Home GEREJA DAN KATEDRAL Katedral Bandung: Rumah bagi Gereja yang Semakin Bersaudara

Katedral Bandung: Rumah bagi Gereja yang Semakin Bersaudara

0

BANDUNG, Pena Katolik – Bulan Januari 1984, itulah saat pertama Romo Leo van Beurden, OSC ditugaskan di Paroki Katedral St. Petrus Bandung, Keuskupan Bandung. Saat itu, imam kelahidan Belanda 26 Desember 1942 itu sudah berkarya di Indonesia selama sekitar 14 tahun.

Paroki Katedral bukan tempat pertama penugasannya di Indonesia. Namun, setelah tahun 1980-an itu, Romo van Beurden kembali ditugaskan di tempat yang sama pada 1999 hingga saat ini.

Sebuah Katedral tidak ada artinya tanpa umat yang sehari-hari berdoa di dalamnya. Hal ini disadari benar oleh Romo van Beurden.

Ketika menjadi Kepala Paroki Katedral Bandung, ia langsung membagi lingkungan menjadi lingkup yang lebih kecil. Ini ia lakukan agar umat lebih aktif. Langkah ini juga untuk mendorong gairah persaudaraan kian kuat.

“Jika mau membangun suatu paroki harus ada persaudaraan,”aku Romo van Beurden. Boleh jadi inilah wajah Katedral Bandung zaman ini. Umat yang semakin bersaudara seperti yang diimpikan Romo van Beuren.

Semakin Bersaudara

Tahun ini, Katedral St. Petrus Bandung berusia seabad. Usia yang tidak lagi muda. Di tempat ini, Romo van Beuren telah berkarya lebih dari 25 tahun. Ini berarti, Romo van Beuren melayani di sini selama lebih dari seperempat usia katedral itu.

“Ini Katedral bagus! Gedungnya bagus!” ungkapnya saat memberi kesan pertama menginjakkan kaki di Katedral Bandung.

Wajah persaudaraan yang ingin ditampilkan Katedral Bandung ini setidaknya juga menjadi kerinduan Toto. Umat Paroki Katedral Bandung ini setiap Minggu tidak pernah absen Misa di sana.

“Agak kaget awalanya, karena yang hadir kebanyakan para senior, sudah sepuh, bisa dikatakan seumuran dengan bapak dan ibu saya. Juga biasanya turut hadir Suster-suster Ursulin,” jelas Toto.

Kendati demikian, Toto tetap bersemangat aktif di lingkungan Gereja. Salah satunya yang ia jalani di Legio Maria. Sejak tahun 1973 sejak tahun 1973, ia telah bergabung dengan Legio Maria pada Presidium Pohon Sukacita Kami.

Katedral St. Petrus Bandung Lebih dari sekadar bangunan yang memiliki arsitektur yang khas. Gereja iniadalah saksi bisu tentang perjalanan panjang perkembangan umat Katolik di Keuskupan Bandung. Toto sebagai Ketua Seksi Hubungan Antar Keagamaan Paroki Katedral menceritakan, selama ini Katedral memberikan kesan yang positif. Toto mencontohkan, selama ini paroki selalu menjalin silahturami dengan tokoh-tokoh agama di sekitar Kota Bandung.

Seabad Katedral

JEJAK kehadiran Gereja Katedral St. Petrus Bandung bermula sekitar tahun 1878. Buku “Ziarah Arsitektur Katedral St. Petrus Bandung” menuliskan bahwa saat itu

Tahun 1878, Bandung sudah menjadi kota yang cukup ramai. Kota itu adalah kota karesidenan Priangan. Ketika jalur kereta api Batavia-Bandung dibuka tahun 1884 dan hubungan Bandung dengan Batavia menjadi lebih mudah, pelayanan umat secara tetap di Bandung segera dipersiapkan.

Saat itu, dibangunlah gereja pertama yang berukuran 8×21 meter. Gereja ini dinamai St. Franciscus Regis dan diberkati Mgr.W.Staal pada 16 Juni 1895. Lokasi gereja ini sekarang menjadi lokasi Bank Indonesia.

