Home RENUNGAN Bacaan dan Renungan JUMAT AGUNG 7 April 2023 – Memperingati Sengsara dan...

Bacaan dan Renungan JUMAT AGUNG 7 April 2023 – Memperingati Sengsara dan Wafat Tuhan (Pantang dan Puasa/Merah)

0

Bacaan Pertama Yesaya 52:13-53:12

“Ia ditikam karena kedurhakaan kita.”

Beginilah firman Tuhan, “Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil! Ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan! Seperti banyak orang tertegun melihat dia rupanya begitu buruk, tidak seperti manusia lagi, dan tampaknya tidak seperti anak manusia lagi, demikianlah ia membuat tercengang banyak bangsa, dan raja-raja akan mengatupkan mulutnya melihat dia! Sebab apa yang tidak diceritakan kepada mereka akan mereka lihat, dan yang tidak mereka dengar akan mereka pahami.

Maka mereka berkata: Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, kepada siapakah tangan kekuasaan Tuhan dinyatakan?

Sebagai taruk Hamba Yahwe tumbuh di hadapan Tuhan, dan sebagai tunas ia muncul dari tanah kering. Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan, dan biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia, dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan.

Ia tidak tampan, dan semarak pun tidak ada padanya, sehingga kita tidak tertarik untuk memandang dia; dan rupanya pun tidak menarik, sehingga kita tidak terangsang untuk menginginkannya.

Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kitalah yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Sesungguhnya dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; derita yang mendatangkan keselamatan bagi kita, ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing mengambil jalan sendiri! Tetapi Tuhan telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian. Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas, dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.

Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dank arena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah.

Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan waktu mati ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan, dan tipu tidak ada di dalam mulutnya.

Tetapi Tuhan berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan, dan apabila ia menyerahkan dirinya sebagai kurban silih, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak Tuhan akan terlaksana karena dia.

Sesudah kesusahan jiwanya, ia akan melihat terang dan menjadi puas. Sebab Tuhan berfirman, Hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.

Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan. Ini semua sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dank arena ia terhitung di antara para pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang, dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm. 31:2.6.12-13.15-16.17.25

Ref. Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu, Kupercayakan jiwaku.

  • Pada-Mu ya Tuhan, aku berlindung, jangan sekali-kali aku mendapat malu. Luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu, ke dalam tangan-Mu kuserahkan nyawaku; sudilah membebaskan daku, Ya Tuhan Allah yang setia.
  • Di hadapan semua lawanku aku bercela, tetangga-tetanggaku merasa jijik. Para kenalanku merasa nyeri; mereka yang melihat aku cepat-cepat menyingkir, Aku telah hilang dari ingatan seperti orang mati. Telah menjadi seperti barang yang pecah.
  • Tetapi aku, kepada-Mu, ya Tuhan, aku percaya, Aku berkata, “Engkaulah Allahku!”. Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari musuh-musuhku dan bebaskan dari orang-orang yang mengejarku!
  • Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-hamba-Mu, selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap hatimu.

Bacaan Kedua Ibrani 4:14-16;5:7-9

“Yesus tetap taat dan menjadi sumber keselamatan abadi bagi semua orang yang patuh kepada-Nya.”

Saudara-saudara, kita sekarang mempunyai Imam Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah. Maka baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. Sebab Imam Agung yang kita punya, bukanlah imam agung yang tidak dapat turut merasakan kelemahan kita! Sebaliknya Ia sama dengan kita! Ia telah dicobai, hanya saja tidak berbuat dosa.

Sebab itu marilah kita menghampiri takhta kerahiman Allah dengan penuh keberanian, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan pada waktunya. Dalam hidupnya sebagai manusia, Yesus telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut; dan karena kesalehan-Nya, Ia telah didengarkan.

Akan tetapi sekalipun Anak, Ia telah belajar menjadi taat; ini ternyata dari apa yang telah diderita-Nya! Dan sesudah mencapai kesempurnaan, Ia menjadi pokok keselamatan abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Bait Pengantar Injil Filipi 2:8-9

Ref. Terpujilah Kristus Tuhan Sang Raja kemuliaan kekal.

Kristus taat untuk kita sampai wafat-Nya di salib. Dari sebab itulah Allah mengagungkan Dia. Nama yang paling luhur dianugerahkan kepada-Nya.

Passio Kisah Sengasara Yohanes 18:1-9:42

†: Yesus

S: Semua Rakyat

Pi: Pilatus

Pe: Petrus

N: Naracerita

W: Suara Wanita

H: Hamba

N. Inilah Kisah Sengsara Tuhan kita Yesus Kristus menurut Yohanes (18:1-9:42)

MEREKA MENANGKAP YESUS DAN MEMBELENGGUNYA

N. Seusai perjamuan Paskah, keluarlah Yesus dari ruang perjamuan bersama dengan murid-murid-Nya, dan mereka pergi ke seberang sungai Kidron. Di situ ada suatu taman. Yesus masuk ke taman itu bersama dengan murid-murid-Nya. Yudas, yang mengkhianati Yesus tahu juga tempat itu, karena Yesus sering berkumpul di situ dengan murid-murid-Nya. Maka datanglah juga Yudas ke situ bersama sepasukan prajurit dan penjaga-penjaga Bait Allah yang disuruh oleh imam-imam kepala dan orang-orang Farisi. Mereka datang lengkap dengan lentera, suluh dan senjata. Yesus tahu semua yang akan menimpa diri-Nya. Maka Ia maju ke depan dan berkata kepada mereka,

†. “Siapakah yang kamu cari?”

N. Jawab mereka,

S. “Yesus dari Nazaret.”

N. Kata Yesus kepada mereka,

†. “Akulah Dia.”

