Home BERITA TERKINI Septuaginta: Terjemahan Yunani Pertama Kitab Suci Ibrani

Septuaginta: Terjemahan Yunani Pertama Kitab Suci Ibrani

0

ROMA, Pena Katolik – Septuaginta, sering disebut sebagai Perjanjian Lama dalam bahasa Yunani (sɛptjuədʒɪnt) atau “Terjemahan Tujuh Puluh”, merupakan terjemahan Yunani paling awal dari Kitab Suci Ibrani. Dokumen ini dikenal dengan singkatan LXX, merujuk pada angka Romawi untuk “70”.

Kisah tradisional mengenai asal-usul Septuaginta tercatat dalam Surat Aristeas kepada Philocrates. Diceritakan bahwa atas permintaan Raja Ptolemy II Philadelphus (285–247 SM), sebanyak 72 penerjemah Yahudi — enam dari tiap suku Israel — diminta untuk menerjemahkan “hukum orang Yahudi” ke dalam bahasa Yunani.

Para ahli Kitab Suci sepakat bahwa lima kitab pertama (Pentateukh) diterjemahkan dari bahasa Ibrani ke dalam Yunani Koine oleh komunitas Yahudi di Kerajaan Ptolemaik, khususnya di Alexandria, sekitar abad ke-3 SM. Kitab-kitab lainnya diyakini diterjemahkan pada abad ke-2 SM. Pada masa yang sama, muncul pula targum dalam bahasa Aram yang berfungsi sebagai terjemahan atau parafrasa Kitab Suci bagi umat Yahudi di periode Bait Allah Kedua.

Kebutuhan Umat

Pada masa itu, hanya sedikit orang Yahudi yang mampu berbicara, apalagi membaca, bahasa Ibrani. Sebaliknya, Yunani Koine dan Aram menjadi bahasa sehari-hari (lingua franca) komunitas Yahudi. Karena itu, Septuaginta hadir sebagai jawaban atas kebutuhan umat untuk memahami Kitab Suci dalam bahasa yang mereka gunakan sehari-hari.

Istilah Septuaginta berasal dari frasa Latin Vetus Testamentum ex versione Septuaginta Interpretum, ‘Perjanjian Lama dari versi tujuh puluh penerjemah’. Frasa ini sendiri diambil dari bahasa Yunani: Ἡ μετάφρασις τῶν Ἑβδομήκοντα (Hē metáphrasis tôn Hebdomḗkonta), yang berarti “Terjemahan Tujuh Puluh.”

Baru pada masa St. Agustinus dari Hippo (354–430 M), terjemahan Yunani Kitab Suci Yahudi ini mulai dikenal dengan istilah Latin Septuaginta. Hingga kini, singkatan LXX digunakan secara luas sebagai penanda karya monumental ini.

Septuaginta menjadi jembatan penting antara tradisi Yahudi dan dunia Yunani-Romawi. Ia membuka jalan bagi penyebaran Kitab Suci di luar komunitas Yahudi, sekaligus memberi pengaruh besar pada perkembangan teks-teks Kristen awal.

Sebagai terjemahan pertama Kitab Suci Ibrani ke dalam bahasa asing, Septuaginta tetap dikenang sebagai tonggak sejarah yang memperlihatkan bagaimana iman dan tradisi dapat melintasi batas bahasa dan budaya.

Sejarah

Menurut tradisi, Raja Ptolemy II Philadelphus, penguasa Yunani di Mesir, mengundang 72 penerjemah Yahudi dari Yerusalem ke Alexandria untuk menerjemahkan Tanakh (Kitab Suci Ibrani) ke dalam bahasa Yunani Koine. Kisah ini tercatat dalam Surat Aristeas kepada Philocrates dan diulang oleh tokoh-tokoh seperti Philo dari Alexandria, Josephus, bahkan Agustinus dari Hippo.

Dalam versi Talmud Babilonia, Raja Ptolemy menempatkan para penerjemah di ruang terpisah dan meminta mereka menulis ulang Taurat. Tradisi rabinik menyebut bahwa Allah menggerakkan hati mereka sehingga hasil terjemahan identik, meski dikerjakan secara terpisah.

Komunitas Yahudi Alexandria merayakan lahirnya Septuaginta dengan festival tahunan di pulau Pharos, lokasi mercusuar terkenal. Perayaan ini berupa piknik besar di pantai, dihadiri umat Yahudi dan pengunjung non-Yahudi.

Namun ada yang berpendapat, Septuaginta sebenarnya ditulis oleh komunitas Yahudi Alexandria dan kemudian diserahkan kepada Sanhedrin setempat untuk disunting dan disahkan.

