Home BERITA TERKINI Benarkah St. Corona Pelindung Pandemi?

Benarkah St. Corona Pelindung Pandemi?

0
St Corona, IST

DI masa pandemic virus korona (Covid-19), nama St Corona menjadi popular. Banyak orang menganggap,St.Corona sebagai pelindung pandemi. Umat Katolik di banyak negara pun kemudian berdoa dengan perantaraan orang kudus ini.

Siapakah St. Corona dan apakah benar Gereja menetapkannya sebagai pelindung pandemi? Sampai berita ini diturunkan, tidak ada keputusan yang dikeluarkan Gereja yang menetapkan St. Corona sebagai “pelindung di masa pandemi”.

Pelindung Penjudi dan Pencari Harta Karun

Belakangan, St. Corona dipercaya sebagai pelindung pandemi. Hal ini dikarenakan namanya kebetulan sama dengan nama “virus korona” (Covid-19) yang saat ini sedang menyebar di seluruh dunia. Dosen Teologi Kitab Suci di Universitas Birmingham, Inggris, Candida Moss mengatakan, St. Corona bukan santo pelindung untuk pandemi atau penyakit menular. Sebaliknya, St Corona adalah santo pelindung pemburu harta karun. Kisah tentang St. Corona lebih banyak hubungannya dengan pemburu harta karun yang menghargai keberhasilannya atas perantaraannya. “Anda berdoa kepada santo pelindung pemburu harta karun,,” ujar Moss kepada Religion News Service.

Meski begitu, Moss mengatakan, seandainya St. Corona dikaitkan dengan mukjizat penyembuhan apa pun selama pandemi virus korona. Bisa jadi, St. Corona kemudian akan ditetapkan juga sebagai pelindung di masa pandemi.

“Saya lebih suka mereka tidak melakukannya (berdoa kepada St. Corona), tetapi jika cukup banyak orang memutuskan, bahwa St. Corona adalah santo pelindung dari virus korona, dia akan menjadi seperti itu,” kata Moss.

Sudah sejak berabad silam, Gereja menetapkan St. Corona sebagai pelindung segala tindakan yang melibatkan uang, seperti perjudian dan perburuan harta karun. Hal ini karena ada sejumlah pemburu harta karun yang mendapat keberhasilan karena memohon padanya.

Siapa St. Corona

Kisah hidup St. Corona terkait erat dengan St. Victor. Legenda mereka menyatakan bahwa Victor adalah seorang prajurit Romawi keturunan Italia, yang disiksa, termasuk dicungkil matanya, dan dipenggal kepalanya. Sebagian besar sumber menyatakan bahwa ia dan Corona terbunuh di Suriah Romawi pada masa pemerintahan Marcus Aurelius (sekitar 160-170-an AD).

Ketika Victor disiksa, seorang istri prajurit lain yang berumur enam belas tahun, bernama Corona atau Stephanie (Stefania atau Stephana, dari Yun στέφᾰνος, stéphanos, ‘mahkota’) menghibur dan membesarkan hati Victor. Untuk ini, Corona ditangkap dan diinterogasi. Corona lalu diikat pada dua pohon palem dan disiksa.

Hari raya St Corona dan St Victor adalah 14 Mei. Di luar kota Feltre di Italia utara, di lereng Gunung Miesna, adalah gereja SS. Vittore e Corona, didirikan oleh Tentara Salib dari Feltre setelah Perang Salib Pertama.

Corona sangat dihormati di Austria dan Jerman bagian timur. Ada sebuah kapel yang didedikasikan untuknya di Sauerlach, Munich. Di tempat itu ada juga dua gereja yang dinamai menurut namanya di Keuskupan Passau. Sedangkan di Austria, ada dua kota yang dinamai menurut namanya

Sekitar 1000 AD Otto III, Kaisar Romawi Suci membawa peninggalan St. Corona ke Aachen di Jerman barat. Relik-reliknya ditemukan kembali selama pekerjaan penggalian di Katedral Aachen pada tahun 1910. Relik-relik itu lalu dipindahkan dari ruang bawah tanah dan ditempatkan di sebuah kapel di dalam katedral.

