Home VATIKAN Pesan Paus Fransiskus untuk Prapaskah 2021: Setiap saat percaya, berharap, mencintai

Pesan Paus Fransiskus untuk Prapaskah 2021: Setiap saat percaya, berharap, mencintai

0
Memberi sedekah (Hak Cipta: Stefano Buttafoco Arti Fotografiche)

Setiap saat dalam hidup kita adalah waktu untuk percaya, berharap dan mencintai. Panggilan untuk mengalami Prapaskah sebagai perjalanan pertobatan, doa dan berbagi, membantu kita, sebagai komunitas dan sebagai individu, untuk menghidupkan kembali iman yang datang dari Kristus yang hidup, harapan yang diilhami oleh nafas Roh Kudus dan cinta yang mengalir dari hati penuh belas kasih dari Bapa.

Itulah bagian dari Pesan Paus untuk Prapaskah 2021 yang ditulis oleh Paus Fransiskus dan ditandatangani di Basilika Santo Yohanes Lateran, Roma, 11 November 2020, untuk memperingati Santo Martinus dari Tours. Pesan itu diturunkan oleh Kantor Pers Vatikan tanggal 12 Februari.

Pesan Prapaskah Paus berjudul, “Sekarang kita pergi ke Yerusalem” (Mat 20:18), yang mengulas tentang Prapaskah sebagai saat untuk memperbarui iman, harapan dan cinta itu, diterjemahkan oleh Paul C Pati dari PEN@ Katolik untuk persiapkan masa Prapaskah yang akan diawali Hari Rabu Abu 17 Februari:

 

Pesan Bapa Suci
“Sekarang kita pergi ke Yerusalem” (Mat 20:18)
Prapaskah: Waktu untuk Memperbarui Iman, Harapan dan Cinta.

Saudara dan saudari terkasih,

Yesus mengungkapkan kepada murid-murid-Nya makna terdalam dari misinya saat memberitahukan kepada mereka tentang sengsara, kematian dan kebangkitan-Nya, sebagai pemenuhan kehendak Bapa. Dia kemudian meminta para murid untuk ikut bersama dalam misi ini demi keselamatan dunia.

Dalam perjalanan Prapaskah menuju Paskah, marilah mengenang Dia yang “merendahkan diri dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib” (Fil 2: 8). Dalam masa tobat ini, marilah memperbarui iman kita, menimba harapan dari “air hidup”, dan dengan hati terbuka menerima cinta Tuhan, yang menjadikan kita bersaudara dalam Kristus. Di malam Paskah, kita akan memperbarui janji baptis kita dan mengalami kelahiran kembali sebagai pria dan wanita baru melalui karya Roh Kudus. Perjalanan Prapaskah ini, seperti seluruh perziarahan kehidupan Kristiani, bahkan sekarang juga diterangi oleh cahaya kebangkitan, yang mengilhami pemikiran, sikap dan keputusan para pengikut Kristus.

Puasa, doa dan sedekah, seperti yang diwartakan Yesus (lih. Mat 6: 1-18), memungkinkan dan mengungkapkan pertobatan kita. Jalan kemiskinan dan penyangkalan diri (puasa), kepedulian dan kasih sayang kepada orang miskin (memberi sedekah), dan dialog seperti anak kecil dengan Bapa (doa) memungkinkan kita menjalani kehidupan dengan iman yang tulus, harapan yang hidup dan cinta yang efektif.

  1. Iman meminta kita untuk menerima kebenaran dan bersaksi tentang kebenaran di hadapan Allah dan semua saudara dan saudari kita.

Dalam masa Prapaskah ini, menerima dan menjalani kebenaran yang diwahyukan dalam Kristus berarti, pertama-tama, membuka hati kita pada Sabda Allah, yang diteruskan Gereja dari generasi ke generasi. Kebenaran ini bukan konsep abstrak yang diperuntukkan bagi beberapa orang cerdas terpilih. Sebaliknya, ini adalah pesan yang kita semua bisa terima dan pahami berkat hikmat hati yang terbuka pada kemuliaan Allah, yang mencintai kita bahkan sebelum kita menyadarinya. Kristus sendiri adalah kebenaran ini. Dengan mengambil kemanusiaan kita, bahkan dalam segala-galanya, Dia telah menjadikan diri-Nya jalan yang menuntun pada kepenuhan hidup.