Pentateukh (lima kitab Taurat) diyakini diterjemahkan pada abad ke-3 SM, dengan gaya Yunani Koine awal. Kitab-kitab lain menyusul dalam dua hingga tiga abad berikutnya, dengan kualitas terjemahan yang beragam: ada yang literal, ada yang parafrasa, bahkan interpretatif.

Septuaginta kemudian menjadi dasar bagi terjemahan ke bahasa Latin (Vetus Latina), serta ke bahasa Slavonik, Siria, Armenia Kuno, Georgia Kuno, dan Koptik, yang membentuk Perjanjian Lama dalam tradisi Kristen awal.

Bahasa dan Karakteristik

Septuaginta ditulis dalam Yunani Koine, dengan pengaruh idiom Semitik dari bahasa Ibrani dan Aram. Beberapa kitab, seperti Daniel dan Amsal, menunjukkan gaya Yunani yang lebih kuat. Terjemahan ini juga membantu memahami pelafalan Ibrani pra-Masoretik, meski tidak semua bunyi Ibrani memiliki padanan tepat dalam Yunani.

Salinan Septuaginta dari abad ke-4 M memuat kitab-kitab yang tidak ada dalam kanon Yahudi, seperti Mazmur Salomo, 1 Esdras, 3–4 Makabe, Doa Manasye, dan Mazmur 151.

Rabinik Yahudi menolak Septuaginta karena perbedaan dengan teks Ibrani, misalnya dalam Kitab Ayub dan terjemahan Yesaya 7:14, di mana kata ‘almāh (“perempuan muda”) diterjemahkan sebagai parthenos (“perawan”).

