Home BERITA TERKINI Pasionis: Sejarah dan Kehadirannya di Indonesia

Pasionis: Sejarah dan Kehadirannya di Indonesia

0
Misa Syukur 75 tahun Pasionis di Indonesia yang diadakan di Katedral Sanggau Oktober 2021. IST

Mgr. Valentinus Saeng CP dipilih Paus Fransiskus untuk menjadi Uskup Sanggau yang baru. Ia akan menggantikan Mgr. Giulio Mencuccini CP yang mengundurkan diri karena telah berusia 75 tahun. Kedua uskup ini adalah imam Kongregasi Pasionis (Congregatio Passionis Iesu Christi/CP). Kongregasi Pasionis memiliki beragam karya di Indonesia. Di Keuskupan Sanggau, Kongregasi Pasionis memiliki paling banyak karya disbanding keuskupan lain. Lalu bagaimana sejarah dan awal mula kehadiran kongregasi ini di Indonesia?

Awal kehadiran Kongregasi Pasionis di Indonesia diawali dengan datangnya Misionaris Pasionis pertama yang berasal dari Belanda yaitu Pastor Bernardinus Knippenberg CP, Pastor Canisius Pijnappels CP, dan Pastor Plechelmus Dullaert CP. Mereka adalah misionaris dari Provinsi Materi Sanctae Spei Belanda. Selain dari Belanda, ada juga Misionaris Pasionis yang berasal dari Italia yang pertama tiba di Indonesia yaitu Pastor Marcello Di Pietro CP dan Pastor Cornelio Serafini, CP. Keduanya berasal  Provinsi Pieta Italia.

Para misionaris dari Belanda mulai mewartakan Injil di Ketapang sejak bulan Juli 1946. Pada tahun 1954 misi Ketapang dinaikkan statusnya menjadi Prefektur Apostolik dengan perluasan wilayah ke daerah Sekadau dan Meliau (sekarang Keuskupan Sanggau). Tahun 1968, wilayah tersebut diserahkan kepada misionaris Italia yang tiba di Indonesia pada tahun 1961. Untuk itu hingga tahun ini, Kongregasi Pasionis sudah selama 76 tahun berkarya di Indonesia.

2100 Biarawan

Kongregasi Pasionis didirikan oleh Santo Paulus dari Salib dengan kharisma khusus Sengsara Yesus Kristus. Mereka yang tergabung dalam tarekat ini memiliki inisial CP di akhir nama mereka. Lambang kongregasi ini berbentuk seperti Hati Kudus Yesus, yang biasanya dibordir pada jubah mereka. Sekarang simbol ini lebih banyak digunakan dalam bentuk bros.

St. Paulus dari Salib menulis regula kongregasi pada bulan Desember 1720; dan pada tahun 1725, Paus Benediktus XIV mengizinkan pendirian tarekat ini. Paulus dan saudaranya, Yohanes Baptista, ditahbiskan oleh Paus pada saat yang sama. Nama kanonik kongregasi ini adalah Kongregasi Para Biarawan Tak Bersepatu dari Salib dan Sengsara Tersuci Tuhan Kita Yesus Kristus.

Tahun 1769, Paus Klemens XIV memberikan hak penuh kepada para Pasionis sebagaimana yang diterima oleh tarekat religius lainnya, bukan dalam bentuk ordo tetapi sebagai sebuah kongregasi. Kongregasi ini didirikan dengan dua tujuan khusus: karya misi dan hidup kontemplatif, dengan usaha menyatukannya dalam hidup keseharian. Pendirinya memadukan dua aspek hidup religius, yaitu aspek kontemplatif seperti para biarawan Trapis, dan aspek aktif seperti para Yesuit.

Saat ini ada sekitar 2100 biarawan Pasionis yang tersebar di 59 negara di lima benua. Kongregasi ini dipimpin oleh Superior Jenderal yang dipilih setiap empat tahun sekali dalam Kapitel Jenderal. Superior Jenderal saat ini adalah Pastor Joachim Rego, CP. Superior Jenderal didampingi oleh para Konsultor Jenderal dalam pelaksanaan tugasnya. Kongregasi ini terbagi dalam beberapa provinsi, vice provinsi dan vikariat. Kongregasi juga dibagi dalam beberapa Konferensi.

Kharisma dan Spiritualitas

Karisma Pasionis adalah “Kenangan Akan Sengsara Yesus Kristus”. Dengan karisma ini, Kongregasi Pasionis menemukan kesatuan hidup dan kerasulan dalam Sengsara Yesus Kristus. Semangat hidup Pasionis menyatakan kekuatan Allah yang menembus dunia, menghancurkan kekuatan jahat dan membangun Kerajaan Allah. Para Pasionis dipanggil untuk menyatukan diri dengan kehidupan dan misi Dia yang “mengosongkan diri-Nya dan mengambil rupa seorang hamba” (Flp 2: 7). Dengan memberikan hidup-Nya bagi kita, Dia mengungkapkan kasih Allah bagi semua orang dan menunjukkan jalan yang harus mereka ikuti sebagai jalan menuju Bapa.

