Home BERITA TERKINI Gara-gara sebuah patung:Uskup Surabaya dan Sr Maria Dolorosa Bertemu

Gara-gara sebuah patung:Uskup Surabaya dan Sr Maria Dolorosa Bertemu

0

TANGERANG, Pena Katolik-Uskup Surabaya, Mgr Agustinus Tri Budi Utomo, tidak pernah membayangkan bahwa suatu hari, ia akan bertemu biarawati asal Bajawa – NTT, Sr Maria Dolorosa Nenu Wea O.Carm (INSC) hanya karena sebuah patung. Pertemuan berlangsung di Gading Serpong, Tangerang pada Jumat (21/08/2026) atau dua hari sebelum Sr Maria kembali ke Ramla, Israel yang merupakan destinasi karya misinya.

Kota Ramla yang artinya pasir, menurut tradisi Kristen kuno, dulunya bernama Arimatea. Kota ini adalah daerah asal seorang saudagar kaya, tokoh berpengaruh di masyarakat Yahudi dan sekaligus anggota Sanhendrin (Majelis Agama Yahudi). Tokoh ini bernama Yusuf, yang karena kota asalnya, ia kemudian disebut Yusuf dari Arimatea.

Pertemuan itu disaksikan, Mayong Suryo Laksono, AM Putut Prabantoro, Bonfilio Mahendra Wahanaputera, Asni Ovier Dengen Paluin, Lucius Gora Kunjana, Yophiandi Kurniawan dan Agnes Prilly Dwi Rinawati, yang kesemuanya dari Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI). Turut hadir juga, Lambertus Widiantoro, Herman Handoko, Eridian Patria Lakasa dan Fr. Dimas Sembiring.

Semua yang hadir dalam pertemuan itu terhubungan kuat dengan kisah patung St. Yusuf Arimatea yang dibawa PWKI ke Vatikan dan dipersembahkan kepada Paus Leo XIV pada Rabu (25/03/2026) atau lima bulan lalu.

St. Yusuf dari Arimatea menjadi tokoh sentral sekaligus kontroversial dalam kisah pemakaman Yesus. Ia melawan arus kelompoknya sendiri yakni Sanhedrin, Majelis Tinggi Agama Yahudi, yang notabene telah menuntut dan bersikeras agar Yesus dihukum mati dengan cara disalibkan. Secara soial politik, tindakannya sangat berbahaya dan mengancam hidupnya. Ia dengan berani meminta ijin dari Gubernur Romawi di Wilayah Yehuda, Pontius Pilatus untuk menurunkan jenasah Yesus. Tidak hanya menurunkan, ia sekaligus juga memakamkannya sesuai adat Yahudi. Lebih ngeri lagi, Yesus dimakamkannya di pemakaman keluarganya. Pestanya diperingati setiap tanggal 31 Agustus.

SAKSI HIDUP
Menurut Sr. Maria, Pesta St. Yusuf Arimatea senantiasa dirayakan di gereja Katolik di Ramla tempatnya berkarya. Ada misa, ada nyanyian khusus untuk St. Yusuf Arimatea yang selalu dilantunkan dan setelah itu pemotongan kue tart coklat di depan gereja.

“Oleh ordo Karmelit yang berpusat di Roma, saya diminta untuk berkaryamisi di gereja Katolik di Ramla, yang namanya St Yusuf Arimatea. Namun selama di Ramla, belum pernah menemukan patung tiga dimensi seperti yang dibawa Mgr dan PWKI ke Paus Leo. Kebanyakan yang ada dalam bentuk ikon atau lukisan. Ada patung St Yusuf dari Arimatea dan St. Nikodemus tapi sendiri-sendir,” ujar Sr Maria yang sudah berkarya di Ramla selama 3 tahun.

Patung untuk Paus Leo XIV merupakan karya tiga dimensi dalam adegan penurunan tubuh Yesus dari kayu salib. Patung ini didesain oleh Founder / Penasihat PWKI Putut Prabantoro. Karya ini dibuat pertama kali di Indonesia. Patung tersebut dibuat atas dasar sebuah vision (pesan khusus berdasarkan penampakan) yang diterima Lambertus Widiantoro. Pesan itu ditujukan khusus untuk adiknya, Putut Prabantoro. Pesan yang harus disampaikan, Putut Prabantoro diminta untuk membawa patung Yusuf dari Arimatea ke Vatikan dan dipersembahkan kepada Paus.

