Home BERITA TERKINI Pesan Menyejukkan Uskup Agustinus untuk Pangalima Pajaji

Pesan Menyejukkan Uskup Agustinus untuk Pangalima Pajaji

0
Ngopi Bareng bersama Pangalima Pajaji (baju merah), Andre ( Baju hitam kiri) , Samuel KOMSOSKAP (kalung putih dan Baju panjang abu-abu ) dan Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus (Kanan) – Sumber: KOMSOSKAP

PENAKATOLIK.COM, Pontianak- Pertemuan itu tidak hanya sekadar kunjungan biasa, tetapi dipenuhi dengan kehangatan dan perbincangan pribadi.

Pangalima Pajaji, yang beberapa waktu lalu viral karena statement kontroversialnya, telah menghubungi secara pribadi Uskup Agustinus dengan niat besar untuk bertemu.

Sebuah pertemuan tak terduga antara Pangalima Pajaji, yang baru-baru ini menjadi perbincangan hangat di media, dan Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus, berlangsung di Keuskupan Agung Pontianak pada Kamis, 7 Desember 2023.

Tepat pukul 17.00 WIB kunjungan Pangalima Pajaji alias Agustinus Luki ke kediaman Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus untuk perbincangan pribadi berakhir dengan ngopi bareng di Keuskupan pada Kamis, 7 Desember 2023.

Pangalima Pajaji yang beberapa pekan lalu viral karena berbagai statment yang tersiar di media, kini mengunjungi Uskup Agustinus untuk bicara secara pribadi, sebagaimana yang selalu Bapa Uskup tekankan bagaimana pun mereka yang Katolik denga latarbelakang apapun, tetap lah anak-anaknya.

Persis sehari sebelumnya, saat Uskup Agustinus masih berada di Labuan Bajo, dia dihubungi secara personal oleh Pangalima Pajaji lewat salah satu pengurus umat di Paroki Jeruju Pontianak dengan niat besar untuk bertemu tokoh Katolik Kalimantan Barat Uskup Agung Pontianak.

Lalu tepat juga pada Kamis siang, Uskup Agustinus sampai di Pontianak dan dia pun menyetujui permintaan Pangalima itu pada hari kedatangannya untuk bertemu pukul 17.00 WIb, dengan berbagai cerita yang hendak Pangalima Pajaji mau ceritakan kepada Uskup Agustinus.

Dengan mengenakan pakaian kemeja merah panjang bersama dua tas hitam, Pangalima Pajaji melangkah masuk ke kediaman ‘Jubata’ (Tuhan dalam bahasa Dayak Kanayatn) celetukan sebuah kata pertama yang terucap dari bibir nya.

“Nian tama’ ka Rumah Jubata, (ini masuk ke Rumah Kediaman Tuhan),” kata Pangalima Pajaji sambil menyalami tangan Uskup Agustinus dengan hormat layaknya anak yang mencium tangan seorang ayah.

Pangalima Pajaji menundukkan kepalanya saat bersalam dengan Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus di Keuskupan Agung Pontianak (07/12) – Sumber: KOMSOSKAP

Sapaan Hangat Uskup Agustinus

Sesampainya Pangalima Pajaji di Keuskupan yang dari awal mau bicara secara pribadi, Uskup Agustinus juga menyediakan tempat kosong untuknya agar bicara lepas dan bebas secara pribadi.

Kurang lebih satu jam, terjadinya obrolan pribadi antara Pangalima Pajaji dan Uskup Agustinus di taman Keuskupan.

Niat baik kedatangan Pangalima Pajaji untuk bicara sangat disambut baik dan hangat oleh Uskup Agustinus.

Usai perbincangan pribadi itu, dalam diskusi makan malam bersama KOMSOSKAP, Uskup Agustinus menyampaikan apresiasinya kepada Pangalima Pajaji dalam mengarungi kehidupan yang dia alami selama ini.

Bapa Uskup sangat menghargai hal-hal baik yang ada pada budaya dan kepercayaan manusia.

Dia juga mengaitkan dalam surat pastoral Paus, yakni menekankan bahwa kunci untuk hal-hal seperti itu adalah memperjuangkan serta mengedepankan segi kemanusiaan, keadilan, perdamaian, kasih, dan mau berkorban.

Uskup Agustinus berpesan pada Pangalima Pajaji untuk berhati-hati karena ketokohannya bisa dimanfaatkan untuk kelompok dan kepentingan tertentu.

