Home KEGEREJAAN Kerahiman adalah jantung Allah, mencintai manusia pendosa tanpa syarat

Kerahiman adalah jantung Allah, mencintai manusia pendosa tanpa syarat

1

Mgr-Hilarius-Moa-Nurak-SVD_01

“Kerahiman adalah Jantung Allah. Sebagaimana jantung adalah organ penting dari tubuh manusia yang tanpanya manusia tidak bisa hidup, demikian halnya dengan Tuhan Allah yang tidak dapat hidup tanpa kerahiman-Nya. Dengan mengatakan bahwa Allah adalah Kerahiman, mau diungkapkan kepada kita bahwa Allah mencintai kita manusia pendosa tanpa syarat. Bagaimanapun jeleknya kita manusia, Allah tetap merahimi kita manusia.”

Uskup Pangkalpinang Mgr Hilarius Moa Nurak SVD menulis hal itu dalam Surat Gembala Prapaskah 2016 yang berjudul “Kerahiman adalah Jantung Allah.”

Dikatakan bahwa Allah selalu terlibat dalam keseluruhan suka duka manusia. “Allah bukan saja aktif memperhatikan dan membantu kita manusia tetapi malah proaktif, lebih dahulu memikirkan kita manusia. Tuhan mencintai kita lebih dahulu. Santo Yohanes dalam suratnya mengatakan “Inilah kasih itu: bukan kita yang telah mengasihi Allah tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.“ (1 Yoh. 4:10).”

Setelah memperlihatkan kisah-kisah Injil yang jadi contoh bahwa Allah mencintai manusia lebih dahulu, Mgr Moa Nurak menegaskan, “Allah itu proaktif, Allah itu aktif dan selalu peduli terhadap manusia, Allah selalu memperhatikan manusia. Paus Fransiskus mengatakan bahwa Allah tidak pernah tidak peduli.”

Sebaliknya, manusia selalu tidak peduli. “Kerahiman dan belas kasih sepertinya mulai menghilang dari dunia. Cinta manusia selalu diikuti berbagai persyaratan. Cinta tanpa syarat seperti yang dihayati oleh Tuhan Allah sudah mulai menghilang dari kehidupan manusia. Paus Fransiskus mengatakan bahwa tidak peduli bukan suatu sikap yang baru. Setiap zaman selalu saja ada orang yang menutup hatinya terhadap kebutuhan sesamanya. Tetapi yang baru dalam zaman sekarang ini adalah bahwa ketidakpedulian itu bukan lagi suatu sikap pribadi tetapi menjadi sikap mendunia,” tulis uskup.

Dalam Pesan Hari Perdamaian se-Dunia 1 Januari 2016, Paus Fransiskus  membedakan tiga macam ketidakpedulian manusia. Pertama, ketidakpedulian terhadap Tuhan Allah. “Ketidakpedulian ini adalah pokok dari ketidakpedulian manusia terhadap sesamanya dan ketidakpedulian manusia terhadap lingkungan hidupnya. Dengan sikap ketidakpedulian terhadap Tuhan Allah, yang seharusnya menjadi sumber segala nilai dan norma kehidupan manusia, menjadikan manusia itu sumber satu-satunya dari nilai dan norma kehidupan manusia. Dengan ini manusia menempatkan nafsu keduniawiannya sebagai norma dan nilai yang tertinggi. Apa yang ditetapkan manusia harus terbuka kepada Yang Ilahi yang bisa mengontrol manusia dari segala nafsu keduniawiannya. Tanpa Yang Ilahi, manusia lepas kontrol dan dalam keadaan kosong, setan masuk dan menguasai hati manusia.”

Kedua, akibat ketidakpedulian manusia terhadap Tuhan adalah ketidakpedulian manusia terhadap sesama. “Karena tidak peduli terhadap Tuhan Allah, manusia tidak peduli terhadap apa yang terjadi di sekitar dirinya dan terhadap sesamanya. Paus Fransiskus mengatakan bahwa benar sekali manusia dewasa ini sangat tertarik dengan berbagai berita dalam dunia. Tetapi manusia hanya mendengar tanpa rasa belas kasih atau terlibat terhadap apa yang dialami sesamanya. Kalau bercerita tentang tragedi kemanusiaan di sini atau di sana, mereka mendengar tetapi tanpa keterlibatan apa-apa. Rasa kerahiman atau belas kasih manusia dewasa ini terhadap penderitaan sesama dan perusakan lingkungan sudah sangat  tumpul.”

