya: ia bercita-cita menjadi ahli filsafat, tetapi Tuhan menuntunnya menuju kepenuhan hidup kristiani dan kesempurnaan kasih melalui jalan salib yang disambutnya dengan sepenuh hati,” cerita Mgr Suharyo.

Agar ceritanya lebih dekat dengan umat Katolik di Indonesia, Mgr Suharyo menceritakan “pengalaman yang lebih sederhana dengan muatan pesan yang serupa” saat berkunjung ke salah satu paroki di saat pastor paroki sedang menguji calon baptis, seorang bapak yang sudah lanjut usia.

Pastor itu bertanya kepadanya, “Mengapa Bapak ingin dibaptis ke dalam Gereja Katolik?” Jawaban yang diharapkan tentu saja adalah seperti yang terdapat dalam katekismus, misalnya “Karena saya percaya bahwa Yesus Kristus adalah Juruselamat dunia.” Kalau jawabannya seperti itu, pasti dia lulus.

Tetapi, di luar dugaan, bapak itu menjawab dengan sangat jujur, “Saya ingin dibaptis, karena saya senang sekali melihat orang Katolik pulang dari gereja.” Jawaban itu tentu mengagetkan pastor penguji itu, karena jawaban seperti itu tidak pernah diajarkan dan tidak ada dalam katekismus.

Pastor bertanya lebih lanjut, “Mengapa umat Katolik yang pulang dari gereja membuat bapak senang?” Jawaban bapak itu, “Mereka kelihatan rukun, bapak, ibu, anak pulang bersama-sama.” Rupanya bapak itu berasal dari latar belakang yang tidak mengenal satu keluarga berangkat ibadah bersama-sama. Kelihatan rukun saja sudah membuat bapak itu tertarik, apalagi kalau sungguh-sungguh rukun.

“Saya yakin, saya tidak salah kalau mengatakan bapak itu melihat ‘kemuliaan Yesus’ dalam keluarga yang pulang dari gereja, yang kelihatan rukun itu. Hal yang samasekali tidak istimewa, sangat biasa tetapi dipakai oleh Tuhan untuk menyatakan kemuliaan-Nya yang mengubah hidup orang,” kata Mgr Suharyo seraya menegaskan bahwa Kemuliaan Tuhan yang mempunyai daya membaharui hidup, terpancar dalam pribadi-pribadi yang bersaudara dan keluarga yang dipersatukan oleh kasih.

Mgr Suharyo berharap semoga perjumpaan dalam Asian Youth Day “mendorong kita semua, baik secara pribadi maupun dalam kebersamaan kaum muda, untuk berusaha menghayati nilai-nilai Injil dengan tekun dan setia. Semoga dengan demikian kepada kita dianugerahkan rahmat kegembiraan karena Injil. Dan semoga dengan demikian hidup kita dapat memancarkan kemuliaan Tuhan, yang mempunyai daya membaharui kehidupan.” (paul c pati)

]

Tidak ada komentar

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Menghadirkan Pola Interaksi Visual yang Menarik untuk Dipahami dari Sisi Desain

Mengapa Game Digital dengan Tema Klasik Masih Bisa Menarik Perhatian Generasi Pengguna Baru?

Mahjong Ways Memperlihatkan Bagaimana Unsur Tradisional Dapat Beradaptasi dengan Teknologi Hiburan

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengembang Semakin Memperhatikan Detail Pengalaman Bermain

Bagaimana Penggunaan Animasi dalam Game Digital Membantu Menyampaikan Informasi kepada Pengguna?

Mahjong Ways 2 Memiliki Mekanisme Pergantian Simbol yang Membentuk Alur Permainan Berbeda

Game Bertema Asia Memiliki Karakter Visual yang Berkembang Bersama Teknologi Digital Modern

Mengapa Tampilan Game Mobile yang Teratur Dapat Membantu Pengguna Mengenali Berbagai Fitur?

Mahjong Ways Menggunakan Pendekatan Desain yang Menghubungkan Nuansa Klasik dan Visual Modern

Teknologi Smartphone Membawa Perubahan pada Cara Game Digital Menampilkan Efek dan Detail Visual

Mahjong Ways 2 Memiliki Cara Penyajian Fitur yang Menarik Dilihat dari Sudut Pandang Desain Informasi

Mengapa Pengalaman Pertama Saat Membuka Game Mobile Bisa Memengaruhi Kesan Pengguna?

