Frank Duff1
Frank Duff, pendiri Legio Maria

Sekretaris Postulator Umum Ordo Pewarta Pastor Llewellyn Muscat OP mengunjungi Kantor Pusat Internasional Legio Maria di Dublin, 3-7 November 2017, guna memberi pengarahan bagi orang-orang yang mengupayakan penggelaran kudus bagi pendiri Legio Maria, Frank Duff (1889-1980), dengan perhatian khusus pada karya Komisi Sejarah guna menyelesaikan pekerjaannya.

Selama di Dublin, Pastor Muscat bertemu berbagai orang yang terlibat dengan berbagai aspek Penggelaran Kudus Frank Duff dan diterima oleh Uskup Agung Dublin Mgr Diarmuid Martin. Imam itu juga mengunjungi rumah tempat Frank Duff menjalani sebagian besar hidupnya dan tempat dia meninggal.

Makam Frank Duff di Pemakaman Glasnevin, Dublin, dan Konferensi (tahunan) Evangelisasi Legio (Peregrinatio Pro Christo) juga dikunjungi. Dalam konferensi itu, imam Dominikan itu mendorong 200 orang yang hadir untuk mempromosikan dan berdoa untuk Penggelaran Kudus Frank Duff.

Legio Maria

Legio Maria didirikan tahun 1921 oleh Frank Duff. Dia adalah anggota Serikat Santo Vincentius (Saint Vincent de Paul Society, SVP) yang saat itu hanya memiliki keanggotaan laki-laki. Setelah mendengar ceramah yang disampaikan Frank Duff tentang Devosi Sejati Santo Louis Marie de Montfort kepada Maria, beberapa wanita yang berpikiran kerasulan bertanya apa yang mungkin mereka lakukan. Dari sinilah, tanggal 7 September 1921 lahir Legio Maria. Ke mana mana saja SVP pergi untuk menangani kebutuhan fisik yang besar saat itu, Legio Maria melengkapi pekerjaannya dengan berkonsentrasi pada kebutuhan spiritual yang jumlahnya banyak.

Doktrin Tubuh Mistik Kristus menjadi bagian dari aksi Legio Maria dan Frank Duff melihat bahwa semua bagian mencapai kepenuhannya dengan melihat dan melayani Kristus dalam setiap orang yang ditemui. Dengan organisasi ini umat Katolik memenuhi kewajiban Pembaptisan. Setelah Kongres Ekaristi 1932 Legio Maria berkembang pesat di seluruh dunia. Berkat dukungan para uskup dan klerus yang memberikan dorongan dan pembinaan spiritual yang sangat mereka dibutuhkan, kini Legio Maria berada di lebih dari 170 negara dan di sebagian besar keuskupan.

Anggota aktif Legio Maria menghadiri pertemuan mingguan yang berlangsung tidak lebih dari 1 jam 30 menit dan ditugaskan untuk melaksanakan (selalu dengan berpasangan) tugas kerasulan minimal dua jam per minggu. Anggota auxilier menemani anggota aktif dengan mengucapkan doa Tessera, Doa Rosario, Catena (Magnificat) dan doa-doa penutup. Doa-doa ini dipersembahkan kepada Bunda Maria untuk digunakan sesuai kehendaknya.

Tugas-tugas Legio Maria tergantung pastor paroki. Legio Maria hanya bisa masuk ke keuskupan dengan izin uskup dan hanya bisa masuk paroki dengan izin dari pastor paroki.

Doa untuk Beatifikasi Hamba Allah Frank Duff:

Allah Bapa, Engkau mengilhami hamba-Mu Frank Duff dengan wawasan mendalam tentang misteri Gereja-Mu, Tubuh Kristus, dan tentang tempat Maria Bunda Yesus dalam misteri ini. Dalam keinginannya yang besar untuk berbagi wawasan ini dengan sesama dan karena bakti sejatinya kepada Maria, dia membentuk Legio Maria menjadi tanda cinta keibuan bagi dunia dan sarana untuk mengikutsertakan semua anaknya dalam karya evangelisasi Gereja.

Kami berterima kasih kepada-Mu Bapa atas rahmat yang diberikan kepadanya dan atas manfaat yang diperoleh Gereja dari imannya yang berani dan bersinar. Dengan keyakinan kami memohon kepada-Mu agar melalui perantaraannya Engkau mengabulkan permohonan yang kami panjatkan ke hadapan-Mu. …………… Kami juga memohon, kalau sesuai kehendak-Mu, agar kekudusan hidupnya bisa diakui oleh Gereja demi kemuliaan Nama-Mu, melalui Kristus Tuhan kami , Amin.

Semua orang yang menerima rahmat dengan perantaraan Hamba Allah itu diajak menghubungi kantor Postulator Umum Ordo Pewarta (postulatio@curia.op.org) atau kantor Legio Maria di Dublin (Kantor Pusat Internasional: Concilium Legionis Mariae, De Montfort House, Morning Star Avenue, Brunswick Street, Dublin 7, Irlandia). (pcp berdasarkan tulisan Sile NiChochlain dalam www.op.org)

legion-of-mary-icon

Tinggalkan Pesan