Home BERITA TERKINI Jalan Kudus Si Misionaris Tukang Kayu

Jalan Kudus Si Misionaris Tukang Kayu

0

HUEHUETENANGO, Pena Katolik – Menjadi misionaris di Guatemala membuat dirinya harus bekerja keras sendirian. Dengan keterampilan pertukangan yang ia kuasai, ia mewartakan Kabar Gembira.

Señor maestro, El señor maestro vino! ‘Pak guru, pak guru sudah datang’. Teriakan itu datang dari seorang murid Sekolah De La Salle di Huehuetenango, Guatemala. Teriakan kegembiraan itu mengakhiri puasa panjang 15 tahun berdirinya sekolah itu tanpa guru.

Selama tidak ada guru, para siswa belajar mandiri. Ada yang memilih ke hutan untuk berburu dan menunggangi kuda. Ada juga yang ke sekolah hanya untuk bermain sepak bola. Itulah sekolah menurut anak-anak Indian di Huehuetenango.

Sebagai minoritas di Guatemala, suku Indian sangat mengharapkan dunia pendidikan yang bisa mengubah nasib mereka. Inilah alasan, anak-anak saban hari tak pernah lelah menunggu guru baru masuk kelas. Tak heran, kehadiran Bruder Leo William Miller menjadi berita luar biasa. Br. Leo menjadikan keterampilannya di bidang pertukangan, ia memulai karya misi. Ia mengajar keterampilan ini, sambil mewartakan iman.

Tukang Kayu

Br. Leo lahir pada 21 September 1944 dan dianugerahi nama James Alfred Miller oleh kedua orangtuanya. Menginjak masa remaja, James memasuki Masa Juniorat Kongregasi Bruder De La Salle (Fratres Scholarum Christianarum/FSC) di Missouri, Amerika Serikat bulan September 1959 dan selanjutnya diterima sebagai postulan pada tahun 1962. Saat mulai menjalani novisiatnya, pada bulan Agustus 1962, James mengganti namanya menjadi “Leo William”.

Setelah mengikrarkan kaul sementara, Br. Leo ditugaskan mengajar di Sekolah Menengah Atas Cretin-Derham, Minnesota. Di tempat ini, ia mengajar pertanian sekaligus menjadi pelatih sepak bola. Pekerjaan ini ia lakoni dengan penuh kegembiraan hingga ia dapat mengikrarkan kaul kekalnya pada Agustus 1969.

Titik ini tentu menjadi babak baru bagi Br. Leo. Ia kemudian mendapat tugas baru sebagai guru di sebuah sekolah di Kota Bluefields, Nikaragua hingga tahun 1974. Kongragasi FSC memindahkannya ke Puerto Cabezas.

Di tempat yang baru, Br. Leo mendapat tanggung jawab yang cukup berat. Ia diminta membangun dua sekolah sekaligus, satu berupa sekolah kesenian dan yang lain sekolah pertukangan. Setelah dua gedung selesai dibangun dalam waktu satu tahun, ia kemudian diangkat menjadi kepala sekolah di dua lembaga itu.

Di bawah asuhannya, sekolah pertukangan menjadi sangat maju. Mula-mula hanya 200 siswa di tahun pertama, di tahun ketiga menjadi 800 siswa. Br. Leo memasuki dunia pendidikan dengan metode pembelajaran motorik. Ia fokus pada keterampilan murid dengan mengajarkan mereka teknik pertukangan. Alhasil para murid lulusan sekolah ini pun dikenal sebagai lulusan yang bermutu. Bagi dia sendiri, perkembangan siswa yang demikian membuat tarekat semakin percaya kepadanya.

Di Tengah Konflik

Tahun 1978, Kongregasi FSC menyerahkan tugas yang lebih berat kepadanya. Br. Leo diminta memulai membangun sepuluh sekolah di daerah pedesaan. Sayang di tahun pertama, saat ia baru berhasil mendirikan empat sekolah situasi memanas di Nikaragua. Hal ini menyusul keberhasilan Frente Sandinista de Liberación Nacional (FSLN) menggulingkan diktator Anastasio Somoza pada Juli 1979.