Puasa, yang dialami sebagai bentuk penyangkalan diri, membantu orang-orang yang melakukannya dengan kesederhanaan hati guna menemukan kembali karunia Tuhan dan untuk menyadari bahwa, dengan diciptakan menurut gambar dan rupa-Nya, kita menemukan pemenuhan kita di dalam Dia. Dengan menerima pengalaman kemiskinan, orang-orang yang berpuasa membuat diri mereka miskin bersama orang miskin dan mengumpulkan harta karun cinta yang diterima dan dibagikan. Dengan cara ini, puasa membantu kita mencintai Allah dan sesama. Karena, seperti yang diajarkan oleh Santo Thomas Aquinas, cinta adalah gerakan ke luar yang memfokuskan perhatian kita pada orang lain dan menganggap mereka satu dengan diri kita sendiri (lih. Fratelli Tutti, 93).

Prapaskah adalah waktu untuk percaya, untuk menyambut Allah ke dalam hidup kita dan mengizinkan Dia “berdiam” di antara kita (lih. Yoh 14:23). Puasa mencakup pembebasan dari semua yang membebani kita – seperti konsumerisme atau kelebihan informasi, apakah benar atau salah – guna membuka pintu hati kita kepada Dia yang datang kepada kita, yang miskin dalam segala hal, namun “penuh kasih karunia dan kebenaran” (Yoh 1:14): Anak Allah, Juruselamat kita.

  1. Harapan sebagai “air hidup” yang memungkinkan kita melanjutkan perjalanan.

Wanita Samaria di sumur, yang kepadanya Yesus minta minum, tidak mengerti apa yang Dia maksudkan ketika Dia mengatakan bahwa Dia dapat memberi kepadanya “air hidup” (Yoh 4:10). Secara alami, dia berpikir bahwa yang Dia maksud adalah air material, tetapi Yesus sedang berbicara tentang Roh Kudus yang akan Dia beri dalam kelimpahan melalui misteri Paskah, memberikan harapan yang tidak mengecewakan. Yesus telah berbicara tentang harapan ini di saat menceritakan penderitaan dan kematian-Nya. Dia mengatakan bahwa Dia akan “dibangkitkan pada hari ketiga” (Mat 20:19). Yesus sedang berbicara tentang masa depan yang dibuka oleh belas kasihan Bapa. Berharap bersama Dia dan karena Dia berarti percaya bahwa sejarah tidak berakhir dengan kesalahan kita, kekerasan dan ketidakadilan kita, atau dosa yang menyalibkan Sang Cinta. Itu berarti menerima pengampunan Bapa dari hati-Nya yang terbuka.

Di masa-masa sulit ini, saat segala sesuatu tampak rapuh dan tak pasti, berbicara tentang harapan mungkin tampak sesumbar. Padahal masa Prapaskah justru merupakan musim pengharapan, saat kita kembali kepada Allah yang dengan sabar terus peduli terhadap ciptaan-Nya yang sering kita perlakukan dengan tidak benar (lih. Laudato Si’, 32-33; 43-44). Santo Paulus mendorong kita menaruh harapan pada rekonsiliasi: “didamaikan dengan Allah” (2 Kor 5:20). Dengan menerima pengampunan dalam sakramen yang terletak di pusat proses pertobatan, kita pada gilirannya bisa menyebarkan pengampunan kepada orang lain. Setelah menerima pengampunan diri sendiri, kita bisa menawarkannya dengan kesediaan kita untuk masuk dalam dialog penuh perhatian dengan orang lain dan menghibur orang-orang yang mengalami kesedihan dan rasa sakit. Pengampunan Allah, yang juga diberikan melalui kata-kata dan tindakan kita, memungkinkan kita mengalami Paskah persaudaraan.

