Home BERITA TERKINI Keindahan Katedral Denpasar, “Gereja para Malaikat”

Keindahan Katedral Denpasar, “Gereja para Malaikat”

0
Katedral Roh Kudus Denpasar. IST

DENPASAR, Pena Katolik – Ada yang istimewa dilihat di Katedral Roh Kudus Denpasar. Di beberapa tiang besar di dalam katedral mata setiap orang akan menangkap beberapa patung malaikat berwarna putih yang diletakkan di tiang-tiang itu.

Tidak saja di tiang besar, patung-patung malaikat beraneka ragam dan ukuran masih dapat dijumpai di bagian-bagian lain Katedral. Empat yang mencolok adalah patung malaikat yang dipahat di kedua pintu gerbang masuk katedral.

Patung-patung malaikat ini dibuat dengan karakter seni Bali yang kental. Gambarannya seperti sesosok dewa/dewi dengan mahkota dan sayap pada tubuhnya. Keseluruhan detail patung ini dibuat dengan karakter seni pahat Bali yang indah.

Karena begitu banyaknya patung malaikat ini, setiap orang yang memasuki gereja ini seakan masuk ke dalam sebuah “gereja malaikat”. Dalam iman Katolik, malaikat adalah bagian dari keyakinan mendasar ,bahwa kasih Tuhan melimpah ke dalam ciptaan-Nya, penebusan, dan penyempurnaan dunia. Malaikat merupakan manifestasi signifikan dari keberlimpahan Tuhan, mentransformasikan dan menyempurnakan cinta terhadap seluruh ciptaan-Nya.

Malaikat adalah pembawa kabar utusan Allah. Seperti dalam kilahiran Yesus, ketika itu Malaikat Gabriel menjadi utusan untuk menyampaikan Kabar Gembira akan kelahiran Sang Penebus kepada Maria di Nazaret. Dinamai Katedral Roh Kudus Denpasar, dengan banyak malaikat di dalamnya, seakan menjadi pralambang inilah “Kerajaan Allah” tempat di mana Tuhan meraja dan melimpahkan berkatnya untuk setiap orang yang datang.

Altar dan tiang depan di Katedral Roh Kudus Denpasar. IST

Awal Pembangunan

Katedral Roh Kudus Denpasar direncanakan sejak masa kegembalaan Mgr. Paulus Sani Kleden, SVD. Peletakan batu pertama pembangunan katedral ini dilakukan pada 15 Agustus 1993 pada Hari Raya Maria Diangkat ke Surga.

Pembangunan katedral ini memakan waktu yang tidak singkat. Pembangunan katedral ini melalui masa kepemimpinan empat uskup dari Mgr. Paulus, kemudian dilanjutkan pada masa Mgr. Antonius Thijssen, SVD, Mgr. Vitalis Djebarus, SVD, dan Mgr. Benyamin Bria.

Penahbisan Katedral Roh Kudus Denpasar baru dilakukan pada 4 Juni 2017 oleh Uskup Denpasar saat ini, Mgr. Dr. Silvester Tung Kiem San.

Setelah Konsili Vatikan II (1963-1966), Gereja Katolik merumuskan beberapa panduan berkaitan dengan arsitektur gereja di seluruh dunia. Saat itu, Vatikan menghimbau, sebuah gereja disarankan dibangun menggunakan pola arsitektur setempat. Dengan cara ini dimaksudkan, bahwa pembangunan sebuah dapat menyelaraskan diri dengan lingkungannya.

Katedral Roh Kudus Denpasar nampaknya menjadi salah satu gereja di Indonesia yang begitu dekat dengan budaya lokal di mana Gereja Umat Allah berkembang di Pulau Bali. Sekilas saja melihat, setiap orang akan mengerti arsitektur apa yang dipakai untuk bangunan berwarna merah itu.

Nyaris keseluruhan tembok luar katedral ini dibuat dengan batu merah bahkan hingga ke atab-atabnya. Ukiran bali menghias semua suduh bangunan termasuk pintu gerbang.

Satu kali, Wayan Eka Jaya Putra, I Nyoman Artayasa, dan I Gede Mugi Raharja dari mengulas arsitektur Katedral Roh Kudus Bali dalam jurnal Akademi ISI Denpasar Prabangkara Vol 21, 2 Desember 2017, berjudul “Kesatuan dan Warna pada Elemen Interior Gaya Gotik dan Arsitektur Bali pada Gereja Katolik Roh Kudus Katedral Denpasar”.

Dikatakan, arsitektur katedral ini berbasis pada vertikalisme. Di mana bangunan ini dibuat dari susunan dan keseimbangan yang sempurna, elegan, dan mewah. Namun, pembangunan katedrla ini masih tetap bernapaskan arsitektur lokal Bali.