Mahjong Ways dan Penggunaan Tema Mahjong dalam Membentuk Karakter Hiburan Digital Modern

Game Digital Semakin Memperhatikan Detail Kecil yang Sering Luput dari Perhatian Pengguna

Bagaimana Pengembang Game Mobile Menentukan Informasi yang Perlu Ditampilkan di Layar Utama?

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Hubungan antara Mekanisme Permainan dan Respons Visual di Layar

Perkembangan Game Smartphone Membuat Desain Antarmuka Perlu Menyesuaikan Berbagai Cara Penggunaan

Mengapa Konsistensi Tampilan Menjadi Salah Satu Faktor Penting dalam Pengalaman Game Digital?

Mahjong Ways Menghadirkan Interpretasi Modern dari Tema Klasik yang Sudah Lama Dikenal

Game Digital dengan Tampilan Menarik Tetap Membutuhkan Sistem Navigasi yang Mudah Dipahami

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Efek Visual Dapat Mengubah Cara Pengguna Mengikuti Permainan

Mengapa Game Digital dengan Konsep Sederhana Bisa Memiliki Karakter yang Mudah Diingat?

Mahjong Ways Menampilkan Adaptasi Permainan Tradisional dalam Bentuk Hiburan Berbasis Teknologi

Perkembangan Game Mobile Membawa Perubahan pada Cara Informasi Ditampilkan kepada Pengguna

Bagaimana Penggunaan Ruang Kosong dalam Desain Game Membantu Menjaga Kejelasan Tampilan?

Mahjong Ways 2 Memiliki Rangkaian Animasi yang Berkaitan dengan Perubahan Kondisi Permainan

Game Bertema Budaya Asia Menghadirkan Pendekatan Visual yang Berbeda dari Game Modern Lainnya

Mengapa Desain Antarmuka Game Digital Perlu Mempertimbangkan Kebiasaan Pengguna Baru?

Mahjong Ways dan Cara Penggunaan Elemen Dekoratif Membantu Membangun Identitas Permainan

Teknologi Game Smartphone Membuat Pengembang Semakin Memperhatikan Keseimbangan Visual dan Performa

Kasino Online dan Fenomena Pergeseran Hiburan dari Ruang Fisik ke Layar Digital

Mengapa Kecepatan Permainan Kasino Digital Dapat Memengaruhi Pengambilan Keputusan?

Di Balik Kemudahan Kasino Online, Bagaimana Pengguna Memahami Nilai Uang?

Kasino Digital dalam Perbincangan tentang Etika Teknologi dan Tanggung Jawab Platform

Ketika Hiburan Kasino Online Bersinggungan dengan Kesehatan Finansial Masyarakat

Bagaimana Fitur Interaktif Kasino Digital Memengaruhi Perhatian Pengguna?

Menelusuri Perubahan Cara Masyarakat Memandang Kasino Online di Era Informasi

Kasino Online dan Tantangan Mengenali Informasi yang Terlihat Meyakinkan

Mengapa Riwayat Permainan Tidak Bisa Menjamin Hasil Berikutnya di Kasino Digital?

Fenomena Kasino Berbasis Internet dan Pentingnya Kesadaran terhadap Waktu Layar

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Bagaimana Desain Permainan Dapat Menyampaikan Informasi Tanpa Banyak Teks

Mengapa Mahjong Ways Memiliki Tampilan yang Terasa Akrab meski Menggunakan Teknologi Game Modern?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengembang Semakin Memperhatikan Waktu Muat dan Kelancaran Aplikasi

Mahjong Ways 2 dan Cara Efek Cascade Membentuk Rangkaian Perubahan yang Terlihat di Layar

Game Digital Bertema Asia Tidak Hanya Mengandalkan Ornamen tetapi Juga Pemilihan Suasana Visual

Bagaimana Desain Game Mobile Membantu Pengguna Mengenali Fitur Baru tanpa Penjelasan Panjang?

Mahjong Ways Menghadirkan Kesan Tradisional melalui Perpaduan Motif, Warna, dan Tata Letak

Mengapa Perubahan Kecil pada Antarmuka Bisa Memengaruhi Kenyamanan Pengguna Game Digital?

Teknologi Game Mobile Terus Berkembang dan Membawa Tantangan Baru dalam Pengelolaan Animasi

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Pentingnya Keteraturan Visual dalam Menampilkan Mekanisme Permainan

Mahjong Ways 2 Memiliki Sistem Pergantian Simbol yang Membuat Alur Visual Terlihat Berbeda

Mengapa Detail Latar Belakang dalam Mahjong Ways Ikut Membentuk Suasana Permainan?

