Home RENUNGAN Bacaan dan Renungan Senin, 23 Maret 2026, Hari Biasa Pekan Prapaskah V...

Bacaan dan Renungan Senin, 23 Maret 2026, Hari Biasa Pekan Prapaskah V (ungu)

0

Bacaan I – Dan. 13:1-9.15-17.19-30.33-62

Adalah seorang orang diam di Babel, Yoyakim namanya. Ia mengambil seorang isteri yang bernama Susana anak Hilkia. Isterinya itu amat sangat cantik dan takut akan Tuhan.

Karena orang tuanya benar maka anak mereka dididik menurut Taurat Musa. Adapun Yoyakim adalah amat kaya dan dimilikinya sebuah taman yang berdekatan dengan rumahnya. Oleh karena ia paling terhormat di antara sekalian orang maka orang-orang Yahudi biasa berkumpul padanya.

Nah, dalam tahun itu ada dua orang tua-tua dari antara rakyat ditunjuk menjadi hakim. Tentang mereka itulah Tuhan telah berfirman: “Kefasikan telah datang dari Babel, dari kaum tua-tua, dari para hakim yang berlagak pengemudi rakyat.”

Orang-orang tua-tua itu sering mengunjungi rumah Yoyakim, tempat setiap orang yang mempunyai suatu perkara datang kepada mereka. Apabila menjelang tengah hari rakyat sudah pergi masuklah Susana untuk berjalan-jalan di taman suaminya.

Kedua orang tua-tua itu setiap hari mengintip Susana, apabila ia masuk dan berjalan-jalan di situ. Maka timbullah nafsu berahi kepada Susana dalam hati kedua orang tua-tua itu.

Mereka lupa daratan dan membuang muka, sehingga tidak memandang Sorga dan tidak ingat kepada keputusan yang adil. Sedang mereka menunggu saat yang baik maka pergilah Susana ke taman itu seperti yang sudah-sudah. Ia hanya disertai dua orang dayang, karena cuaca panas maka ia mau mandi di taman itu.

Tiada seorangpun ada di sana kecuali kedua orang tua-tua itu yang bersembunyi sambil mengintip Susana. Kata Susana kepada dayang-dayangnya: “Ambilkanlah aku minyak dan urap dan tutuplah pintu-pintu taman, maka aku dapat mandi.”

Segera setelah dayang-dayang itu keluar bangunlah kedua orang tua-tua itu dan bergegas-gegas menuju Susana. Berkatalah mereka: “Pintu-pintu taman sudah tertutup dan tidak ada seorangpun melihat kita. Kami sangat cinta berahi kepadamu. Berikanlah hati saja dan tidurlah bersama-sama dengan kami.Tetapi kalau engkau tidak mau, pasti kami naik saksi terhadapmu, bahwa seorang pemuda kedapatan padamu dan bahwa oleh karena itulah maka dayang-dayang itu kausuruh pergi.”

Bernafaslah Susana lalu berkata: “Aku terdesak sekeliling. Sebab jika hal itu kulakukan, niscaya mati menanti aku. Jika tidak kulakukan, maka aku tidak lolos dari tangan kamu. Namun demikian lebih baiklah aku jatuh ke dalam tangan kamu dengan tidak berbuat demikian, dari pada berbuat dosa di hadapan Tuhan.”

Lalu Susana berteriak-teriak dengan suara nyaring. Tetapi kedua orang tua-tua itupun berteriak-teriak pula melawan Susana. Yang satu lari membuka pintu taman.

Demi teriak di taman itu didengar oleh orang-orang yang ada di dalam rumah, bergegas-gegas masuklah mereka lewat pintu samping untuk melihat apa yang terjadi dengan Susana. Setelah kedua orang tua-tua itu memberikan keterangan-keterangan maka amat malulah para pelayan, sebab belum pernah hal semacam itu dikatakan tentang Susana.

Ketika keesokan harinya rakyat berkumpul lagi pada Yoyakim, suami Susana, datang pula kedua orang tua-tua itu penuh dengan angan-angan fasik terhadap Susana untuk membunuh dia.

Di depan rakyat mereka berkata: “Suruhlah ambil Susana anak Hilkia, isteri Yoyakim!” Maka diambillah ia. Datanglah Susana dengan disertai orang tuanya. Anak-anaknya dan kaum kerabatnya.

Sanak saudara dan semua yang melihat Susana menangis. Sementara kedua orang tua-tua itu berdiri di tengah-tengah rakyat dan meletakkan tangan mereka di atas kepala Susana, maka Susana sendiri menengadah ke Sorga sambil menangis, sebab hatinya tetap percaya pada Tuhan.

Kemudian kata kedua orang tua-tua itu: “Sedang kami berdua saja berjalan-jalan di taman, masuklah ia bersama dengan dua sahaya, lalu pintu-pintu taman itu ditutup dan disuruhnya sahaya-sahaya itu pergi.

Lalu datanglah seorang pemuda yang bersembunyi di situ kepadanya dan berbaring sertanya. Ketika kami yang ada di sudut taman melihat kefasikan itu maka berlari-larilah kami kepada mereka.