N. Yudas yang mengkhianati Yesus berdiri juga di situ bersama-sama mereka. Ketika Yesus berkata kepada mereka: “Akulah Dia”, mundurlah mereka, dan jatuh ke tanah. Maka Yesus bertanya pula,

†. “Siapakah yang kamu cari?”

N. Jawab mereka,

S. “Yesus dari Nazaret”.

N. Jawab Yesus,

†. “Telah Kukatakan kepadamu, Akulah Dia. Jika Aku yang kamu cari, biarkanlah mereka ini pergi.”

N. Demikian terjadi supaya genaplah firman yang telah dikatakan-Nya: “Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-Ku, tidak seorang pun yang Kubiarkan hilang.” Lalu Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang itu, dan menetakkannya kepada hamba Imam Agung dan memutuskan telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus. Kata Yesus kepada Petrus,

†. “Sarungkan pedangmu itu! Bukankah Aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepada-Ku?”

YESUS DIBAWA DULU KE ISTANA HANAS

N. Maka para prajurit serta perwiranya, dan penjaga-penjaga yang disuruh orang Yahudi itu menangkap Yesus dan membelenggu Dia. Lalu mereka membawa Yesus mula-mula kepada Hanas, karena Hanas adalah mertua Kayafas, yang pada tahun itu menjadi Imam Agung; dan Kayafaslah yang telah menasihatkan kepada orang-orang Yahudi: “Adalah lebih berguna jika satu orang mati untuk seluruh bangsa.” Simon Petrus dan seorang murid lain mengikuti Yesus. Murid itu mengenal Imam Agung dan ia masuk ke halaman istana Imam Agung. Tetapi Petrus tinggal di luar dekat pintu. Maka murid lain tadi, yang mengenal Imam Agung, kembali ke luar, bercakap-cakap dengan perempuan penjaga pintu, lalu membawa Petrus masuk. Maka kata perempuan penjaga pintu itu kepada Petrus,

W. “Bukankah engkau juga murid orang itu?”

N. Jawab Petrus,

Pe. “Bukan!”

N. Sementara itu hamba-hamba dan para penjaga Bait Allah telah memasang api arang, sebab hawanya dingin waktu itu, dan mereka berdiri berdiang di situ. Petrus pun berdiri berdiang di situ. Petrus pun berdiri berdiang bersama-sama dengan mereka. Maka mulailah Imam Agung menanyai Yesus tentang para murid dan tentang ajaran-Nya. Jawab Yesus kepadanya,

†. “Aku berbicara terus terang kepada dunia! Aku selalu mengajar di rumah-rumah ibadat dan di Bait Allah tempat semua orang Yahudi berkumpul; Aku tidak pernah berbicara sembunyi-sembunyi. Mengapakah engkau menanyai Aku? Tanyailah mereka, yang telah mendengar apa yang Kukatakan kepada mereka; sungguh, mereka tahu apa yang telah Kukatakan.”

N. Ketika Yesus berkata demikian, seorang penjaga yang berdiri di situ menampar muka Yesus sambil berkata,

H. “Begitukah jawab-Mu kepada Imam Agung?”

N. Jawab Yesus kepadanya,

†. “Jikalau kata-Ku itu salah, tunjukkanlah salahnya, tetapi jikalau benar, mengapa engkau menampar Aku?”

“BUKANKAH ENGKAU JUGA SEORANG MURID YESUS?” – “BUKAN!”

N. Lalu Hanas mengirim Yesus terbelenggu kepada Kayafas, Imam Agung. Simon Petrus masih berdiri berdiang. Kata orang-orang di situ kepadanya,

S. “Bukankah engkau juga seorang murid Yesus?”

N. Petrus menyangkalnya, katanya,

Pe. “Bukan!”

N. Salah seorang hamba Imam Agung, keluarga dari hamba yang telinganya dipotong Petrus, berkata kepadanya,

H. “Bukankah engkau kulihat di taman itu bersama-sama dengan Yesus?”

N. Maka Petrus menyangkal lagi dan ketika itu berkokoklah ayam.

N. Keesokan harinya mereka membawa Yesus dari istana Kayafas ke gedung pengadilan. Ketika itu hari masih pagi. Mereka sendiri tidak masuk ke gedung pengadilan itu, supaya jangan menajiskan diri, sebab mereka hendak makan Paskah. Sebab itu Pilatus keluar mendapatkan mereka dan berkata,

Pi. “Apakah tuduhanmu terhadap orang ini?”

N. Jawab mereka kepadanya,

S. “Jikalau Ia bukan penjahat, kami tidak menyerahkan-Nya kepadamu!”

N. Kata Pilatus kepada mereka:

Pi. “Ambillah Dia dan hakimilah Dia menurut hukum Tauratmu.”

N. Kata orang-orang Yahudi itu:

S. “Kami tidak diperbolehkan membunuh seseorang.”

N. Demikianlah terjadi supaya genaplah firman Yesus yang dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Ia akan mati. Maka kembalilah Pilatus ke dalam gedung pengadilan, lalu memanggil Yesus dan bertanya kepada-Nya,

Pi. “Engkau inikah raja orang Yahudi?”

N. Jawab Yesus,

†. “Dari hatimu sendirikah engkau katakan hal itu? Ataukah adakah orang lain yang mengatakan kepadamu tentang Aku?”

N. Kata Pilatus,

Pi. “Orang Yahudikah aku? Bangsa-Mu sendiri dan imam-imam kepala telah menyerahkan Engkau kepadaku, apakah yang telah Engkau perbuat?”

N. Jawab Yesus,

†. “Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini! Jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku sudah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi. Akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini.”

