Home DOA-DOA KATOLIK Siapa yang Akan Berjalan Lebih Jauh?

Siapa yang Akan Berjalan Lebih Jauh?

0

PenaKatolik.Com | “Siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.”
(Mat. 5:41)

Ada saat-saat dalam hidup ketika kita merasa lelah.
Lelah karena tubuh tidak lagi sekuat dahulu.
Lelah karena harus berulang kali menjalani pengobatan.
Lelah karena doa-doa terasa belum terjawab.
Lelah karena terus melayani tanpa banyak dikenal.
Lelah karena merasa berjuang sendirian.

Lalu Yesus datang dengan sabda yang mengejutkan:
“Berjalanlah dua mil.”

Bukan karena mil pertama itu mudah.
Justru karena mil pertama sering kali adalah kewajiban.
Tetapi mil kedua adalah kasih.
Mil pertama adalah apa yang harus dilakukan.
Mil kedua adalah apa yang dilakukan oleh hati yang mencintai.

Kepada para sahabat terkasih di keluarga besar Societas Sancta Clara, kalian telah berjalan bukan hanya satu mil.
Kalian telah berjalan dua mil.
Kalian telah mencintai anak-anak ketika tidak mudah.
Kalian telah bekerja keras demi keluarga.
Kalian telah berdoa diam-diam ketika tak seorang pun melihat.
Kalian telah memikul salib dengan kesetiaan.

Dan hari ini, meski langkah mulai melambat, Tuhan melihat seluruh perjalanan itu.
Tidak ada air mata yang terlupakan.
Tidak ada pengorbanan yang sia-sia.
Tidak ada doa seorang ibu dan ayah yang jatuh ke tanah.

Kepada para volunteer, pelayan, dan pendoa Societas Sancta Clara, kalian pun telah berjalan dua mil.
Mil pertama adalah tugas.
Mil kedua adalah cinta.
Mendengarkan cerita yang sama berulang kali.
Mengantar berobat.
Menggenggam tangan yang gemetar.
Mengirim pesan sederhana:
“Apa kabar hari ini? Saya mendoakan Anda.”

Mungkin dunia tidak melihatnya.
Tetapi Tuhan melihat.
Dan di mata Tuhan, kasih yang sederhana selalu menjadi mukjizat.

Yesus tidak meminta kita melakukan hal-hal besar.
Ia hanya meminta kita untuk tidak berhenti mencintai ketika kita sudah merasa cukup.
Untuk tetap hadir ketika orang lain memilih pergi.
Untuk tetap berharap ketika keadaan belum berubah.
Untuk berjalan satu langkah lagi.

Satu doa lagi.
Satu senyuman lagi.
Satu kunjungan lagi.
Satu pelukan lagi.
Karena sering kali, mukjizat terjadi di mil kedua.

Dan ketika suatu hari kita tiba di hadapan Tuhan, mungkin Ia tidak akan bertanya berapa banyak yang kita miliki atau seberapa terkenal nama kita.

Tetapi Ia akan bertanya:
“Ketika seseorang membutuhkanmu untuk berjalan satu mil, maukah engkau berjalan dua mil bersama mereka?”

Semoga kita dapat menjawab:
“Tuhan, aku memang lelah. Tetapi karena Engkau lebih dahulu berjalan bersamaku, aku pun mencoba berjalan bersama sesamaku.”

Sebab kasih tidak pernah pensiun.
Dan hati yang mengasihi tidak pernah menjadi tua. *AkurOP

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version