VATIKAN, Pena Katolik — Paus Leo XIV dijadwalkan memimpin doa rosario bersama sekitar 700 hingga 1.000 anak di Gua Maria Lourdes di Taman Vatikan pada 1 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi pembuka kampanye doa global bertajuk “One Million Children Praying the Rosary” yang diprakarsai oleh Yayasan Kepausan Aid to the Church in Need (ACN).
Anak-Anak yang hadir berasal dari berbagai sekolah dan paroki di kota Roma. Mereka akan memanjatkan doa memohon perdamaian dunia, terhubung secara spiritual dengan jutaan anak, keluarga, dan komunitas Kristiani di seluruh dunia hingga puncaknya pada Pesta Santa Perawan Maria Ratu Rosario, 7 Oktober mendatang.
Fátima dan Santo Padre Pio
Gerakan doa tahun 2026 ini mengusung tema dari pesan penampakan Fátima: “Pada akhirnya, Hati Kudusku yang Tak Bernoda akan menang.” Kardinal Kurt Koch, Presiden ACN Internasional, menegaskan bahwa Hati Kudus Maria menjadi teladan iman, kasih, dan doa yang terbuka bagi Roh Kudus, terutama di tengah maraknya perang, krisis ekonomi, serta kemiskinan dunia.
Prakarsa ini pertama kali dicetuskan di Venezuela pada tahun 2005, terilhami dari kata-kata terkenal Santo Pio dari Pietrelcina (Padre Pio). Kampanye tahun ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Sanctuarium Fátima, Jaringan Doa Sedunia Paus, serta Apostolat Fátima Sedunia. Anak-anak dari berbagai belakangan dunia dipastikan turut bergabung:
ACN mengimbau masyarakat dunia untuk turut mendaftarkan aksi doanya, sembari mengingatkan bahwa partisipasi tidak terbatas hanya pada anak-anak. “Bahkan satu peristiwa doa satu peristiwa saja (satu puluhan) yang didoakan dengan iman dapat menjadi bagian dari rantai doa global ini,” tulis pernyataan resmi ACN.
