Home BERITA TERKINI Uskup Samuel Ingatkan Bahaya AI yang Menggerus Daya Kritis Generasi Muda

Uskup Samuel Ingatkan Bahaya AI yang Menggerus Daya Kritis Generasi Muda

0

PenaKatolik.Com, Pontianak | Di tengah gelombang perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin cepat dan sulit dibendung, Administrator Apostolik Keuskupan Agung Pontianak, Mgr. Samuel Oton Sidin, OFMCap mengingatkan orang muda untuk tidak menjadi pengguna yang pasif dan mudah terpengaruh oleh teknologi.

Pesan itu disampaikannya dalam Pekan Komunikasi Sosial Nasional (PKSN) XIII Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Pasifikus, Pontianak, Jumat (29/5). Menurut Uskup Samuel, AI menawarkan banyak kemudahan, tetapi juga menyimpan risiko jika digunakan tanpa kebijaksanaan dan sikap kritis.

“Untuk orang muda, saya berharap agar dengan bijak dan kritis memanfaatkan AI supaya jangan disesatkan,” kata Uskup Samuel, (29/05).

Peringatan tersebut muncul di tengah meningkatnya penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pencarian informasi, pembuatan tulisan, pengolahan gambar dan video, hingga pengambilan keputusan. Kemudahan yang ditawarkan teknologi sering kali membuat pengguna menerima begitu saja hasil yang diberikan mesin tanpa proses verifikasi dan refleksi yang memadai.

Karena itu, Uskup Samuel mengajak generasi muda Katolik untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi tetap mengedepankan akal budi, hati nurani, dan tanggung jawab moral dalam menggunakan AI.

Dia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan ajaran Gereja mengenai perkembangan teknologi modern. Menurutnya, refleksi Gereja tentang AI menjadi panduan penting agar kemajuan teknologi tetap berpihak pada martabat manusia.

“Perhatikan nasihat Bapa Suci dalam dokumen mengenai Artificial Intelligence. Pokoknya bijaklah memakai AI,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi benang merah dalam sesi Deeper Dialog bertajuk “Menjaga Suara dan Wajah Manusia: Menjadi Imam dan Biarawan-wati yang Otentik di Era AI” yang diikuti para biarawan-biarawati dan peserta nasional PKSN XIII 2026.

Dalam forum itu, Uskup Samuel menegaskan bahwa teknologi pada dasarnya bersifat netral. Dampak baik atau buruknya sangat ditentukan oleh manusia yang menggunakannya.

Deeper dialog & Pertemuan Biarawan dan Biarawati – Pertemuan Biarawan Biarawati & Peserta Nasional Menjaga Suara dan Wajah Manusia: Menjadi Imam dan Biarawan-wati Yang Otentik di Era AI | Mgr. Samuel Oton Sidin, OFMCap – Prof.Dr.Richardus Eko Indrajit- Rosarita Niken Widiastuti _ Peserta: BP Komsos KWI, para biarawan/I _Moderator : Jose Marwoto (29 Mei 2026) Dokumentasi: Samuel.

“Harus ada kebijaksanaan dan kerja sama. Semua tergantung intensi yang menggunakan dan siapa pendengarnya,” katanya.

Pernyataan tersebut mendapat penguatan dari pakar teknologi informasi, Prof. Dr. Richardus Eko Indrajit. Dia menyoroti fenomena yang kini berkembang di ruang digital, yakni kecenderungan manusia menampilkan citra diri yang tidak utuh demi mendapatkan pengakuan sosial.

Menurut Prof. Eko, media sosial dan algoritma digital sering mendorong lahirnya budaya kepalsuan (curated self), ketika seseorang hanya menampilkan sisi terbaik dirinya dan menyembunyikan kenyataan yang sebenarnya.

“Solusi dari krisis ini bukan memusuhi teknologi, tetapi membangun perjumpaan nyata. Yesus tidak pernah berpura-pura dalam hidup-Nya,” katanya.

Dia mengingatkan bahwa manusia tidak boleh kehilangan keberanian untuk menampilkan wajah dan suara yang autentik di tengah tekanan dunia digital yang serba artifisial.

“Kita tidak perlu takut memperlihatkan wajah dan suara kita yang penuh keterbatasan. Wajah dan suara kita adalah suci karena kita adalah gambar Allah,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Digital, Rosarita Niken Widiastuti, mengungkapkan bahwa perkembangan AI saat ini telah mencapai tingkat yang memungkinkan manipulasi foto, video, suara, dan teks dalam hitungan detik. Situasi tersebut menuntut kemampuan literasi digital yang lebih tinggi dari masyarakat.

Menurut Niken, AI dapat menjadi alat yang sangat membantu manusia, tetapi tidak boleh menggantikan kemampuan berpikir kritis yang merupakan karunia Tuhan.

“ChatGPT sungguh membantu kita, tetapi otaknya tetap harus dari kita. Kita ajak mereka berdiskusi, tetapi tidak menyerahkan proses berpikir kepada AI,” katanya.

Deeper dialog & Pertemuan Biarawan dan Biarawati – Pertemuan Biarawan Biarawati & Peserta Nasional Menjaga Suara dan Wajah Manusia: Menjadi Imam dan Biarawan-wati Yang Otentik di Era AI | Mgr. Samuel Oton Sidin, OFMCap – Prof.Dr.Richardus Eko Indrajit- Rosarita Niken Widiastuti _ Peserta: BP Komsos KWI, para biarawan/I _Moderator : Jose Marwoto (29 Mei 2026) Dokumentasi: Samuel.

Dia mengingatkan bahwa AI tidak memiliki hati nurani dan tidak mampu membuat pertimbangan moral sebagaimana manusia. Karena itu, setiap informasi yang dihasilkan AI harus diperiksa, diverifikasi, dan dipertanggungjawabkan.

