Home KEGEREJAAN Mgr Sunarka tidak tahu tanggal kelahirannya tapi menjadi biji mata Tuhan

Mgr Sunarka tidak tahu tanggal kelahirannya tapi menjadi biji mata Tuhan

0

P1150323

“Siapakah aku ini Tuhan, jadi biji mata-Mu, dengan apakah kubalas Tuhan selain puji dan sembah Kau?” Lantunan lagu ciptaan Ir Niko Njotoraharjo itu terdengar dalam sebuah Misa di sebuah rumah retret di Keuskupan Purwokerto.

Yang melantunkan lagu itu di Rumah Retret  Hening Griya Baturaden adalah Uskup Purwokerto Mgr Julianus Sunarka SJ yang sedang merayakan 50 tahun menjadi Yesuit, di hari Minggu 8 September 2013.

Didampingi  tiga imam seangkatan novisiat, Pastor Padmo Seputra SJ, Pastor Mangun Hardjana SJ, dan Pastor Michael Sastrapratedja SJ, bahkan Pastor A Sudiarja SJ yang merayakan 40 tahun menjadi Yesuit , Mgr Sunarka menjawab alasan mengapa lagu itu dia nyanyikan.

Menurut Uskup Purwokerto, dirinya tidak berpikir akan jadi uskup. “Wong saya itu anaknya petani klutuk. Simbokku (Ibuku) buta huruf. Bapakku buta huruf. Simbokku tidak tahu tanggal lahir saya.” Kalau bertanya tanggal lahirnya kepada ibunya, ibunya hanya menjawab, “Ah, mbuh, pokoke le, kowe lahir seko kene iki (Entahlah, pokoknya, kamu lahir dari sini!)”

Teman-teman seangkatan novisiat yang memilih panggilan menjadi awam ikut mendengarkan kesaksian itu bersama sanak saudara dan sejumlah imam dan biarawati yang berkarya di Keuskupan Purwokerto.

Meskipun berjauhan dan sudah berpisah selama beberapa puluh tahun, jelas Mgr Sunarka, teman-temannya baik yang imam maupun awam,  “masih mempunyai hubungan yang erat dengan penggembalaan saya di Keuskupan Purwokerto ini.”

Mgr Sunarka sudah menginjak 73 tahun. Berarti dua tahun lagi ia pensiun dari jabatan uskup. Semoga Keuskupan Purwokerto bisa secara cepat mendapatkan penggantinya tanpa harus menunggu terlalu lama seperti beberapa keuskupan lain di Indonesia. Itu harapan Mgr Sunarka yang mengaku sudah menyiapkan imam-imamnya yang sudah siap menjadi uskup.

Di usia yang semakin tua, Mgr Sunarka prihatin melihat banyak umat di Keuskupan Purwokerto juga sudah berusia tua, sementara yang muda bekerja di luar wilayah keuskupan itu. “Umat Katolik Jakarta yang dari Keuskupan Purwokerto, kira-kira ada 25-an ribu,” kata uskup itu.

Namun uskup tidak sedih atau menyalahkan melainkan berbahagia karena Keuskupan Purwokerto sebenarnya telah melakukan kaderisasi. “Jadi 25 ribu orang yang aktif di mana-mana itu, dikader di Keuskupan Purwokerto. Maka dari itu, penggembalaan saya adalah kaderisasi, menggembleng yang muda-muda,” jelas uskup.

Saat ini Keuskupan Purwokerto memiliki 75 imam. Ketika Mgr Sunarka datang ke Purwokerto, imam praja di keuskupan itu hanya 11 orang. Setelah 13 tahun berkarya, jumlah imam praja menjadi 43 orang.

Biarawan Yesuit itu sedang berusaha mengembangkan keuskupan itu menjadi mandiri, artinya memiliki imam praja yang kuat. “Maka, saya menyakini, Yesuit yang ditugasi di keuskupan tertentu perlu mengembangkan imam praja yang kuat.”

Tanggal 8 September 2013, Mgr Sunarka memasuki tahun ke-13 masa penggembalaannya sebagai uskup. Kehadiran satu uskup dari Serikat Yesus di wilayah Keuskupan Purwokerto sudah memberi warna dan corak yang sungguh menyegarkan. Itu menurut Vikaris Jenderal Keuskupan Purwokerto Pastor Tarcisius Puryatno Pr.

Yang menyegarkan itu, jelas Pastor Puryatno, adalah “berbagai macam gagasan baru, ide baru, karya pastoral baru yang sungguh inspiratif bagi kami para imam untuk digulirkan  dan dikembangkan sehingga Keuskupan Purwokerto sekalipun disebut sebagai keuskupan kecamatan, tetap dikenal banyak orang.”***

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Bagaimana Animasi Berantai Dapat Membentuk Alur Permainan yang Khas

Mengapa Simbol Tradisional Masih Banyak Ditemukan dalam Desain Game Digital Masa Kini?

Perkembangan Game Mobile Mengubah Cara Pengembang Menyusun Tampilan untuk Layar Smartphone

Mahjong Ways Memiliki Pendekatan Visual yang Menghubungkan Tema Klasik dengan Hiburan Digital

Di Balik Efek Cahaya dalam Game Modern, Ada Teknik Desain yang Membantu Menonjolkan Informasi

Bagaimana Mekanisme Cascade dalam Mahjong Ways 2 Mengubah Susunan Simbol Selama Permainan?