Oleh karena itu, dalam patung tersebut, St. Yusuf dari Arimatea sebagai tokoh sentral yang diwujudkan dengan patung berwarna. Tokoh lain dalam fragmen itu, Bunda Maria, Maria Magdalena, jenasah Yesus dan dua orang tukang kayu suruhan dari Yusuf Arimatea, berwarna hitam.

Pesan itu diterima pada pertengahan Juli 2025. Pada akhir Juli 2025, untuk pertama kali, Putut Prabantoro bercerita tentang patung tersebut kepada rekannya, Herman Handoko, yang pernah bersama-sama bertemu Paus Fransiskus di Vatikan pada Agustus 2024. Namun, Putut memiliki kesan rekannya itu tidak tertarik akan ceritanya.

“Saya harus bercerita tentang pesan ini. Dipercaya atau tidak, ditanggapi atau tidak, bukan menjadi soal. Yang penting harus ada yang mendengar jauh sebelum pesan itu tergenapi. Ada saksi hidup. Selain Herman, saya bercerita kepada kakak saya, dr. A. Eddy Guritno. Maksudnya juga sama, supaya ini jangan dianggap sebagai suatu rekaya cerita,” ujar Putut.

Dalam pertemuan di Gading Serpong itu, oleh Herman dijelaskan, dirinya tidak banyak reaksi atas cerita tersebut. Dirinya hanya berpikir, waktu itu, cerita ini akan menjadi perjalanan yang ribet dan_panjang urusannya.

Cerita itu tergenapi ! Setelah melalui berbagai kendala termasuk perang antara Israel-Amerika vs Iran, pada Rabu (25/08/2026), patung Yusuf Arimatea diterima oleh Paus Leo XIV dalam audiensi umum. Yang membawa adalah AM Putut Prabantoro, Mayong Suryo Laksono, Bonfilio Mahendra Wahanaputera, Ovier Asni Dengen Paluin dan Stanislaus Jumar Sudiyana.

Penyerahan patung yang dibuat di Brata Gallery Yogyakarta itu disaksikan oleh Mgr Didik, panggilan akrab Uskup Surabaya, Rm Noegroho Agoeng serta didampingi Rm Markus Solo Kewuta SVD, satu-satunya pejabat Vatikan yang berasal dari Indonesia. Mgr Didik mengungkapkan detik-detik mengapa patung yang sebetulnya hanya untuk dimintakan berkat dan dibawa kembali ke tanah air namun akhirnya dipersembahkan ke Paus.

“Ketika kami mau memintakan berkat kepada Paus Leo, asisten Bapa Suci bilang patung ini bagus, dipersembahkan saja, begitu,” jelas Mgr Didik.

BUKAN KEBETULAN
Dalam pertemuan itu, Mgr Didik sempat bervideo-call dengan Rm Abdel Masih Fahim, OFM di Ramla, Israel. Keduanya saling menyapa setelah Sr Maria Dolorosa memberi pengantar perkenalan. Rm Abdel yang asli Mesir itu mengundang Mgr Didik dan mereka yang hadir dalam pertemuan untuk datang berziarah ke Ramla, Israel.

Uskup Surabaya itu mengaku, baru tahu tentang adanya patung akan dibawa ke Vatikan pada saat check-in di Bandara Soetta pada Senin (23/03/2026). Namun penyerahan patung kepada Paus Leo XIV di Basilica St. Petrus, Vatikan menyadarkan Mgr Didik tentang peristiwa tersebut bukanlah suatu kebetulan.

“Dalam iman Katolik, tidak ada peristiwa yang bersifat kebetulan. Semua sudah dikehendaki oleh Tuhan sendiri. Dan saya seperti disadarkan tentang misteri patung Yusuf Arimatea ini. ujar Mgr Didik yang segera mengambil memutuskan berjumpa dengan Sr Maria Dolorosa, setelah mendapat info dari Putut Prabantoro.

