Minggu, Juli 21, 2024
33.5 C
Jakarta

Pembentukan Keuskupan ke-38 di Indonesia, Keuskupan Labuhan Bajo dan Pengumuman Uskup pertama, Mgr. Maximus Regus

Uskup Labuhan Bajo yang pertama, Mgr. Maximus Regus. IST

LABUHAN BAJO, Pena Katolik – Paus Fransiskus Meresmikan Pendirian Keuskupan Labuan Bajo yang menjadi keuskupan ke-38 di Indonesia. Berselang hanya sekitar dua jam, Keuskupan Ruteng mengumumkan Uskup Labuhan Bajo Maximus Regus.

Pengumuman pembentukan Keuskupan Labuan Bajo ini disampaikan secara resmi oleh Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat dalam misa di Gereja Paroki Roh Kudus Labuan Bajo, Jumat 21 Juni 2024. Pengumuman ini tidak seperti biasanya. Pada peristiwa pengumuman uskup baru, biasanya Vatikan akan mengumumkan pada hari sabtu pukul 12.00 waktu Roma.

“Bapa suci kita Fransiskus telah mendirikan Keuskupan baru Labuan Bajo dan secara bersamaan telah mengangkat Romo Maximus Regus, yang saat ini menjabat sebagai Rektor Universitas Katolik Santo Paulus Ruteng, sebagai uskup pertama Labuan Bajo,” ungkap Uskup Ruteng Siprianus Hormat.

Lama Diwacanakan

Pembentukan Keuskupan Labuan Bajo sebelumnya telah diwacanakan. Setidaknya sudah sejak tiga tahun lalu pada Sinode kw-III Keuskupan Ruteng tahun 2021 salah satunya merekomendasikan pendirian Keuskupan Labuan Bajo. Rekomendasi tersebut ditindaklanjuti oleh Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat dengan mengirimkan proposal pembentukan Keuskupan Baru Labuan Bajo pada tahun 2021 ke Bapak Suci Paus Fransiskus di Vatikan

Gayung bersambut, proposal ini mendapat respon positif. Tak berselang lama, Keuskupan Labuhan Bajo terbentuk menjadi keuskupan ke-38 di Indonesia.

Keuskupan Labuan Bajo merupakan hasil pemekaran Keuskupan Ruteng yang mencakup tiga kabupaten: Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Manggarai Timur.  Nantinya, Keuskupan Labuan Bajo akan mencakup wilayah administrasi Kabupaten Manggarai Barat. Pembentukan Keuskupan Labuan Bajo akan membawa dampak baik bagi umat.

Gereja Roh Kudus Labuhan Bajo yang kemungkinan akan menjadi Katedral Labuhan Bajo nantinya.IST

Uskup Aktivis Lingkungan

Uskup Labuhan Bajo Terpilih, Mgr. Maximus Regus selama ini dikenal sebagai aktivis lingkungan. Ia diharapkan membawa kesejahteraan iman bagi segenap umat di Keuskupan Labuan Bajo.

Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat secara resmi membacakan surat Paus Fransiskus yang secara resmi menunjuk Romo Maximus Regus atau Max Regus menjadi Uskup Labuan Bajo.

Romo Max Regus lahir di Ruteng Manggarai, 23 September 1973. Pada pengumuman ini, ia mengemban tugas sebagai Rektor Unika Santo Paulus Ruteng Flores periode 2023-2027. Ia adalah imam Keuskupan Ruteng dan juga merupakan seorang peneliti sosial.

Romo Max menyelesaikan pendidikan Filsafat di STFK Ledalero Maumere, kemudian menyelesaikan pendidikan Pascasarjana Universitas Indonesia (UI) dalam bidang sosiologi. Pernah menjabat Direktur Parrhesia Institute  Jakarta kemudian melanjutkan  Studi doktoral di International Institute of Social Studies, Universitas Erasmus dan Graduate School of Humanitie, Universitas Tilburg, Belanda.

Komentar

Tinggalkan Pesan

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terhubung ke Media Sosial Kami

45,030FansSuka
0PengikutMengikuti
75PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terkini