Santo Paulus dari Salib terpanggil untuk mengumpulkan rekan-rekannya untuk hidup bersama dan memberitakan Injil Kristus kepada semua orang. Nama pertama yang dia berikan untuk komunitasnya adalah “Para Miskin Yesus”. Nama ini diberikan untuk menunjukkan bahwa hidup komunitas baru ini harus didasarkan pada kemiskinan injili, yang sangat diperlukan sebagai dasar dalam melaksanakan nasehat-nasehat Injil lainnya seperti bertekun dalam doa dan mewartakan Sabda Salib dari masa ke masa.

Misi Pasionis adalah “Mewartakan Injil Sengsara Yesus Kristus”. Para Pasionis menyadari bahwa Sengsara Yesus Kristus terus berlangsung dalam dunia ini sampai Dia datang kembali dalam kemuliaan. Karena itu, para Pasionis membagi suka dan duka dengan semua umat dalam perjalanan hidup menuju Bapa. Para pasionis ingin terlibat dalam penderitaan semua orang, terutama mereka yang miskin dan terlantar.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Barang di Rumah yang Sebaiknya Segera Diganti Jika Sudah Lama DipakaiDestinasi Alam yang Masih Sepi Tapi Memiliki Pemandangan MenakjubkanFenomena yang Sedang Ramai Dibicarakan di Media SosialCara Menabung yang Efektif Meski Gaji Pas-PasanMengapa Tubuh Tetap Lelah Meski Sudah Tidur Cukup?Orang Kaya Ternyata Punya Kebiasaan Pagi yang BerbedaKesalahan Finansial yang Sering Dilakukan Sebelum Usia 30 TahunKesalahan Membersihkan Rumah yang Justru Membuat Kotoran Menumpuk7 Kebiasaan Pengguna Smartphone yang Diam-Diam Membuat HP Cepat RusakFakta Psikologi yang Bisa Menjelaskan Perilaku Sehari-hariTernyata Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari Memberikan Efek IniFitur Tersembunyi Android yang Jarang Diketahui PenggunaKisah Sederhana yang Menginspirasi Banyak OrangKenapa WiFi Terasa Lambat Padahal Sinyal Penuh? Ini PenjelasannyaKota-Kota di Asia Tenggara yang Cocok untuk Liburan HematMengapa Banyak Bisnis Kecil Gagal di Tahun Pertama?Peluang Usaha Modal Kecil yang Masih Menjanjikan Tahun IniKuliner Malam yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung ke Kota BaruTanda Tubuh Sedang Mengalami Stres BerlebihanCara Membersihkan Memori HP Tanpa Menghapus Foto PentingTrik Menata Rumah Agar Terlihat Lebih LuasKebiasaan Sepele yang Bisa Mengganggu Kualitas TidurKebiasaan Cas HP Semalaman, Benarkah Berbahaya?Kebiasaan Boros yang Sering Tidak DisadariAlasan Mengapa Banyak Orang Mendadak Menyukai Hobi IniMakanan Tradisional Indonesia yang Mulai Sulit DitemukanTernyata Ini Penyebab Baterai HP Cepat Habis Setiap HariKebiasaan Unik dari Berbagai Negara yang MengejutkanCara Menghilangkan Bau Tak Sedap di Kamar Secara AlamiMengapa Beberapa Orang Lebih Suka Menyendiri?Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Mata di Era DigitalCara Mengetahui Akun WhatsApp Sedang Disadap atau TidakHal-Hal Kecil yang Ternyata Membuat Orang Lebih BahagiaTren Baru yang Diprediksi Akan Populer dalam Waktu DekatBarang yang Sebaiknya Tidak Disimpan Terlalu Lama di KulkasCerita di Balik Kebiasaan yang Dianggap Biasa oleh Banyak OrangCara Mengatur Keuangan Agar Tidak Selalu Kehabisan Uang di Akhir BulanTips Menghemat Listrik yang Jarang Diketahui5 Aplikasi Gratis yang Bisa Membuat Kerja Lebih CepatIde Penghasilan Tambahan yang Bisa Dikerjakan dari RumahKesalahan yang Sering Dilakukan Saat Merencanakan LiburanEfek Duduk Terlalu Lama yang Jarang DisadariModus Penipuan Online Terbaru yang Sedang MarakFakta Menarik Tentang Destinasi Populer yang Jarang DiketahuiMinum Air Putih Saat Bangun Tidur, Apa Benar Banyak Manfaatnya?Kesalahan Saat Berbelanja yang Membuat Pengeluaran MembengkakPenelitian Terbaru Mengungkap Fakta Menarik Tentang Kehidupan ModernRahasia Rumah Selalu Rapi yang Jarang DiketahuiPeluang Bisnis Rumahan yang Semakin Diminati Banyak OrangAlasan Wisatawan Sering Kembali ke Destinasi yang SamaModus Baru di Internet yang Perlu Diwaspadai Pengguna SmartphoneFakta Tentang Kopi yang Mungkin Belum Anda KetahuiAlasan Banyak Orang Mulai Mengurangi Penggunaan Media SosialTempat Wisata yang Terlihat Lebih Indah Saat Musim TertentuMakanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Saat Perut KosongKebiasaan Pagi yang Membantu Menjaga ProduktivitasTanda-Tanda Kondisi Keuangan Anda Perlu Segera DibenahiTanda Peralatan Elektronik di Rumah Perlu DigantiKesalahan Saat Mencuci Pakaian yang Membuat Cepat RusakCara Mendapatkan Tiket Pesawat Lebih Murah
Exit mobile version