Upacara pemberkatan Gereja St. Petrus Bandung 19 Februari 1922.

Dalam waktu tak lama, jumlah umat Katolik di Bandung semakin banyak yaitu 1800. Saat itu, hanya setelah empat tahun, ada ide untuk memperluas Gereja St. Franciscus Regis. Pembangunan gereja baru ini memilih lahan bekas peternakan di sebelah Timur Gereja St.Franciscus Regis di Merpikaweg, kini Jalan Merdeka.

Pembangunan gereja baru itu dilaksanakan sepanjang tahun 1921. Kemudian diberkati Mgr. Luypen pada 19 Februari 1922. Gereja ini dipersembahkan kepada Santo Petrus yang merupakan nama permandian Pastor P.J.W Muller, SJ. Pada masa itu, para imam Serikat Yesus diberi tanggung jawab untuk menggembalakan umat. Begitulah, awal sejarah Katedral St. Petrus Bandung dimulai.

Saat rel kereta api dibangun tepat di sebelah selatan kompleks gereja.

Imam Serikat Yesus bertahan melayani di sini hingga tahun 1928 dan digantikan para imam dari Ordo Salib Suci. Tidak butuh waktu lama, hanya setelah empat tahun pada pada tahun 1932 karya misi di Bandung dijadikan sebuah Prefektur Apostolik, di mana Mgr. J.H. Goumans, OSC menjadi Prefek Apostolik yang pertama. Pada tahap inilah, Gereja St. Petrus mengayunkan langkah pertamanya menjadi katedral. Di sinilah gereja ini pelan-pelan menjadi pusat umat di wilayah gerejawi Bandung.

Gereja St. Petrus resmi menjadi Katedral St. Petrus saat Takhta Suci membentuk Vikariat Apostolik Bandung pada tahun 1941. Sat itu, Mgr. Goumans mendapat tahbisan uskup berbarengan dengan itu Gereja Santo Petrus Bandung disebut sebagai Katedral.

Ketika Takhta Suci mendirikan Hierarki Gereja Katolik Indonesia pada 1961, dengan jelas disebutkan Gereja Santo Petrus Bandung adalah Gereja Katedral Keuskupan Bandung. Demikianlah, walaupun bukan gereja tertua, Gereja Santo Petrus Bandung menjadi gereja induk Keuskupan Bandung.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Bagaimana Animasi Berantai Dapat Membentuk Alur Permainan yang Khas

Mengapa Simbol Tradisional Masih Banyak Ditemukan dalam Desain Game Digital Masa Kini?

Perkembangan Game Mobile Mengubah Cara Pengembang Menyusun Tampilan untuk Layar Smartphone

Mahjong Ways Memiliki Pendekatan Visual yang Menghubungkan Tema Klasik dengan Hiburan Digital

Di Balik Efek Cahaya dalam Game Modern, Ada Teknik Desain yang Membantu Menonjolkan Informasi

Bagaimana Mekanisme Cascade dalam Mahjong Ways 2 Mengubah Susunan Simbol Selama Permainan?

Game Digital Bertema Asia Memperlihatkan Perpaduan Menarik antara Ornamen dan Animasi Modern

Mengapa Sebagian Game Mobile Tetap Mudah Dikenali Meski Tampilan Permainan Terus Berkembang?

Mahjong Ways Menggunakan Warna Emas sebagai Bagian dari Identitas Visual yang Konsisten

Perubahan Cara Orang Menggunakan Smartphone Membawa Tantangan Baru bagi Desain Game Mobile

Mahjong Ways 2 Memadukan Efek Multiplier dengan Animasi yang Menjelaskan Perubahan Permainan

Bagaimana Desain Ikon dalam Game Digital Membantu Pengguna Mengenali Fungsi dan Informasi?

Game Mobile Modern Semakin Memperhatikan Keseimbangan antara Tampilan dan Kemudahan Navigasi

Mahjong Ways dan Pengaruh Motif Tradisional terhadap Pembentukan Karakter Visual Permainan

Mengapa Animasi yang Terlalu Ramai Bisa Mengganggu Kenyamanan Pengguna Game Digital?

