Vatikan Membuat Alamat Email untuk Melaporkan Tindak Korupsi

0
97
Patung yang berdiri di sekeliling Lapangan St. Petrus Vatikan. Vatican Media

VATIKAN, Pena Katolik – Takhta Suci mengeluarkan norma-norma baru yang merinci prosedur untuk menyampaikan keprihatinan antikorupsi kepada Auditor Vatikan. Saat ini, ada alamat email khusus  yang dibuat, yang dapat digunakan umat untuk mengirimkan laporan mengenai anomali dalam penggunaan sumber daya keuangan atau material Vatikan. Pada prinsipnya, email baru ini menjadi langkah nyata tindakan anti korupsi Vatikan.

Takhta Suci menerbitkan prosedur ini pada hari Rabu 24 Januari 2024, yang merinci langkah-langkah pelaporan keuangan ke Kantor Auditor Jenderal Vatikan. Prosedur ini akan mengakomodasi “whistleblowing”. Ini adalah salah satu alat paling efektif untuk memberantas korupsi, yang antara lain diatur oleh Konvensi PBB disetujui oleh Tahta Suci pada tahun 2016.

Statuta Kantor Auditor Jenderal dan Konstitusi Apostolik Praedicate Evangelium, mengatur agar Auditor Jenderal menjadi penerima laporan mengenai situasi tertentu, yang berkaitan dengan anomali dalam penggunaan atau alokasi sumber daya finansial atau material Vatikan.

Prosedur ini menyatakan, bahwa laporan dapat disampaikan secara tertulis, menggunakan alamat email khusus, yaitu segnalazionianomalie@urg.va. Laporan ini juga dapat dikirimkan kepada Auditor Jenderal.

Auditor Jenderal, pada bagiannya, menjaga kerahasiaan, integritas, dan keamanan pengungkapan pelanggaran. Ia memastikan bahwa identitas pelapor hanya dapat diungkapkan kepada otoritas kehakiman, ketika menganggap bahwa hal itu diperlukan untuk tujuan penyelidikan atau kegiatan peradilan lebih lanjut.

Prosedur tersebut menjelaskan, bahwa larangan pengungkapan identitas pelapor tidak hanya mengacu pada nama pelapor, namun juga seluruh elemen laporan. Kerahasiaan ini termasuk dokumentasi yang dilampirkan di dalamnya.

“Dikeluarkannya prosedur ini akan memberikan dorongan yang lebih besar terhadap laporan-laporan yang telah diterima oleh Kantor Auditor Jenderal Vatikan pada tahun-tahun sebelumnya, sehingga memudahkan penyampaiannya, terutama melalui saluran elektronik,” ungkap Auditor Jenderal, Alessandro Cassinis, seperti diberitakan Vatican News, 24 Januari 2024. (AES)

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here