Di Masa Prapaskah, semoga kita semakin peduli dengan “mengucapkan kata-kata hiburan, kekuatan, penghiburan dan dorongan, bukan kata-kata yang merendahkan, menyedihkan, membuat marah atau menunjukkan cemoohan” (Fratelli Tutti, 223). Guna memberikan harapan kepada orang lain, kadang-kadang cukup hanya bersikap baik, “bersedia mengesampingkan segala sesuatu demi menunjukkan perhatian, memberikan hadiah berupa senyuman, mengucapkan kata-kata penyemangat, mendengarkan di tengah-tengah ketidakpedulian yang sudah umum ”(ibid., 224).

Melalui rekoleksi dan doa hening, harapan diberikan kepada kita sebagai inspirasi dan cahaya batin, yang menerangi tantangan-tantangan dan pilihan-pilihan yang kita hadapi dalam misi kita. Itulah perlunya berdoa (lih. Mat 6: 6) dan, secara rahasia, berjumpa dengan Bapa cinta yang lembut.

Mengalami Prapaskah dalam harapan memerlukan pertumbuhan kesadaran bahwa, di dalam Yesus Kristus, kita adalah saksi-saksi zaman baru, saat Allah “menjadikan segala sesuatu menjadi baru” (lih. Wahyu 21: 1-6). Itu berarti menerima harapan dari Kristus, yang memberikan nyawa-Nya di kayu salib dan dibangkitkan oleh Tuhan pada hari ketiga, dan selalu “siap sedia memberi pertanggungjawaban kepada tiap-tiap orang yang meminta [kita] pertangungjawaban tentang pengharapan yang ada pada [kita]” (1 Pet 3:15).

  1. Cinta, yang mengikuti jejak Kristus, dalam kepedulian dan belas kasih bagi semua, adalah ungkapan tertinggi dari iman dan harapan kita.

Cinta bersukacita melihat orang lain tumbuh. Karena itu cinta menderita kalau orang lain menderita, kesepian, sakit, tunawisma, dihina atau membutuhkan. Cinta adalah lompatan hati. Cinta membawa kita keluar dari diri sendiri dan menciptakan ikatan berbagi dan persekutuan.

“’Cinta sosial’ memungkinkan peningkatan menjadi peradaban cinta, di mana kita semua bisa merasa terpanggil. Dengan dorongan pada universalitas, cinta mampu membangun dunia baru. Bukan sekadar sentimen, cinta adalah cara terbaik untuk menemukan langkah-langkah pengembangan yang efektif bagi semua orang” (Fratelli Tutti, 183).

Cinta adalah karunia yang memberi makna pada hidup kita. Cinta memungkinkan kita memandang orang yang membutuhkan sebagai anggota keluarga sendiri, sebagai teman, saudara atau saudari. Kalau diberi dengan cinta, jumlah yang kecil tidak pernah berakhir, tetapi menjadi sumber kehidupan dan kebahagiaan. Seperti halnya dengan tempayan berisi tepung dan buli-buli berisi minyak milik janda dari Sarfat, yang mempersembahkan roti kepada nabi Elia (lih. 1 Raja-raja 17: 7-16); demikian juga dengan roti yang diberkati, dipecah-pecah dan diberikan oleh Yesus kepada para murid untuk dibagikan kepada orang banyak (lih. Mrk 6: 30-44). Demikian pula halnya dengan sedekah kita, baik kecil maupun besar, kalau dipersembahkan dengan sukacita dan kesederhanaan.

Mengalami masa Prapaskah dengan cinta berarti peduli kepada orang yang menderita atau merasa ditinggalkan dan ketakutan karena pandemi Covid-19. Di hari-hari ketidakpastian mendalam tentang masa depan ini, marilah kita mengingat Sabda Allah kepada Hamba-Nya, “Jangan takut, sebab Aku telah menebus engkau” (Yes 43: 1). Dalam kasih kita, semoga kita mengucapkan kata-kata kepastian dan membantu orang lain menyadari bahwa Allah mengasihi mereka sebagai putra dan putri.

