Langkah Kecil, Harapan Besar: Ziarah Bersama Bunda Maria di Tanah Papua”Nabire, Provinsi Papua Tengah

NABIRE, Pena Katolik – Dalam kesederhanaan yang penuh makna, sekitar 500 umat Katolik dari Paroki Santo Yosep Nabire Barat dan beberapa paroki di Kota Nabire memulai Bulan Maria dengan sebuah langkah iman yang menggetarkan hati. Pada 1 Mei 2026, mereka berjalan kaki sejauh 1,2 kilometer dari Polsek Yaro menuju Gua Maria Nidoutau Nimunai—yang dalam Bahasa Mee berarti “Bunda Maria Sang Pemelihara dan Penjaga Kita.”

Langkah-langkah itu mungkin sederhana. Namun di balik setiap tapak kaki, ada doa, harapan, dan kerinduan yang mendalam untuk semakin dekat kepada Tuhan melalui Bunda-Nya.

Perarakan ini bukan sekadar perjalanan fisik. Ia adalah ziarah batin—sebuah perjalanan hati. Di sepanjang jalan, doa Rosario mengalun lembut, nyanyian pujian menggema, dan wajah-wajah penuh harap berjalan dalam keheningan yang berbicara.

Perayaan Ekaristi Kudus di depan Gua Maria dipimpin oleh Pastor Vincentius Budi Nahiba, Pr., selaku Pastor Paroki, bersama Pastor Didimus Kosi, OFM dari Timika. Dalam pengantar homilinya, Romo Vincent mengajak umat untuk memahami makna Bulan Maria—sebuah tradisi Gereja sejak abad ke-13, yang mengajak umat menghormati Bunda Maria sebagai lambang kemurnian dan kehidupan baru.

Seperti musim semi yang menghadirkan bunga-bunga, demikian pula Maria disebut sebagai “Bunga dari segala bunga,” yang menghadirkan keindahan keselamatan dalam rencana Allah.

Namun yang lebih menyentuh adalah kesaksian hidup. Dalam homilinya, Pastor Didimus berbagi pengalaman pribadinya sebagai seorang Fransiskan dari Lembah Baliem. Ia menuturkan bagaimana Bunda Maria selalu membuka jalan menuju Kristus—Sang Jalan, Kebenaran, dan Hidup. Dalam kesederhanaan dan kerahiman-Nya, Maria tidak pernah menarik perhatian kepada dirinya sendiri, melainkan selalu mengarahkan umat kepada Putranya.

Di tengah perayaan itu, sebuah momen penuh haru terjadi: empat calon baptis secara resmi dilantik menjadi katekumen. Sebuah tanda bahwa iman terus bertumbuh—bahwa Gereja hidup dan berakar bahkan di tanah-tanah yang sederhana.

Kesaksian umat pun mengalir, menjadi mosaik keindahan iman yang hidup.
Bapak Ignasius Supomo, yang telah melayani sejak tahun 1990-an, mengungkapkan rasa harunya. Baginya, ini adalah pengalaman pertama mengikuti perarakan sejauh itu. “Saya berharap ini menjadi tradisi tahunan. Ini bukan hanya kegiatan, tetapi pengalaman iman yang membentuk hati,” ujarnya.

Bapak Robertus Raja mengakui bahwa selama delapan tahun tinggal di Nabire, baru kali ini ia merasakan ziarah seperti ini. Ada sesuatu yang baru—dan sekaligus mendalam—yang menyentuh batinnya.

Bagi Bapak Felix Degei, seorang akolit yang turut memikul patung Bunda Maria, pengalaman ini menjadi sangat personal. Ia merasakan bahwa setiap pergumulan hidup tidak lagi ditanggung sendiri, melainkan dipersembahkan bersama Bunda Maria kepada Allah Tritunggal.

Ibu Rosa Dumupa, seorang guru agama dan katekis, melihat antusiasme umat sebagai tanda hidupnya iman. Sementara itu, Ibu Magdalena Goo, Ketua WKRI Nabire Barat, merasakan sesuatu yang lebih dalam lagi: suasana khidmat yang melahirkan persatuan. Baginya, perarakan ini bukan sekadar tradisi, melainkan pengalaman nyata akan kehadiran Maria yang menuntun umat kepada Kristus.
Ia merangkum pengalaman itu dalam kata-kata yang sederhana namun kuat: doa adalah kekuatan. Dalam Rosario yang didaraskan sepanjang jalan, umat tidak hanya berdoa—mereka berjalan bersama, berharap bersama, dan percaya bersama.
Ziarah ini akhirnya menjadi lebih dari sekadar pembukaan Bulan Maria. Ia menjadi sebuah pengingat lembut namun tegas: bahwa hidup ini adalah perjalanan. Dan dalam perjalanan itu, kita tidak berjalan sendiri.

Bunda Maria berjalan bersama kita.
Menuntun kita.
Menjaga kita.
Dan diam-diam, dengan kasih seorang ibu, selalu mengarahkan kita kepada Yesus.
Di tanah Papua yang sederhana, iman itu berbunga.
Dan dari langkah-langkah kecil umat yang setia, lahirlah harapan besar bagi Gereja. (vbnakur)

Komentar

Tinggalkan Pesan

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terhubung ke Media Sosial Kami

45,030FansSuka
0PengikutMengikuti
75PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terkini