Home BERITA TERKINI Setengah dari Populasi Dunia Tinggal di Negara dengan Kasus Penganiayaan terhadap Agama

Setengah dari Populasi Dunia Tinggal di Negara dengan Kasus Penganiayaan terhadap Agama

0
Gereja Katolik Trinitas di Enugu Nigeria. IST

NEW YORK, Pena Katolik – Lebih dari separuh populasi global tinggal di negara di mana orang-orangnya dianiaya karena keyakinan agama mereka. Temuan ini termuat dalam laporan Kebebasan Beragama di Dunia tahun 2023. Laporan tersebut dirilis pada hari pertama Pekan Kebebasan Beragama, di mana para uskup Katolik AS telah mengundang umat Katolik untuk berdoa bagi kebebasan beragama di AS maupun di seluruh dunia dari tanggal 22-29 Juni 2023.

Aid to the Church in Need, sebuah badan amal Katolik, menerbitkan laporan tersebut, yang menempatkan 28 negara dalam kategori “merah” untuk kebebasan beragama, yang menunjukkan penganiayaan agama. Negara-negara itu adalah rumah bagi lebih dari 4 miliar orang dan membentuk sekitar 51,6 persen dari populasi global.

Kategori merah mencakup dua negara terpadat di dunia, China dan India, yang menurut laporan itu termasuk negara dengan kasus penganiaya terhadap agama terburuk. Beberapa ini termasuk Nigeria, Pakistan, Afghanistan, Somalia, Arab Saudi, dan Korea Utara.

Nikaragua, yang dalam kategori “oranye” yang tidak terlalu parah dalam laporan tahun 2021, telah menjadi kategori “merah” di tahun 2023. Ini terutama disebabkan oleh penganiayaan Presiden Daniel Ortega terhadap para imam Katolik dan ordo keagamaan sebagai sarana untuk mengkonsolidasikan kekuasaan dan membungkam perbedaan pendapat.

“Kejutan terburuk adalah Nikaragua,” kata Marcela Szymanski, editor laporan tersebut, kepada wartawan, Kamis, 22 Juni.

Di sebagian besar laporan sebelumnya, negara melakukan persekusi terhadap agama minoritas, tetapi dalam kasus ini, negara menganiaya agama mayoritas. Hal ini terjadi di hampir tiga perempat negara beragama Katolik.

Laporan tersebut mencatat bahwa Uskup Rolando Alvarez, seorang pengkritik Ortega yang blak-blakan, ditangkap, dicabut kewarganegaraannya, dan dijatuhi hukuman 26 tahun penjara karena “konspirasi melawan integritas nasional dan menyebarkan berita palsu”.

Lebih dari 200 tahanan politik, termasuk pendeta dan seminaris, didakwa dengan “konspirasi” dan dideportasi ke Amerika Serikat pada bulan Februari 2023. Pemerintah Nikaragua juga menasionalisasi universitas Katolik dan menutup siaran televisi dan radio Katolik.

Banyak negara melihat kondisi kebebasan beragama yang memburuk selama dua tahun terakhir. Jumlah negara dalam kategori “merah” meningkat dari 26 menjadi 28 sejak laporan tahun 2021, dengan Nikaragua dan Sudan masuk dalam kategori tersebut. Di 23 negara “merah” ini, penganiayaan agama memburuk sejak laporan sebelumnya dan, di limanegara lainnya, penganiayaan tetap sama.

Di sebagian besar negara Afrika dan Asia barat daya, penganiayaan agama disebabkan oleh pemerintah otoriter atau ekstremisme Islam. Dalam beberapa kasus, keduanya berperan. Di Asia Timur, sebagian besar penganiayaan berasal dari pemerintahan otoriter. Di India, Myanmar, dan Sri Lanka, penganiayaan berasal dari pemerintahan otoriter dan nasionalisme suku-agama.

Laporan tersebut menemukan peningkatan penganiayaan terhadap Muslim di China, India, dan Myanmar, tetapi juga peningkatan penganiayaan terhadap Muslim oleh Muslim lainnya. Ditemukan juga bahwa pemaksaan pindah agama dan kekerasan seksual di Afrika Barat dan Pakistan sebagian besar tetap tidak dihukum.

Szymanski mengatakan bahwa para otokrat, baik dipilih atau tidak, menganiaya orang-orang beriman. Dia mengatakan dalam banyak kasus, seorang otokrat mencoba untuk “menyingkirkan mereka atau berteman [dan] mencoba mengkooptasi pemimpin agama”. Jika tidak berhasil, katanya ini mengarah pada bentuk penganiayaan yang lebih agresif.

Dalam beberapa kasus, seperti Nigeria, Szymanski mengatakan para otokrat akan mencoba mendorong kelompok agama ke dalam kemiskinan dan memanipulasi data sensus. Upaya ini digunakan untuk melawan orang Kristen di Nigeria, meskipun agama tersebut membentuk sekitar setengah dari populasi negara itu. Langkah ini sepertinya sebagai sarana untuk “Islamisasi negara.”

