Pengungsi dari Pulau Lesbos menunggu dipindahkan ke tempat lain di Yunani (AFP)
Pengungsi dari Pulau Lesbos menunggu dipindahkan ke tempat lain di Yunani (AFP)

Kantor Amal Kasih Kepausan di Vatikan menerima sebuah gedung di Roma dari kongregasi religius wanita untuk digunakan secara gratis guna menampung para migran dan pengungsi yang tiba di Italia. Almoner Apostolik (pemberi sedekah resmi Paus) Kardinal Konrad Krajewski merilis pernyataan 11 Oktober yang mengatakan para Suster Hamba Penyelenggaraan Ilahi dari Catania menanggapi “ajakan Paus Fransiskus, yang dalam Ensiklik Fratelli tutti beberapa kali mengulangi perlunya keramahtamahan bagi para migran yang melarikan diri dari perang, penganiayaan, dan bencana alam.” Melalui Kantor Amal Kasih Kepausan, para suster meminjamkan gedung mereka di Via della Pisana kepada Paus. Kardinal Krajewski mengatakan, gedung bernama Villa Serena itu akan digunakan untuk menampung pengungsi, terutama wanita lajang, wanita dengan anak di bawah umur, dan keluarga rentan, yang tiba di Italia melalui program Koridor Kemanusiaan. Pusat itu bisa menampung hingga 60 orang dan akan menampung mereka pada bulan-bulan pertama kedatangan mereka, dan kemudian akan menemani mereka dalam upaya mendapatkan pekerjaan dan akomodasi mandiri. Villa Serena dipercayakan kepada Komunitas Sant’Egidio, yang sejak 2015 membuka Koridor Kemanusiaan bagi pengungsi dari Suriah, Tanduk Afrika, dan yang terbaru dari Yunani, khususnya Pulau Lesbos. Program itu telah menerima dan menemani lebih dari 2.600 orang, termasuk banyak anak di bawah umur dalam proses integrasi mereka. Penderitaan pengungsi dan migran sangat dekat dengan hati Paus, yang secara pribadi mengunjungi Lesbos 16 April 2016, dan membawa 12 pengungsi Suriah ke Roma di atas pesawat kepausan.(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Vatican News)

Tinggalkan Pesan