Penerimaan Krisma di Paroki Jetis, Semakin Dewasa dalam Iman

JETIS, Pena Katolik – Sebanyak 94 umat Paroki Jetis resmi menerima Sakramen Penguatan atau Krisma dalam Perayaan Ekaristi di Gereja Santo Albertus Agung Jetis, Yogyakarta, pada Sabtu (10/10/2026). Perayaan sakral yang dimulai pukul 17.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko. Ia didampingi oleh Romo Paroki Santo Albertus Agung Jetis, Romo Yohanes Kristiyanto, Pr., serta Romo Vikaris Paroki, Romo Yustinus Winaryanto, Pr.

Suasana ibadah berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak berkat iringan paduan suara gabungan dari lingkungan-lingkungan di Paroki Jetis. Dalam sambutan pembukaannya, Romo Yohanes Kristiyanto menyampaikan rasa syukur atas kesiapan para calon penerima sakramen yang telah menjalani proses pembinaan agar bertumbuh menjadi pribadi yang bahagia dan mau membagikan iman.

Romo Kristiyanto mengungkapkan bahwa banyak hal baik yang telah dilakukan para calon, sehingga pihak paroki memberanikan diri memohon kepada Bapak Uskup agar memberikan Sakramen Penguatan. Roh Kudus yang dikaruniakan, mereka sungguh-sungguh semakin lebih dewasa dan matang dalam membangun kehidupan.

Dalam homilinya, Mgr. Rubiyatmoko mengibaratkan perayaan Ekaristi sebagai perjamuan keselamatan yang disediakan Tuhan bagi umat-Nya. Ia mengingatkan bahwa kehadiran dalam perayaan iman perlu disertai kesiapan batin, bukan sekadar untuk memenuhi undangan.

 “Bukan tempatnya yang utama, namun hati kita yang utama,” pesan Mgr. Rubiyatmoko.

Mgr. Rubiyatmoko menjelaskan bahwa Sakramen Krisma meneguhkan umat dengan karunia Roh Kudus agar semakin dekat dengan Kristus dan mampu menjadi saksi Injil yang diwujudkan melalui perbuatan sehari-hari, seperti saling mengampuni, membantu sesama, dan membagikan kasih Tuhan. Ia mengajak umat untuk tetap berani mempertahankan iman, ketika menghadapi kesulitan, karena kekuatan untuk menjalani tantangan bersumber dari penyertaan Roh Kudus.

Rangkaian perayaan kemudian dilanjutkan dengan pembaruan janji baptis dan pengurapan minyak Krisma kepada 94 penerima agar mereka semakin matang dalam iman serta bersedia mengambil bagian dalam kehidupan menggereja maupun bermasyarakat.

Salah satu penerima Krisma, Franciscus Gaius Theodorus Utama, mengaku merasakan tahap baru dalam perjalanan hidup dan imannya. Ia merasa perayaan ini sebagai tahap baru yang membuatnya merasa lebih dewasa dengan pertanggungjawaban yang harus dijalani secara serius, serta berharap dapat mengambil bagian dalam pelayanan musik gereja sebagai pemain organ.

Komentar

Terhubung ke Media Sosial Kami

45,030FansSuka
0PengikutMengikuti
75PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terkini