Home BERITA TERKINI Aktivis Katolik Audiensi ke DPRRI, Meminta Pengetahuan tentang Human Trafficikng Dimasukan dalam...

Aktivis Katolik Audiensi ke DPRRI, Meminta Pengetahuan tentang Human Trafficikng Dimasukan dalam Kurikulum Pendidikan

0
(Dari kanan) Suster Providence Laurentina, Anis Hidayah, dan Romo Ignatius Ismartono SJ saat audiensi dengan Komisi IX DPR RI. Dok. Komisi IX DRR-RI

JAKARTA, Pena Katolik – Romo Ignatius Ismartono SJ (penasihat Sahabat Insan) dan Suster Laurentina PI (Koordinator Koalisi Peduli Migran Daratan Timor) mendampingi Kepala Pusat Studi Migrasi Migrant Care, Anis Hidayah dalam audiensi dengan Komisi IX DPR-RI pada 5 Juli 2022 di Jakarta. Mereka mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) memasukkan isu perdagangan manusia ke dalam kurikulum sekolah.

Audiensi ini dilakukan delapan hari setelah unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Malaysia berisi protes atas pembebasan Ambika M.A. Shan. Ambika sebelumnya dituduh membunuh Adelina Jemira Sau pada 2018 di Penang, Malaysia.

“Bagi kami, Adelina adalah tragedi paling buruk dalam sejarah migrasi yang pernah dimiliki pemerintah Indonesia,” kata Anis dalam audiensi Komisi IX DPR-RI.

Pemerintah belum sepenuhnya melaksanakan UU No.18/2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Anis mengatakanm Balai Latihan Kerja (BLK) pemerintah yang merupakan mandat dari UU sampai hari ini tidak jalan.

“Seluruh mekanisme penempatan itu nyaris masih pakai rezim UU yang lama, UU No. 39/2004, sehingga ini yang memicu praktek-praktek eksploitasi, perbudakan moderen, trafficking, dan lain sebagainya.”

Anis mendesak parlemen agar memasukkan isu perdagangan orang ke dalam kurikulum sekolah. Hal ini untuk mencegah lebih banyak anak usia sekolah menjadi korban. Anis mengatakan pendekatan pendidikan harus segera dilakukan untuk mencegah perdagangan.

Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyebutkan bahwa kasus perdagangan orang meningkat signifikan yakni 213 kasus pada 2019 menjadi 400 kasus pada 2020. Sedangkan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) Indonesia mencatat 154 kasus perdagangan orang pada 2020. Dalam kasus-kasus ini korbannya sebagian besar adalah remaja.

“Kami berharap kalau itu menjadi bagian dari pendidikan sekolah, mungkin masyarakat kita terutama perempuan dan anak lebih aware. Di sekolah, mereka sudah dapat pendidikan soal kejahatan itu,” kata Anis.

Romo Ismartono mendorong politisi agar memberi perhatian serius pada isu human trafficking. Ia melihat eberapa sekolah pernah mengadakan seminar dan webinar tentang perdagangan orang. Namun ia melihat, tidak ada pendidikan yang memadai untuk mnanamkan kesadaran akan kejahatan ini kepada masyarakat.

“Tapi saat ini meminta agar tindak pidana perdagangan orang dimasukkan ke dalam kurikulum supaya menjadi pengetahun umum, obyektif dan meminta perhatian,” kata Romo Is.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Dead Spin Mahjong Wins 2Volatilitas Dead Spin Mahjong Wins 3Probabilitas Mix Parlay 10 TimScatter Starlight Princess 1000Black Scatter 60 PutaranSimbol Black ScatterSistem Tumble Sweet BonanzaReel Adaptif dan Pengalaman MobileDesain Visual Starlight PrincessDinamika Mahjong Wins 3Distribusi Simbol Reel DigitalPerubahan Tempo Gates of OlympusVariasi Hasil Setiap PutaranStabilitas Transisi Real-TimeEfek Visual MultiplierSinkronisasi Real-Time Gates of OlympusAnimasi Multiplier Starlight PrincessCascade Bertingkat Mahjong WaysDesain Responsif Sweet BonanzaEvolusi Platform Permainan DigitalStatistik dan Pengalaman PenggunaDesain Mobile Permainan DigitalFitur Baru Mahjong Ways 2Cascade dan MultiplierFrekuensi Simbol dan ProbabilitasEvolusi Mahjong DigitalSuper Scatter dan Kecepatan FramePower of Thor MegawaysPopularitas Buffalo King MegawaysTempo Gates of Olympus
Sistem Variabel MegawaysAudio Visual Gates of OlympusProbabilitas dan Distribusi MultiplierPopularitas Mahjong WaysStatistik dan Pengalaman PenggunaTransformasi Baccarat DigitalKomunitas Gamer dan Turnamen OnlineDesain Starlight PrincessPendekatan Alternatif Mahjong Ways 2Respons Visual Mahjong WaysDesain Mobile Permainan DigitalFitur Mahjong Ways 2Cascade dan MultiplierFrekuensi Simbol dan ProbabilitasEvolusi Mahjong DigitalMekanisme Mahjong Ways 2Dinamika Bonanza GoldPerbandingan Mahjong Ways 2 dan Edisi PertamaDesain Bonanza GoldVisual dan Fitur Bonanza GoldScatter Mahjong Ways 100 PutaranVolatilitas dan IntervalStabilitas Sistem pada Fase KritisVisual Nusantara Mahjong Ways 2Kecepatan Spin Gates of OlympusPopularitas Mahjong Ways di IndonesiaGame Bertema Asia dan Mahjong WaysMahjong Ways 2 sebagai Ikon Game OrientalIndustri Kasino Online dan Transformasi DigitalMobile Gaming dan Mahjong WaysReel Dinamis Mahjong Ways 2Animasi Gates of OlympusCascade Mahjong WaysVisual Starlight PrincessMultiplier Real Time Sweet Bonanza
Fase Multiplier dan Tempo SpinPerubahan Mahjong Ways 2Pola Scatter Mahjong Ways 2Lima Game PopulerAnalisis 1.000 Putaran Mahjong WaysTempo Spin Mahjong WaysTampilan Modern Mahjong Ways 2Mahjong Ways 1 vs Mahjong Ways 2Popularitas Mahjong WaysIndustri Gaming Asia dan Mahjong WaysBudaya Klasik dan Teknologi Mahjong WaysKomunitas Mobile Mahjong WaysVolatilitas dan RTP Game DigitalAI dan Sistem RTPAI untuk Transparansi PermainanTeknologi PG Soft dan Gaming MobileAnalisis Data Visual Permainan DigitalEvolusi Gates of OlympusMultiplier Gates of OlympusInterval Putaran Gates of OlympusPopularitas Sweet BonanzaVisual Sweet BonanzaTreasures of AztecTren Game Mobile 2026Perubahan Cara Menikmati Game OnlineKomunitas Gaming AsiaMasa Depan Gaming DigitalMemulihkan Kepercayaan Diri setelah KekalahanMenjaga Fokus dan Mengendalikan EmosiRitme Santai Sweet BonanzaSlow Spin Gates of OlympusAnggaran Bermain Gates of OlympusDurasi Sesi Starlight PrincessAnggaran Sesi Mahjong WaysStatistik Pola Kartu BaccaratPeluang Permainan MejaAturan Perjudian DaringKomunitas Pemain Kartu Daring IndonesiaPerubahan Kebiasaan Mengisi Waktu LuangEvolusi Roda Roulette
Exit mobile version