Menuju Pelindung Pandemi

Gereja Katolik memiliki ribuan orang kudus, termasuk St Corona yang adalah seorang martir Kristen pada abad ke-2. Nama “corona”, yang berarti ‘mahkota’ dalam bahasa Latin. Sebagian relikui St. Corona disimpan di sebuah gereja di Italia utara, yang kini menjadi pusat penyebaran Covid-19 terburuk di Eropa.

Di tengah pandemic, banyak umat Katolik di berbagai negara kemudian berdevosi kepada St. Corona. Perkembangan ini telah menjadi berita utama di media sosial dan media-media Katolik, juga dalam publikasi umum.

Sophia Institute Press, penerbit Katolik di New Hampshire, Amerika Serikat beberapa waktu lalu mencetak kartu doa St. Corona. Ribuan kartu ini langsung terjual habis. Michael Naughton, direktur Pusat Studi Katolik di Universitas St. Thomas, mengatakan, meski bukan santa pelindung di masa pandemic, namun St. Corona kini telah menjadi pendoa bagi para korban pandemic. “Dia bukan orang suci pandemi, tapi sekarang kita menjadikannya orang suci pandemi, Saya kira tidak ada masalah dengan itu. Orang-orang suci, dalam sejarah hidup mereka juga setuju saat-saat di mana kita berada.” Naughton mengatakan, semua orang kudus akan berdoa untuk kita di masa pandemi semacam ini.

Dalam hal pandemi, St Edmund yang meninggal pada tahun 869 di Inggris, telah lama dianggap sebagai santo pelindung para korban pandemi. St. Edmund tidak dikenal sebagai pelindung pandemi pada saat ini, mungkin karena namanya yang tidak ada kaitannaya dengan nama virus.

Sebenarnya sejarah St Corona tidak ada yang berkaitan dengan dengan penyakit. Namun, ia memberikan teladan kemartiran. Ia menawarkan penghibur bagi pria yang menderita. Naughton mengatakan, seharusnya St. Corona memberikan teladan juga bagi umat untuk mencintai sesame di tengah pandemi. “Jika St. Corona dapat membantu kita melakukan itu, mari kita lakukan,” ujarnya.

Pelindung Pandemi St. Rocco dan St. Edmund

Ada ribuan orang kudus di dalam Gereja. Dari nama nama itu tidak sedikit yang semasa hidupnya dikenal member perhatian kepada mereka yang menderita di masa pandemi. Dua nama yang bisa disebuat adalah St. Rocco dan St. Edmund.

Saint Rocco atau Roch (hidup c. 1348 – 15/16 Agustus 1376/79 (tradisional c. 1295 – 16 Agustus 1327) adalah seorang santa Katolik, seorang bapa pengakuan yang kematiannya diperingati pada 16 Agustus dan 9 September di Italia. Dia secara khusus dipercaya sebagai pelindung melawan wabah. Saint Rocco dikenal sebagai “São Roque” dalam bahasa Portugis dan sebagai “San Roque” dalam bahasa Spanyol, termasuk di banyak daerah yang sekarang berbahasa Inggris, seperti Filipina.

St. Edmund (juga dikenal sebagai St Edmund atau Edmund dari Anglia timur, meninggal 20 November 869) Ia dilahirkan pada tahun 841, putra Æthelweard, seorang raja Anglian Timur, yang dikatakan Edmund berhasil ketika ia berusia 14 tahun (atau sebagai alternatifnya ia adalah putra bungsu orang Jerman. raja bernama Alcmund).

Pada 869, Tentara Denmark memukulinya, menembaknya dengan panah dan kemudian memenggal kepalanya. Menurut salah satu legenda, kepalanya kemudian dilemparkan ke hutan, tetapi ditemukan aman oleh para pencari setelah mengikuti teriakan serigala halus yang memanggil dalam bahasa Latin, “Hic, Hic, Hic” – “Di Sini, Di Sini, Di Sini”. St. Edmund adalah santo pelindung pandemik dan juga raja.