N. Maka kata Pilatus kepada-Nya:

Pi. “Jadi Engkau adalah raja?”

N. Jawab Yesus,

†. “Seperti yang kaukatakan, Aku adalah raja! Untuk itulah Aku lahir, dan untuk itulah Aku datang ke dunia ini, yakni untuk memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku.”

N. Kata Pilatus kepada-Nya:

Pi. “Apakah kebenaran itu?”

N. Sesudah mengatakan demikian, Pilatus keluar lagi mendapatkan orang-orang Yahudi, dan berkata kepada mereka,

Pi. “Aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada-Nya. Tetapi padamu ada kebiasaan, bahwa pada hari raya Paskah aku membebaskan seorang bagimu. Maukah kamu, supaya aku membebaskan raja orang Yahudi ini bagimu?”

N. Mereka pun berteriak,

S. “Jangan Dia, melainkan Barabas!”

N. Barabas adalah seorang penyamun.

“SALAM, YA RAJA BANGSA YAHUDI”

N. Lalu Pilatus mengambil Yesus dan menyuruh orang menyesah Dia. Prajurit-prajurit menganyam sebuah mahkota duri, dan menaruhnya di atas kepala Yesus. Mereka mengenakan jubah ungu pada-Nya, dan sambil maju ke depan mereka berkata,

S. “Salam, hai raja orang Yahudi!”

N. Lalu mereka menampar wajah Yesus. Pilatus keluar lagi dan berkata kepada orang-orang Yahudi,

Pi. “Lihatlah aku membawa Dia keluar kepada kamu, supaya kamu tahu, bahwa aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada-Nya.”

N. Lalu Yesus keluar, bermahkota duri dan berjubah ungu. Maka kata Pilatus kepada mereka,

Pi. “Lihatlah manusia ini!”

N. Ketika para imam kepala dan penjaga-penjaga itu melihat Yesus, berteriaklah mereka,

S. “Salibkan Dia, salibkan Dia!”

N. Kata Pilatus kepada mereka,

Pi. “Ambil saja sendiri dan salibkanlah Dia! Sebab aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya.”

N. Jawab orang-orang Yahudi itu kepadanya,

S. “Kami mempunyai hukum, dan menurut hukum itu Ia harus mati, sebab Ia menganggap diri-Nya sebagai Anak Allah.”

N. Ketika Pilatus mendengar perkataan itu bertambah takutlah ia. Lalu ia masuk pula ke dalam gedung pengadilan, dan berkata kepada Yesus,

Pi. “dari manakah asal-Mu?”

N. Tetapi Yesus tidak memberi jawab kepadanya. Maka kata Pilatus,

Pi. “Tidakkah Engkau mau berbicara dengan aku? Tidakkah Engkau tahu bahwa aku berkuasa untuk membebaskan Engkau, dan berkuasa juga untuk menyalibkan Engkau?”

N. Yesus menjawab,

†. “Engkau tidak mempunyai kuasa apa pun terhadap Aku, jikalau kuasa itu tidak diberikan dari atas. Sebab itu, dia yang menyerahkan Aku kepadamu, lebih besar dosanya.”

“ENYAHKANLAH DIA! ENYAHKANLAH DIA! SALIBKAN DIA!”

N. Sejak itu Pilatus berusaha untuk membebaskan Yesus, tetapi orang-orang Yahudi berteriak,

S. “Jikalau engkau membebaskan Dia, engkau bukanlah sahabat Kaisar. Setiap orang yang menganggap diri raja, melawan Kaisar.”

N. Ketika mendengar perkataan itu, Pilatus menyuruh Yesus ke luar. Lalu ia duduk di kursi pengadilan, di tempat yang bernama Litostrotos, dalam bahasa Ibrani: Gabata. Hari itu ialah hari persiapan Paskah, kira-kira jam duabelas. Kata Pilatus kepada orang-orang Yahudi itu,

Pi. “Inilah rajamu!”

N. Maka berteriaklah mereka,

S. “Enyahkan Dia! Enyahkan Dia! Salibkan Dia!”

N. Kata Pilatus kepada mereka:

Pi. “Haruskah aku menyalibkan rajamu?”

N. Jawab imam-imam kepala,

S. “Kami tidak mempunyai raja, selain Kaisar!”

N. Akhirnya Pilatus menyerahkan Yesus kepada mereka untuk disalibkan. Dan mereka menerima Yesus.

“YESUS DISALIBKAN BERSAMA DUA ORANG LAIN”

N. Sambil memikul salib-Nya, Yesus dibawa ke luar, ke tempat yang bernama Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota. Di situ Yesus disalibkan, dan bersama dengan Dia disalibkan juga dua orang lain, sebelah menyebelah, Yesus di tengah-tengah. Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu salib itu, bunyinya: “Yesus Orang Nazaret, Raja orang Yahudi.” Banyak orang Yahudi membaca tulisan itu, sebab tempat Yesus disalibkan itu letaknya dekat kota, dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, Latin dan Yunani. Maka kata imam-imam kepala kepada Pilatus, “Jangan engkau menulis: “Raja orang Yahudi, tetapi: Ia mengatakan: Aku adalah Raja orang Yahudi.”

N. Jawab Pilatus,

Pi. “Apa yang kutulis, tetap tertulis.”

“MEREKA MEMBAGI-BAGI PAKAIANKU”

N. Setelah prajurit-prajurit menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian Yesus, lalu membaginya menjadi empat bagian, masing-masing prajurit satu bagian. Jubah Yesus pun mereka ambil. Tetapi jubah itu tidak berjahit, dari atas sampai ke bawah merupakan satu tenunan utuh. Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain, “Janganlah kita membagi jubah ini menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatnya.”