Menurut Paus, ketidakpedulian terhadap Tuhan menyebabkan manusia tak segan berbuat berbagai kejahatan terhadap sesamanya, dari yang sederhana sampai yang berat seperti membunuh demi kepentingan diri sendiri. “Tindakan seperti ini pastinya akan merusak kehidupan damai dan harmonis antara manusia,” tulis surat itu.

Ketiga, ketidakpedulian terhadap Tuhan bukan hanya mengakibatkan ketidakpedulian manusia terhadap sesamanya, tetapi mengakibatkan ketidakpedulian manusia terhadap lingkungan hidup. “Demi kerakusan akan harta, manusia tidak segan merusak lingkungan yang merupakan ‘rumah kita bersama’. Dengan merusak lingkungan hidupnya, manusia tidak peduli akan dampak kerusakan lingkungan terhadap sesamanya manusia, khususnya sesamanya yang miskin. Oleh perusakan lingkungan, orang kaya akan semakin kaya, sedangkan orang miskin akan semakin miskin dan sengsara,” tulis uskup.

Melihat kondisi manusia sekarang yang sudah begitu rusak, jelas Mgr Hilarius Moa Nurak SVD,  Paus Fransiskus mencanangkan tahun 2016 sebagai Tahun Yubileum Kerahiman Ilahi. “Tujuan utama tahun Yubileum ini adalah untuk menghidupkan dalam diri dan hati kita manusia suatu sikap peduli terhadap Tuhan, bersikap rahim terhadap sesama manusia dan terhadap lingkungan hidup.”(pcp)

 

1 komentar

  1. Sabda sdh menjadi daging dan tinggal diantara kita ( inilaih buah kerajinan dari seorang wanita ) yg bernama Maria,yesus adalah sahabatku,jalan,kebenaran dan hidup.