Tidak hanya itu, masih ada ornament gotik yang diselipkan dalam banyak bagian. Salah satunya pemilihan warna yang juga menggunakan warna cerah (putih, krem, emas). Sementara itu, gaya arsitektur Bali yang digunakan ditunjukan dengan warna alam (cokelat, merah tanah, abu-abu). Katedral Roh Kudus Denpasar mengkombinasikan kedua gaya ini menjadi satu kesatuan yang indah di seluruh bagian bangunan.

Di masa pembangunan, awalnya dibentuk kepanitiaan yang diketuai Frans Bambang Siswanto yang juga pengusaha dan kontraktor. Selama perencanaan, tim ini dibantu Sulistyawati, seorang Guru Besar Arsitektur Universitas Udayana yang berperan sebagai konsultan perencana.

Patung Malaikat di pintu gerbang Katedral Roh Kudus Denpasar. IST

Gabungan Timur dan Barat

Katedral Roh Kudus Denpasar seperti menjadi oasis dari keringnya minat arsitek Bali pada waktu itu yang mulai enggan menggunakan kerifan Bali dalam bangunan-bangunan yang dibuat. Alhasil, Sulistyawati mengusulkan untuk memperkuat gaya arsitektur Bali dalam pembangunan gereja ini.

Dalam kajian Wayan, dkk kesatuan pada arsitektur Bali dapat dilihat pada penggunaan bahan alam (bata merah dan padas/paras), ornamen Bali, serta simbol dari Bhuwana Agung dengan Trilokanya. Triloka terdiri dari pondasi dan lantai sebagai kaki (Bhur Loka); konstruksi vertikal (tiang dan dinding) sebagai badan (Bwah Loka); dan atap sebagai kepala (Swah Loka).

Perpaduan ini dapat dilihat pada ruang utama katedral. Meskipun tetap bergaya gotik, pad ainterior ini dilengkapi dinding batu palimanan putih dengan ornamen Bali. Lagi, pad abagian altar dihias dengan pahatan bergaya paduan Bali. Masih ada beberapa patung di dalam gereja yang dibuat dengan memadukan gaya Bali.

Tentu, dalam seni Bali tidak mengenal adanya malaukat. Di sinilah jelas terlihat perpaduan antara nilai-nilai ajaran Kristiani dengan Seni Bali. Namun bisa menjadi catatan, kombinasi ini masih belum bisa dikatakan sebagai sepenuhnya akulturasi budaya Bali ke dalam iman Katolik. Hal ini tentu dapat dipahami, mengingat ada ungkapan-ungkapan iman Kristiani yang tidak dapat begitu saja diganti dengan ungkapan lain yang bernuansa budaya Bali.

Gaya gotik juga ditemukan pada bagian belakang altar dengan dinding berbentuk Candi Kurung dengan hiasan ornamen gaya gotik, seperti bidadari, malaikat, kepala domba, dan burung merpati. Dalam budaya Bali, Candi Kurung adalah tiang yang kedua ujungnya bertemu kerucut. Bentuk kerucut ini dalam Hindu dipahami sebagai simbol sebuah puncak gunung, tempat yang suci dalam agama Hindu.

Seperti sudah dijelaskan di awal, di seluruh eksterior bangunan didominasi bata merah. Pemilihan materi ini langsung menampilkan unsur lokal yang estetis. Secara kesluruhan, bentuk bangunan Katedral Roh Kudus Denpasar mencerminkan karakteristik arsitektur tradisional Bali. Ada unsur Tri Angga pada bentuk dan sosok bagian-bagian bangunan (unsur kepala/atap, unsur badan/ruang/dinding, dan unsur kaki/pondasi). Ternyata, penggunaan gaya ini tercakup dalam Peraturan Wali Kota Denpasar Nomor 25 tahun 2010. Pemerintah menginstruksikan seluruh bangunan umum di Bali menggunakan gaya arsitektur Bali dalam pembangunannya.

Sepasang umat di depan Katedral Roh Kudus Denpasar. IST

Pusat Keuskupan Denpasar

Sebagai sebuah katedral, gereja ini menjadi pusat kehidupan iman umat Katolik Keuskupan Denpasar. Sesuai Namanya, “katedral” di sinilah diletakkan takhta Keuskupan Denpasar.