N. Demikianlah terjadi supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: “Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka, dan membuang undi atas jubah-Ku.” Hal itu telah dilakukan oleh prajurit-prajurit itu.

“ITULAH ANAKMU” – “ITULAH IBUMU”

N. Di dekat salib Yesus berdirilah ibu Yesus dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang Ia kasihi disampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya:

†. “Ibu, inilah anakmu!”

N. Dan kemudian kata-Nya kepada murid itu, “

Y. Inilah ibumu!”

N. Dan sejak saat itu murid itu menerima Maria di dalam rumahnya.

“SELESAILAH SUDAH”

N. Sesudah itu, karena Yesus tahu bahwa segala sesuatu telah selesai berkatalah Ia – supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci, —

†. “Aku haus!”

N. Di situ ada suatu buli-buli penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang pada sebatang hisop, mencelupkannya dalam anggur asam itu, lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus. Sesudah meminum anggur asam itu, berkatalah Yesus,

†. “Sudahlah selesai.”

N. Lalu Yesus menundukkan kepala dan menyerahkan nyawa-Nya.

… (Semua hening sejenak merenungkan wafat Tuhan)…

“SEGERA DARAH DAN AIR MENGALIR KELUAR”

N. Karena hari itu adalah hari persiapan Paskah, dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib – sebab Sabat itu adalah hari yang besar – maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan, dan mayat-mayatnya diturunkan. Maka datanglah prajurit-prajurit, lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus. Tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya. Tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung Yesus dengan tombak, dan segera mengalirlah darah serta air keluar. Dan orang yang melihat sendiri hal itu yang memberi kesaksian ini, dan benarlah kesaksiannya. Dan ia tahu bahwa ia mengatakan kebenaran, supaya kamu juga percaya. Sebab hal itu terjadi, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci: Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan; dan nas lain yang mengatakan: Mereka akan memandang Dia yang telah mereka tikam.

“JENAZAH YESUS DIBUNGKUS DENGAN KAIN KAFAN DAN DIBUBUHI DENGAN WANGI-WANGIAN”

N. Sesudah itu Yusuf dari Arimatea (Yusuf ini adalah seorang murid Yesus, tetapi sembunyi-sembunyi karena takut kepada orang-orang Yahudi) meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan jenazah Yesus. Pilatus meluluskan permintaan Yusuf. Maka datanglah Yusuf dan menurunkan jenazah Yesus. Juga Nikodemus datang di situ. Dialah yang dulu datang malam-malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya. Mereka mengambil jenazah Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adapt pemakaman orang Yahudi. Di dekat tempat Yesus disalibkan itu ada suatu taman, dan dalam taman itu ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang. Karena hari itu hari persiapan Paskah orang Yahudi, sedang kubur itu tidak jauh letaknya, maka mereka membaringkan jenazah Yesus di situ.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Hukuman Paling Keji

Menurut orang-orang Yahudi maupun Romawi, hukuman mati disalib merupakan hukuman yang paling keji sehingga hanya diperuntukkan bagi mereka yang betul-betul jahat dan sangat besar kesalahannya. Apakah Yesus yang dihukum mati disalib berarti seorang penjahat?

Kisah sengsara Yesus berawal dengan penyerahan diri-Nya kepada lawan-lawan-Nya, namun Ia tampil sebagai tokoh yang penuh wibawa dan kuasa. Ia pun dihadapkan kepada pemimpin agama Yahudi, Imam Besar Hanas, dan di situ Petrus menyangkalnya sampai tiga kali.

Lalu Ia dihadapkan kepada pemimpin sipil Romawi, Pilatus. Akhirnya, Ia dijatuhi hukuman mati, disalibkan di antara dua penjahat, di salib-Nya tertulis INRI (Iesus Nazarenus, Rex Iudaeorum “Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi”), pakaian-Nya diundi, ibu-Nya hadir, lalu Ia wafat, dan lambung-Nya ditombak.

Kisah ditutup dengan pemakaman-Nya. Kematian Yesus disalib merupakan fakta historis, namun peristiwa itu telah menjadi peninggian dan pemuliaan-Nya. Artinya, dari Yesus yang mati disalib itu telah terpancar daya penyelamatan Allah yang serentak daya penyelamatan-Nya sendiri.

Pengartian tentang kematian disalib ini berbeda dengan gagasan yang terdapat dalam Injil Sinoptik, yaitu sebagai penebusan atau kurban silih atas dosa-dosa manusia.

Karena itu, dalam kisah sengsara dan kematian-Nya Yesus ditampilkan sebagai tokoh yang melebihi manusia, bahkan ilahi dan mengemudikan seluruh kejadian. Dengan demikian Kebenaran, yaitu realitas Allah yang menyelamatkan, menjadi nyata dalam pribadi Yesus Kristus.

Untuk memperoleh kemuliaan-Nya Yesus harus menjalani jalan salib. Karena itu sebagai pengikut Kristus sudah seharusnya kita tidak gampang mengeluh dan putus asa dalam menanggung beban penderitaan. Yesus telah menunjukkan dan menjanjikan mahkota kemuliaan bagi yang setia mengikuti jalan salib-Nya.

Perayaan Jumat Agung mengingatkan kita akan pengorbanan Yesus Kristus untuk menyelamatkan umat manusia. Kesetiaan Yesus kepada kehendak Bapa rupanya membawa konsekuensi tragis, yakni penderitaan penyaliban.

Mengutip buku Gegara Pandemik: Terhimpit untuk Melejit susunan Benny D. Setianto (2020), fakta salib adalah kehancuran, pengkhianatan, pengabaian, dan penolakan. Dalam kesengsaraannya, Yesus menyerukan “Eli, Eli, lama sabacthani!” yang berarti “Allah, ya Allahku, mengapa kau tinggalkan aku?”

