SIKKA, Pena Katolik – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Aula Saint Peter’s Hall Seminari Tinggi Santo Petrus Interdiosesan Ritapiret, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, pada Kamis (11/6/2026) sore. Sebanyak 16 frater resmi ditahbiskan menjadi diakon dalam perayaan Misa Ekaristi Agung yang dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus.
Dalam pesannya, Mgr. Maksimus menyampaikan bahwa setelah seorang frater ditahbiskan menjadi diakon, ia telah menjadi bagian dari hierarki Gereja Katolik. Ada tugas perutusan yang berubah, seorang diakon mengambil bagian dalam tugas pewartaan Gereja.
“Seorang diakon menjadi bagian dari hierarki Gereja, ada tugas baru bagi kalian,” ujarnya.
Perayaan sakral yang dimulai pukul 15.00 WITA ini dihadiri oleh sekitar 2.000 umat Katolik, keluarga para calon diakon, serta para rohaniwan dari berbagai daerah. Prosesi liturgi diawali dengan perarakan agung para calon diakon yang didampingi orang tua mereka menuju altar. Rangkaian ritus inti, mulai dari penumpangan tangan oleh uskup, penggenaan stola dan dalmatik, hingga penyerahan Kitab Suci, berlangsung dengan penuh nuansa spiritual yang mendalam.
Mengingat besarnya jumlah massa yang hadir, aparat kepolisian bergerak cepat memastikan kelancaran acara. Pengamanan ketat dipimpin langsung oleh Kapolsek Nita, IPTU Yermi Y. B. Soludale, bersama personel Polsek Nita. Langkah ini diperkuat dengan monitoring dari Kanit Intelkam Polsek Nita, AIPTU Abdul Rais, guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di sekitar area seminari.
Berkat sinergi yang baik antara pihak panitia dan aparat kepolisian, seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
