Presiden CEAP yang baru terpilih, Suster Marissa Viri RVM. FOTO DARI CEAP
Presiden CEAP yang baru terpilih, Suster Marissa Viri RVM. FOTO DARI CEAP

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang wanita akan memimpin organisasi sekolah, perguruan tinggi, dan universitas Katolik terbesar di Filipina. Tanggal 22 September, Asosiasi Pendidikan Katolik Filipina (Catholic Educational Association of the Philippines, CEAP) memilih Suster Marissa Viri dari Kongregasi Religius Suster-Suster Santa Perawan Maria (RVM) sebagai Presiden baru. Suster Viri, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden CEAP, akan menggantikan Pastor Elmer Dizon dari Keuskupan Agung San Fernando, yang menjabat sejak September 2019. Biarawati yang saat ini menjabat sebagai Presiden Universitas Immaculate Conception di Kota Davao, terpilih dalam pertemuan organisasi CEAP. Juga terpilih sebagai Wakil Presiden baru adalah Pastor Thadeu Enrique Balongag, wali dari CEAP Pulau Negros. CEAP juga mengangkat Pastor Gilbert Sales sebagai sekretaris baru, dan Pastor Albert Delvo dipilih lagi sebagai bendahara. Pastor Sales adalah presiden Universitas Saint Louis di Baguio City, sementara Pastor Delvo saat ini sebagai Pengawas Sekolah-Sekolah Keuskupan Novaliches. Pemilihan para pejabat baru itu berlangsung dalam Kongres CEAP yang sedang berlangsung secara online. Mereka akan mengambil sumpahnya pada hari Jumat, 25 Sepetmebr, pada upacara penutupan. CEAP adalah asosiasi nasional lembaga pendidikan Katolik di Filipina yang didirikan tahun 1941. Sekarang asosiasi itu memiliki lebih dari 1.524 sekolah anggota.(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan CBCPNews)

Tinggalkan Pesan