Doa Rosario di Gua Lourdes Taman Vatikan tahun 2020 (Vatican Media)
Doa Rosario di Gua Lourdes Taman Vatikan tahun 2020 (Vatican Media)

Paus Fransiskus akan memimpin umat beriman dalam doa Rosario hari terakhir bulan Mei dan menutup Doa Rosario Maraton selama sebulan guna mengakhiri pandemi Covid-19 dan dimulainya kembali kegiatan sosial dan yang terkait dengan pekerjaan di seluruh dunia.

Untuk doa malam terakhir itu, Paus Fransiskus meminta agar gambar Our Lady Untier of Knots (Bunda Maria Pengurai Simpul Masalah) dipasang di Taman Vatikan, yang akan berfungsi sebagai tempat ziarah alam terbuka untuk acara itu.

Bapa Suci punya devosi kuat terhadap gambar dari Augsburg, Jerman, itu. Lukisan abad ke-18 itu menunjukkan Santa Perawan Maria sedang melepaskan simpul di pita putih yang dipegang oleh dua malaikat, dikelilingi suasana biblis yang mengandung arti pengharapan, belas kasihan, dan kemenangan atas kejahatan.

Uskup Augsburg Mgr Bertram Johannes Meier membawa salinan dari gambar asli itu ke Roma untuk peristiwa hari Senin. Gambar itu kemudian akan diberikan kepada Paus. Mgr Meier akan memimpin prosesi untuk membuka upacara itu dan menempatkan gambar kudus itu di “tempat yang indah” di Taman Vatikan.

Menurut siaran pers Dewan Kepausan untuk Peningkatan Evangelisasi Baru, yang menjadi penyelenggara Doa Rosario Maraton itu, Paus dan umat akan disajikan “pemandangan unik,” dengan Kubah Basilika Santo Petrus yang dipenuhi lampu seakan melindungi kota Roma, “simbol semua kota di dunia.”

Paus Fransiskus telah memilih lima intensi doa khusus untuk upacara penutup itu, lima “simpul” untuk diuraikan: Yang pertama adalah “hubungan kekerabatan yang terluka, kesepian, dan ketidakpedulian,” yang semakin memburuk selama pandemi.

Simpul kedua adalah pengangguran, terutama tantangan bagi orang muda, perempuan, dan bapa-bapa keluarga, serta tantangan-tantangan yang dihadapi para pengusaha yang berupaya membela dan melindungi karyawan mereka.

“Drama kekerasan,” terutama kekerasan dari rumah, kekerasan terhadap perempuan, dan kekerasan yang muncul akibat ketegangan sosial yang diperburuk oleh krisis saat ini, adalah simpul ketiga.

Intensi keempat Paus berkaitan dengan “kemajuan manusia,” yang harus didukung oleh penelitian ilmiah sedemikian rupa sehingga penemuan-penemuan itu bisa diakses oleh semua orang, “terutama orang-orang yang paling lemah dan miskin.”

Paus akan berdoa juga untuk reksa pastoral, agar umat Katolik bisa mendapatkan kembali antusiasme mereka dan merasakan dorongan baru di semua bidang kehidupan pastoral, dan agar orang muda bisa menikah serta membangun keluarga dan masa depan.

Di akhir perayaan itu, Paus akan memahkotai gambar Bunda Maria Pengurai Simpul Masalah.

Rosario bersama Paus Fransiskus akan disiarkan langsung melalui semua saluran media Vatikan, termasuk Radio Vatikan dan situs web Berita Vatikan, dan akan dapat diakses oleh para tuna rungu dan orang yang bermasalah pendengaran melalui terjemahan ke dalam Bahasa Isyarat Italia (LIS).

Sekelompok tempat ziarah Maria seluruh dunia akan dihubungkan ke Roma untuk Rosario itu, dan memastikan perwakilan seluruh dunia. Tempat ziarah yang akan ambil bagian adalah Bunda Maria Boulogne di Prancis, Bunda Maria Schoenstatt di Jerman, Bunda Maria Dukacita di Rwanda, Tempat Ziarah Nasional Maipú di Chili, Bunda Maria Os Gozos di Spanyol, Tempat Ziarah Bunda Maria Lourdes di Carfin (Skotlandia), Tempat Ziarah Basilika La Virgen de los Milagros de Caacupé di Paraguay, dan Tempat Ziarah Paroki Bunda Maria Kesehatan di La Spezia (Italia).(PEN@ Katolik/paul c pati/Christopher Wells/Vatican News)

Dari Augsburg ke Roma, Gambar Maria Pengurai Simpul Masalah yang kini berada di Gereja Santo Petrus Perlack, Jerman, akan menyertai akhir doa Rosario sedunia.
Dari Augsburg ke Roma, Gambar Maria Pengurai Simpul Masalah yang kini berada di Gereja Santo Petrus Perlack, Jerman, akan menyertai akhir doa Rosario sedunia.
Paus Fransiskus di depan Gambar Maria Pengurai Simpul Masalah di Casa Santa Marta, Vatikan
Paus Fransiskus di depan Gambar Maria Pengurai Simpul Masalah di Casa Santa Marta, Vatikan

2 KOMENTAR

Tinggalkan Pesan