Walaupun kami melihat mereka tidur bersama-sama di sana, namun kami tidak dapat menangkap pemuda itu karena ia lebih kuat dari kami. Ia membuka pintu lalu melarikan diri. Tetapi dia ini kami pegang dan kami menanyakan siapa pemuda itu. Ia tidak mau memberitahu kami. Inilah kesaksian kami.” Himpunan rakyat percaya akan mereka, oleh karena mereka adalah orang tua-tua di antara rakyat dan hakim. Lalu hukuman mati dijatuhkannya kepada Susana.

Maka berserulah Susana dengan suara nyaring: “Allah yang kekal yang mengetahui apa yang tersembunyi dan yang mengenal sesuatu sebelum terjadi, Engkaupun tahu pula bahwa mereka itu memberikan kesaksian palsu terhadap aku. Sungguh, aku mati meskipun tidak kulakukan sesuatupun dari apa yang mereka bohongi aku.”

Maka Tuhan mendengarkan suaranya. Ketika Susana dibawa keluar untuk dihabisi nyawanya, maka Allah membangkitkan roh suci dari seorang anak muda, Daniel namanya.

Berserulah ia dengan suara nyaring: “Aku ini tidak bersalah terhadap darah perempuan itu!”

Maka segenap rakyat berpaling kepada Daniel, katanya: “Apakah maksudnya yang kaukatakan itu?”

Danielpun lalu berdiri di tengah-tengah mereka, katanya: “Demikian bodohkah kamu, hai orang Israel? Adakah kamu menghukum seorang puteri Israel tanpa pemeriksaan dan tanpa bukti?

Kembalilah ke tempat pengadilan, sebab kedua orang itu memberikan kesaksian palsu terhadap perempuan ini!”

Bergegas-gegas kembalilah rakyat lalu orang-orang tua itu berkata kepada Daniel: “Kemarilah, duduklah di tengah-tengah kami dan beritahulah kami. Sebab Allah telah menganugerahkan kepadamu martabat orang tua-tua.”

Lalu kata Daniel kepada orang-orang yang ada di situ: “Pisahkanlah mereka berdua itu jauh-jauh, maka mereka akan kuperiksa.”

Setelah mereka dipisahkan satu sama lain maka Daniel memanggil seorang di antara mereka dan berkata kepadanya: “Hai engkau, yang sudah beruban dalam kejahatan, sekarang engkau ditimpa dosa-dosa yang dahulu telah kauperbuat

dengan menjatuhkan keputusan-keputusan yang tidak adil, dengan menghukum orang yang tidak bersalah dan melepaskan orang yang bersalah, meskipun Tuhan telah berfirman: Orang yang tak bersalah dan orang benar janganlah kaubunuh.

Oleh sebab itu, jika engkau sungguh-sungguh melihat dia, katakanlah: Di bawah pohon apakah telah kaulihat mereka bercampur?” Sahut orang tua-tua itu: “Di bawah pohon mesui.”

Kembali Daniel berkata: “Baguslah engkau mendustai kepalamu sendiri! Sebab malaikat Allah sudah menerima firman dari Allah untuk membelah engkau!”

Setelah orang itu disuruh pergi Danielpun lalu menyuruh bawa yang lain kepadanya. Kemudian berkatalah Daniel kepada orang itu: “Hai keturunan Kanaan dan bukan keturunan Yehuda, kecantikan telah menyesatkan engkau dan nafsu berahi telah membengkokkan hatimu.

Kamu sudah biasa berbuat begitu dengan puteri-puteri Israel dan merekapun terpaksa menuruti kehendakmu karena takut. Tetapi puteri Yehuda ini tidak mau mendukung kefasikanmu!

Oleh sebab itu, katakanlah kepadaku: Di bawah pohon apakah telah kaudapati mereka bercampur?” Sahut orang tua-tua itu: “Di bawah pohon berangan.”

Kembali Daniel berkata: “Baguslah engkau mendustai kepalamu sendiri. Sebab malaikat Allah sudah menunggu-nunggu dengan pedang terhunus untuk membahan engkau, supaya membinasakan kamu!”

Maka berseru-serulah seluruh himpunan itu dengan suara nyaring. Mereka memuji Allah yang menyelamatkan siapa saja yang berharap kepada-Nya.

Serentak mereka bangkit melawan kedua orang tua-tua itu, sebab Daniel telah membuktikan dengan mulut mereka sendiri bahwa mereka telah memberikan kesaksian palsu. Lalu mereka diperlakukan sebagaimana mereka sendiri mau mencelakakan sesamanya.

Sesuai dengan Taurat Musa kedua orang itu dibunuh. Demikian pada hari itu diselamatkan darah yang tak bersalah.

atau Dan. 13:41c-62

Ia tidak mau memberitahu kami. Inilah kesaksian kami.” Himpunan rakyat percaya akan mereka, oleh karena mereka adalah orang tua-tua di antara rakyat dan hakim. Lalu hukuman mati dijatuhkannya kepada Susana.

Maka berserulah Susana dengan suara nyaring: “Allah yang kekal yang mengetahui apa yang tersembunyi dan yang mengenal sesuatu sebelum terjadi, Engkaupun tahu pula bahwa mereka itu memberikan kesaksian palsu terhadap aku. Sungguh, aku mati meskipun tidak kulakukan sesuatupun dari apa yang mereka bohongi aku.”