Game Digital Bertema Asia Memperlihatkan Perpaduan Menarik antara Ornamen dan Animasi Modern

Mengapa Sebagian Game Mobile Tetap Mudah Dikenali Meski Tampilan Permainan Terus Berkembang?

Mahjong Ways Menggunakan Warna Emas sebagai Bagian dari Identitas Visual yang Konsisten

Perubahan Cara Orang Menggunakan Smartphone Membawa Tantangan Baru bagi Desain Game Mobile

Mahjong Ways 2 Memadukan Efek Multiplier dengan Animasi yang Menjelaskan Perubahan Permainan

Bagaimana Desain Ikon dalam Game Digital Membantu Pengguna Mengenali Fungsi dan Informasi?

Game Mobile Modern Semakin Memperhatikan Keseimbangan antara Tampilan dan Kemudahan Navigasi

Mahjong Ways dan Pengaruh Motif Tradisional terhadap Pembentukan Karakter Visual Permainan

Mengapa Animasi yang Terlalu Ramai Bisa Mengganggu Kenyamanan Pengguna Game Digital?

Komunitas Game Online Sering Membentuk Tren Baru melalui Diskusi dan Berbagi Pengalaman

Mahjong Ways 2 Memiliki Elemen Audio Visual yang Mendukung Penyajian Mekanisme Permainan

Perkembangan Teknologi Grafis Membuka Ruang Baru bagi Kreativitas Pengembang Game Mobile

Bagaimana Tema Budaya dalam Game Digital Bisa Diperkenalkan tanpa Menghilangkan Ciri Aslinya?

Game Digital Tidak Selalu Membutuhkan Tampilan Rumit untuk Memberikan Pengalaman yang Berkesan

Kasino Online di Tengah Perubahan Kebiasaan Masyarakat Mengakses Informasi Digital

Mengapa Pemahaman tentang Peluang Menjadi Penting dalam Permainan Kasino Digital?

Fenomena Kasino Online dan Tantangan Membedakan Informasi dengan Promosi

Bagaimana Kemudahan Pembayaran Digital Memengaruhi Aktivitas Kasino Online?

Di Balik Popularitas Kasino Digital, Ada Persoalan Literasi yang Jarang Dibahas

Kasino Online dan Perubahan Cara Pengguna Menilai Keamanan Platform Digital

Ketika Hiburan Berbasis Internet Menimbulkan Pertanyaan tentang Batas Pengeluaran

Memahami Pengaruh Pengalaman Menang dan Kalah terhadap Keputusan Pengguna Kasino

Mengapa Perlindungan Identitas Digital Menjadi Perhatian dalam Kasino Online?

Menelusuri Hubungan Antara Perkembangan Kasino Online dan Kesadaran Risiko Pengguna

Mengapa Kasino Online Semakin Sering Dibahas dalam Fenomena Budaya Digital?

Di Balik Tampilan Kasino Digital, Ada Desain yang Memengaruhi Keputusan Pengguna

Kasino Online dan Fenomena Hiburan Instan yang Mengubah Persepsi Risiko

Bagaimana Notifikasi Digital Memengaruhi Kebiasaan Pengguna Kasino Online?

Ketika Transaksi Tanpa Uang Tunai Mengubah Cara Pengguna Melihat Pengeluaran

Mengenali Perbedaan Antara Hiburan Digital dan Perilaku Bermain Berlebihan

Kasino Digital dalam Sorotan: Mengapa Transparansi Sistem Semakin Penting?

Dari Layar Smartphone hingga Media Sosial, Bagaimana Kasino Online Diperkenalkan?

Mengapa Kemenangan Kecil Bisa Memengaruhi Cara Pandang terhadap Kasino Online?

Menelusuri Peran Konten Digital dalam Membentuk Persepsi tentang Kasino Online

Mahjong Ways 2 Memiliki Cara Tersendiri dalam Menampilkan Perubahan Simbol dan Efek Visual

Mengapa Game Digital dengan Tema Asia Masih Menarik Perhatian di Tengah Banyaknya Pilihan Hiburan?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Pengguna Tidak Lagi Bergantung pada Grafis Semata

Mahjong Ways Menghadirkan Detail Visual yang Menggabungkan Simbol Klasik dengan Sentuhan Modern

Bagaimana Desain Gerakan dalam Game Digital Membantu Menciptakan Pengalaman yang Lebih Interaktif?

Game Bertema Tradisional Mulai Mendapat Sentuhan Teknologi yang Mengubah Cara Penyajiannya

Mahjong Ways 2 dan Peran Animasi dalam Memperjelas Mekanisme Pergantian Simbol

Mengapa Pengalaman Pengguna Menjadi Pertimbangan Penting dalam Perancangan Game Mobile Modern?

Komunitas Game Digital Membantu Memperkenalkan Berbagai Sudut Pandang tentang Sebuah Permainan

Perubahan Desain Antarmuka Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Navigasi yang Mudah Dipahami