Pencaplokan kekuasaan ini disertai pertempuran yang sengit di Ibu Kota Managua, di mana Somoza terpaksa kabur mendarat di pangkalan Angkatan Udara AS, dekat Miami, Florida. Perebutan kekuasaan ini menyusul perang sipil yang terjadi selama dua bulan antara milisi Sandinista dan pasukan pemerintah.

Dengan runtuhnya kekuasaan klan Somoza, Nikaragua berada dalam ketidakpastian pemerintahan. Hal inilah yang secara langsung berimbas pada keberadaan Br. Leo di Nikaragua.

Selama membangun beberapa sekolah, ia mengerjakannya dengan berusaha bekerjasama dengan pemerintah Somoza yang di dukung Amerika Serikat. Hubungan ini terjalin dengan harapan pembangunan sekolah akan dapat cepat selesai.

Br. Leo tidak menyangka situasi akan berubah drastis di negara itu. Ia juga tidak menyangka, kerjasamanya dengan pemerintah sebelumnya akan berimbas pada keamannya di Nikaragua. Apalagi, ia seorang berkewarganegaraan Amerika Serikat.

Hal ini tak lepas dari amatan para pendukung Sandinista yang rata-rata umat Katolik. Mereka menganggap hubungan Br. Leo dengan pemerintah sebelumnya sebagai sesuatu yang berlebihan. Situasi selanjutnya menjadi semakin tidak menentu saat ia juga menerima berbagai

ancaman dan bahkan dimasukan oleh pendukung Sandinista dalam daftar orang yang harus “dibereskan”.

Demi menjaga situasi Gereja Nikaragua tetap aman, Br. Leo diminta pulang ke Amerika Serikat. Ia kemudian kembali mengajar di Sekolah Cretin antara tahun 1979-1981.

Bruder Pembangunan

Seorang konfraternya, Br. Fransis Carr mengatakan meski Br. Leo bahagia dengan pekerjaannya tetapi hati kecilnya selalu ingin kembali ke Nikaragua. Ia ingin membangun negeri ini dengan keterampilannya. “Ia selalu ingin ke Amerika Latin, dan ingin berkarya di tempat yang paling susah,” sebut Br. Fransis.

Doanya sepertinya terkabul, di tahun ketiganya di Sekolah Cretin, ia diutus ke Guatemala dan tiba di sana pada Januari 1981. Di sana ia menjadi pengajar bagi anak-anak suku Indian di Sekolah De La Salle, Huehuetenango, di sebelah barat Guatemala

Di tempat baru ini, Br. Leo langsung “tancap gas”. Ia memberikan dirinya untuk mengabdi di tengah masyarakat Indian. Ia mengajar teknik pertukangan di sekolah ini dan seketika dikenal karena kepiawaiannya. Ia pandai membangun rumah, kursi, meja, lemari, bahkan kandang ternak. Kehadirannya membawa harapan baru bagi masyarakat. Maklum, Huehuetenango termasuk daerah “pinggir” sehingga masyarakat Indian hanya mendapat sedikit perhatian dari pemerintah Guatemala.

Keterampilan Br. Leo sebenarnya didapatkan dari bapaknya yang juga seorang tukang di Stevens Point, Wisconsin. Ia juga sejak kecil sudah terbiasa bekerja di peternakan bersama dua adiknya Bill dan Ralph. Ia terbiasa bekerja fisik karena faktor kesehatan. Saat dilahirkan, Leo hanya memiliki berat sangat ringan dengan tingginya tak sesuai bayi pada umumnya. Penyakit langka membuat ia harus terus berkeringat agar sirkulasi darah terus lancar.

Terbukti, saat akhirnya diutus ke Huehuetenango, Br. Leo tidak kaget lagi. Sekolah De La Salle yang sudah dibangun sejak tahun 1970-an hanya menyisahkan bangunan tanpa pengajar. Situasi perang pernah hancur. Selain itu, bencana alam tahun 1976 melukai 74 ribu jiwa dan 20 ribu jiwa yang meninggal.

Situasi ini membuat beberapa tarekat atau ordo mengurungkan niat membuka misi di tempat ini. Memang ada beberapa tarekat imam dan suster yang masih tetap bertahan, tetapi misi mereka tidak efektif. Kadang-kadang mereka harus menjadi misionaris nomaden “berpindah-pindah” tempat melayani.