Bagi Mgr Didik, demikian pula bagi pengurus PWKI yang hadir, selain karena urusan patung Yusuf dari Arimatea dan Ramla, nama biarawati asal Bajawa itu yakni Maria Dolorosa menjadi daya tarik sendiri. Maria Dolorosa artinya Maria Yang Berduka, nama yang disematkan kepada Ibu Yesus saat menerima tubuh anaknya yang sudah wafat dari Yusuf Arimatea, yang berjasa menurunkannya dari kayu salib.

Setelah audiensi dan patung telah diterima Paus Leo XIV, kenang Mgr Didik, dirinya membahas Patung Yusuf dari Arimatea dengan Padre Marco, panggilan akrab Rm Markus Solo. Bahasannya terkait dengan makna di balik patung Yusuf Arimatea. Mengapa harus St. Yusuf dari Arimatea, yang tidak pernah dibahas panjang lebar dalam kehidupan iman Katolik?

“Umumnya yang dipersembahkan adalah patung Bunda Maria, Yesus, atau para santo-santa umum lainnya seperti St Mikael, St Fransiskus Asisi dll. Padre Marco menyinggung bahwa banyak orang di luar umat Katolik yang sebenarnya mengagumi Yesus namun tidak secara terus terang mengakui. Dan Yusuf Arimatea itu sangat mewakili karakter mereka,” jelasnya.

Mgr Didik waktu itu langsung mengamini pandangan Padre Marco, dan menyebut dengan istilah mereka adalah Katolik Anonim. “Katolik Anonim adalah orang yang jiwanya Katolik namun diam-diam. Mereka memberikan support atau dukungan apa yang menjadi perjuangan Yesus, persis seperti St Yusuf Arimatea itu,” terangnya.

Dalam konteks ini, Mgr Didik menegaskan tentang betapa pentingnya tokoh St Yusuf Arimatea ini namun seakan terlupakan. Termasuk dirinya. Dirinya baru sadar ketika pulang dari Vatikan dan memasuki Kapel Keuskupan Surabaya, ada lukisan yang gambarnya persis dengan patung yang dipersembahkan kepada Paus. Lukisan itu ada di dalam kapel dan terletak di belakang altar.

“Saya baru tahu lho inikan gambarnya patung itu. Padahal lukisan itu sudah lama ada sejak alm Mgr Sutikno (pendahulu Mgr Didik–red). Kapel itu hingga sekarang belum bernama,” ujarnya.

Gambarnya menampilkan dua orang yang tengah menurunkan jenazah Yesus dengan kain putih dan di situ juga ada sosok yang kulitnya hitam. “Kami tidak pernah menamai gambar tersebut, kemungkinan ini Yusuf Arimatea,” jelas Mgr Didik, seraya tersenyum.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Kasino Online dan Fenomena Pengguna yang Sulit Mengenali Batas Pengeluaran

Mengapa Kasino Digital Sering Dikaitkan dengan Harapan Mendapatkan Uang Cepat?

Di Balik Kemudahan Kasino Online, Ada Tantangan Menjaga Kendali Finansial

Kasino Digital dan Perubahan Cara Masyarakat Menanggapi Risiko Permainan

Ketika Aktivitas Kasino Online Memengaruhi Kebiasaan Mengatur Keuangan

Memahami Peran Lingkungan Digital dalam Membentuk Ketertarikan pada Kasino Online

Kasino Berbasis Internet dan Pentingnya Mengenali Risiko Transaksi Elektronik

Mengapa Pengalaman Kemenangan Dapat Membentuk Ekspektasi dalam Kasino Online?

Kasino Digital dalam Sorotan Perubahan Pola Penggunaan Teknologi Mobile

Kasino Online dan Tantangan Meningkatkan Kesadaran terhadap Risiko Finansial

Kasino Online dan Cara Teknologi Mengubah Persepsi tentang Uang

Mengapa Kasino Digital Bisa Terlihat Lebih Aman daripada Risiko Sebenarnya?

Fenomena Kasino Online di Tengah Budaya Serba Instan

Ketika Aktivitas Kasino Digital Mulai Memengaruhi Keputusan Sehari-hari

Kasino Online dan Tantangan Memahami Informasi di Balik Tampilan Permainan

Menelusuri Hubungan Kasino Digital dengan Kebiasaan Mencari Hiburan Cepat

Mengapa Kerugian Kasino Online Sering Sulit Diterima sebagai Hasil Akhir?

