Home BERITA TERKINI Aktivis Pro-Demokrasi Katolik, Jimmy Lai Divonis 20 Tahun Penjara, Keluarga Serukan Dukungan...

Aktivis Pro-Demokrasi Katolik, Jimmy Lai Divonis 20 Tahun Penjara, Keluarga Serukan Dukungan Internasional

0

HONG KONG, Pena Katolik – Hong Kong kembali menjadi sorotan dunia setelah pengadilan tinggi menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada Jimmy Lai, aktivis pro-demokrasi Katolik sekaligus pendiri tabloid Apple Daily. Putusan yang diumumkan pada 9 Februari 2026 itu memicu gelombang keprihatinan dari keluarga, pemimpin nasional, hingga anggota parlemen internasional.

Dalam konferensi pers, Claire Lai, putri Jimmy Lai, menegaskan bahwa hukuman tersebut pada dasarnya mengancam hidup ayahnya.

“Harapan hidup rata-rata pria di Hong Kong adalah 83 tahun. Ayah saya dijatuhi hukuman 20 tahun. Usianya tinggal lima tahun lagi menuju 83 tahun. Jika dilihat secara objektif, ini harus diselesaikan, dari satu negara ke negara lain,” ujarnya.

Sebastien Lai, putra Jimmy Lai, menyebut hukuman itu sebagai bentuk kehancuran sistem hukum Hong Kong yang selama puluhan tahun dibangun dengan reputasi internasional. Ia menilai keputusan pengadilan ini “mengerikan” dan menyamakan hukuman itu dengan “hukuman seumur hidup” atau bahkan “hukuman mati”. mengingat kondisi ayahnya yang sudah lanjut usia.

Meski menghadapi vonis berat, Jimmy Lai tetap menunjukkan keteguhan hati. Dalam sidang, ia disebut bersikap tabah dan bahkan tersenyum sebagai bentuk pembangkangan terhadap pihak yang menjatuhkan hukuman. Sikap itu mengingatkan keluarga pada semangat yang pernah ditulis Apple Daily di edisi perdananya.

“Apakah kita tidak takut dengan peralihan kekuasaan pada tahun 1997? Tentu saja, kita takut, tetapi kita menolak untuk diintimidasi oleh rasa takut.”

Seruan keluarga Lai kini ditujukan kepada para pemimpin dunia agar memberikan tekanan diplomatik demi pembebasan Jimmy Lai. Dukungan internasional dianggap penting untuk menjaga nilai demokrasi dan hak asasi manusia di Hong Kong, yang semakin terancam oleh kebijakan keamanan nasional Tiongkok.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version