Kematian Terindah

Sayang, ketekunan dalam karya harus merenggut nyawa Br. Leo. Karena kedekatannya dengan masyarakat suku Indian, teristimewa para Apache, membuat ia kerap dibenturkan antara kepentingan Gereja dan pemerintah. Hal ini yang menyebabkan dirinya menjadi target “pemerintah”. Ia meninggal setelah ditembak di kepala oleh pemerintah. Ia meninggal sebagai martir Kristus. Banyak orang menyebut kematian Br. Leo sebagai kematian terindah. Ini karena dirinya meninggal dalam pekerjaan sebagai bruder, sekaligus pekerja di kebun anggurnya.

Proses beatifikasinya dibuka oleh Keuskupan Huehuetenango pada 2 September 2009 yang saat itu dipimpin Mgr. Rodolfo Francisco Bobadilla Mata, CM. Gelar venerabilis didapatkan Br. Leo pada akhir 2018. Setahun kemudian pada 7 Desember 2019, ia dibeatifikasi di Gereja Katedral Huehuetenango. (Yusti H. Wuarmanuk/Antonius E. Sugiyanto)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Mengapa Data Historis Mahjong Ways Perlu Dibaca dengan Konteks Sebelum Digunakan sebagai Bahan AnalisisMengapa Urutan Simbol pada Mahjong Ways Tidak Selalu Menggambarkan Kecenderungan Putaran BerikutnyaPerubahan Antarmuka Mahjong Ways dan Dampaknya terhadap Cara Pengguna Mengenali Fitur PermainanKemunculan Simbol Berturut pada Mahjong Ways dan Cara Melihatnya dari Perspektif Probabilitas5 Elemen yang Membentuk Pengalaman Visual Mahjong Ways di Tengah Perkembangan Game DigitalPerkembangan Pengalaman Pengguna Mahjong Ways Mengikuti Perubahan Teknologi Platform DigitalMembaca Data Mahjong Ways Secara Lebih Objektif dengan Memisahkan Variasi Acak dan Persepsi PolaBagaimana Variasi Acak Membentuk Perbedaan Hasil Mahjong Ways dari Satu Sesi ke Sesi LainnyaMahjong Ways dan Peran Sistem Digital dalam Membentuk Pengalaman Permainan yang Lebih ResponsifMahjong Ways dan Perbedaan Karakter Hasil yang Terlihat pada Sesi Pendek dan Sesi PanjangTeknologi Grafis Membawa Perubahan pada Presentasi Mahjong Ways di Ekosistem Game MobileCatatan Sesi Mahjong Ways Menjadi Cara Sederhana untuk Mengamati Perubahan Hasil dari Waktu ke WaktuCara Memahami Perubahan Hasil Mahjong Ways Tanpa Mengandalkan Pengamatan dari Beberapa Putaran SajaPerbandingan Mahjong Ways Berdasarkan Fitur Memberikan Gambaran Berbeda dari Sekadar Melihat TampilanMahjong Ways dalam Perspektif Permainan Digital: Simbol, Volatilitas, Teknologi, dan Pengalaman PenggunaPeran Scatter dan Wild dalam Membentuk Struktur Fitur Mahjong Ways Secara KeseluruhanMengamati Perubahan Pola Mahjong Ways melalui Kombinasi Data, Rentang Waktu, dan Konteks yang TepatMahjong Ways dan Pergeseran Preferensi Pengguna terhadap Permainan dengan Tema Tradisional ModernKetika Unsur Tradisional dan Teknologi Modern Bertemu dalam Pengembangan Mahjong WaysEvolusi Mahjong Ways Menunjukkan Bagaimana Game Reel Beradaptasi dengan Perkembangan Platform Mobile