“Oleh sebab itu, selama perjuangan kemanusiaan, keadilan dan perdamaian tidak akan salah,” kata Uskup Agustinus (7/12).

Pertemuan pribadi itu, Uskup Agustinus menggarisbawahi dan berpesan kepadanya agar selalu berhati-hati untuk jangan mudah diperalat oleh kepentingan tertentu.

Sejalan dengan itu tepat pada bulan April, Paus Fransiskus telah meminta dunia untuk berdoa secara khusus bagi budaya tanpa kekerasan dan perdamaian.

“Hidup, berbicara, dan bertindak tanpa kekerasan bukanlah menyerah, kehilangan, atau melepaskan apapun, tetapi bercita-cita untuk segala sesuatu,” kata paus dalam pesan video yang dirilis 30 Maret.

Paus Fransiskus juga mendesak negara dan warga negara untuk “mengurangi penggunaan senjata.”

Di ujung perbincangan bersama KOMSOSKAP, Uskup Agustinus mengatakan bahwa semua talenta yang dianugerahi oleh Tuhan adalah baik adanya.

“Kalau semua dari Tuhan, tentulah harus diungkapkan dengan kebaikan dan cinta kasih, ” tambah Uskup Agustinus (7/12). (Samuel/PENA).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Personalisasi Berbasis AI Mulai Membentuk Pengalaman Interaktif dalam Gates of Olympus Pragmatic PlayMahjong Ways PG Soft Memadukan Identitas Budaya Asia dengan Sistem Visual ModernSweet Bonanza CandyLand Membawa Tema Permen ke Format Live Casino yang InteraktifData Permainan Sweet Bonanza Lebih Berguna untuk Memahami Variasi daripada Menebak HasilPopularitas Sugar Rush Memperkuat Posisi Pragmatic Play dalam Pertumbuhan Industri Game DigitalMahjong Ways 2 Menunjukkan Daya Tarik Tema Asia dalam Persaingan Game MobileLive Blackjack Menjadi Bagian Penting dari Perluasan Permainan Meja Digital PlaytechBook of Tut Mempertahankan Pesona Mesir Kuno melalui Nuansa Petualangan ArkeologiGanesha Fortune Membawa Mitologi India ke Tengah Pertumbuhan Pasar Game AsiaAztec Gems Mengandalkan Format Ringkas untuk Menyesuaikan Kebiasaan Pengguna PonselPower of Thor Megaways Tampil Brutal, Pertarungan Mitologi Nordik Jadi Kekuatan Visual UtamanyaFishing God dan Ocean King Bawa Arena Laut ke Format Arcade yang Ramai dan KompetitifJungle Treasure Ajak Pemain Masuk Hutan Digital dengan Tantangan yang Terus BerkembangGates of Olympus Terlihat Penuh Kejutan, tetapi Probabilitas Menjelaskan Mengapa Setiap Spin Tetap AcakMahjong Ways Bukan Soal Membaca Pola, RNG dan Batas Anggaran Justru Lebih Penting DipahamiSweet Bonanza Punya RTP dan Volatilitas Berbeda, Ini Alasan Pengalaman Setiap Sesi Bisa BerubahFortune Rabbit Punya Ritme yang Menarik Diamati, tetapi Pengelolaan Sesi Tetap Lebih Penting daripada InstingStarlight Princess Bisa Terasa Cepat, Mengatur Durasi Sesi Membantu Pemain Tetap Mengendalikan KeputusanSugar Rush Punya Ritme Spin yang Dinamis, Manajemen Sesi Jadi Bagian yang Sering TerlewatMahjong Ways 2 Terasa Berubah dari Sesi ke Sesi, tetapi Ritme Bukan Penentu Hasil BerikutnyaGates of Olympus Memiliki Tempo Cepat, Pola Taruhan Tetap Perlu Dibatasi agar Risiko Tidak MembesarFortune Dragon Punya Tempo Spin yang Cepat, Pembagian Anggaran Membantu Menjaga Durasi BermainSweet Bonanza Sering Terlihat Berpola, tetapi Ritme Visual Belum Tentu Mencerminkan ProbabilitasStarlight Princess Makin Ramai Dianalisis, Ritme Game dan Manajemen Modal Jadi Dua Hal yang Perlu DipisahkanPemain Mahjong Ways Mulai Mengatur Tempo Sesi, Bukan