Home BERITA TERKINI “Limoinecello”: Wine Produksi Biarawan Benediktin di Prancis

“Limoinecello”: Wine Produksi Biarawan Benediktin di Prancis

0

AUBE, Pena Katolik – Di tengah kesunyian Biara Maria Bunda Pengharapan (Notre-Dame-de-la-Sainte-Espérance), Aube, Prancis, lima Biarawan Benediktin menemukan cara baru untuk menopang hidup mereka. Mereka memproduksi “Limoinecello”, wine berasa lemon dengan sentuhan Prancis-Italia yang kini menjadi produk unggulan biara. Minuman ini lahir dari tradisi Italia dengan inovasi unik.

Para biarawan memulai produksi wine ini sejak awal Oktober 2025. Sebelumnya, mereka hanya memproduksi peralatan makan, namun kini beralih juga ke dunia kuliner. Bruder Brice adalah penggagas ide ini. Langkah ini menurutnya adalah eksperimen dan sekaligus kebutuhan untuk menemukan sumber ekonomi baru untuk keberlansungan kehidupan biara.

“Anda hanya benar-benar menjadi biarawan jika hidup dari kerja tangan sendiri,” ujarnya, mengutip pepatah Benediktin.

Produksi barang-barang keramik dan penerbitan buku tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan komunitas kecil mereka. Maka bagi Bruder Brice, “Limoinecello” merupakan cara menghormati akar keluarganya. Ibunya berasal dari Italia dan menetap di Riviera Prancis sejak 1910. Di kalangan Italia Mediterania, limoncello adalah ritual sakral untuk menutup sebuah perjamuan. Wine bercitarasa lemon ini merupakan minuman tradisional dari Italia.

Sebelum bergabung di Aube, Bruder Brice pernah tinggal hampir tiga dekade di Yerusalem, di sebuah komunitas monastik yang juga memproduksi limoncello. Pengalaman itu memudahkan dirinya dan meyakinkan para biarawan lain untuk mencoba usaha baru ini.

Setelah langkah ini sepertinya berhasil, dengan canda, ia mengakui, bahwa dirinya tidak kuat minum alcohol.

“Setelah satu atau dua gelas anggur, saya mulai mengalami pengalaman mistik,” katanya sambil tertawa.

Dua Tahun Eksperimen

Butuh waktu dua tahun dan puluhan kali uji rasa bersama para biarawan untuk menemukan resep yang pas. Nama “Limoinecello” lahir dari ide prior biara, yang menurut mereka terdengar bersahabat dan unik. Produk ini dijual dengan harga €24,90 per botol 50cl (sekitar USD 29).

Saat ini, produksi dilakukan secara artisan dengan penuh ketelitian. Sebanyak 500 botol pertama telah dipasarkan melalui toko biara dan satu toko anggur di Kota Troyes. Para biarawan berharap, permintaan akan meningkat sehingga produksi dapat diperluas.

“Limoinecello” menjadi simbol kreativitas dan ketekunan hidup monastik. Di balik botol wine ini, tersimpan kisah perjuangan ekonomi, warisan keluarga, dan semangat Benediktin untuk tetap hidup dari kerja tangan sendiri. Produk ini menjadi bukti bahwa bahkan di tengah kesunyian biara, inovasi bisa lahir dan memberi warna baru bagi tradisi rohani.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version