Diskusi tersebut menunjukkan bahwa tantangan terbesar era AI bukan semata-mata soal teknologi, melainkan soal manusia. Ketika mesin semakin mampu meniru suara, wajah, tulisan, bahkan pola pikir manusia, pertanyaan yang muncul bukan lagi seberapa canggih AI, melainkan apakah manusia masih mampu menjaga identitas, kebebasan, dan daya nalarnya sendiri.

Dalam konteks itulah peringatan Uskup Samuel menjadi relevan. Kemajuan teknologi tidak boleh membuat manusia kehilangan kemampuan untuk berpikir, menimbang, dan membedakan yang benar dari yang menyesatkan.

Bagi Gereja, AI bukan ancaman yang harus ditolak, tetapi juga bukan alat yang boleh diterima tanpa sikap kritis. Di tengah dunia yang semakin dipenuhi simulasi dan kecerdasan buatan, manusia tetap dipanggil untuk menghadirkan wajah dan suara yang nyata, jujur, dan otentik.

“Bijaklah memakai AI,” pesan singkat Uskup Samuel, sebuah nasihat yang menjadi semakin penting ketika teknologi mulai memasuki ruang terdalam kehidupan manusia.*Samuel.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Barang di Rumah yang Sebaiknya Segera Diganti Jika Sudah Lama DipakaiDestinasi Alam yang Masih Sepi Tapi Memiliki Pemandangan MenakjubkanFenomena yang Sedang Ramai Dibicarakan di Media SosialCara Menabung yang Efektif Meski Gaji Pas-PasanMengapa Tubuh Tetap Lelah Meski Sudah Tidur Cukup?Orang Kaya Ternyata Punya Kebiasaan Pagi yang BerbedaKesalahan Finansial yang Sering Dilakukan Sebelum Usia 30 TahunKesalahan Membersihkan Rumah yang Justru Membuat Kotoran Menumpuk7 Kebiasaan Pengguna Smartphone yang Diam-Diam Membuat HP Cepat RusakFakta Psikologi yang Bisa Menjelaskan Perilaku Sehari-hariTernyata Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari Memberikan Efek IniFitur Tersembunyi Android yang Jarang Diketahui PenggunaKisah Sederhana yang Menginspirasi Banyak OrangKenapa WiFi Terasa Lambat Padahal Sinyal Penuh? Ini PenjelasannyaKota-Kota di Asia Tenggara yang Cocok untuk Liburan HematMengapa Banyak Bisnis Kecil Gagal di Tahun Pertama?Peluang Usaha Modal Kecil yang Masih Menjanjikan Tahun IniKuliner Malam yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung ke Kota BaruTanda Tubuh Sedang Mengalami Stres BerlebihanCara Membersihkan Memori HP Tanpa Menghapus Foto PentingTrik Menata Rumah Agar Terlihat Lebih LuasKebiasaan Sepele yang Bisa Mengganggu Kualitas TidurKebiasaan Cas HP Semalaman, Benarkah Berbahaya?Kebiasaan Boros yang Sering Tidak DisadariAlasan Mengapa Banyak Orang Mendadak Menyukai Hobi IniMakanan Tradisional Indonesia yang Mulai Sulit DitemukanTernyata Ini Penyebab Baterai HP Cepat Habis Setiap HariKebiasaan Unik dari Berbagai Negara yang MengejutkanCara Menghilangkan Bau Tak Sedap di Kamar Secara AlamiMengapa Beberapa Orang Lebih Suka Menyendiri?Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Mata di Era DigitalCara Mengetahui Akun WhatsApp Sedang Disadap atau TidakHal-Hal Kecil yang Ternyata Membuat Orang Lebih BahagiaTren Baru yang Diprediksi Akan Populer dalam Waktu DekatBarang yang Sebaiknya Tidak Disimpan Terlalu Lama di KulkasCerita di Balik Kebiasaan yang Dianggap Biasa oleh Banyak OrangCara Mengatur Keuangan Agar Tidak Selalu Kehabisan Uang di Akhir BulanTips Menghemat Listrik yang Jarang Diketahui5 Aplikasi Gratis yang Bisa Membuat Kerja Lebih CepatIde Penghasilan Tambahan yang Bisa Dikerjakan dari RumahKesalahan yang Sering Dilakukan Saat Merencanakan LiburanEfek Duduk Terlalu Lama yang Jarang DisadariModus Penipuan Online Terbaru yang Sedang MarakFakta Menarik Tentang Destinasi Populer yang Jarang DiketahuiMinum Air Putih Saat Bangun Tidur, Apa Benar Banyak Manfaatnya?Kesalahan Saat Berbelanja yang Membuat Pengeluaran MembengkakPenelitian Terbaru Mengungkap Fakta Menarik Tentang Kehidupan ModernRahasia Rumah Selalu Rapi yang Jarang DiketahuiPeluang Bisnis Rumahan yang Semakin Diminati Banyak OrangAlasan Wisatawan Sering Kembali ke Destinasi yang SamaModus Baru di Internet yang Perlu Diwaspadai Pengguna SmartphoneFakta Tentang Kopi yang Mungkin Belum Anda KetahuiAlasan Banyak Orang Mulai Mengurangi Penggunaan Media SosialTempat Wisata yang Terlihat Lebih Indah Saat Musim TertentuMakanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Saat Perut KosongKebiasaan Pagi yang Membantu Menjaga ProduktivitasTanda-Tanda Kondisi Keuangan Anda Perlu Segera DibenahiTanda Peralatan Elektronik di Rumah Perlu DigantiKesalahan Saat Mencuci Pakaian yang Membuat Cepat RusakCara Mendapatkan Tiket Pesawat Lebih Murah
Exit mobile version