Lagi Sekadar Mengejar Pola PutaranFortune Tiger Terlihat Berbeda di Setiap Sesi, Ritme Harian Tidak Otomatis Membentuk Pola MenangWays of the Qilin Makin Dikenal Global saat Tren Mobile Gaming Asia Terus MenguatLive Baccarat dan Dragon Tiger Terlihat Sederhana, tetapi Literasi Risiko Tetap Penting sebelum BermainManual atau Turbo Spin di Gates of Olympus, Mana yang Sebenarnya Berubah dalam Pengalaman BermainPaytable Starlight Princess Sering Diabaikan, Padahal Informasinya Lebih Berguna daripada Mengejar PolaEvolution Memperluas Portofolio melalui Crazy Time dan Lightning Baccarat yang Berbeda KarakterBig Bass Bonanza Bertahan Berkat Tema Sederhana di Tengah Pergeseran Selera PemainBaccarat Control Squeeze Mengembangkan Pengalaman Buka Kartu dalam Format Live ModernMega Ball Membawa Konsep Bingo ke Pengalaman Live Casino yang Lebih InteraktifWild Bounty Showdown Menghidupkan Tema Barat melalui Visual Duel Koboi DinamisBlackjack Terlihat Sederhana, tetapi Matematika Peluang Membuat Setiap Keputusan Punya Risiko BerbedaLive RTP Gates of Olympus Ramai Diamati, tetapi Tempo Spin Tidak Menentukan Hasil BerikutnyaMahjong Ways 2 Makin Sering Dianalisis lewat Statistik Durasi Sesi dan Batas PengeluaranLightning Roulette Bawa Nuansa Futuristis yang Membuat Game Meja Digital Terasa BerbedaBig Bass Bonanza Mulai Dikaitkan dengan Tren Sesi Santai saat Kebiasaan Pemain Ikut BerubahRitme Mahjong Wins 2 Ramai Dibahas Komunitas, tetapi Data Harian Tetap Perlu Dibaca Hati HatiStarlight Princess dan Gates of Olympus Tetap Mencuri Perhatian saat Tema Mitologi Menguat pada 2026RTP Fortune Tiger Kembali Jadi Sorotan, Angka Real Time Belum Tentu Menceritakan Seluruh PermainanStarlight Princess Mulai Dikaji lewat Data Sesi, tetapi Strategi Tetap Tidak Bisa Mengendalikan RandomnessSweet Bonanza Ramai Lagi, Klaim Pola Gacor Kini Mulai Dibandingkan dengan Data RTP dan ProbabilitasManual atau Turbo di Sugar Rush, Monitoring RTP Tidak Mengubah Peluang Dasar Setiap PutaranQRIS Makin Populer di Platform Digital, Kecepatan Transaksi Tetap Perlu Diimbangi Verifikasi KeamananStudi Perilaku Game Online Mengungkap Mengapa Ritme Sesi Bisa Memengaruhi Cara Pemain Mengambil KeputusanAnggaran Terbatas Justru Membuat Batas Durasi dan Pengeluaran Semakin Penting untuk DijagaBermain Terstruktur Bukan Soal Menang, tetapi Cara Menjaga Durasi Risiko dan Keputusan Tetap TerkendaliQRIS Mengubah Cara Transaksi Digital Berjalan, Platform Hiburan Ikut Menyesuaikan Sistem PembayaranRTP Naik Turun Bisa Mengubah Persepsi Pemain, tetapi Data Harian Belum Tentu Menunjukkan TrenRitme Permainan Terlihat Meyakinkan, Data Sesi Menjelaskan Mengapa Pola Belum Tentu BerulangPemain Berpengalaman Mulai Menekankan Kontrol Diri daripada Terus Mengejar Momentum PermainanPendekatan Terstruktur Membantu Mengelola Risiko Sesi tanpa Mengubah Ketidakpastian Hasil PermainanQueen of Bounty Memanfaatkan Tema Kerajaan Fantasi untuk Membangun Identitas VisualFootball Studio Menggabungkan Format Kartu Sederhana dengan Nuansa Siaran OlahragaBig Bass Bonanza Menghadirkan Tema Memancing Santai dalam Lanskap Game DigitalBuffalo King Mengandalkan Lanskap Alam Liar untuk Memperkuat Identitas Visual PermainanGreat Rhino Megaways Memadukan Tema Safari dengan Susunan Reel yang Terus Berubah
Exit mobile version