Upaya serupa telah digunakan di Lebanon dan India.  Szymanski juga memperingatkan tentang “penganiayaan yang sopan,” yang merupakan istilah yang sering digunakan oleh Paus Fransiskus. Dalam kasus-kasus ini, para pemimpin politik menghindari sanksi langsung dan mengubah penganut agama menjadi warga negara kelas dua.

Laporan tersebut menemukan bahwa hibridisasi penganiayaan “sopan” dan pertumpahan darah terus meningkat. Otokrat akan memberlakukan undang-undang yang melanggar kebebasan kelompok agama dan “melihat ke arah lain” ketika ada serangan berdarah tanpa memberi sanksi secara terbuka.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Live RTPPola GacorMahjongMahjong WaysPola Hari IniMahjong Wins 3Slot GacorPola AkuratBaccaratPola AlternatifLive RTPPola GacorMahjongMahjong WaysPola Hari IniMahjong Wins 3Slot GacorPola AkuratBaccaratPola AlternatifKolaborasi AI dan Data RTP PG Soft Dinilai Mendorong Transparansi Baru dalam Ekosistem Gaming DigitalTeknologi Terbaru di Mahjong Ways 2 Mengubah Tempo, Visual, dan Respons Permainan secara MenyeluruhMengupas Data Mahjong Ways dan Ways 3 untuk Menemukan Perbedaan Karakter di Balik Sistem PermainannyaBlack Scatter dengan RTP Stabil Jadi Perhatian, Inilah Cara Membaca Polanya secara Lebih RasionalMengamati Scatter Mahjong Ways 1 dalam 1.000 Putaran, Sejumlah Pola Menarik Mulai TerlihatSweet Bonanza Kembali Populer Berkat Perpaduan Visual dan Animasi IkonikTransformasi Baccarat Digital dari Permainan Klasik Menuju Format yang Lebih ModernMahjong Ways dan Sweet Bonanza Mengisi Tren Gaming Terbaru, Apa Daya TariknyaSweet Bonanza vs Mahjong Ways, Menelusuri Perbedaan Desain dan Kekuatan TemanyaBagaimana Media Sosial Bisa Membuat Sebuah Game Mendadak Ramai DibicarakanKonten Game Berdurasi Pendek Kini Mendominasi Media Sosial, Apa PenyebabnyaKomunitas Gamer Mulai Beralih ke Acara Online yang Lebih Interaktif dan SeruPanduan Menyiapkan Malam Bermain Bersama agar Lebih Seru, Nyaman, dan TeraturLima Kesalahan Umum yang Bisa Mengganggu Keharmonisan Komunitas Game OnlineRekomendasi Format Turnamen Online yang Cocok untuk Komunitas Gamer LokalGates of Olympus dan Rahasia Tempo Putaran, Mengapa Kecepatan serta Ketepatan Waktu Sama PentingnyaMenjelang Hari Kemerdekaan, Mahjong Ways 2 Menghadirkan Nuansa Nusantara yang Lebih SemarakMengenal Teknik Kalibrasi Volatilitas melalui Interval dan Pembacaan Data Visual yang Lebih PresisiIstilah Parlay RTP Kerap Disalahpahami, Begini Peran Statistik dalam Membaca Peluang secara ObjektifModel Saintifik untuk Menjaga Konsistensi ketika Sistem Memasuki Titik Transisi yang Sulit Diprediksi
Mahjong Ways 2 dan Cara Mekanisme Game Dipahami melalui Pendekatan Analisis DataMahjong Ways dan Pemanfaatan Data untuk Memahami Variasi Hasil PermainanPeran Algoritma dalam Membentuk Mekanisme Berbagai Game Digital Masa KiniPerkembangan AI Membuka Perspektif Baru dalam Pengembangan Industri Game DigitalMahjong Ways dalam Perspektif Teknologi Digital dan Perkembangan Industri Game ModernStarlight Princess Menggambarkan Perkembangan Desain Visual dalam Teknologi Game DigitalMemahami RTP dan Volatilitas melalui Pendekatan Statistik dalam Analisis Game DigitalGate of Olympus dan Inovasi Mekanisme Game di Tengah Perkembangan Industri DigitalStarlight Princess dan Evolusi Identitas Visual pada Platform Game Berbasis MobileMemahami Probabilitas pada Game Digital melalui Pendekatan Statistik dan Literasi DataGate of Olympus serta Perkembangan Fitur Interaktif dalam Ekosistem Game OnlineMahjong Ways dan Peran Teknologi dalam Membentuk Pengalaman Interaktif PenggunaMahjong Ways 2 dan Perubahan Desain Interaktif yang Menarik Dikaji dari Sisi TeknologiMahjong Ways 2 Menjadi Objek Menarik untuk Melihat Evolusi Mekanisme Game DigitalBagaimana Data Statistik Membantu Menjelaskan Variasi Hasil pada Permainan DigitalTeknologi Random Number Generator dan Perannya dalam Sistem Game DigitalStarlight Princess dan Hubungan antara Desain Game dengan Pengalaman PenggunaGate of Olympus Memperlihatkan Pemanfaatan Teknologi Grafis dalam Game ModernMengapa Pemain Sering Mengenali Pola pada Sistem Acak dalam Perspektif Perilaku DigitalMahjong Ways dan Perkembangan Teknologi Mobile yang Mengubah Cara Pengguna Bermain