Katedral ini juga menjadi gereja bagi umat Paroki Katedral Roh Kudus. Buku permandian paroki ini dimulai sejak tahun 1998. Sebelumnya, Katedral Keuskupan Denpasar berada di Gereja St. Yoseph, yang sekarang menjadi Paroki Santo Yoseph, Denpasar.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Mengapa Data Historis Mahjong Ways Perlu Dibaca dengan Konteks Sebelum Digunakan sebagai Bahan AnalisisMengapa Urutan Simbol pada Mahjong Ways Tidak Selalu Menggambarkan Kecenderungan Putaran BerikutnyaPerubahan Antarmuka Mahjong Ways dan Dampaknya terhadap Cara Pengguna Mengenali Fitur PermainanKemunculan Simbol Berturut pada Mahjong Ways dan Cara Melihatnya dari Perspektif Probabilitas5 Elemen yang Membentuk Pengalaman Visual Mahjong Ways di Tengah Perkembangan Game DigitalPerkembangan Pengalaman Pengguna Mahjong Ways Mengikuti Perubahan Teknologi Platform DigitalMembaca Data Mahjong Ways Secara Lebih Objektif dengan Memisahkan Variasi Acak dan Persepsi PolaBagaimana Variasi Acak Membentuk Perbedaan Hasil Mahjong Ways dari Satu Sesi ke Sesi LainnyaMahjong Ways dan Peran Sistem Digital dalam Membentuk Pengalaman Permainan yang Lebih ResponsifMahjong Ways dan Perbedaan Karakter Hasil yang Terlihat pada Sesi Pendek dan Sesi PanjangTeknologi Grafis Membawa Perubahan pada Presentasi Mahjong Ways di Ekosistem Game MobileCatatan Sesi Mahjong Ways Menjadi Cara Sederhana untuk Mengamati Perubahan Hasil dari Waktu ke WaktuCara Memahami Perubahan Hasil Mahjong Ways Tanpa Mengandalkan Pengamatan dari Beberapa Putaran SajaPerbandingan Mahjong Ways Berdasarkan Fitur Memberikan Gambaran Berbeda dari Sekadar Melihat TampilanMahjong Ways dalam Perspektif Permainan Digital: Simbol, Volatilitas, Teknologi, dan Pengalaman PenggunaPeran Scatter dan Wild dalam Membentuk Struktur Fitur Mahjong Ways Secara KeseluruhanMengamati Perubahan Pola Mahjong Ways melalui Kombinasi Data, Rentang Waktu, dan Konteks yang TepatMahjong Ways dan Pergeseran Preferensi Pengguna terhadap Permainan dengan Tema Tradisional ModernKetika Unsur Tradisional dan Teknologi Modern Bertemu dalam Pengembangan Mahjong WaysEvolusi Mahjong Ways Menunjukkan Bagaimana Game Reel Beradaptasi dengan Perkembangan Platform Mobile
Evolusi Tampilan MahjongTradisi Mahjong di Era DigitalDesain Interaktif MahjongIdentitas Visual MahjongTransformasi Tampilan MahjongFenomena Hadiah Saldo DANAEvent Sweet BonanzaSimbol Keberuntungan Sweet BonanzaCerita Visual Sweet BonanzaBlack Scatter Mahjong Wins 3kemunculan scatter hitam Mahjong Wins 3fungsi wild dalam rangkaian gugurperan simbol wild Mahjong Ways 2perbedaan aturan scatter antar gameRTP dan scatter Mahjong Winsmembaca riwayat putarancara kerja RNG pada slotkekeliruan membaca RTPkecepatan spin dan peluang scattermenetapkan batas anggaranProporsi Spasial Gates of Olympus Menyeimbangkan Ukuran Elemen AntarbidangRasio Konsentrasi Mahjong Wins 2 Menilai Dominansi Elemen ObservasionalRefleksi Difus Starlight Princess 1000 Menghaluskan Penyebaran Cahaya AntarbidangRTP Membandingkan Simpangan Sampel pada Durasi Observasi BerbedaScatter Hitam Membandingkan Distribusi Jarak melalui Interval Kejadian BerurutanSegmentasi Kalender Mahjong Kasino Online Mengelompokkan Rekaman berdasarkan PeriodeSiluet Organik Lucky Neko Mempertegas Identitas Bentuk Setiap ObjekStabilitas RTP Live Ditelaah melalui Perubahan Ukuran Sampel ObservasionalStarlight Princess 1000 Mengolah Gradien Cahaya untuk Mempertegas DimensiStrategi Validasi Temporal Menguji Model pada Urutan Periode BerbedaArsitektur Mahjong Kasino Digital Mengatur Aliran Informasi AntarprosesEstimasi Mahjong Ways 2 Membandingkan Variasi pada Kelompok ObservasiInfrastruktur Kasino Online Menyeimbangkan Distribusi Beban Antarserver AktifIntegrasi Live Casino Menghubungkan Aliran Data dari