VATIKAN, Pena Katolik – Suasana sukacita Paskah masih terasa kental di Lapangan Santo Petrus. Mengakhiri doa Regina Caeli pada hari Senin setelah Paskah, 6 April 2026. Paus Leo XIV memberikan sapaan khusus kepada umat yang berkumpul dengan sebutan yang unik “Angel Monday” atau Senin Malaikat.
“Selamat Hari Senin Malaikat!” seru Paus dengan penuh semangat. Dalam pesannya, ia menekankan makna mendalam dari kebangkitan Kristus bagi umat manusia.
“Keputusasaan atas maut telah diusir untuk selamanya, dalam nama Yesus,” tegasnya.
Di berbagai negara, termasuk Italia, hari Senin setelah Minggu Paskah dirayakan secara khusus sebagai Angel Monday. Tradisi ini bertujuan untuk memberikan penghormatan atas peran krusial para malaikat dalam peristiwa kebangkitan.
Saat para rasul dan para wanita yang datang ke makam masih merasa bingung dan belum mampu memahami apa yang terjadi, para malaikatlah yang menyampaikan kabar sukacita tersebut dengan sangat jelas:
“Ia tidak ada di sini. Ia telah bangkit.”
Tradisi yang Mengubah Sejarah
Senin Malaikat hanyalah satu dari sekian banyak tradisi yang melekat pada masa Paskah. Perayaan ini menunjukkan bagaimana peristiwa kebangkitan diyakini telah mentransformasi seluruh waktu dan sejarah manusia. Selain sebutan Senin Malaikat, tradisi lain yang tetap hidup selama 50 hari masa Paskah adalah sapaan khas umat Kristiani:
Sapaan: “Kristus telah Bangkit!”
Jawaban: “Sungguh, Ia telah Bangkit!”
Melalui pesan ini, Paus mengajak seluruh dunia untuk merayakan kemenangan kehidupan di atas kematian dan membawa semangat pengharapan tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari.