Evolusi Tampilan MahjongTradisi Mahjong di Era DigitalDesain Interaktif MahjongIdentitas Visual MahjongTransformasi Tampilan MahjongFenomena Hadiah Saldo DANAEvent Sweet BonanzaSimbol Keberuntungan Sweet BonanzaCerita Visual Sweet BonanzaBlack Scatter Mahjong Wins 3kemunculan scatter hitam Mahjong Wins 3fungsi wild dalam rangkaian gugurperan simbol wild Mahjong Ways 2perbedaan aturan scatter antar gameRTP dan scatter Mahjong Winsmembaca riwayat putarancara kerja RNG pada slotkekeliruan membaca RTPkecepatan spin dan peluang scattermenetapkan batas anggaranProporsi Spasial Gates of Olympus Menyeimbangkan Ukuran Elemen AntarbidangRasio Konsentrasi Mahjong Wins 2 Menilai Dominansi Elemen ObservasionalRefleksi Difus Starlight Princess 1000 Menghaluskan Penyebaran Cahaya AntarbidangRTP Membandingkan Simpangan Sampel pada Durasi Observasi BerbedaScatter Hitam Membandingkan Distribusi Jarak melalui Interval Kejadian BerurutanSegmentasi Kalender Mahjong Kasino Online Mengelompokkan Rekaman berdasarkan PeriodeSiluet Organik Lucky Neko Mempertegas Identitas Bentuk Setiap ObjekStabilitas RTP Live Ditelaah melalui Perubahan Ukuran Sampel ObservasionalStarlight Princess 1000 Mengolah Gradien Cahaya untuk Mempertegas DimensiStrategi Validasi Temporal Menguji Model pada Urutan Periode BerbedaArsitektur Mahjong Kasino Digital Mengatur Aliran Informasi AntarprosesEstimasi Mahjong Ways 2 Membandingkan Variasi pada Kelompok ObservasiInfrastruktur Kasino Online Menyeimbangkan Distribusi Beban Antarserver AktifIntegrasi Live Casino Menghubungkan Aliran Data dari Beberapa SumberKasino Online Mengoptimalkan Connection Routing berdasarkan Kepadatan PermintaanKasino Online Mengukur Stabilitas Server pada Lonjakan Trafik BersamaanKlasifikasi Mahjong Wins 3 Menyusun Kelompok Berdasarkan Kedekatan KarakteristikKonfigurasi Pragmatic Play Menyesuaikan Resource Allocation berdasarkan Kepadatan TrafikLive Casino Memantau Sinkronisasi Data Antarstream secara BerkelanjutanLive Casino Mengukur Latensi Transmisi pada Interaksi Waktu NyataInstrumentasi PG Soft Mengumpulkan Indikator Kinerja dari Komponen TerdistribusiKasino Online Mengembangkan Load Distribution untuk Pemerataan Pemrosesan SistemKolorimetri Sweet Bonanza 1000 Mengukur Perbedaan Nuansa Antarobjek GrafisKonfidensi RTP Menggambarkan Ketidakpastian Estimasi pada Sampel TerbatasKontainerisasi Kasino Online Mengisolasi Proses dalam Lingkungan Layanan MandiriKontinguitas Mahjong Ways 2 Menggambarkan Keberlanjutan Elemen AntarsegmenKonturisasi Wild Bandito Memisahkan Batas Objek pada Bidang GrafisKromatisitas Lucky Neko Memperjelas Hubungan Warna dalam Susunan GrafisLive Casino Menelaah Konsistensi Paket melalui Interval Transmisi BerurutanLucky Neko Menyusun Kontras Tonal melalui Distribusi Elemen VisualMahjong Kasino Online Mengukur Kepadatan Aktivitas pada Interval KronologisMahjong Ways 2 Menelaah Keteraturan Formasi melalui Indeks KonsentrasiMahjong Wins 2 Menelusuri Pergeseran Simbol melalui Urutan KategorikalMahjong Wins 3 Mengevaluasi Kestabilan Komposisi melalui Sampel BerlapisMonte Carlo Mengestimasi Ketidakpastian melalui Simulasi Sampel BerulangParametrisasi Pragmatic Play Menyesuaikan Variabel Sistem untuk Evaluasi KomparatifPeriodisasi Aktivitas Mahjong Kasino Online Membentuk Kelompok Waktu TerukurPG Soft Mengembangkan Observabilitas Infrastruktur melalui Metrik Operasional TerpaduPragmatic Play Menata Parameter Evaluasi melalui Kerangka Komputasi TerstrukturPrefetching Game Digital Menyiapkan Sumber Daya sebelum Permintaan Aktif