Maka Tuhan mendengarkan suaranya. Ketika Susana dibawa keluar untuk dihabisi nyawanya, maka Allah membangkitkan roh suci dari seorang anak muda, Daniel namanya. Berserulah ia dengan suara nyaring: “Aku ini tidak bersalah terhadap darah perempuan itu!”

Maka segenap rakyat berpaling kepada Daniel, katanya: “Apakah maksudnya yang kaukatakan itu?”

Danielpun lalu berdiri di tengah-tengah mereka, katanya: “Demikian bodohkah kamu, hai orang Israel? Adakah kamu menghukum seorang puteri Israel tanpa pemeriksaan dan tanpa bukti? Kembalilah ke tempat pengadilan, sebab kedua orang itu memberikan kesaksian palsu terhadap perempuan ini!”

Bergegas-gegas kembalilah rakyat lalu orang-orang tua itu berkata kepada Daniel: “Kemarilah, duduklah di tengah-tengah kami dan beritahulah kami. Sebab Allah telah menganugerahkan kepadamu martabat orang tua-tua.”

Lalu kata Daniel kepada orang-orang yang ada di situ: “Pisahkanlah mereka berdua itu jauh-jauh, maka mereka akan kuperiksa.” Setelah mereka dipisahkan satu sama lain maka Daniel memanggil seorang di antara mereka dan berkata kepadanya: “Hai engkau, yang sudah beruban dalam kejahatan, sekarang engkau ditimpa dosa-dosa yang dahulu telah kauperbuat dengan menjatuhkan keputusan-keputusan yang tidak adil, dengan menghukum orang yang tidak bersalah dan melepaskan orang yang bersalah, meskipun Tuhan telah berfirman: Orang yang tak bersalah dan orang benar janganlah kaubunuh.

Oleh sebab itu, jika engkau sungguh-sungguh melihat dia, katakanlah: Di bawah pohon apakah telah kaulihat mereka bercampur?” Sahut orang tua-tua itu: “Di bawah pohon mesui.”

Kembali Daniel berkata: “Baguslah engkau mendustai kepalamu sendiri! Sebab malaikat Allah sudah menerima firman dari Allah untuk membelah engkau!”

Setelah orang itu disuruh pergi Danielpun lalu menyuruh bawa yang lain kepadanya. Kemudian berkatalah Daniel kepada orang itu: “Hai keturunan Kanaan dan bukan keturunan Yehuda, kecantikan telah menyesatkan engkau dan nafsu berahi telah membengkokkan hatimu.

Kamu sudah biasa berbuat begitu dengan puteri-puteri Israel dan merekapun terpaksa menuruti kehendakmu karena takut. Tetapi puteri Yehuda ini tidak mau mendukung kefasikanmu!

Oleh sebab itu, katakanlah kepadaku: Di bawah pohon apakah telah kaudapati mereka bercampur?” Sahut orang tua-tua itu: “Di bawah pohon berangan.”

Kembali Daniel berkata: “Baguslah engkau mendustai kepalamu sendiri. Sebab malaikat Allah sudah menunggu-nunggu dengan pedang terhunus untuk membahan engkau, supaya membinasakan kamu!”

Maka berseru-serulah seluruh himpunan itu dengan suara nyaring. Mereka memuji Allah yang menyelamatkan siapa saja yang berharap kepada-Nya.

Serentak mereka bangkit melawan kedua orang tua-tua itu, sebab Daniel telah membuktikan dengan mulut mereka sendiri bahwa mereka telah memberikan kesaksian palsu. Lalu mereka diperlakukan sebagaimana mereka sendiri mau mencelakakan sesamanya.

Sesuai dengan Taurat Musa kedua orang itu dibunuh. Demikian pada hari itu diselamatkan darah yang tak bersalah.

Demikianlah Sabda Tuhan

U. Syukur Kepada Allah

Mzm. 23:1-3a.3b-4.5.6

  • Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
  • Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
  • Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

Bacaan Injil – Yoh. 8:1-11

Tetapi Yesus pergi ke bukit Zaitun. Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka. Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.

Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: “Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah. Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?”

Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah. Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.”

Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah. Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.

Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: “Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?”

   Jawabnya: “Tidak ada, Tuhan.” Lalu kata Yesus: “Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”

Demikianlah Injil Tuhan

U. Terpujilah Kristus

**

Menulis di Atas Debu, Mengukir di Dalam Hati

Perikop hari ini menyajikan sebuah drama kemanusiaan yang sangat tajam di pelataran Bait Allah. Seorang perempuan yang tertangkap basah berbuat zina diseret ke hadapan Yesus oleh para ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Situasi ini bukanlah upaya mencari keadilan, melainkan sebuah jebakan politis dan religius untuk menjatuhkan Yesus. Jika Yesus membebaskannya, Ia dianggap melanggar hukum Musa yang memerintahkan perajaman; jika Ia setuju untuk merajamnya, Ia akan kehilangan citra-Nya sebagai sosok yang penuh kasih dan pengampun, serta mungkin berurusan dengan hukum Romawi yang melarang hukuman mati tanpa izin resmi.

