SEMARANG, Pena Katolik — Sukacita dan semangat inklusivitas mewarnai Perayaan Ekaristi di Gereja Katolik Paroki Santa Maria Bunda Allah Plamongan Indah, Semarang, pada Minggu 2 Agustus 2026. Komunitas Umat Berkebutuhan Khusus (UBK) Santa Lidwina Kevikepan Semarang dipercaya untuk menjadi petugas liturgi utama dalam Misa Kudus yang dipimpin oleh Pastor Paroki, Romo Laurentius Bondan Pujadi, Pr.
Dalam Misa yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut, anggota UBK St. Lidwina bersama dua perwakilan UBK Paroki Plamongan Indah terlibat aktif mengambil peran sebagai tim paduan suara (koor), lektor, pemazmur, pembawa doa umat, hingga pembawa persembahan.
Perayaan Ekaristi berlangsung khidmat dan penuh rasa haru. Kehadiran para petugas UBK yang melayani di altar dengan penuh sukacita menjadi gambaran nyata bahwa Gereja adalah rumah yang ramah dan terbuka bagi semua orang tanpa membedakan keterbatasan fisik maupun kemampuan.
Melalui permenungan Injil hari itu, umat diajak untuk percaya pada penyelenggaraan Ilahi dan menyadari bahwa setiap pribadi memiliki martabat yang sama di hadapan Allah. Talenta yang dimiliki para anggota UBK menjadi kesaksian iman yang hidup dalam mengabdi kepada sesama dan Altar Tuhan.
Sebagai bentuk apresiasi dan wujud kasih, pihak paroki memberikan bingkisan (goodie bag) kepada para petugas UBK seusai Misa. Melalui keterlibatan aktif ini, diharapkan kesadaran akan kesetaraan dan semangat kebersamaan (sinodal) semakin tumbuh dalam kehidupan menggereja.