“Hanya pandangan yang diubah oleh kasih yang dapat memungkinkan martabat orang lain diakui dan, konsekuensinya, martabat orang miskin diakui dan dihargai, identitas dan budaya mereka dihormati, dan dengan demikian benar-benar diintegrasikan ke dalam masyarakat” (Fratelli Tutti, 187).

Saudara dan saudari terkasih, setiap saat dalam hidup kita adalah waktu untuk percaya, berharap dan mencintai. Panggilan untuk mengalami masa Prapaskah sebagai perjalanan pertobatan, doa dan berbagi barang-barang kita, membantu kita – sebagai komunitas dan sebagai individu – untuk menghidupkan kembali iman yang datang dari Kristus yang hidup, harapan yang diilhami oleh nafas Roh Kudus dan cinta yang mengalir dari hati yang penuh belas kasihan dari Bapa.

Semoga Maria, Bunda Juruselamat, yang selalu setia di kaki salib dan di hati Gereja, mendukung kita dengan kehadirannya yang penuh kasih. Semoga berkat Tuhan yang bangkit menyertai kita semua dalam perjalanan kita menuju terang Paskah.

Roma, Santo Yohanes Lateran, 11 November 2020, Peringatan Santo Martin dari Tours

Fransiskus

Tidak ada komentar

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Menghadirkan Pola Interaksi Visual yang Menarik untuk Dipahami dari Sisi Desain

Mengapa Game Digital dengan Tema Klasik Masih Bisa Menarik Perhatian Generasi Pengguna Baru?

Mahjong Ways Memperlihatkan Bagaimana Unsur Tradisional Dapat Beradaptasi dengan Teknologi Hiburan

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengembang Semakin Memperhatikan Detail Pengalaman Bermain

Bagaimana Penggunaan Animasi dalam Game Digital Membantu Menyampaikan Informasi kepada Pengguna?

Mahjong Ways 2 Memiliki Mekanisme Pergantian Simbol yang Membentuk Alur Permainan Berbeda

Game Bertema Asia Memiliki Karakter Visual yang Berkembang Bersama Teknologi Digital Modern

Mengapa Tampilan Game Mobile yang Teratur Dapat Membantu Pengguna Mengenali Berbagai Fitur?

Mahjong Ways Menggunakan Pendekatan Desain yang Menghubungkan Nuansa Klasik dan Visual Modern

Teknologi Smartphone Membawa Perubahan pada Cara Game Digital Menampilkan Efek dan Detail Visual

Mahjong Ways 2 Memiliki Cara Penyajian Fitur yang Menarik Dilihat dari Sudut Pandang Desain Informasi

Mengapa Pengalaman Pertama Saat Membuka Game Mobile Bisa Memengaruhi Kesan Pengguna?

Mahjong Ways dan Penggunaan Tema Mahjong dalam Membentuk Karakter Hiburan Digital Modern

Game Digital Semakin Memperhatikan Detail Kecil yang Sering Luput dari Perhatian Pengguna

Bagaimana Pengembang Game Mobile Menentukan Informasi yang Perlu Ditampilkan di Layar Utama?

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Hubungan antara Mekanisme Permainan dan Respons Visual di Layar

Perkembangan Game Smartphone Membuat Desain Antarmuka Perlu Menyesuaikan Berbagai Cara Penggunaan

Mengapa Konsistensi Tampilan Menjadi Salah Satu Faktor Penting dalam Pengalaman Game Digital?

Mahjong Ways Menghadirkan Interpretasi Modern dari Tema Klasik yang Sudah Lama Dikenal

Game Digital dengan Tampilan Menarik Tetap Membutuhkan Sistem Navigasi yang Mudah Dipahami

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Efek Visual Dapat Mengubah Cara Pengguna Mengikuti Permainan

Mengapa Game Digital dengan Konsep Sederhana Bisa Memiliki Karakter yang Mudah Diingat?