Namun, reaksi Yesus sungguh tak terduga. Ia membungkuk dan menulis dengan jari-Nya di tanah. Tindakan ini menciptakan jeda yang mematikan bagi kesombongan mereka. Saat terus didesak, Ia bangkit dan mengucapkan kalimat yang menembus hingga ke sumsum tulang: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” Kata-kata ini mengubah arah pandangan dari luar ke dalam. Tiba-tiba, batu-batu yang siap dilemparkan menjadi terasa sangat berat. Satu per satu, mulai dari yang tertua, mereka pergi meninggalkan tempat itu. Penyesalan atau rasa malu memaksa mereka mengakui bahwa mereka pun tak jauh berbeda dari perempuan yang mereka hakimi.

Ketika Yesus hanya berdua dengan perempuan itu, terjadilah momen pemulihan yang luar biasa. Yesus tidak mengabaikan dosa, tetapi Ia tidak menggunakan dosa itu untuk membinasakan manusianya. Ia bertanya, “Di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?” Pertanyaan ini membebaskan perempuan itu dari rasa takut akan maut. Jawaban lembut Yesus, “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai sekarang,” adalah sebuah mandat baru untuk hidup. Pengampunan Tuhan bukan berarti pembiaran, melainkan pemberian kesempatan kedua bagi manusia untuk memperbaiki diri dan menjauh dari kegelapan.

Melalui peristiwa ini, kita diajak untuk melihat ke dalam diri kita sendiri sebelum mengangkat batu penghakiman bagi sesama. Seringkali kita begitu bersemangat mencari kesalahan orang lain untuk menutupi kebusukan dalam hati kita sendiri. Tuhan mengingatkan kita bahwa hanya Dialah Hakim yang adil, namun Ia memilih untuk menghakimi dengan belas kasih. Kita dipanggil bukan untuk merajam sesama dengan kata-kata atau sikap yang menghancurkan, melainkan untuk membantu mereka bangkit dari “debu” dosa mereka. Mari kita tinggalkan batu-batu kebencian kita dan mulailah berjalan dalam terang pengampunan-Nya yang memulihkan.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Sumber Kerahiman yang tak terhingga. Kami bersyukur karena Engkau tidak memandang kami hanya dari kegagalan dan dosa-dosa kami, melainkan dari kedalaman hati kami yang rindu akan kasih-Mu. Ajarlah kami untuk meletakkan batu-batu penghakiman yang seringkali siap kami lemparkan kepada sesama.

Lembutkanlah hati kami yang keras agar kami mampu melihat kekurangan kami sendiri sebelum menilai orang lain. Berilah kami rahmat kekuatan untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama, dan bimbinglah langkah kami untuk selalu berjalan dalam pertobatan yang sejati. Semoga kasih-Mu yang membebaskan ini menjalar dalam hidup kami sehari-hari, agar kami pun mampu menjadi saluran pengampunan bagi dunia. Amin.

***

Santo Alfonsus Toribio dari Mongroveyo, Uskup

Alfonsus Toribio dikenal sebagai seorang awam Katolik yang saleh, jujur dan bijaksana. Di Granada Spanyol, ia menjabat sebagai ketua Mahkamah Agung dan Mahaguru dibidang hukum. Kisah tentang pengangkatannya sebagai Uskup Agung kota Lima, Peru sungguh menarik. Kehidupan imamat tidak menarik hatinya selama ia giat dalam dinas kenegaraan dan kegiatan lainnya. Tetapi Tuhan mempunyai rencana khusus atas dirinya diluar kehendaknya sendiri. Sepeninggal Uskup Agung Lima pada tahun 1850, tahkta keuskupan mengalami kekosongan.

Suasana kota menjadi semakin buruk tertama di kalangan angkatan bersenjata. Hal ini sungguh memalukan raja Philip yang saleh dan taat beragama. Jalan keluar untuk mengatasi masalah ini ialah memilih seorang Uskup Agung yang berwibawa, saleh, jujur, pintar dan berpengaruh di masyarakat terutama di kalangan pembesar dan angkatan bersenjata.

Orang yang cocok untuk jabatan uskup agung ini ialah Alfonsus Toribio. Semula penunjukkan atas dirinya sebagai Uskup Agung ditolaknya dengan keras mengingat statusnya sebagai seorang awam. Namun atas desakan raja dan semua rakyat, Alfonsus tergerak juga untuk menerima penunjukkan ini. Ia sadar bahwa penunjukkan itu adalah kehendak Allah. Ia lalu di tabhiskan menjadi Uskup Agung pada tahun 1581.

Dari Spanyol, ia berlayar ke Peru, sebuah negeri yang bergunung- gunung di pantai lautan Pasifik. Tindakan pertama yang ditempuhnya ialah mengunjungi semua wilayah paroki dalam keuskupannya hingga ke pelosok- pelosok. Kadang- kadang ia berjalan kaki, menuruni gunung dan bukit guna menyaksikan kehidupan umatnya.

