Kepahlawanan Herman Yoseph Fernandez: Bukti Semangat Bela Negara Ada di Seluruh Pelosok Nusantara

YOGYAKARTA, Pena Katolik – Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri menegaskan bahwa semangat bela negara ada di seluruh Nusantara, dan itu diwakili oleh sosok Herman Yoseph Fernandez, anggota Tentara Pelajar pada Pertempuran Sidobunder, Gombong, Kebumen (1947). Herman gugur dieksekusi mati Belanda pada 31 Desember 1948, dan kini tengah diusulkan mendapat anugerah Pahlawan Nasional.

“Herman Yoseph Fernandez sangat memenuhi syarat sebagai pahlawan nasional. Perjuangannya melintasi batas etnis dan agama, menunjukkan bahwa semangat bela negara itu ada di seluruh pelosok Nusantara,” ujar Mantan Wakil Kepala Staf TNI AD ini dalam Pertemuan Tim Pengusul dan Akademisi dengan media di Yogyakarta, Sabtu 7 Februari 2026.

Kiki menilai, pengorbanan Herman Fernandez yang gugur di medan pertempuran pada usia 23, merupakan bukti nyata patriotisme tinggi. Baginya, sosok Herman Fernandez adalah representasi penting bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan kolektif seluruh komponen bangsa, termasuk di dalamnya putra-putra terbaik dari wilayah Timur, khususnya Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Perwakilan tim pengusul yang juga keponakan kandung Herman Fernandez, Grace Siahaan Njo mengungkapkan pihaknya tengah menata ulang strategi untuk mengejar target penetapan Pahlawan Nasional di tahun 2026. Tim pengusul saat ini fokus untuk menyempurnakan dokumen primer yang diminta pihak Kementerian Sosial (Kemensos).

”Dalam tiga hari ini kami melakukan napak tilas untuk menyempurnakan dokumentasi dan data-data primer yang diperlukan. Di samping itu, kami juga ingin sosialisasi tentang sosok Herman Fernandez berjalan masif sehingga membuka kesadaran masyarakat tentang keberadaannya sebagai pejuang,” ujarnya.

Untuk itu, Grace menekankan bahwa dukungan media sangat dibutuhkan mengingat tim pengkaji pusat juga memantau rekam jejak digital sebagai salah satu bahan pertimbangan.

Fakta sebagai Pahlawan
Dalam kesempatan yang sama, Tim Akademisi Pengusulan Pahlawan Nasional Herman Yoseph Fernandez, Prof Dr Yoseph Yapi Taum Mhum menandaskan sebetulnya secara fakta Herman Fernandez merupakan pahlawan nasional. Sebab Herman sudah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, Yogyakarta, sama dengan Jenderal Besar Sudirman.

“Itu menjadi bukti pengakuan awal negara atas jasanya,” ungkap Dosen Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta ini.

Menurutnya, Herman Yoseph Fernandez memiliki profil yang setara dengan pahlawan remaja lainnya yang lahir di tahun yang sama (1925), seperti Yos Sudarso dan Robert Wolter Monginsidi.

Kata Prof Yapi, seperti Yos Sudarso, rekan sekelasnya di Muntilan, Herman memiliki dedikasi militer yang tinggi hingga titik darah penghabisan. Sedangkan serupa dengan Robert Wolter Monginsidi, Herman menghadapi pengadilan militer Belanda dengan kepala tegak, menolak mengkhianati Republik, dan akhirnya gugur di ujung senapan musuh pada usia remaja.

“Jika Yos Sudarso dan Monginsidi telah diakui secara de jure sebagai Pahlawan Nasional, Herman Fernandez, yang memiliki kualitas heroisme serupa, sudah sepatutnya mendapatkan pengakuan formal yang sama dari negara,” jelas Prof Yapi.

Komentar

Tinggalkan Pesan

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terhubung ke Media Sosial Kami

45,030FansSuka
0PengikutMengikuti
75PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terkini