Mahjong Ways Menampilkan Adaptasi Permainan Tradisional dalam Bentuk Hiburan Berbasis Teknologi

Perkembangan Game Mobile Membawa Perubahan pada Cara Informasi Ditampilkan kepada Pengguna

Bagaimana Penggunaan Ruang Kosong dalam Desain Game Membantu Menjaga Kejelasan Tampilan?

Mahjong Ways 2 Memiliki Rangkaian Animasi yang Berkaitan dengan Perubahan Kondisi Permainan

Game Bertema Budaya Asia Menghadirkan Pendekatan Visual yang Berbeda dari Game Modern Lainnya

Mengapa Desain Antarmuka Game Digital Perlu Mempertimbangkan Kebiasaan Pengguna Baru?

Mahjong Ways dan Cara Penggunaan Elemen Dekoratif Membantu Membangun Identitas Permainan

Teknologi Game Smartphone Membuat Pengembang Semakin Memperhatikan Keseimbangan Visual dan Performa

Kasino Online dan Fenomena Pergeseran Hiburan dari Ruang Fisik ke Layar Digital

Mengapa Kecepatan Permainan Kasino Digital Dapat Memengaruhi Pengambilan Keputusan?

Di Balik Kemudahan Kasino Online, Bagaimana Pengguna Memahami Nilai Uang?

Kasino Digital dalam Perbincangan tentang Etika Teknologi dan Tanggung Jawab Platform

Ketika Hiburan Kasino Online Bersinggungan dengan Kesehatan Finansial Masyarakat

Bagaimana Fitur Interaktif Kasino Digital Memengaruhi Perhatian Pengguna?

Menelusuri Perubahan Cara Masyarakat Memandang Kasino Online di Era Informasi

Kasino Online dan Tantangan Mengenali Informasi yang Terlihat Meyakinkan

Mengapa Riwayat Permainan Tidak Bisa Menjamin Hasil Berikutnya di Kasino Digital?

Fenomena Kasino Berbasis Internet dan Pentingnya Kesadaran terhadap Waktu Layar

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Bagaimana Desain Permainan Dapat Menyampaikan Informasi Tanpa Banyak Teks

Mengapa Mahjong Ways Memiliki Tampilan yang Terasa Akrab meski Menggunakan Teknologi Game Modern?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengembang Semakin Memperhatikan Waktu Muat dan Kelancaran Aplikasi

Mahjong Ways 2 dan Cara Efek Cascade Membentuk Rangkaian Perubahan yang Terlihat di Layar

Game Digital Bertema Asia Tidak Hanya Mengandalkan Ornamen tetapi Juga Pemilihan Suasana Visual

Bagaimana Desain Game Mobile Membantu Pengguna Mengenali Fitur Baru tanpa Penjelasan Panjang?

Mahjong Ways Menghadirkan Kesan Tradisional melalui Perpaduan Motif, Warna, dan Tata Letak

Mengapa Perubahan Kecil pada Antarmuka Bisa Memengaruhi Kenyamanan Pengguna Game Digital?

Teknologi Game Mobile Terus Berkembang dan Membawa Tantangan Baru dalam Pengelolaan Animasi

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Pentingnya Keteraturan Visual dalam Menampilkan Mekanisme Permainan

Mahjong Ways 2 Memiliki Sistem Pergantian Simbol yang Membuat Alur Visual Terlihat Berbeda

Mengapa Detail Latar Belakang dalam Mahjong Ways Ikut Membentuk Suasana Permainan?

Game Digital Bertema Asia Memiliki Cara Menarik dalam Memadukan Cerita Budaya dan Desain Modern

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Hubungan antara Efek Animasi dan Informasi yang Muncul di Layar

Perubahan Tren Game Mobile Membuat Desain Sederhana Kembali Menjadi Perhatian Pengembang

Bagaimana Mahjong Ways Menggunakan Komposisi Warna untuk Memperkuat Nuansa Tradisional?