Seruan tersebut tidak disembunyikan dan dihapus meski diteriakkan oleh Yesus dalam kehancuran dan penderitaan-Nya di kayu salib. Mengapa demikian?

Sebab, Yesus melakukan-Nya demi keselamatan umat manusia yang tidak akan pernah bisa lepas dari masalah, penderitaan, dan kehancuran. Semua itu terjadi demi kita, demi kasih Allah, dan untuk melayani kita.

Dia melakukannya untuk meneguhkan pengharapan kita, di saat kita pun merasa ditinggalkan oleh Allah. Bahkan ketika sedang mengalami berbagai macam penderitaan, kehancuran, dan kematian yang tak lagi sanggup kita tanggung.

Seruan tersebut mengajarkan kita untuk tetap berpengharapan. Seruan Yesus bukanlah jeritan doa keputusasaan, atau ketidakpercayaan akan kehadiran Allah dalam penderitaan, kehancuran, dan kematian.

Sebaliknya, jeritan doa itu menjadi jeritan pengharapan, pembelajaran, bahkan peneguhan terhadap kita di saat harus mengalami kesulitan, kehancuran, kengerian hidup, dan kematian yang sama.

Maknanya, ketika kita menghadapi jalan buntu, saat berada dalam kegelapan tanpa cahaya dan seolah-olah tidak ada jalan keluar, maka kita harus tetap mengingat, tetap berharap, dan percaya bahwa Allah tidak meninggalkan kita sendirian.

Doa Penutup

Ya Allah, terima kasih untuk kasih-Mu yang begitu besar bagi kami, sehingga Engkau telah memberikan Putera-Mu Yang Tunggal, Yesus Kristus untuk kami. Yesus, terima kasih atas pengorbanan-Mu di kayu salib, Engkau rela disiksa, dihina, direndahkan, dan mati di kayu salib. Hukuman yang seharusnya kami tanggung telah ditebus oleh-Mu. Semuanya Engkau lakukan bagi kami, untuk menebus dosa-dosa kami, agar kami diselamatkan. Roh Kudus, terima kasih Engkau senantiasa menyertai kami, menasihati dan menghibur kami, menegor kami dan memperingati kami. Sungguh kasih-Mu lebih dalam dari lautan, lebih tinggi dari langit biru, dan tiada pernah berkesudahan. Di Hari Jumat Agung ini biarlah kami merenungkan karya penebusan Putera-Mu di kayu salib. Suatu Mahakarya nan Agung, yang sangat penting bagi kami. Engkau yang tidak menyayangkan Anak-Mu sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kami semua, bagaimanakah mungkin Engkau tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kami bersama-sama dengan Kristus?

Terima kasih Tuhan, Engkau selalu ada di setiap musim hidup kami, dan Engkau selalu memberkati kami jauh melampaui apa yang dapat kami pikirkan dan doakan, terpujilah nama-Mu, nama yang indah tiada tara, dan kami berdoa hanya didalam nama-Mu, Yesus Kristus yang telah memberi hidup bagi kami. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang masa. Amin.

