SLEMAN, Pena Katolik – Suasana syahdu menyelimuti Taman Doa Maria Immaculata Cangkringan, Sleman, pada Kamis (5/3/2026) malam. Di bawah guyuran gerimis dan udara dingin lereng Gunung Merapi, sekitar 300 umat tetap antusias mengikuti Misa Novena II Malam Jumat Pahing yang diselenggarakan oleh Gereja Katolik Wilayah Santo Fransiskus Xaverius Cangkringan, Paroki Babadan.
Mengusung tema “Bersama Bunda Maria Immaculata: Menjadi Gereja Yang Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan”, misa kali ini menjadi istimewa karena secara khusus menyapa para penyintas kanker. Sebanyak 10 penyintas hadir langsung dan didoakan secara khusus di depan altar untuk memohon kesembuhan serta penguatan iman.
Dalam homilinya, Romo Antonius Saptono Hadi memberikan penguatan melalui kisah Alkitab tentang wanita yang sembuh dari pendarahan karena iman.
“Mereka adalah bagian dari umat Allah yang berziarah dengan harapan. Kesembuhan bagi penyintas kanker adalah doa kita bersama sebagai tindakan iman yang nyata,” ujarnya.
Misa ini merupakan bagian dari rangkaian menyongsong 50 tahun misi di lereng Merapi. Meski cuaca menantang, kehangatan persaudaraan tetap terasa hingga akhir ibadat, di mana umat yang hadir—termasuk mereka yang mengikuti via live streaming—menikmati sajian teh hangat dan nasi kucing yang disediakan panitia.