Ia melihat banyak hal selama kunjungan- kunjungannya. Orang – orang Spanyol terutama tentara- tentara dikenal berwatak bejat. Orang Indian dikenal bodoh; sedangkan imam- imamnya malas dan mempunyai banyak isteri. Hal ini menggerakkan dia untuk segera mengadakan pembaharuan total dalam keuskupannya. Terhadap orang- orang Spanyol yang bejat moralnya, ia tidak segan- segan menjatuhkan hukuman yang setimpal. Untuk orang- orang indian yang bodoh, ia berusaha mendirikan sekolah- sekolah.

Untuk mendapatkan tenaga- tenaga imam bagi pelayanan umat, ia mendirikan sebuah seminari, yang dikenal sebagai seminari pertama di Amerika. Para imam dibinanya agar kembali sadar akan keluhuran panggilannya dan tugasnya sebagai pelayan umat.

Toribio dengan tekun mempelajari bahasa daerah dan adat istiadat setempat. Orang- orang Indian yang masih terbelakang mendapat perhatian yang khusus. Ia membela mereka dari segala tindak jahat orang Spanyol. Usahaya untuk memperbaharui kehidupan imam umat sangat berhasil. Ia dibantu oleh rekannya santo Fransiskus Solanus. Selama 25 tahun memimpin gereja Peru sebagai uskup Agung, Toribio berhasil menghantar kembali orang- orang Spanyol kepada tata cara hidup Kristiani. Demikian juga orang- orang Indian. Ia meninggal tahun 1606.

Santa Sibilina Biscossi OP, Pengaku Iman

Sibilina hidup antara tahun 1287- 1367. Ia sudah menjadi anak yatim- piatu sejak kecil. Untuk menyambung hidupnya ia kemudian bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Pada usia 12 tahun ia menjadi buta. Sibilina kemudian diterima dalam sebuah biara dan menjadi sekluse (pertapa di ruangan kecil yang dikunci selamanya) di samping gereja. Banyak orang yang minta doa dan nasehatnya.

Santo Dismas, Pengaku Iman

Konon, Dismas adalah penyamun, yang disalibkan di sebelah kanan Yesus dan bertobat sebagaimana dikatakan Lukas: Seorang dari penjahat yang digantung itu menghujat Dia, katanya: Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkan diri Mu dan kami. Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama? Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah. Lalu ia berkata: Yesus, ingatlah aku, apabila Engkau datang sebagai Raja, kata Yesus kepadanya: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama  sama dengan Aku di dalam Firdaus. (Luk23:3943).

Tentang Dismas ada sebuah legenda berkisah sebagai berikut: Ketika Maria dan Yosef bersama Kanak- kanak Yesus dalam perjalanan pengungsian ke Mesir untuk menghindari rencana pembunuhan Herodes, tiba- tiba mereka di dekati dan disapa oleh dua orang penyamun: Titus dan Dumachus. Titus biasanya dipanggil Dismas, dan Dumachus dipanggil Gestas. Dismas mengajak temannya Gestas untuk membantu Maria dan Yusuf dalam perjalanan itu. Menyaksikan kebaikan hati Dismas, Maria berkata: Tuhan akan mengangkat engkau dengan tangan kanan Nya dan memberikan pengampunan atas dosa- dosamu.