Komunitas Game Online Sering Membentuk Tren Baru melalui Diskusi dan Berbagi Pengalaman

Mahjong Ways 2 Memiliki Elemen Audio Visual yang Mendukung Penyajian Mekanisme Permainan

Perkembangan Teknologi Grafis Membuka Ruang Baru bagi Kreativitas Pengembang Game Mobile

Bagaimana Tema Budaya dalam Game Digital Bisa Diperkenalkan tanpa Menghilangkan Ciri Aslinya?

Game Digital Tidak Selalu Membutuhkan Tampilan Rumit untuk Memberikan Pengalaman yang Berkesan

Kasino Online di Tengah Perubahan Kebiasaan Masyarakat Mengakses Informasi Digital

Mengapa Pemahaman tentang Peluang Menjadi Penting dalam Permainan Kasino Digital?

Fenomena Kasino Online dan Tantangan Membedakan Informasi dengan Promosi

Bagaimana Kemudahan Pembayaran Digital Memengaruhi Aktivitas Kasino Online?

Di Balik Popularitas Kasino Digital, Ada Persoalan Literasi yang Jarang Dibahas

Kasino Online dan Perubahan Cara Pengguna Menilai Keamanan Platform Digital

Ketika Hiburan Berbasis Internet Menimbulkan Pertanyaan tentang Batas Pengeluaran

Memahami Pengaruh Pengalaman Menang dan Kalah terhadap Keputusan Pengguna Kasino

Mengapa Perlindungan Identitas Digital Menjadi Perhatian dalam Kasino Online?

Menelusuri Hubungan Antara Perkembangan Kasino Online dan Kesadaran Risiko Pengguna

Mengapa Kasino Online Semakin Sering Dibahas dalam Fenomena Budaya Digital?

Di Balik Tampilan Kasino Digital, Ada Desain yang Memengaruhi Keputusan Pengguna

Kasino Online dan Fenomena Hiburan Instan yang Mengubah Persepsi Risiko

Bagaimana Notifikasi Digital Memengaruhi Kebiasaan Pengguna Kasino Online?

Ketika Transaksi Tanpa Uang Tunai Mengubah Cara Pengguna Melihat Pengeluaran

Mengenali Perbedaan Antara Hiburan Digital dan Perilaku Bermain Berlebihan

Kasino Digital dalam Sorotan: Mengapa Transparansi Sistem Semakin Penting?

Dari Layar Smartphone hingga Media Sosial, Bagaimana Kasino Online Diperkenalkan?

Mengapa Kemenangan Kecil Bisa Memengaruhi Cara Pandang terhadap Kasino Online?

Menelusuri Peran Konten Digital dalam Membentuk Persepsi tentang Kasino Online

Mahjong Ways 2 Memiliki Cara Tersendiri dalam Menampilkan Perubahan Simbol dan Efek Visual

Mengapa Game Digital dengan Tema Asia Masih Menarik Perhatian di Tengah Banyaknya Pilihan Hiburan?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Pengguna Tidak Lagi Bergantung pada Grafis Semata

Mahjong Ways Menghadirkan Detail Visual yang Menggabungkan Simbol Klasik dengan Sentuhan Modern

Bagaimana Desain Gerakan dalam Game Digital Membantu Menciptakan Pengalaman yang Lebih Interaktif?

Game Bertema Tradisional Mulai Mendapat Sentuhan Teknologi yang Mengubah Cara Penyajiannya

Mahjong Ways 2 dan Peran Animasi dalam Memperjelas Mekanisme Pergantian Simbol

Mengapa Pengalaman Pengguna Menjadi Pertimbangan Penting dalam Perancangan Game Mobile Modern?

Komunitas Game Digital Membantu Memperkenalkan Berbagai Sudut Pandang tentang Sebuah Permainan

Perubahan Desain Antarmuka Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Navigasi yang Mudah Dipahami