Kasino Berbasis Internet dan Perubahan Cara Pengguna Menilai Keamanan

Kasino Digital dalam Sorotan Pengaruh Konten Viral terhadap Persepsi Publik

Memahami Peran Pengalaman Digital dalam Membentuk Kebiasaan Kasino Online

Ketika Kasino Online Menjadi Bagian dari Rutinitas Penggunaan Smartphone

Kasino Digital dan Tantangan Menjaga Batas antara Hiburan dan Kebutuhan

Mengapa Tampilan Modern Tidak Selalu Menjamin Keamanan Kasino Online?

Kasino Online dalam Pembahasan Perubahan Pola Konsumsi Konten Digital

Menelusuri Pengaruh Kemudahan Akses terhadap Keputusan Pengguna Kasino Digital

Kasino Berbasis Internet dan Pentingnya Mengenali Informasi yang Tidak Transparan

Ketika Pengeluaran Kasino Online Terasa Kecil tetapi Terjadi Berulang

Kasino Digital dan Fenomena Harapan yang Terbentuk dari Pengalaman Singkat

Mengapa Aktivitas Kasino Online Dapat Memengaruhi Cara Seseorang Menilai Uang?

Kasino Online dalam Sorotan Perubahan Kebiasaan Digital Masyarakat Modern

Kasino Online dan Fenomena Pengeluaran yang Sulit Terasa dalam Transaksi Digital

Mengapa Kemenangan Awal Bisa Mengubah Cara Seseorang Memandang Kasino Online?

Di Balik Popularitas Kasino Digital, Ada Persoalan Keamanan yang Jarang Dibahas

Kasino Online dan Perubahan Cara Masyarakat Menanggapi Informasi Kemenangan

Ketika Aktivitas Kasino Digital Mulai Mengganggu Rencana Keuangan Pribadi

Memahami Peran Kebiasaan Berulang dalam Penggunaan Layanan Kasino Online

Kasino Berbasis Internet dan Tantangan Mengenali Situs dengan Informasi Menyesatkan

Mengapa Kerugian dalam Kasino Online Terkadang Dianggap Hanya Sementara?

Kasino Digital dan Fenomena Pengambilan Keputusan dalam Situasi Emosional

Menelusuri Hubungan Kasino Online dengan Perubahan Kebiasaan Mengelola Anggaran

Kasino Online dalam Sorotan Perlindungan Pengguna dari Praktik Manipulatif

Ketika Permainan Kasino Digital Terasa Semakin Personal melalui Teknologi

Memahami Mengapa Klaim Kemenangan Kasino Online Perlu Diperiksa Kembali

Kasino Digital dan Tantangan Membedakan Aktivitas Rekreasi dari Tekanan Finansial

Bagaimana Kebiasaan Membandingkan Hasil Memengaruhi Pengguna Kasino Online?

Kasino Online dan Persoalan Penggunaan Informasi Aktivitas untuk Penargetan Iklan

Mengapa Risiko Kasino Digital Sering Baru Disadari setelah Pengeluaran Membesar?

Kasino Berbasis Internet dan Pentingnya Memahami Batas Keamanan Transaksi

Menelusuri Fenomena Keputusan Bermain yang Dipengaruhi Cerita di Internet

Kasino Online dan Peran Literasi Media dalam Menghadapi Informasi yang Beredar

Kasino Online dan Fenomena Kemenangan yang Lebih Mudah Diingat daripada Kerugian

Mengapa Konten Kasino Digital Sering Menampilkan Sisi Menarik Permainan?

Ketika Kasino Online Masuk ke Percakapan Sehari-hari di Media Sosial

Menelusuri Hubungan Kasino Digital dengan Kebiasaan Memeriksa Saldo

Kasino Online dan Tantangan Mengenali Tanda Awal Pengeluaran Tidak Terkendali

Bagaimana Cerita Kemenangan Orang Lain Memengaruhi Keputusan Bermain Kasino?

Kasino Digital dalam Sorotan Penggunaan Teknologi untuk Membatasi Aktivitas

Mengapa Pengguna Kasino Online Bisa Kehilangan Kesadaran terhadap Waktu?