Sumber https://www.renunganhariankatolik.web.id/

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Data Kuantitatif dan Perubahan SistemEvaluasi Mekanisme Game DigitalJejak Transaksi Kasino OnlineInfrastruktur Kasino OnlineSistem Adaptif Kasino OnlinePenyegaran Mahjong Wins 3Perubahan Grafis Mahjong Wins 3Teknologi Roulette LivePerubahan Odds PertandinganIdentitas Visual PG SoftEvolusi Kasino OnlineTempo Bermain dan Pengambilan KeputusanSinkronisasi Data dan Tingkat PengembalianModal dan Volatilitas Mahjong WaysTeori Peluang dan CascadeSinkronisasi Suara dan VisualUji Frekuensi dan Pola AcakFase Permainan dan Aturan ResmiProbabilitas Multiplier BesarKonsistensi Pola PermainanFrekuensi Kemunculan WildEvolusi Baccarat DigitalMahjong Ways dan Mobile Gaming AsiaPoker Digital dan Interaksi SosialSistem Real-Time BaccaratGenerator Angka AcakKompetisi Kartu Daring InternasionalRuang Diskusi Pemain BaruTransisi Layar dan Durasi AnimasiAturan Simbol PenggantiVisual Game Bernuansa AsiaInteraksi Meja Poker OnlineEvolusi Mahjong WaysMahjong Ways di Era MobileMahjong Ways dan Media OnlineMahjong Ways di Industri Game IndonesiaKomunitas Mahjong WaysIdentitas Visual Mahjong WaysBudaya Asia dalam Mahjong WaysAI dan Transparansi RTPPengawasan AI GamingAI dan Infrastruktur RTPAI Gaming dan Transparansi DataTransformasi Baccarat ModernLive Streaming BaccaratVisual Sweet BonanzaPopularitas Sweet BonanzaGame Mobile dan Sistem RewardPopularitas Game Mobile dan Risiko PengeluaranAkses Platform melalui PulsaSmartphone dan Game Bertema AsiaAI, Analisis Data, dan RTPKeamanan Data pada AI GamingIndustri Game Dunia dan Mahjong WaysKomunitas Internasional Mahjong Ways
Cascade Mahjong Ways 2Pemetaan Multiplier Mahjong Ways 2Statistik dan Keacakan PolaTahapan Cascade Mahjong Ways 2Frekuensi Scatter dan ProbabilitasPerangkat Modern dan Aktivitas HiburanPermainan Digital dan Hiburan ModernTransformasi Ekosistem GamingWaktu Luang dan Pengalaman DigitalPertumbuhan Industri GamingReel Dinamis Mahjong WaysVolatilitas dan Model Matematis800 Putaran Mahjong WaysScatter Mahjong Wins 3500 Putaran Gates of OlympusInterval Spin dan ProbabilitasFrame Rate dan Pengalaman PenggunaRNG dan Independensi Setiap SpinPerubahan Tempo dan MultiplierScatter Beruntun dan ProbabilitasAnalisis Dinamis Ritme SesiNasi Goreng Kakek ZeusEvolusi Pola BermainGenerasi Baru Permainan DigitalEra Teknologi dan GameVolatilitas dan Variasi HasilMultiplier dan Volatilitas Mahjong WaysDistribusi Simbol dan Bias PersepsiModel Statistik dan Perubahan AktivasiPengelolaan Risiko dan MomentumTiming dan Probabilitas PermainanVisual Princess StarlightRTP dan Mekanisme Mahjong Ways 2Fitur Event Sweet BonanzaTumble dan Multiplier Gates of OlympusTransformasi Dunia GameTren Hiburan Game DigitalEvolusi Teknologi Game DigitalTeknologi Terkini Game DigitalGame Digital dan Kebiasaan Modern
Cascade Mahjong Ways 2Pemetaan Multiplier Mahjong Ways 2Statistik dan Keacakan PolaTahapan Cascade Mahjong Ways 2Frekuensi Scatter dan ProbabilitasPerangkat Modern dan Aktivitas HiburanPermainan Digital dan Hiburan ModernTransformasi Ekosistem GamingWaktu Luang dan Pengalaman DigitalPertumbuhan Industri GamingAnalisis Dinamis Ritme SesiNasi Goreng Kakek ZeusEvolusi Pola BermainGenerasi Baru Permainan DigitalEra Teknologi dan GameVolatilitas dan Variasi HasilMultiplier dan Volatilitas Mahjong WaysDistribusi Simbol dan Bias PersepsiModel Statistik dan Perubahan AktivasiPengelolaan Risiko dan MomentumRandom Number Generation Menjadi Komponen yang Dapat Ditelaah dalam Struktur Mekanisme MammothSecret City Gold Membuka Pembahasan Mengenai Database Indexing untuk Mempercepat ProsesPola Scroll dan Click pada Pinup Girls Memberikan Gambaran tentang Cara PenggunaWild Bananas Dianalisis melalui User Engagement Rate untuk Melihat Intensitas Aktivitas dalamPerubahan Kebutuhan Aset Musiman Menjadi Perhatian dalam Strategi Distribusi Bigger Bass BlizzardSanta’s Great Gifts Dianalisis Menggunakan Traffic Analytics untuk Membaca FluktuasiPerkembangan Animation Engine Memberi Ruang bagi Release the Kraken 2 untuk Memproses Efek VisualAnalisis User Flow pada Sword of Ares Membuka Pemahaman Baru Mengenai Hubungan Struktur AntarmukaBig Data Berperan dalam Pengambilan Keputusan Berbasis Informasi pada PlatformCloud Computing Memperluas Kemampuan Infrastruktur Game Digital dalam MenanganiAnalisis Interaction Frequency pada Mochimon Memberi Gambaran tentang Fitur yang PalingCowboy Coins Dikaji melalui Browser Performance untuk Melihat Perbedaan Respons pada LingkunganEvent Driven Processing Membantu The Dog House Multihold Mengatur Perubahan Status tanpa MembebaniMekanisme Randomisasi Mystery of the Orient Dipelajari Menggunakan PendekatanWild Wild Riches Megaways Membuka Kajian Mengenai Elastic Infrastructure untuk Menghadapi PerubahanPemantauan CPU Utilization Dapat Membantu Mengevaluasi Efisiensi Proses yang Berjalan padaClub Tropicana Dianalisis melalui Touch Interaction Data untuk Memahami Pola PenggunaanPerubahan Sequence