Paus dalam doa Regina Coeli (Vatican Media)
Paus dalam doa Regina Coeli (Vatican Media)

Paus Fransiskus pada hari Minggu 21 April menyalami umat beriman yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk doa Regina Coeli dan merenungkan Injil menurut Yohanes yang menceritakan tentang Yesus sebagai gembala sejati yang membela, mengenal dan mencintai domba-Nya.

“Orang upahan,” kata Paus, adalah kebalikan, karena dia hanya bekerja untuk uang dan tidak benar-benar merawat domba-domba. Kalau serigala datang, jelas Paus, dia melarikan diri dan meninggalkan mereka. “Sebaliknya, Yesus, gembala sejati, membela kita dan menyelamatkan kita dari begitu banyak situasi sulit dan berbahaya melalui terang firman-Nya dan kekuatan kehadiran-Nya yang kita alami khususnya dalam Sakramen,” kata Paus.

Yesus mengenal juga domba-domba-Nya dan domba-domba itu mengenal-Nya, kata Paus. Bagi Yesus, lanjut Paus, “kita bukan ‘massa’ atau ‘orang banyak’” tetapi “individu unik.” Masing-masing kita, telah “diciptakan dan ditebus oleh Kristus.” Dia mengenal kita tidak seperti yang lain dan “di dalam Dia, gambaran yang diberikan oleh para nabi tentang gembala Umat Allah sepenuhnya terpenuhi: Dia prihatin akan domba-domba-Nya, Dia kumpulkan mereka, Dia balut luka mereka, Dia sembuhkan penyakit mereka,” kata Paus.

Paus melanjutkan dengan mengatakan, “di atas segalanya” Yesus mencintai domba-domba-Nya.” Itulah mengapa Dia memberikan hidup-Nya untuk mereka, kata Paus seraya menjelaskan,  “Cinta untuk domba-domba-Nya, yaitu, untuk masing-masing kita, menuntun-Nya untuk mati di kayu salib,” dan kasih Kristus tidak selektif, tetapi merangkul semua orang. “Yesus ingin semua orang dapat menerima cinta Bapa dan memiliki hidup,” kata Paus.

Mengakhiri katekese, Paus mencatat bahwa Gereja dipanggil untuk melaksanakan misi universal Kristus ini. “Di luar orang-orang yang ikut dalam komunitas-komunitas kita, ada banyak orang yang melakukannya hanya di saat-saat tertentu atau tidak pernah. Tetapi ini tidak berarti mereka bukan anak-anak Allah, yang dipercayakan Bapa kepada Kristus Gembala yang Baik,” kata Paus.

Dan, Paus kembali menekankan: Saudara dan saudari, Yesus membela, mengenal dan mencintai setiap domba-Nya.(PEN@ Katolik/paul c pati/Vatican News)

Tinggalkan Pesan