ROMA, Pena Katolik – Rumah sakit milik Vatikan, Ospedale Pediatrico Bambino Gesù, kembali mencatatkan sejarah dengan memperkokoh posisinya di jajaran elit kedokteran pediatrik dunia. Berdasarkan peringkat tahunan World’s Best Hospitals dari majalah Newsweek, institusi ini kini dinobatkan sebagai rumah sakit anak terbaik di Eropa dan menempati peringkat keenam di dunia.
Lahirnya Bambino Gesù pada 19 Maret 1869 bermula dari keprihatinan keluarga Salviati. Pada masa itu, belum ada pemisahan antara pasien dewasa dan anak-anak di rumah sakit, yang sering kali berdampak buruk pada kualitas perawatan anak.
Arabella Fitz-James, istri dari Scipione Salviati, menggalang dana di kalangan bangsawan Roma untuk mendirikan fasilitas khusus anak. Pasien pertamanya hanyalah empat anak perempuan yang dirawat di sebuah kamar di Via delle Zoccolette, Roma.
Pada tahun 1924, keluarga Salviati menghibahkan rumah sakit ini kepada Takhta Suci. Sejak itu, pengelolaan rumah sakit ini ada di bawah kepausan. Selanjutnya, masyarakat Roma hingga kini menjuluki tempat ini sebagai “Rumah Sakit Paus”. Setiap Paus mulai dari Yohanes XXIII hingga Paus Fransiskus mempertahankan hubungan emosional dan spiritual yang sangat erat dengan institusi ini melalui kunjungan-kunjungan pribadi.
Transformasi Bambino Gesù menjadi pemimpin global dipercepat pada tahun 1985 ketika rumah sakit ini secara resmi diakui sebagai IRCCS (Lembaga Perawatan dan Penelitian Bersifat Ilmiah). Status ini mengonfirmasi peran gandanya: sebagai pusat perawatan klinis sekaligus pusat riset mutakhir.
Sejumlah tonggak sejarah medis penting telah dicapai di sini: 1986: Melakukan transplantasi jantung anak pertama di Italia; 1993: Melakukan transplantasi gabungan jantung-ginjal pertama; 2018: Mengobati pasien leukemia pertama di Italia menggunakan terapi sel CAR-T yang revolusioner.
Pada tahun 2023, rumah sakit ini melakukan 348 transplantasi dan menanamkan lima jantung buatan. Di rumah sakit ini dilakukan lebih dari 1.000 publikasi ilmiah dan 430 uji klinis per tahun. Saat ini, Bambino Gesù menjadi pusat otoritas bagi penanganan kasus-kasus medis tersulit.
Bambino Gesù berdiri sebagai poliklinik pediatrik dan pusat riset terbesar di Eropa, yang beroperasi di enam lokasi berbeda di wilayah Roma. Kapasitas rumah sakit ini 627 tempat tidur (termasuk 40 unit perawatan intensif). Pasien Internasional berjumlah sekitar 14% pasien berasal dari luar negeri, sementara 30% lainnya berasal dari luar wilayah Lazio, Italia. Rumah sakit ini juga menangani lebih dari 18.000 pasien penyakit langka—jumlah tertinggi di antara pusat pediatrik mana pun di Eropa.
Bambino Gesù merupakan bukti nyata bagaimana misi kemanusiaan yang berakar pada kasih dapat bersinergi dengan ilmu pengetahuan tingkat tinggi untuk menyelamatkan nyawa anak-anak dari seluruh penjuru dunia.