Pengguna Menjadi Sumber Informasi Penting dalam Behavioral AnalysisMonster Superlanche Dikaji dari Sisi Render Optimization ketika Banyak Objek Visual MunculPendekatan Responsive Design pada Fish Eye Menjaga Komposisi Antarmuka Tetap Proporsional diFluktuasi Catatan Gates of Olympus Terlihat Lebih Jelas seusai Beragam Ukuran Kinerja DirangkumCatatan Duel Sebelumnya Memberi Referensi Penting ketika Menentukan Pasangan Klub untukEkosistem Blackjack Online Memperkenalkan Penyampaian Data yang Lebih Dinamis melaluiPergeseran Selera Masyarakat Menjadikan Fortune Mouse Bagian dari Gelombang Budaya Modern diDisiplin Mengatur Jeda pada Permainan Casino Internet Mendukung Pengelolaan Waktu yangSiklus Singkat Mulai Dicermati karena Dinilai Lebih Praktis dalam MengenaliKerangka Regulatif Live Casino Memperlihatkan Pergeseran Dinamis pada Sebaran Nilai diOnline Poker Padukan Ubin Tradisional sambil Menghadirkan Kesempatan Baru di SetiapPanel Observasi Casino Bonus Satukan Parameter Operasional untuk Menghadirkan Sistem yangGates of Olympus Mengulas Formasi Scatter melalui Irama Putaran dan Pergantian SimbolCatatan Cedera, Stamina, dan Rotasi Skuad Menjadi Faktor Pendukung saat MenilaiPerubahan Animasi Sweet Bonanza Hadir dalam Detail Ringan yang Baru Terlihat ketikaPerforma Terkini dan Kondisi Kebugaran Antar Tim Memberikan Gambaran Lebih Lengkap dalamDetail Pergantian Efek Sweet Bonanza Menciptakan Momen Visual Tersembunyi di AntaraLegenda Zeus Dikemas Gates of Olympus lewat Perpaduan Kilatan Petir, Simbol Langit,Industri Kasino Digital Memasuki Babak Baru Bersama Pertumbuhan TeknologiBig Bass Hold & Spinner Dianalisis dari Sisi Event Latency untuk Mengukur KecepatanDesain Responsive Grid Membantu Rabbit Garden Mempertahankan Konsistensi Tata Letak pada UkuranKemampuan Sistem Menangani Request secara Paralel Menjadi Fokus Kajian Performa TheJasmine Dreams Membuka Pembahasan Mengenai Predictive Loading Berdasarkan KecenderunganPemodelan Matematis Dinamis Menawarkan Sudut Pandang Baru terhadap Siklus PermainanMetode Penyesuaian Bertingkat Menjadi Bahan Observasi Baru dalam Membaca KarakteristikGates of Olympus Hadirkan Momentum Tak Terduga ketika Formasi Langka Bertemu MekanismeKumpulan Sinyal Blackjack Online Membentuk Ringkasan Terukur setelah Elemen Pembanding MasukPengacakan Terkomputerisasi pada Baccarat Online Menghasilkan Distribusi Hasil Independen melaluiArsip Performa Baccarat Memunculkan Tren Naik-Turun ketika Beragam Tolok Ukur DisatukanSimulasi Peluang pada Pink Ways 3 Menjelaskan Hubungan antara Pergantian Kondisi danTahapan Spin Berbasis Respons Algoritmik Mengundang Perhatian dalam Studi MekanismeKorelasi Antarindikator Lucky Neko Memperjelas Sebaran Informasi setelah Unsur PendukungDrago Jewels of Fortune Hadirkan Kanal Informasi Digital dengan Sistem Layanan yang MampuSentuhan Minimalis pada Fortune Tiger Berbasis Web Membawa Nuansa Segar bagi PenggemarArus Modernisasi Mengubah Ruang Casino Internet menjadi Hiburan dengan MekanismeCatatan Bonus Lucky Neko Tersaji Lebih Transparan berkat Penyimpanan Data AktivitasPergerakan IHSG dan Kepercayaan Pelaku Pasar Menjadi Latar Menarik bagi Pertumbuhan SektorDari Meja Tradisional Menuju Layar Pintar, Fortune Ox Menemukan Identitas Baru diSkema Pergerakan Berjenjang Berbasis Penyesuaian Otomatis Mulai Menarik PerhatianLompatan Infrastruktur Internet Mengantar Casino Virtual Menuju Lanskap HiburanSistem RNG Baccarat Daring Menjaga Ketidakpastian Hasil melalui Prosedur Pengacakan yangDokumentasi Statistik Drago Jewels of Fortune Menunjukkan Pergeseran Nilai setelah SejumlahPenguatan Indeks Saham Berjalan Beriringan dengan Meningkatnya Sorotan terhadap IndustriNuansa Ubin Warisan dalam Drago Jewels of Fortune Bertemu Fitur Kontemporer yangPengendalian Tempo saat Mengakses Kasino Daring Membantu Menetapkan Durasi Sesi secaraLogika Probabilistik Microgaming Ditelaah melalui Respons Sistem terhadap SetiapMekanisme Adaptif Berlapis Memunculkan Fenomena Rotasi yang Menarik untuk DicermatiPembacaan Sinyal Gates of Olympus Menjadi Lebih Komprehensif seusai Faktor Tambahan DimasukkanKeacakan Baccarat Virtual Bertumpu pada Generator Angka yang Melewati SerangkaianRiwayat Pencatatan Blackjack Online Mengungkap Variasi Capaian ketika Seluruh KomponenTerobosan Sistem Cerdas Membentuk Generasi Baru Casino Online dan Menggeser CaraBaccarat Permudah Pemantauan Akumulasi Skor melalui Catatan Aktivitas yang RingkasDinamika Bursa Saham dan Optimisme Pasar Mengiringi Perkembangan Ekosistem KasinoIlusi Durasi melalui Ritme Animasi dan Lapisan Suara padaRekam Pertemuan Antar Klub Menjadi Landasan Menyeleksi Susunan TimPower of Merlin Membawa Nuansa Sihir Klasik ke Tengah Mekanisme PermainanMisteri Peradaban Mesir Kembali Hidup lewat Simbol Ikonik dalam EyeReactoonz 2 dan Eksperimen Visual yang Mengubah Layar Menjadi Arena PenuhJammin’ Jars Tawarkan Irama Musik sebagai Identitas Utama di BalikMenelusuri Razor Shark dari Kedalaman Laut hingga Mekanisme KejutanWanted Dead or a Wild Mengemas