Dari Ilustrasi hingga Animasi, Begini Evolusi Seni Visual dalam Game ModernGate of Olympus dan Eksplorasi Desain Fantasi dalam Lanskap Game Digital Masa KiniStarlight Princess sebagai Gambaran Perkembangan Seni Digital dalam Industri GameMahjong Ways dan Perpaduan Estetika Visual dengan Perkembangan Budaya Game DigitalGate of Olympus dan Evolusi Estetika Visual dalam Industri Game ModernStarlight Princess dalam Perspektif Desain Karakter dan Kreativitas Visual Era DigitalPerilaku Pemain dan Perubahan Cara Menikmati Karya Visual dalam Era Game InteraktifStarlight Princess Memadukan Imajinasi, Desain Karakter, dan Teknologi dalam Satu PengalamanStarlight Princess dan Cara Warna, Karakter, serta Animasi Membentuk Identitas Sebuah GameMahjong Ways 2 Menawarkan Perspektif Menarik tentang Desain Simbol dalam Game DigitalMahjong Ways dan Cara Elemen Budaya Diolah Menjadi Identitas Visual Permainan DigitalKetika Game Menjadi Media Visual, Mahjong Ways dan Perubahan Selera Pengguna DigitalMahjong Ways 2 dan Pergeseran Estetika Game dari Tampilan Konvensional ke InteraktifMahjong Ways dan Perkembangan Bahasa Visual dalam Budaya Permainan DigitalGame Digital sebagai Medium Kreatif, Melihat Hubungan Teknologi, Seni, dan Pengalaman PemainGate of Olympus serta Perkembangan Representasi Mitologi dalam Budaya Game DigitalMengapa Estetika Menjadi Bagian Penting dalam Perancangan Game Digital ModernGate of Olympus Memperlihatkan Peran Efek Visual dalam Membangun Pengalaman InteraktifMahjong Ways 2 dan Hubungan antara Simbol Tradisional dengan Interpretasi Visual ModernDari Seni hingga Teknologi, Mahjong Ways dan Perubahan Lanskap Budaya Game Digital
Starlight PrincessMahjong Ways 2Mahjong WaysRTP LivePola GacorPola LiveRTP GacorMahjong Wins 2Mahjong WaysMahjong Ways 2Mahjong WaysMahjong WaysRTP LiveMahjong Ways 2RTP GacorFortune TigerPG SoftMahjong Ways 2Pola GacorMahjong Ways 2Bonanza GoldMahjong Ways 2Pola GacorAztec GemsAztec GemsMahjong Ways 2Pola GacorPola GacorRTP LiveRTP LivePola Sugar Rush Disebut Hanya Dipahami Pemain Berpengalaman, Seberapa Masuk Akal Klaimnya?Aztec Gems Kerap Dikaitkan dengan Celah Tersembunyi, tetapi Mekanismenya Tetap Berbasis Sistem AcakFluktuasi RTP Starlight Princess Perlu Dibaca sebagai Statistik, Bukan Sinyal Pola BerikutnyaData RTP Gates of Olympus Menjelaskan Probabilitas Jangka Panjang, Bukan Hasil Putaran TertentuMahjong Ways Tetap Relevan saat Teknologi Gaming Modern Mengubah Cara Pengguna BerinteraksiEvolusi Teknologi Visual dan Pengalaman Imersif dalam Permainan DigitalMemahami Distribusi Simbol dalam Sistem Acak lewat Pendekatan MatematikaCara Kerja Algoritma RNG dalam Permainan Modern: Penjelasan Teknis dan BatasannyaData Real-Time dan Perubahan Ritme Sistem Interaktif yang Sering TerlewatMemahami Cara Kerja Multiplier dan Cascade pada Mahjong Ways 2 secara TeknikalMultiplier Berantai Mahjong Ways 2 Berubah Seiring Cascade, Begini Urutan MekanismenyaVolatilitas Permainan Bisa Diukur Lebih Objektif melalui Distribusi Hasil dan Variasi NilainyaAnalisis Real-Time Membantu Mendeteksi Perubahan Ritme Sistem yang Sulit Terlihat SekilasPeta Frekuensi Simbol Menunjukkan Mengapa Susunan Visual Bisa Berbeda dari Satu Sesi ke Sesi LainMahjong Ways Kembali Populer, Perilaku Komunitas Digital Ikut Membentuk Gelombang PerbincangannyaPeran Teknologi dalam Mempelajari Distribusi Simbol di Sistem AcakModel Matematika Membantu Membaca Probabilitas Permainan tanpa Mengubahnya Menjadi PrediksiGolden Spin Starlight Princess Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Fungsi Mekanisme Ini?Scatter Naga Mahjong Ways 2 Terlihat Membentuk Pola, tetapi Apakah Datanya Benar-Benar Konsisten?Putaran Ke-50 Starlight Princess Disebut Menentukan Jackpot, Statistik Justru Menjelaskan Sebaliknya
Exit mobile version