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Personalisasi Berbasis AI Mulai Membentuk Pengalaman Interaktif dalam Gates of Olympus Pragmatic PlayMahjong Ways PG Soft Memadukan Identitas Budaya Asia dengan Sistem Visual ModernSweet Bonanza CandyLand Membawa Tema Permen ke Format Live Casino yang InteraktifData Permainan Sweet Bonanza Lebih Berguna untuk Memahami Variasi daripada Menebak HasilPopularitas Sugar Rush Memperkuat Posisi Pragmatic Play dalam Pertumbuhan Industri Game DigitalMahjong Ways 2 Menunjukkan Daya Tarik Tema Asia dalam Persaingan Game MobileLive Blackjack Menjadi Bagian Penting dari Perluasan Permainan Meja Digital PlaytechBook of Tut Mempertahankan Pesona Mesir Kuno melalui Nuansa Petualangan ArkeologiGanesha Fortune Membawa Mitologi India ke Tengah Pertumbuhan Pasar Game AsiaAztec Gems Mengandalkan Format Ringkas untuk Menyesuaikan Kebiasaan Pengguna PonselPower of Thor Megaways Tampil Brutal, Pertarungan Mitologi Nordik Jadi Kekuatan Visual UtamanyaFishing God dan Ocean King Bawa Arena Laut ke Format Arcade yang Ramai dan KompetitifJungle Treasure Ajak Pemain Masuk Hutan Digital dengan Tantangan yang Terus BerkembangGates of Olympus Terlihat Penuh Kejutan, tetapi Probabilitas Menjelaskan Mengapa Setiap Spin Tetap AcakMahjong Ways Bukan Soal Membaca Pola, RNG dan Batas Anggaran Justru Lebih Penting DipahamiSweet Bonanza Punya RTP dan Volatilitas Berbeda, Ini Alasan Pengalaman Setiap Sesi Bisa BerubahFortune Rabbit Punya Ritme yang Menarik Diamati, tetapi Pengelolaan Sesi Tetap Lebih Penting daripada InstingStarlight Princess Bisa Terasa Cepat, Mengatur Durasi Sesi Membantu Pemain Tetap Mengendalikan KeputusanSugar Rush Punya Ritme Spin yang Dinamis, Manajemen Sesi Jadi Bagian yang Sering TerlewatMahjong Ways 2 Terasa Berubah dari Sesi ke Sesi, tetapi Ritme Bukan Penentu Hasil BerikutnyaGates of Olympus Memiliki Tempo Cepat, Pola Taruhan Tetap Perlu Dibatasi agar Risiko Tidak MembesarFortune Dragon Punya Tempo Spin yang Cepat, Pembagian Anggaran Membantu Menjaga Durasi BermainSweet Bonanza Sering Terlihat Berpola, tetapi Ritme Visual Belum Tentu Mencerminkan ProbabilitasStarlight Princess Makin Ramai Dianalisis, Ritme Game dan Manajemen Modal Jadi Dua Hal yang Perlu DipisahkanPemain Mahjong Ways Mulai Mengatur Tempo Sesi, Bukan Lagi Sekadar Mengejar Pola PutaranFortune Tiger Terlihat Berbeda di Setiap Sesi, Ritme Harian Tidak Otomatis Membentuk Pola MenangWays of the Qilin Makin Dikenal Global saat Tren Mobile Gaming Asia Terus MenguatLive Baccarat dan Dragon Tiger Terlihat Sederhana, tetapi Literasi Risiko Tetap Penting sebelum BermainManual atau Turbo Spin di Gates of Olympus, Mana yang Sebenarnya Berubah dalam Pengalaman BermainPaytable Starlight Princess Sering Diabaikan, Padahal Informasinya Lebih Berguna daripada Mengejar PolaEvolution Memperluas Portofolio melalui Crazy Time dan Lightning Baccarat yang Berbeda KarakterBig Bass Bonanza Bertahan Berkat Tema Sederhana di Tengah Pergeseran Selera PemainBaccarat Control Squeeze Mengembangkan Pengalaman Buka Kartu dalam Format Live ModernMega Ball Membawa Konsep Bingo ke Pengalaman Live Casino yang Lebih InteraktifWild Bounty Showdown Menghidupkan Tema Barat melalui Visual Duel Koboi DinamisBlackjack Terlihat Sederhana, tetapi Matematika Peluang Membuat Setiap Keputusan Punya Risiko BerbedaLive RTP Gates of Olympus Ramai Diamati, tetapi Tempo Spin Tidak Menentukan Hasil BerikutnyaMahjong Ways 2 Makin Sering Dianalisis lewat Statistik Durasi Sesi dan Batas PengeluaranLightning Roulette Bawa Nuansa Futuristis yang Membuat Game Meja Digital Terasa BerbedaBig Bass Bonanza Mulai Dikaitkan dengan Tren Sesi Santai saat Kebiasaan Pemain Ikut BerubahRitme Mahjong Wins 2 Ramai Dibahas Komunitas, tetapi Data Harian Tetap Perlu Dibaca Hati HatiStarlight Princess dan Gates of Olympus Tetap Mencuri Perhatian saat Tema Mitologi Menguat pada 2026RTP Fortune Tiger Kembali Jadi Sorotan, Angka Real Time Belum Tentu Menceritakan Seluruh PermainanStarlight Princess Mulai Dikaji lewat Data Sesi, tetapi Strategi Tetap Tidak Bisa Mengendalikan RandomnessSweet Bonanza Ramai Lagi, Klaim Pola Gacor Kini Mulai Dibandingkan dengan Data RTP dan ProbabilitasManual atau Turbo di Sugar Rush, Monitoring RTP Tidak Mengubah Peluang Dasar Setiap PutaranQRIS Makin Populer di Platform Digital, Kecepatan Transaksi Tetap Perlu Diimbangi Verifikasi KeamananStudi Perilaku Game Online Mengungkap Mengapa Ritme Sesi Bisa Memengaruhi Cara Pemain Mengambil KeputusanAnggaran Terbatas Justru Membuat Batas Durasi dan Pengeluaran Semakin Penting untuk DijagaBermain Terstruktur Bukan Soal Menang, tetapi Cara Menjaga Durasi Risiko dan Keputusan Tetap TerkendaliQRIS Mengubah Cara Transaksi Digital Berjalan, Platform Hiburan Ikut Menyesuaikan Sistem PembayaranRTP Naik Turun Bisa Mengubah Persepsi Pemain, tetapi Data Harian Belum Tentu Menunjukkan TrenRitme Permainan Terlihat Meyakinkan, Data Sesi Menjelaskan Mengapa Pola Belum Tentu BerulangPemain Berpengalaman Mulai Menekankan Kontrol Diri daripada Terus Mengejar Momentum PermainanPendekatan Terstruktur Membantu Mengelola Risiko Sesi tanpa Mengubah Ketidakpastian Hasil PermainanQueen of Bounty Memanfaatkan Tema Kerajaan Fantasi untuk Membangun Identitas VisualFootball Studio Menggabungkan Format Kartu Sederhana dengan Nuansa Siaran OlahragaBig Bass Bonanza Menghadirkan Tema Memancing Santai dalam Lanskap Game DigitalBuffalo King Mengandalkan Lanskap Alam Liar untuk Memperkuat Identitas Visual PermainanGreat Rhino Megaways Memadukan Tema Safari dengan Susunan Reel yang Terus Berubah
Exit mobile version