Game Digital Bertema Asia Memiliki Cara Menarik dalam Memadukan Cerita Budaya dan Desain Modern

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Hubungan antara Efek Animasi dan Informasi yang Muncul di Layar

Perubahan Tren Game Mobile Membuat Desain Sederhana Kembali Menjadi Perhatian Pengembang

Bagaimana Mahjong Ways Menggunakan Komposisi Warna untuk Memperkuat Nuansa Tradisional?

Game Digital Kini Semakin Memperhatikan Cara Pengguna Memahami Informasi dalam Waktu Singkat

Mahjong Ways 2 dan Peran Transisi Visual dalam Menjaga Alur Permainan Tetap Mudah Diikuti

Mengapa Penggunaan Ornamen Klasik dalam Game Modern Tidak Selalu Terlihat Ketinggalan Zaman?

Perkembangan Desain Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Keseimbangan antara Detail dan Kenyamanan

Mahjong Ways 2 Memiliki Detail Mekanisme yang Tidak Selalu Terlihat dari Tampilan Awalnya

Mengapa Mahjong Ways Masih Menjadi Contoh Menarik dalam Pembahasan Desain Game Bertema Asia?

Mahjong Ways 2 dan Cara Efek Berantai Membentuk Urutan Perubahan di Dalam Permainan

Tampilan Mahjong Ways Memperlihatkan Bagaimana Unsur Klasik Bisa Menyatu dengan Teknologi Modern

Ada Alasan Mengapa Animasi dalam Mahjong Ways 2 Dibuat Selaras dengan Pergantian Simbol

Mahjong Ways Menggunakan Pendekatan Visual yang Membuat Tema Permainannya Mudah Dikenali

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menyajikan Perubahan Multiplier sebagai Bagian dari Informasi Permainan?

Mahjong Ways dan Hubungan antara Desain Simbol dengan Cara Pengguna Memahami Tampilan Game

Mengapa Efek Visual dalam Mahjong Ways 2 Menjadi Bagian Penting dari Penyajian Mekanisme?

Mahjong Ways Memperlihatkan Peran Detail Ornamen dalam Membangun Suasana Game Digital

Game Mobile Semakin Mudah Diakses tetapi Pengembang Masih Menghadapi Tantangan Desain

Mengapa Kecepatan Respons Menjadi Bagian Penting dalam Pengalaman Game Digital Modern?

Perkembangan Game Smartphone Membawa Perubahan pada Cara Pengguna Mengenali Fitur Permainan

Di Balik Game Digital yang Terlihat Sederhana, Ada Banyak Pertimbangan dalam Merancang Antarmuka

Bagaimana Teknologi Layar Sentuh Memengaruhi Cara Pengembang Menyusun Kontrol Game Mobile?

Game Digital Modern Mulai Memberikan Perhatian Lebih pada Kenyamanan Pengguna dengan Perangkat Berbeda

Mengapa Informasi yang Terlalu Padat Bisa Membuat Tampilan Game Mobile Sulit Dipahami?

Perkembangan Industri Game Digital Membuka Peluang Baru bagi Desainer Visual dan Pengembang

Bagaimana Komunitas Online Membentuk Persepsi Pengguna terhadap Game yang Sedang Populer?

Game Mobile Terus Berubah Mengikuti Teknologi tetapi Kebutuhan Pengguna Tetap Menjadi Pertimbangan

Kasino Online dan Fenomena Perubahan Pola Konsumsi Hiburan di Era Internet

Mengapa Informasi tentang Risiko Kasino Digital Sering Terabaikan Pengguna?

Di Balik Sistem Bonus Kasino Online, Ada Mekanisme yang Perlu Dipahami

Kasino Digital dan Tantangan Menjaga Kendali Diri di Tengah Akses Tanpa Batas

Bagaimana Tampilan Visual Kasino Online Membentuk Persepsi terhadap Permainan?

Ketika Teknologi Kasino Digital Berkembang Lebih Cepat dari Pemahaman Pengguna

Kasino Online dalam Sorotan Perubahan Kebiasaan Transaksi Masyarakat Digital

Mengenali Bias Psikologis yang Memengaruhi Penilaian Peluang di Kasino Online

Kasino Berbasis Internet dan Pentingnya Memahami Jejak Aktivitas Digital

Mengapa Edukasi Risiko Finansial Semakin Relevan dalam Fenomena Kasino Online?