Selain dua nama itu, Gereja memiliki ratusan orang kudus yang juga dikenal sebagai pelindung di masa pandemi dan penyakit. Beberapa orang kudus itu diantaranya; St. Marculf pelindung penderita penyakit kulit, St. Julian dari Nicomendia pelindung bayi lahir dan mereka yang sakit, St. Mungo pelindung penderita penyakit mata, St. Antonius Agung pelindung pandemi, dan masih banyak lagi.

Antonius E. Sugiyanto

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Evolusi Teknologi Visual Modern Membawa Pengalaman Bermain yang Lebih Imersif dengan Tampilan yang Semakin Detail dan MenawanPerkembangan Grafis Digital Generasi Baru Dinilai Berhasil Meningkatkan Kualitas Interaksi Pengguna dalam Berbagai Platform ModernInovasi Efek Visual dan Teknologi Animasi Terkini Menjadi Faktor Penting yang Membuat Pengalaman Digital Semakin MenarikStudi Terbaru Menunjukkan Bahwa Perubahan Kecil pada Aspek Visual Mampu Memberikan Dampak Besar terhadap Kenyamanan PenggunaPengalaman Digital Masa Kini Semakin Berkembang Berkat Integrasi Teknologi Modern yang Mengutamakan Kenyamanan dan InteraktivitasMahjong Ways Kembali Menarik Perhatian Setelah Muncul Berbagai Pembahasan Mengenai Perubahan Dinamika Simbol yang Semakin UnikAnalisis Pola Simbol Mahjong Ways Mengungkap Berbagai Karakteristik Menarik yang Membuat Permainan Ini Banyak DibicarakanMengapa Struktur Simbol Mahjong Ways Sering Menjadi Fokus Utama dalam Berbagai Kajian dan Diskusi Komunitas Digital ModernKajian Mendalam Mengenai Interaksi Simbol Mahjong Ways yang Dinilai Mampu Menghadirkan Pengalaman Bermain Lebih VariatifMahjong Ways Dinilai Memiliki Keunikan Tersendiri yang Membuat Banyak Pengguna Terus Mengamati Perkembangannya dari Waktu ke WaktuKomunitas Asia Menyoroti Fortune Mouse yang Popularitasnya Terlihat Stabil dan Tetap Banyak Dicari PemainProvider CQ9 Gaming Tampil Konsisten dengan Deretan Judul Favorit Pemain yang Masih Ramai DicariAnalisis Tren Hari Ini PG Soft Masih Mendominasi Percakapan Pemain Lewat Game-Game Populer yang Konsisten RamaiWild Fireworks Jadi Salah Satu Nama yang Mulai Sering Muncul di Sosial Media dan Ramai Dibicarakan PemainTren Baru Mulai Muncul Deretan Game Bertema Asia Kian Mendapat Perhatian Besar dari Komunitas DigitalKajian Mendalam Terhadap Sugar Rush Super Scatter Mengungkap Faktor Faktor Yang Membentuk Stabilitas Performa Di Tengah Lonjakan Aktivitas PenggunaData Analitik Modern Menemukan Sinyal Perubahan Menarik Yang Membuat Tren Pergerakan Sistem Digital Semakin Mudah DipetakanMahjong Ways Dan Evolusi Teknologi Server Masa Kini Sebuah Tinjauan Yang Mengungkap Perubahan Perilaku Pengguna Secara BertahapGelombang Pembaruan Data RTP Menjadi Perbincangan Setelah Terlihat Adanya Pergeseran Pola Yang Berbeda Dari Periode SebelumnyaKomunitas Game Online Menyoroti Daftar Game Favorit yang Mendominasi Percakapan Hari Ini di Berbagai PlatformFenomena Fa Fa Fa Jadi Salah Satu Topik yang Ramai di Berbagai Grup Game Digital karena Namanya Kembali NaikSweet Bonanza dan Sugar Rush Masih Jadi Duo Game yang Sulit Tergeser dari Percakapan Pecinta Game DigitalGates of Olympus