Fungsi Simbol Khusus Mahjong Ways Dilihat dari Perannya dalam Struktur PermainanMahjong Ways dan Perubahan Cara Pengguna Memahami Informasi Permainan di Platform DigitalMengapa Variasi Hasil Mahjong Ways Terlihat Berbeda Saat Diamati dari Sesi yang BerbedaBagaimana Elemen Visual Mahjong Ways Membentuk Identitas di Tengah Persaingan Game Reel DigitalPerbedaan Mekanisme Mahjong Ways yang Dapat Dilihat dari Simbol, Fitur, dan Struktur PembayarannyaMahjong Ways dan Fenomena Momentum Semu yang Terbentuk dari Urutan Hasil BeruntunPerbedaan RTP dan Volatilitas Mahjong Ways yang Sering Disalahpahami dalam Pembahasan PermainanMahjong Ways di Perangkat Mobile dan Perubahan Cara Pengguna Berinteraksi dengan Permainan5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membaca Data Hasil Permainan Mahjong WaysMahjong Ways Kembali Menarik Perhatian di Tengah Perkembangan Hiburan Game MobileBagaimana Volatilitas Mahjong Ways Membentuk Variasi Hasil dalam Pengamatan Jangka PendekGranularitas Waktu Memengaruhi Detail yang Terlihat Ketika Data Mahjong Ways Dicatat BerjenjangSistem Digital yang Responsif Membawa Perubahan pada Pengalaman Pengguna Mahjong WaysKemunculan Simbol Berulang pada Mahjong Ways dan Cara Melihatnya dari Perspektif ProbabilitasMengapa Beberapa Putaran Mahjong Ways Belum Cukup untuk Menggambarkan Karakter PermainanAnalisis Variasi Hasil Mahjong Ways dari Catatan Sesi Pendek hingga Pengamatan Lebih PanjangEvolusi Mahjong Ways dari Permainan Bertema Tradisional Menuju Pengalaman Digital ModernApa yang Membuat Struktur Mahjong Ways Berbeda Jika Dilihat dari Mekanisme PermainannyaData Mahjong Ways Membuka Perspektif Baru dalam Memahami Variasi Hasil yang Bersifat AcakTeknologi Real Time Mengubah Cara Informasi Permainan Mahjong Ways Disajikan kepada Pengguna
RNG Gates of OlympusDesain Sweet BonanzaGame Berhadiah Saldo DANACerita Sopir Mahjong WaysHadiah Saldo DANABonus Saldo DANAFenomena DANA KagetPengalaman Ucup di Mahjong WaysSaldo DANA DadakanVolatilitas Mahjong WaysMahjong Kasino Digital Memetakan Interaksi Data dalam Sistem TerintegrasiMahjong Ways 2 Mengidentifikasi Pola Transisi pada Urutan Data TemporalMahjong Wins 2 Menganalisis Kepadatan Data pada Rentang BerbedaMahjong Wins 3 Menghitung Perubahan Proporsi pada Kelompok TemporalOptimalisasi PG Soft Menyeimbangkan Beban Pemrosesan Antarserver AktifPemetaan Mahjong Ways 2 Menelusuri Perubahan Struktur AntarperiodePemodelan Mahjong Wins 2 Menguji Hubungan Variabel Antarsegmen DataPerbandingan Mahjong Wins 3 Mengukur Selisih Antarstruktur Data PengamatanPG Soft Menelusuri Dependency Chain dalam Proses Eksekusi SistemPG Soft Mengukur Distribusi Permintaan pada Infrastruktur KomputasiMahjong Kasino Online Menyusun Kronologi Sesi melalui Penanda WaktuPrevalensi Scatter Hitam Menggambarkan Proporsi Kejadian dalam RangkaianProporsionalitas Mahjong Wins 3 Menggambarkan Perbandingan Simbol AntarsegmenQuantile Mapping Menyetarakan Distribusi berdasarkan Posisi Persentil RelatifRandomisasi Sampel Mengurangi Bias Urutan dalam Proses PengamatanRegularisasi Adaptif Menyesuaikan Kompleksitas Model terhadap Karakter SampelRolling Variance Menelusuri Perubahan Keragaman sepanjang Deret ObservasiRTP Menjelaskan Stabilitas Ekspektasi melalui Pertambahan Jumlah ObservasiScatter Hitam Mengukur Kepadatan Kejadian melalui Jendela Sampel BergerakSentrasi Data Memindahkan Nilai terhadap Titik Referensi Distribusi
Exit mobile version