Game Digital Kini Semakin Memperhatikan Cara Pengguna Memahami Informasi dalam Waktu Singkat

Mahjong Ways 2 dan Peran Transisi Visual dalam Menjaga Alur Permainan Tetap Mudah Diikuti

Mengapa Penggunaan Ornamen Klasik dalam Game Modern Tidak Selalu Terlihat Ketinggalan Zaman?

Perkembangan Desain Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Keseimbangan antara Detail dan Kenyamanan

Mahjong Ways 2 Memiliki Detail Mekanisme yang Tidak Selalu Terlihat dari Tampilan Awalnya

Mengapa Mahjong Ways Masih Menjadi Contoh Menarik dalam Pembahasan Desain Game Bertema Asia?

Mahjong Ways 2 dan Cara Efek Berantai Membentuk Urutan Perubahan di Dalam Permainan

Tampilan Mahjong Ways Memperlihatkan Bagaimana Unsur Klasik Bisa Menyatu dengan Teknologi Modern

Ada Alasan Mengapa Animasi dalam Mahjong Ways 2 Dibuat Selaras dengan Pergantian Simbol

Mahjong Ways Menggunakan Pendekatan Visual yang Membuat Tema Permainannya Mudah Dikenali

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menyajikan Perubahan Multiplier sebagai Bagian dari Informasi Permainan?

Mahjong Ways dan Hubungan antara Desain Simbol dengan Cara Pengguna Memahami Tampilan Game

Mengapa Efek Visual dalam Mahjong Ways 2 Menjadi Bagian Penting dari Penyajian Mekanisme?

Mahjong Ways Memperlihatkan Peran Detail Ornamen dalam Membangun Suasana Game Digital

Game Mobile Semakin Mudah Diakses tetapi Pengembang Masih Menghadapi Tantangan Desain

Mengapa Kecepatan Respons Menjadi Bagian Penting dalam Pengalaman Game Digital Modern?

Perkembangan Game Smartphone Membawa Perubahan pada Cara Pengguna Mengenali Fitur Permainan

Di Balik Game Digital yang Terlihat Sederhana, Ada Banyak Pertimbangan dalam Merancang Antarmuka

Bagaimana Teknologi Layar Sentuh Memengaruhi Cara Pengembang Menyusun Kontrol Game Mobile?

Game Digital Modern Mulai Memberikan Perhatian Lebih pada Kenyamanan Pengguna dengan Perangkat Berbeda

Mengapa Informasi yang Terlalu Padat Bisa Membuat Tampilan Game Mobile Sulit Dipahami?

Perkembangan Industri Game Digital Membuka Peluang Baru bagi Desainer Visual dan Pengembang

Bagaimana Komunitas Online Membentuk Persepsi Pengguna terhadap Game yang Sedang Populer?

Game Mobile Terus Berubah Mengikuti Teknologi tetapi Kebutuhan Pengguna Tetap Menjadi Pertimbangan

Kasino Online dan Fenomena Perubahan Pola Konsumsi Hiburan di Era Internet

Mengapa Informasi tentang Risiko Kasino Digital Sering Terabaikan Pengguna?

Di Balik Sistem Bonus Kasino Online, Ada Mekanisme yang Perlu Dipahami

Kasino Digital dan Tantangan Menjaga Kendali Diri di Tengah Akses Tanpa Batas

Bagaimana Tampilan Visual Kasino Online Membentuk Persepsi terhadap Permainan?

Ketika Teknologi Kasino Digital Berkembang Lebih Cepat dari Pemahaman Pengguna

Kasino Online dalam Sorotan Perubahan Kebiasaan Transaksi Masyarakat Digital

Mengenali Bias Psikologis yang Memengaruhi Penilaian Peluang di Kasino Online

Kasino Berbasis Internet dan Pentingnya Memahami Jejak Aktivitas Digital

Mengapa Edukasi Risiko Finansial Semakin Relevan dalam Fenomena Kasino Online?