Sedangkan kepada ibu Nya, Kanak- Kanak Yesus berkata meramal: Ibu, setelah Aku berusia 30 tahun, orang- orang Yahudi akan menyalibkan Aku di Yerusalem, dan dua penyamun itu akan ditinggikan juga bersama Aku: Titus disebelah kanan Ku dan Dumachus di sebelah kiri Ku. Dan setelah itu Titus akan masuk bersama Ku ke dalam Firdaus. Dismas dihormati sebagai pelindung orang- orang yang perlu bertobat secara sempurna dan santo pelindung orang yang dihukum mati.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Pola Konsumsi Digital Menawarkan Perspektif Berbeda terhadap Mahjong Ways Aktivitas Digital Membentuk Cara Baru Komunitas Memahami Mahjong Ways Fenomena Distribusi Digital Membuka Cara Pandang Baru terhadap Pola RTP Bagaimana Perubahan Mikro Mampu Menghasilkan Dampak Makro pada Aktivitas Pengguna Menyelami Karakter Interaksi Modern melalui Evolusi Slot Online Gate of Olympus Bergerak Bersama Perubahan Ekosistem Hiburan Digital Arsitektur Algoritma Perlahan Menggeser Cara Pengguna Mengambil Keputusan Mahjong Wins 3 Memperlihatkan Dinamika yang Tidak Selalu Mudah Dijelaskan Mengurai Hubungan antara Pola Interaksi dan Perubahan Preferensi Pengguna Modern Dari Aktivitas Komunitas hingga Data Pengguna, Ada Pergeseran yang Layak Dicermati Ketika Sistem Adaptif Mulai Mengubah Ritme Pengalaman Bermain Digital Tidak Semua Tren Lahir dari Popularitas, Sebagian Datang dari Kebiasaan Struktur Informasi Baru Membentuk Lanskap Aktivitas Komunitas Digital Sweet Bonanza Hadir dalam Narasi Hiburan yang Terus Mengalami Evolusi Scatter Hitam Muncul sebagai Variabel Menarik dalam Berbagai Pola Diskusi Evolusi Pengalaman Interaktif Berjalan Seiring Berkembangnya Teknologi Adaptif Di Persimpangan Teknologi dan Komunitas, Pola Baru Mulai Terlihat Aktivitas Harian Pengguna Menjadi Indikator Penting dalam Membaca Perubahan Digital Kajian Ringan Mengenai Pergeseran Minat terhadap Hiburan Berbasis Platform Pola RTP Tidak Selalu Dibahas dengan Cara yang Sama oleh Setiap Komunitas
Gelora Bonus Sweet Bonanza dan Scatter Emas Bikin Heboh Hasil Spin Mahjong Wins 3 dan RTP Tinggi Bikin Heboh Isyarat Baru Wild Bandito Menarik Banyak Pecinta Pragmatic Play. Jejak Gate of Olympus dengan Free Spin Mendadak Jadi Viral Kehebohan Scatter Emas Sweet Bonanza Kembali Menguasai Komunitas Laporan Pemain Wild Bandito Tentang Free Spin yang Mengejutkan Meningkatnya Pengguna PG Soft Membuat Mahjong Wins 3 Viral Lagi Navigasi Baru Sweet Bonanza Menjadi Perhatian Pecinta Slot Operasi Scatter Emas Mahjong Ways 2 Membuat Forum Ramai Pergeseran Spin Bonanza Gold Membuat Pemain Semakin Aktif Ramainya RTP Mahjong Ways Membuat Pemain Semakin Penasaran Sistem RTP Wild Bandito Disebut Sedang Konsisten Hari Ini Tanda Scatter Hitam Sweet Bonanza Menjadi Sorotan Utama Uji Spin Mahjong Wins 3 dan Pragmatic Play Bikin Penasaran Wacana Mahjong Wins 3 Saat Free Spin Panjang Jadi Viral Atribusi Numerik terhadap Aktivitas Hiburan Berbasis Simulasi Binaryisasi Sistem Adaptif dalam Lingkungan Virtual Populer Dimensionalitas Bonus Virtual dalam Permainan Berbasis Data Ekuilibrium Sistem Dinamis pada Tren Hiburan Kontemporer Fraksionalisasi Aktivitas Pengguna dalam Platform Digital Modern Kombinasi Mahjong Ways dan PG Soft Membuat Banyak Pemula Tertarik Ramainya Wild Bandito dengan Scatter Hitam Memancing Banyak Klik Situasi Sweet Bonanza Kini Dipenuhi Pengguna Baru Kasino Online Ulasan PG Soft dan Mahjong Wins 3 Jadi Perhatian Komunitas Variasi Scatter Emas Starlight Princess Membuat Pemain Penasaran Gerakan Scatter Emas Bonanza Gold Menjadi Perhatian Hari Ini Jejak Scatter Hitam Gate of Olympus Kembali Dibahas Komunitas Kombinasi Mahjong Ways 2 dan Scatter Hitam Banyak Dibicarakan Momentum RTP Starlight Princess Kini Banyak Dicari Pemain Operasional Gate of Olympus dan Bonus Tambahan Jadi Pembahasan Pola Menang Gate of Olympus Menarik Banyak Pengguna Baru Ramalan Bonus Baccarat Live Casino Kembali Viral Minggu Ini Tekanan RTP Mahjong Ways 2 Menjadi Topik Populer Hari Ini Variasi Gate of Olympus Membuat Pengguna Baru Makin Aktif Wawasan RTP Sweet Bonanza Ramai Dibahas di Media Sosial
