Foto arsip pertemuan Paus Fransiskus dan Dewan Kardinal (© Vatican Media)
Foto arsip pertemuan Paus Fransiskus dan Dewan Kardinal (© Vatican Media)

Paus Fransiskus dan enam anggota penasehat kardinal yang disebut C6 (Dewan Kardinal) bertemu secara virtual untuk merencanakan langkah selanjutnya dari Konstitusi Apostolik yang baru. Pertemuan itu ditunda delapan bulan akibat pandemi virus corona. Pernyataan Kantor Pers Vatikan mengatakan Paus Fransiskus ikut pertemuan virtual itu 13 Oktober sore dari kantornya di Casa Santa Marta guna membahas beberapa aspek teks Konstitusi Apostolik baru tentang Kuria Roma. Segera setelah disetujui, teks itu akan menggantikan Konstitusi Pastor Bonus yang diresmikan Santo Paus Yohanes Paulus II. “Dalam bulan-bulan musim panas,” jelas pernyataan itu, “Konsili berkesempatan lewat internet untuk mengupayakan teks Konstitusi Apostolik baru itu. Draf konstitusi yang diperbarui diserahkan kepada Bapa Suci. Seperti biasanya, Dikasteri-Dikasteri yang kompeten sedang membaca draf itu.” Secara khusus, tulis pernyataan itu, pertemuan itu diadakan “untuk meringkas pekerjaan yang telah dilakukan dan mempelajari cara mendukung pelaksanaan Konstitusi baru itu, segera setelah diundangkan.” Pernyataan itu juga mengatakan bahwa dalam pertemuan itu, Paus menyoroti fakta bahwa “reformasi sedang berlangsung, bahkan di bawah beberapa aspek administrasi dan ekonomi.” Para kardinal yang hadir dalam pertemuan itu adalah Óscar A Rodríguez Maradiaga, Reinhard Marx, Sean Patrick O’Malley, Oswald Gracias, serta Sekretaris Negara Vatikan Pietro Parolin, Giuseppe Bertello, Sekretaris Dewan Kardinal Uskup Marcello Semeraro dan Sekretaris Ajun Uskup Marco Mellino. Pertemuan berikutnya “ditetapkan Desember dan akan berlangsung melalui internet, karena keadaan darurat kesehatan, dan sesuai rencana yang ditetapkan.”(PEN@ Katolik/paul c pati berdasarkan Vatican News)

Tinggalkan Pesan