Kasino Berbasis Internet dan Fenomena Perbandingan Pengalaman Antar Pengguna

Memahami Peran Harapan dalam Membentuk Kebiasaan Mengakses Kasino Online

Kasino Online dan Perubahan Cara Pengguna Menanggapi Kekalahan Berulang

Ketika Tampilan Permainan Kasino Digital Membuat Risiko Terasa Lebih Ringan

Menelusuri Pengaruh Rekomendasi Algoritma terhadap Paparan Konten Kasino Online

Kasino Digital dan Tantangan Menyampaikan Informasi Risiko secara Sederhana

Mengapa Sebagian Pengguna Kasino Online Sulit Menghentikan Aktivitasnya?

Kasino Online dalam Pembahasan Perubahan Prioritas Pengeluaran Rumah Tangga

Memahami Fenomena Keputusan Spontan setelah Melihat Promosi Kasino Digital

Kasino Berbasis Internet dan Pentingnya Mengenali Pola Komunikasi Pemasaran

Ketika Riwayat Kemenangan Kasino Online Menimbulkan Rasa Percaya Diri Berlebihan

Kasino Digital dan Hubungannya dengan Kebiasaan Menggunakan Perangkat Mobile

Menelusuri Peran Komunitas Virtual dalam Membentuk Pandangan tentang Kasino Online

Kasino Online dan Tantangan Memahami Risiko di Balik Kemudahan Transaksi

Mengapa Pengalaman Hampir Menang Terasa Berbeda dalam Permainan Kasino Digital?

Kasino Digital dalam Sorotan Penggunaan Bahasa Persuasif pada Konten Promosi

Memahami Pengaruh Rutinitas Malam terhadap Kebiasaan Mengakses Kasino Online

Kasino Berbasis Internet dan Perubahan Cara Pengguna Memahami Nilai Kerugian

Ketika Informasi Kasino Online Beredar Cepat, Bagaimana Kebenarannya Diperiksa?

Kasino Digital dan Tantangan Mengurangi Paparan Konten kepada Pengguna Rentan

Menelusuri Hubungan Kasino Online dengan Pengambilan Keputusan saat Stres

Kasino Online dan Pentingnya Memahami Dampak Jangka Panjang Kebiasaan Digital

Kasino Online dan Fenomena Normalisasi Perjudian di Ruang Digital

Mengapa Kerugian Kecil Sering Tidak Disadari dalam Permainan Kasino Online?

Di Balik Fitur Pengingat Kasino Digital, Seberapa Efektif Perlindungan Pengguna?

Menelusuri Hubungan Kasino Online dengan Kebiasaan Mengambil Risiko

Kasino Digital dan Tantangan Membedakan Hiburan dari Perilaku Berisiko

Bagaimana Testimoni Kemenangan Membentuk Persepsi Publik tentang Kasino Online?

Kasino Online dalam Sorotan Penggunaan Data untuk Personalisasi Konten

Ketika Aktivitas Kasino Digital Memengaruhi Hubungan Keluarga dan Lingkungan Sosial

Memahami Mengapa Jeda Bermain Penting dalam Mengurangi Risiko Kasino Online

Kasino Berbasis Internet dan Persoalan Akuntabilitas Penyedia Layanan Digital

Kasino Online dan Tantangan Membedakan Informasi Faktual dari Konten Promosi

Mengapa Kemudahan Deposit Dapat Memengaruhi Keputusan dalam Kasino Digital?

Menelusuri Hubungan Kasino Online dengan Kebiasaan Menggunakan Dompet Digital

Kasino Digital dan Peran Transparansi dalam Menjelaskan Risiko Permainan

Ketika Hasil Kasino Online Tidak Sesuai Harapan, Bagaimana Emosi Berperan?

Memahami Fenomena Pengeluaran Kecil yang Berulang dalam Kasino Online

Kasino Berbasis Internet dan Tantangan Melindungi Informasi Keuangan Pengguna

Mengapa Pengalaman Menang Sesekali Bisa Membentuk Harapan yang Berlebihan?

Kasino Online dalam Sorotan Perubahan Cara Masyarakat Menggunakan Uang Digital

Menelusuri Pengaruh Konten Video Pendek terhadap Persepsi Kasino Online