Atmosfer Wild West dengan Aksi CepatFire in the Hole 2 Bawa Petualangan Tambang ke Level Baru lewat FiturBook of Dead Menghidupkan Ekspedisi Mesir Kuno melalui Artefak, Makam, danSan Quentin Hadir dengan Tema Penjara Kelam yang Menawarkan Pendekatan VisualTombstone R.I.P Meramu Dunia Koboi Gelap dengan Presentasi Dramatis danLedakan Kunjungan Situs Betting dari Tren Komunitas dan DistribusiMembedah Peluang Parlay lewat Statistik Pertandingan dan KonsistensiKajian Algoritma Peluang Dinamis Mengurai Pola Rotasi padaGates of Olympus Menghadirkan Zeus sebagai Ikon Mitologi denganPsikologi Warna dan Gerakan Layar dalam Memengaruhi Respons PenggunaMomentum Klub dan Rekam Jejak Kompetisi sebagai Acuan MenyusunPetir Sang Penguasa Olympus Menjadi Daya Tarik Utama dalam PetualanganAtmosfer Permainan Terbangun dari Perpaduan Tempo Musik, Cahaya, danPopularitas Layanan Betting di Tengah Perubahan Pola Pencarian dan PerilakuEvolusi Lucky Neko Virtual Menghadirkan Navigasi Futuristik dan Nuansa InteraktifNuansa Olympus Membingkai Sosok Zeus melalui Efek Gemerlap dan Elemen FantasiGelombang Digitalisasi Membawa Industri Kasino Memasuki Babak Baru dengan EkosistemValidasi Mesin Pengacak Baccarat Digital Menunjukkan Independensi Keluaran padaLintas Generasi Membawa Spadegaming Keluar dari Tradisi Lama Menuju Tren PopulerPemberitaan Industri Menyoroti Pergeseran Besar yang Mewarnai Perjalanan EkosistemPenyelarasan Prosedur Baccarat Membentuk Mekanisme Kerja yang Lebih TerstrukturDurasi Rotasi Ringkas Menjadi Bahan Pengamatan untuk Memahami Perubahan Respons padaPenerapan Ketentuan pada Lucky Neko Memunculkan Pola Sebaran yang Bergerak mengikuti
Metode Kuasi-Eksperimental Membandingkan Respons Sistem pada Kondisi Simulatif BerbedaOptimasi Paket Data Mempercepat Respons Game Online AntarserverPG Soft Menyempurnakan Telemetri Sistem melalui Instrumentasi Data TerdistribusiStarlight Princess 1000 Mengembangkan Kontras Visual melalui Segmentasi LuminansiStrategi Multivariat Menggabungkan Indikator Aktivitas untuk Membaca Interaksi KompleksSweet Bonanza Menyelaraskan Bentuk Grafis melalui Ritme Komposisi VisualTaksonomi Simbol Membagi Mahjong Wins 3 berdasarkan Karakter VisualTeknik Probabilistik Menguji Ketahanan Pola melalui Skenario Acak BerulangTeknologi Event-Driven Memproses Perubahan Aktivitas berdasarkan Pemicu Sistem DinamisTransisi Spektral Menghadirkan Starlight Princess 1000 dengan Nuansa VariatifBootstraping Statistik Memperkirakan Ketidakpastian melalui Pengambilan Sampel BerulangDiagnostika PG Soft Mengidentifikasi Perubahan Kinerja pada Komponen InfrastrukturEksogenitas Model Memisahkan Pengaruh Eksternal dari Struktur InternalFigurasi Wild Bandito Menyusun Karakter Objek melalui Struktur VisualGame Online Mengembangkan Rekonsiliasi State untuk Konsistensi Informasi AntarsesiGates of Olympus Memadukan Orientasi Objek dalam Komposisi BertingkatGranulasi Data Membentuk Unit Pengamatan dengan Tingkat Detail BerbedaHomoskedastisitas Menunjukkan Keseragaman Varians pada Rentang Pengamatan BerbedaIndeksasi Mahjong Ways 2 Mengurutkan Intensitas Kemunculan Elemen BerbedaInferensi RTP Live Menilai Ketidakpastian melalui Rentang Sampel Terbatas
Preferensi Pemain Berubah, Pengembang Game Beradaptasi dengan Format yang Lebih Ringkas dan DinamisMahjong Ways Memadukan Tema Tradisional dengan Mekanisme Cascade dalam Format Game ModernTeknologi dan Gaya Hidup Bertemu dalam Perkembangan Ekosistem Hiburan Berbasis DigitalPragmatic Play dan Perubahan Desain Game yang Mengutamakan Visual serta Interaksi CepatAdaptasi Pemain terhadap Fitur Baru Membentuk Pola Penggunaan Platform Gaming Masa KiniFenomena Game Digital Menghadirkan Kebiasaan Hiburan Baru di Tengah Mobilitas MasyarakatPertumbuhan Industri Gaming Mendorong Perubahan Rutinitas, Perangkat, dan Cara Pengguna BerinteraksiGates of Olympus Mengandalkan Tumble dan Multiplier untuk Membentuk Ritme Permainan yang DinamisHit Frequency pada Mahjong Wins Membantu Menjelaskan Seberapa Sering Kombinasi Hasil TerbentukBlack Scatter dan Perubahan Susunan Simbol dalam Rangkaian Putaran Mahjong Ways 2Evolusi Cara Bermain Mengikuti Pesatnya Perkembangan Industri Game Digital ModernTeknologi Baru Mengubah Cara Masyarakat Menikmati Hiburan Interaktif di Berbagai PerangkatSmartphone hingga Cloud Gaming, Perangkat Modern Membentuk Kebiasaan Hiburan Generasi DigitalMahjong Ways Memperlihatkan Interaksi Multiplier dan Volatilitas dalam Membentuk Dinamika Setiap PutaranEkosistem Gaming Terus Bertransformasi Seiring Hadirnya Fitur dan Mekanisme Permainan BaruPengalaman Interaktif Mengubah Cara Pengguna Mengisi Waktu Luang di Era SerbadigitalGelombang Tren Gaming Baru Tumbuh Bersama Perubahan Teknologi dan Preferensi PemainDari Mesin Permainan Sederhana hingga Platform Modern, Menelusuri Evolusi Dunia GamingGrafis, Audio, dan Interaksi Real-Time Membawa Pengalaman Game Menuju Era Lebih ImersifPG Soft Membawa Pendekatan Mobile-First yang Ikut Membentuk Tren Permainan Digital Modern
Exit mobile version