CardinalTagle-1

Seorang pejabat Vatikan mengatakan, satu-satunya cara untuk keluar dari pandemi virus corona adalah melalui dialog. Prefek Kongregasi Evangelisasi Bangsa-Bangsa Kardinal Luis Antonio Tagle mengatakan, dialog berkelanjutan di tengah krisis kesehatan global sangatlah penting. “Pandemi membutuhkan tanggapan yang pandemik, tanggapan umum. Dan itu harus dilakukan melalui dialog,” kata Kardinal Tagle. “Saya yakin tanpa semangat dialog dan budaya dialog, pandemi ini akan semakin parah,” ujarnya. Buruknya situasi ini, tegasnya, bukan hanya dalam hal penularan, “tetapi dalam arti bahwa yang muncul bukanlah yang terbaik tetapi yang terburuk dalam umat manusia.” Pandemi itu, lanjut kardinal, “meminta yang terbaik yang ada dalam diri kalian, bukan menyimpannya sendiri tetapi membagikannya, itulah budaya dialog.” Kardinal, yang baru sembuh dari virus itu, menjadi pembicara dalam Kongres Asosiasi Pendidikan Katolik Filipina tahun ini yang diadakan secara online. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa karena pandemi, “budaya dialog semakin mendesak.” Menurut kardinal itu, masalah akan terus berlanjut kalau tidak ada dialog “atau kalau ada batas-batas.” Kardinal Tagle juga mengkritik cara pandemi itu “dipolitisasi” oleh banyak kelompok termasuk politisi dan pakar kesehatan. “Bagaimana Anda berharap mereka bisa duduk, membagikan kebenaran yang mereka temukan. Jika setiap orang tidak yakin maka setidaknya dialog pada tingkat ketidakpastian dan berbagi ketidakpastian bersama. Dan itu sudah menjadi langkah besar menuju tanggapan umum,” kata kardinal.(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Roy Lagarde/Vatican News)

Tinggalkan Pesan