Gelora Bonus Sweet Bonanza dan Scatter Emas Bikin HebohHasil Spin Mahjong Wins 3 dan RTP Tinggi Bikin HebohIsyarat Baru Wild Bandito Menarik Banyak Pecinta Pragmatic Play.Jejak Gate of Olympus dengan Free Spin Mendadak Jadi ViralKehebohan Scatter Emas Sweet Bonanza Kembali Menguasai KomunitasLaporan Pemain Wild Bandito Tentang Free Spin yang MengejutkanMeningkatnya Pengguna PG Soft Membuat Mahjong Wins 3 Viral LagiNavigasi Baru Sweet Bonanza Menjadi Perhatian Pecinta SlotOperasi Scatter Emas Mahjong Ways 2 Membuat Forum RamaiPergeseran Spin Bonanza Gold Membuat Pemain Semakin AktifRamainya RTP Mahjong Ways Membuat Pemain Semakin PenasaranSistem RTP Wild Bandito Disebut Sedang Konsisten Hari IniTanda Scatter Hitam Sweet Bonanza Menjadi Sorotan UtamaUji Spin Mahjong Wins 3 dan Pragmatic Play Bikin PenasaranWacana Mahjong Wins 3 Saat Free Spin Panjang Jadi ViralGerakan Scatter Emas Bonanza Gold Menjadi Perhatian Hari IniJejak Scatter Hitam Gate of Olympus Kembali Dibahas KomunitasKombinasi Mahjong Ways 2 dan Scatter Hitam Banyak DibicarakanMomentum RTP Starlight Princess Kini Banyak Dicari PemainOperasional Gate of Olympus dan Bonus Tambahan Jadi PembahasanPola Menang Gate of Olympus Menarik Banyak Pengguna BaruRamalan Bonus Baccarat Live Casino Kembali Viral Minggu IniTekanan RTP Mahjong Ways 2 Menjadi Topik Populer Hari IniVariasi Gate of Olympus Membuat Pengguna Baru Makin AktifWawasan RTP Sweet Bonanza Ramai Dibahas di Media SosialAnalisis Keberlanjutan Mahjong Ways 2 Sebagai Pemimpin Pasar Game Digital ModernGate of Olympus Pragmatic Play Jadi Sorotan Setelah Turnamen Esports Nasional Cetak Rekor PenontonAnalisis Data Temporal dalam Mengkaji Hubungan Ritme dan Performa Sistem DigitalEvaluasi Kritis Teori Peluang Matematika dan Pola Kombinasi Simbol pada Mahjong Ways 2RTP Wild Bandito PGSoft dan Pergerakan Statistik dalam Sistem Game Digital KreatifStudi Eksperimental Putaran Nonkonvensional untuk Menilai Stabilitas Performa Jangka PanjangKomunitas Game Online Heboh dengan Pola Enkripsi AI pada Pragmatic PlayJejak Inovatif Medusa II dalam Membangun Pengalaman Visual yang AtraktifDampak Efek Visual dan Desain Grafis Interaktif terhadap Konsentrasi Pemain Game DigitalMahjong Ways dan Digitalisasi Budaya Klasik dalam Teknologi ModernArsitektur Virtual Kasino Online dan Mekanisme Interaktif di Balik Sistem DigitalMahjong Ways vs Mahjong Ways 2 Mana yang Lebih Layak Jadi Game of The YearSensasi Visual Mahjong Ways dalam Hiburan Virtual KontemporerKajian Kompresi Aset Game untuk Optimasi Rendering Grafis dan Stabilitas Frame RateAnalisis Spektrum Operasional Mahjong Ways 2 Melalui Distribusi Grid PermainanKajian Volatilitas Momentum AI dan Pengaruh Algoritma pada Game Digital ModernFenomena Revolusi Spektrum Interaktif dalam Sistem Game yang Semakin KompetitifAnalisis Teknis Frekuensi Kemunculan Simbol pada Mahjong Ways 2Komunitas Pengguna Soroti Ragam Tema Kreatif pada Game Besutan Pragmatic PlayKajian Praktis Metode Berpikir Kritis untuk Memecahkan Masalah KompleksEvolusi Pola Bermain Digital yang Semakin Berbasis Informasi dan Pendekatan Analitis yang TerukurKetika Statistik Mulai Mengubah Cara Pengguna Mengambil Keputusan dalam Berbagai Aktivitas DigitalPemain Kini Lebih Sering Membaca Data dan Tren Sebelum Memulai Sesi Permainan MerekaProvider Mahjong Ways dan Pengaruhnya terhadap Kepercayaan PemainEvaluasi Stabilitas Infrastruktur dan Kualitas Layanan Mahjong WaysMahjong Wins 3 Jadi Topik Hangat di Kalangan Pemain IndonesiaTeknik Scatter Mahjong Ways untuk Membaca Dinamika Permainan ModernKerangka Manajemen Modal Berbasis RTP untuk Evaluasi yang ObjektifKesalahan Betting Mahjong Ways yang Sering Menghambat Pengelolaan ModalLegenda Mahjong Ways dalam Cerita Komunitas yang Perlu Disikapi KritisTren Baru Pemain Digital yang Semakin Mengandalkan Statistik untuk Membaca Peluang dan Pola PermainanPerubahan Cara Bermain yang Terlihat Jelas Seiring Meningkatnya Kesadaran terhadap Analisis DataAnalisis Tren Digital yang Berhasil Membentuk Kebiasaan Baru Pengguna dalam Mengelola StrategiPentingnya Pendekatan Objektif dalam Menjalankan Berbagai Aktivitas Digital di Era InformasiData dan Probabilitas Menjadi Topik yang Semakin Diminati oleh Beragam Kalangan PenggunaPengguna Digital Kembali ke Mahjong Ways Jadi Tren Baru di Dunia Hiburan OnlineAnalisis Timing Aktivitas Ungkap Pola Pengambilan Keputusan yang Lebih AdaptifStudi Probabilitas PG Soft Bahas Skema Dinamis pada Variasi Return PermainanAnalisis Edukatif Frekuensi Kemunculan Simbol dalam Sistem Permainan AdaptifRiset Terbaru Ungkap Transformasi Ekosistem Digital Mahjong Ways di Komunitas ModernAnalisis Arsitektur