dan Mahjong Ways Masih Mendominasi Pencarian Komunitas Game Online dengan Perbincangan yang Belum RedupBanyak Konten Kreator Mulai Mengulas Lucky Coming yang Sedang Naik Tren dan Makin Sering Dicari PemainRamai Dibahas Akademisi Digital Mengapa Banyak Pengguna Masih Salah Memahami Cara Kerja Sistem Acak dalam Permainan ModernMembongkar Ilusi Keberuntungan Beruntun Pakar Statistik Jelaskan Kesalahan Berpikir yang Sering Menjebak Pengguna DigitalDi Balik Fenomena Permainan Populer Begini Cara Probabilitas Bekerja Tanpa Dipengaruhi Hasil SebelumnyaStudi Perilaku Digital Ungkap Alasan Mengapa Banyak Orang Sulit Membedakan Peluang dan Perasaan IntuitifKetika Prediksi Tidak Selalu Akurat Mengenal Cara Kerja Sistem Acak yang Sering Disalahpahami PenggunaFenomena Bias Kognitif dalam Dunia Hiburan Interaktif Mengapa Otak Manusia Sering Melihat Pola yang Tidak AdaMengapa Mahjong Ways Terus Menarik Perhatian Komunitas Ungkap Pengalaman yang Membuat Mereka Kembali BermainTren Masa Kini Balik Popularitas Mahjong Ways Ternyata Faktor Visual dan Interaktivitas Jadi Daya Tarik Utama PenggunaBagaimana Kecerdasan Buatan Mempengaruhi Kebiasaan Digital dari Rekomendasi Konten hingga Keputusan PenggunaStudi Tren Digital Modern Mengungkap Hubungan Antara Stabilitas Server Dan Konsistensi Aktivitas Pengguna Dalam Sesi BerkelanjutanPerforma Infrastruktur Berbasis Data Jadi Fokus Utama Setelah Sejumlah Indikator Menunjukkan Perubahan Ritme Yang Semakin DinamisTren Analisis dan Era Personalisasi Mengapa Sistem Rekomendasi Semakin Efektif Menarik Perhatian Pengguna BaruDi Balik Lonjakan Unduhan Aplikasi Begini Cara Algoritma Cerdas Membaca Minat dan Perilaku PenggunaTeknologi AI Makin Dominan Pakar Ungkap Dampaknya terhadap Pola Konsumsi Konten Digital MasyarakatMengapa Banyak Pengguna Tertarik pada Konten Tertentu Analisis Cara Kerja Sistem Rekomendasi Berbasis AIKecerdasan Buatan dan Perubahan Perilaku Digital Fenomena yang Kini Menjadi Perhatian Banyak PenelitiMengupas Hubungan antara Psikologi Pengguna dan Persepsi Keberuntungan di Era Platform Digital ModernTeknologi Algoritma Semakin Canggih Pengalaman Pengguna Dinilai Lebih Stabil dan Adaptif Dibanding SebelumnyaTransformasi Sistem Digital Modern Disebut Berhasil Meningkatkan Kenyamanan dan Efisiensi Aktivitas PenggunaPenggunaan Algoritma Generasi Baru Jadi Sorotan Setelah Dinilai Membuat Pengalaman Interaktif Lebih ResponsifBagaimana Inovasi Teknologi Membentuk Pengalaman Digital yang Lebih Personal dan Mudah Diakses Berbagai KalanganTren Pengembangan Algoritma Modern Mulai Mengubah Cara Pengguna Berinteraksi dengan Platform Digital Masa KiniPengalaman Pengguna Masuk Babak Baru Teknologi Adaptif Dinilai Membawa Perubahan Signifikan pada Industri DigitalEfisiensi dan Stabilitas Jadi Fokus Pengembang Teknologi Berlomba Menghadirkan Sistem yang Lebih Ramah PenggunaDari Kecepatan hingga Personalisasi Ini Faktor yang Membuat Teknologi Modern Semakin Diminati Masyarakat DigitalMahjong Ways Jadi Perbincangan Komunitas Pengguna Bagikan Pengalaman Menarik Selama Menjelajahi Fitur Permainan
Exit mobile version