Namun, bagi Gereja Kristen, Septuaginta menjadi dasar Perjanjian Lama dalam bahasa Yunani. Gereja Katolik dan Ortodoks Timur memasukkan sebagian besar kitab Septuaginta ke dalam kanon mereka.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Evolusi Teknologi Visual Modern Membawa Pengalaman Bermain yang Lebih Imersif dengan Tampilan yang Semakin Detail dan MenawanPerkembangan Grafis Digital Generasi Baru Dinilai Berhasil Meningkatkan Kualitas Interaksi Pengguna dalam Berbagai Platform ModernInovasi Efek Visual dan Teknologi Animasi Terkini Menjadi Faktor Penting yang Membuat Pengalaman Digital Semakin MenarikStudi Terbaru Menunjukkan Bahwa Perubahan Kecil pada Aspek Visual Mampu Memberikan Dampak Besar terhadap Kenyamanan PenggunaPengalaman Digital Masa Kini Semakin Berkembang Berkat Integrasi Teknologi Modern yang Mengutamakan Kenyamanan dan InteraktivitasMahjong Ways Kembali Menarik Perhatian Setelah Muncul Berbagai Pembahasan Mengenai Perubahan Dinamika Simbol yang Semakin UnikAnalisis Pola Simbol Mahjong Ways Mengungkap Berbagai Karakteristik Menarik yang Membuat Permainan Ini Banyak DibicarakanMengapa Struktur Simbol Mahjong Ways Sering Menjadi Fokus Utama dalam Berbagai Kajian dan Diskusi Komunitas Digital ModernKajian Mendalam Mengenai Interaksi Simbol Mahjong Ways yang Dinilai Mampu Menghadirkan Pengalaman Bermain Lebih VariatifMahjong Ways Dinilai Memiliki Keunikan Tersendiri yang Membuat Banyak Pengguna Terus Mengamati Perkembangannya dari Waktu ke WaktuKomunitas Asia Menyoroti Fortune Mouse yang Popularitasnya Terlihat Stabil dan Tetap Banyak Dicari PemainProvider CQ9 Gaming Tampil Konsisten dengan Deretan Judul Favorit Pemain yang Masih Ramai DicariAnalisis Tren Hari Ini PG Soft Masih Mendominasi Percakapan Pemain Lewat Game-Game Populer yang Konsisten RamaiWild Fireworks Jadi Salah Satu Nama yang Mulai Sering Muncul di Sosial Media dan Ramai Dibicarakan PemainTren Baru Mulai Muncul Deretan Game Bertema Asia Kian Mendapat Perhatian Besar dari Komunitas DigitalKajian Mendalam Terhadap Sugar Rush Super Scatter Mengungkap Faktor Faktor Yang Membentuk Stabilitas Performa Di Tengah Lonjakan Aktivitas PenggunaData Analitik Modern Menemukan Sinyal Perubahan Menarik Yang Membuat Tren Pergerakan Sistem Digital Semakin Mudah DipetakanMahjong Ways Dan Evolusi Teknologi Server Masa Kini Sebuah Tinjauan Yang Mengungkap Perubahan Perilaku Pengguna Secara BertahapGelombang Pembaruan Data RTP Menjadi Perbincangan Setelah Terlihat Adanya Pergeseran Pola Yang Berbeda Dari Periode SebelumnyaKomunitas Game Online Menyoroti Daftar Game Favorit yang Mendominasi Percakapan Hari Ini di Berbagai PlatformFenomena Fa Fa Fa Jadi Salah Satu Topik yang Ramai di Berbagai Grup Game Digital karena Namanya Kembali NaikSweet Bonanza dan Sugar Rush Masih Jadi Duo Game yang Sulit Tergeser dari Percakapan Pecinta Game DigitalGates of Olympus dan Mahjong Ways Masih Mendominasi Pencarian Komunitas Game Online dengan Perbincangan yang Belum RedupBanyak Konten Kreator Mulai Mengulas Lucky Coming yang Sedang Naik Tren dan Makin Sering Dicari PemainRamai Dibahas Akademisi Digital Mengapa Banyak Pengguna Masih Salah Memahami Cara Kerja Sistem Acak dalam Permainan ModernMembongkar Ilusi Keberuntungan Beruntun Pakar Statistik Jelaskan Kesalahan Berpikir yang Sering Menjebak Pengguna DigitalDi Balik Fenomena Permainan Populer Begini Cara Probabilitas Bekerja Tanpa Dipengaruhi Hasil SebelumnyaStudi Perilaku Digital Ungkap Alasan Mengapa Banyak Orang Sulit Membedakan Peluang dan Perasaan IntuitifKetika Prediksi Tidak Selalu Akurat Mengenal Cara Kerja Sistem Acak yang Sering Disalahpahami PenggunaFenomena Bias Kognitif dalam Dunia Hiburan Interaktif Mengapa Otak Manusia Sering Melihat Pola yang Tidak AdaMengapa Mahjong Ways Terus Menarik Perhatian Komunitas Ungkap Pengalaman yang Membuat Mereka Kembali BermainTren Masa Kini Balik Popularitas Mahjong Ways Ternyata Faktor Visual dan Interaktivitas Jadi Daya Tarik Utama PenggunaBagaimana Kecerdasan Buatan Mempengaruhi Kebiasaan Digital dari Rekomendasi Konten hingga Keputusan PenggunaStudi Tren Digital Modern Mengungkap Hubungan Antara Stabilitas Server Dan Konsistensi Aktivitas Pengguna Dalam Sesi BerkelanjutanPerforma Infrastruktur Berbasis Data Jadi Fokus Utama Setelah Sejumlah Indikator Menunjukkan Perubahan Ritme Yang Semakin DinamisTren Analisis dan Era Personalisasi Mengapa Sistem Rekomendasi Semakin Efektif Menarik Perhatian Pengguna BaruDi Balik Lonjakan Unduhan Aplikasi Begini Cara Algoritma Cerdas Membaca Minat dan Perilaku PenggunaTeknologi AI Makin Dominan Pakar Ungkap Dampaknya terhadap Pola Konsumsi Konten Digital MasyarakatMengapa Banyak Pengguna Tertarik pada Konten Tertentu Analisis Cara Kerja Sistem Rekomendasi Berbasis AIKecerdasan Buatan dan Perubahan Perilaku Digital Fenomena yang Kini Menjadi Perhatian Banyak PenelitiMengupas Hubungan antara Psikologi Pengguna dan Persepsi Keberuntungan di Era Platform Digital ModernTeknologi Algoritma Semakin Canggih Pengalaman Pengguna Dinilai Lebih Stabil dan Adaptif Dibanding SebelumnyaTransformasi Sistem Digital Modern Disebut Berhasil Meningkatkan Kenyamanan dan Efisiensi Aktivitas PenggunaPenggunaan Algoritma Generasi Baru Jadi Sorotan Setelah Dinilai Membuat Pengalaman Interaktif Lebih ResponsifBagaimana Inovasi Teknologi Membentuk Pengalaman Digital yang Lebih Personal dan Mudah Diakses Berbagai KalanganTren Pengembangan Algoritma Modern Mulai Mengubah Cara Pengguna Berinteraksi dengan Platform Digital Masa KiniPengalaman Pengguna Masuk Babak Baru Teknologi Adaptif Dinilai Membawa Perubahan Signifikan pada Industri DigitalEfisiensi dan Stabilitas Jadi Fokus Pengembang Teknologi Berlomba Menghadirkan Sistem yang Lebih Ramah PenggunaDari Kecepatan hingga Personalisasi Ini Faktor yang Membuat Teknologi Modern Semakin Diminati Masyarakat DigitalMahjong Ways Jadi Perbincangan Komunitas Pengguna Bagikan Pengalaman Menarik Selama Menjelajahi Fitur Permainan
Exit mobile version