DUBLIN, Pena Katolik – Ada pepatah lama yang mengatakan bahwa anak kembar berarti “dua kali lipat masalah,” namun bagi Romo Joe dan Romo Matt Kelly, kehadiran mereka justru berarti dua kali lipat pengabdian. Saudara kembar asal Irlandia ini baru saja merayakan pencapaian yang luar biasa. Mereka merayakan ulang tahun ke-95 sekaligus Yubileum Platinum (70 tahun) tahbisan imamat mereka.
Kisah mereka berbicara tentang kesetiaan yang tak tergoyahkan sejak mereka ditahbiskan bersama pada tahun 1956. Meski berbagi wajah dan rahim yang sama, keduanya melayani Tuhan melalui jalur yang berbeda namun saling melengkapi.
Romo Joe Kelly menghabiskan puluhan tahun melayani umat di berbagai paroki di Keuskupan Agung Dublin. Baginya, imamat adalah tentang akar dan koneksi; ia mengenang dengan hangat saat bertugas di paroki tempat kakek-neneknya dulu berasal.
Sementara saudaranya, Romo Matt Kelly memilih jalur akademisi dan seni. Ia mengajar filsafat selama 20 tahun di Carlow College. Ia juga mendedikasikan hidupnya untuk musik gereja dan memimpin paduan suara, di samping pelayanan pastoral parokinya.
Rahasia di Balik Jubah
Di tengah laporan yang sering menyebutkan umur panjang para biarawati, saudara kembar Kelly membuktikan bahwa para pastor pun memiliki “resep” serupa. Di usia 95 tahun, keduanya tampak bugar dan jauh dari kesan lelah.
Rahasia mereka bukan terletak pada program medis tertentu, melainkan pada ritme hidup yang stabil yakni doa yang rutin, tujuan hidup yang jelas, komunitas yang mendukung, serta kebiasaan harian untuk selalu peduli pada orang lain. Di dunia yang serba cepat dan berubah-ubah, kehidupan mereka menawarkan ketenangan yang langka.
Bagi Romo Joe, menjadi imam bukanlah sebuah keputusan mendadak atau peristiwa dramatis. “Sejauh yang saya ingat, saya selalu berpikir untuk menjadi seorang imam,” ungkapnya. Panggilan itu seolah sudah menyatu dengan tulang mereka, tumbuh secara alami hingga menjadi poros identitas hidup mereka selama tujuh dekade.
Kisah Kelly bersaudara ini menyentuh hati banyak orang karena mencerminkan sesuatu yang kini mulai luntur. Di zaman di mana pekerjaan, identitas, dan komitmen sering kali berubah-ubah, melihat dua pria yang tetap setia pada jalan yang mereka pilih sejak masa muda adalah pemandangan yang menginspirasi.