Sistem Interaktif dan Distribusi Peluang pada Mahjong WaysEvaluasi Pola Mahjong Ways dari Perspektif Adaptasi Pengguna DigitalAnalisis Fitur Wild pada Mahjong Ways dalam Dinamika Sistem PermainanAlur Permainan Mahjong Ways Dinilai Membantu Pemahaman Pola Secara BertahapMahjong Wins 3 Jadi Sorotan Tunjukkan Tren Baru di Dunia Game DigitalParlay Dibahas sebagai Pendekatan Berbasis Probabilitas dalam Sistem DigitalForum dan Platform Digital Ungkap Tren Mahjong Ways yang Semakin MeningkatEvaluasi Ribuan Sesi Ungkap Pola Adaptif dalam Aktivitas PenggunaPenyelidikan Deskriptif Evolusi Sistem Interaksi dari Mahjong Tradisional ke Mahjong Ways 2Perhatian Netizen Terhadap Algoritma Mahjong Ways Meningkat dan Menjadi Perbincangan HangatMenjaga Emosi Saat Menjalani Sesi Panjang Mahjong WaysAI Mode Mendorong Perubahan Cara Menikmati Platform VirtualPG Soft Masih Mendominasi Percakapan Pemain Lewat Game PopulerFase Transisi Mahjong Ways antara Putaran Pasif dan Scatter AktifPG Soft dalam Pembahasan Perkembangan Game Online ModernPendekatan Efisiensi Adaptif untuk Menjaga Performa PenggunaMengapa Pendekatan yang Lebih Terukur Semakin Populer di Kalangan Komunitas Game ModernData Interaktif dan Pengaruh Besarnya terhadap Perubahan Perilaku serta Kebiasaan PemainAnalisis Peran Data dalam Membentuk Keputusan Pengguna yang Lebih Rasional dan TerukurMengukur Efektivitas Strategi Berbasis Informasi Digital untuk Mendukung Aktivitas ModernObservasi Bonus Berulang untuk Memahami Pola yang Lebih AdaptifMahjong Wins 3 Jadi Perbincangan Hangat Penggemar Game StrategiAspek Manajemen Taruhan yang Sering Dibahas dalam Komunitas PemainMedia Sosial Digital dan Pengaruhnya terhadap Tren Hiburan OnlineDi Tengah Perkembangan Sistem Modern Dunia Kasino Online Menghadirkan Perspektif BaruPerhatian Pengguna Online terhadap Mahjong Wins 3 Menjadi Fenomena Baru di Dunia GameRekomendasi Promo Mahjong Ways dari Forum Komunitas dan Cara Menyikapinya dengan Lebih CermatPerubahan Algoritma Konten Mendorong Lonjakan Diskusi Gates of Gatot Kaca 1000 di Komunitas OnlineMetode Betting Starlight Princess Super Scatter untuk Mengelola Modal pada Sesi Bermain PanjangMengapa Data Permainan Kini Menjadi Acuan Utama dalam Menentukan Strategi HarianGladiator Jackpot Hadir dengan Pendekatan Sistem Baru yang Dinilai Lebih Adaptif terhadap Perubahan Perilaku PenggunaFakta Menarik Mengenai Gladiator Jackpot yang Kini Mulai Mendapatkan Sorotan dari Berbagai Komunitas DigitalMengapa Gladiator Jackpot Menjadi Salah Satu Tema yang Banyak Dibicarakan dalam Tren Hiburan Interaktif ModernEvolusi Gladiator Jackpot dalam Membangun Pengalaman Digital yang Lebih Dinamis dan Relevan dengan PenggunaGladiator Jackpot dan Perubahan Sistem Interaktif yang Membentuk Identitas Baru dalam Ekosistem Digital ModernTerungkap Faktor Faktor yang Membuat Gladiator Jackpot Semakin Menarik untuk Dikaji dari Sudut Pandang TeknologiGladiator Jackpot Membawa Perspektif Baru dalam Perkembangan Platform Interaktif yang Terus Berkembang PesatFenomena Gladiator Jackpot yang Membuat Banyak Pengguna Penasaran terhadap Transformasi Sistem Digital ModernGladiator Jackpot dan Adaptasi Teknologi Masa Kini yang Membantu Menciptakan Pengalaman Lebih FleksibelMengapa Gladiator Jackpot Terus Menjadi Perbincangan Hangat dalam Komunitas Pengguna Platform DigitalTreasures of Aztec Menghadirkan Pengalaman Interaktif Baru yang Banyak Menarik Perhatian Pengguna ModernRahasia Dinamis di Balik Treasures of Aztec yang Mulai Menjadi Sorotan Berbagai Komunitas DigitalMengapa Treasures of Aztec Menjadi Salah Satu Topik yang Paling Sering Dibahas dalam Forum InteraktifFakta Menarik tentang Evolusi Treasures of Aztec yang Dinilai Mencerminkan Perkembangan Teknologi Masa KiniTreasures of Aztec dan Transformasi Sistem Digital yang Membentuk Pengalaman Pengguna Menjadi Lebih MenarikTerungkap Alasan Mengapa Treasures of Aztec Semakin Populer di Tengah Perkembangan Platform Interaktif ModernFenomena Treasures of Aztec yang Membuat Banyak Pengguna Semakin Tertarik Mengikuti PerkembangannyaKajian Modern Mengenai Treasures of Aztec dalam Menghadapi Perubahan dan Adaptasi Teknologi DigitalPerubahan Besar yang Terjadi pada Treasures of Aztec Kini Menjadi Sorotan Komunitas Pengguna OnlineMengapa Treasures of Aztec Terus Dibahas sebagai Salah Satu Fenomena Menarik dalam Dunia Digital Modern
Exit mobile version