Beberapa SumberKasino Online Mengoptimalkan Connection Routing berdasarkan Kepadatan PermintaanKasino Online Mengukur Stabilitas Server pada Lonjakan Trafik BersamaanKlasifikasi Mahjong Wins 3 Menyusun Kelompok Berdasarkan Kedekatan KarakteristikKonfigurasi Pragmatic Play Menyesuaikan Resource Allocation berdasarkan Kepadatan TrafikLive Casino Memantau Sinkronisasi Data Antarstream secara BerkelanjutanLive Casino Mengukur Latensi Transmisi pada Interaksi Waktu NyataInstrumentasi PG Soft Mengumpulkan Indikator Kinerja dari Komponen TerdistribusiKasino Online Mengembangkan Load Distribution untuk Pemerataan Pemrosesan SistemKolorimetri Sweet Bonanza 1000 Mengukur Perbedaan Nuansa Antarobjek GrafisKonfidensi RTP Menggambarkan Ketidakpastian Estimasi pada Sampel TerbatasKontainerisasi Kasino Online Mengisolasi Proses dalam Lingkungan Layanan MandiriKontinguitas Mahjong Ways 2 Menggambarkan Keberlanjutan Elemen AntarsegmenKonturisasi Wild Bandito Memisahkan Batas Objek pada Bidang GrafisKromatisitas Lucky Neko Memperjelas Hubungan Warna dalam Susunan GrafisLive Casino Menelaah Konsistensi Paket melalui Interval Transmisi BerurutanLucky Neko Menyusun Kontras Tonal melalui Distribusi Elemen VisualMahjong Kasino Online Mengukur Kepadatan Aktivitas pada Interval KronologisMahjong Ways 2 Menelaah Keteraturan Formasi melalui Indeks KonsentrasiMahjong Wins 2 Menelusuri Pergeseran Simbol melalui Urutan KategorikalMahjong Wins 3 Mengevaluasi Kestabilan Komposisi melalui Sampel BerlapisMonte Carlo Mengestimasi Ketidakpastian melalui Simulasi Sampel BerulangParametrisasi Pragmatic Play Menyesuaikan Variabel Sistem untuk Evaluasi KomparatifPeriodisasi Aktivitas Mahjong Kasino Online Membentuk Kelompok Waktu TerukurPG Soft Mengembangkan Observabilitas Infrastruktur melalui Metrik Operasional TerpaduPragmatic Play Menata Parameter Evaluasi melalui Kerangka Komputasi TerstrukturPrefetching Game Digital Menyiapkan Sumber Daya sebelum Permintaan Aktif
Fungsi Simbol Khusus Mahjong Ways Dilihat dari Perannya dalam Struktur PermainanMahjong Ways dan Perubahan Cara Pengguna Memahami Informasi Permainan di Platform DigitalMengapa Variasi Hasil Mahjong Ways Terlihat Berbeda Saat Diamati dari Sesi yang BerbedaBagaimana Elemen Visual Mahjong Ways Membentuk Identitas di Tengah Persaingan Game Reel DigitalPerbedaan Mekanisme Mahjong Ways yang Dapat Dilihat dari Simbol, Fitur, dan Struktur PembayarannyaMahjong Ways dan Fenomena Momentum Semu yang Terbentuk dari Urutan Hasil BeruntunPerbedaan RTP dan Volatilitas Mahjong Ways yang Sering Disalahpahami dalam Pembahasan PermainanMahjong Ways di Perangkat Mobile dan Perubahan Cara Pengguna Berinteraksi dengan Permainan5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membaca Data Hasil Permainan Mahjong WaysMahjong Ways Kembali Menarik Perhatian di Tengah Perkembangan Hiburan Game MobileBagaimana Volatilitas Mahjong Ways Membentuk Variasi Hasil dalam Pengamatan Jangka PendekGranularitas Waktu Memengaruhi Detail yang Terlihat Ketika Data Mahjong Ways Dicatat BerjenjangSistem Digital yang Responsif Membawa Perubahan pada Pengalaman Pengguna Mahjong WaysKemunculan Simbol Berulang pada Mahjong Ways dan Cara Melihatnya dari Perspektif ProbabilitasMengapa Beberapa Putaran Mahjong Ways Belum Cukup untuk Menggambarkan Karakter PermainanAnalisis Variasi Hasil Mahjong Ways dari Catatan Sesi Pendek hingga Pengamatan Lebih PanjangEvolusi Mahjong Ways dari Permainan Bertema Tradisional Menuju Pengalaman Digital ModernApa yang Membuat Struktur Mahjong Ways Berbeda Jika Dilihat dari Mekanisme PermainannyaData Mahjong Ways Membuka Perspektif Baru dalam Memahami Variasi Hasil yang Bersifat AcakTeknologi Real Time Mengubah Cara Informasi Permainan Mahjong Ways Disajikan kepada Pengguna
Exit mobile version