Lapangan Santo Petrus dan Istana Apostolik
Lapangan Santo Petrus dan Istana Apostolik

Prefek Sekretariat Vatikan untuk Ekonomi Pastor Juan Antonio Guerrero dan Auditor General ad interim Alessandro Cassinis Righini menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang pemberantasan korupsi, 18 September 2020. Berita itu diumumkan sore hari di hari yang sama melalui komunikasi yang dikirim Kantor Pers Takhta Suci. “Kedua Otoritas Takhta Suci itu akan bekerja sama lebih dekat dalam mengidentifikasi risiko korupsi dan lebih efektif dalam menerapkan UU yang baru-baru ini disetujui mengenai transparansi, kontrol dan persaingan untuk pemberian kontrak publik oleh Tahta Suci dan Negara Kota Vatikan.” Mengomentari MoU itu, Alessandro Cassinis mengatakan, “Ini satu lagi tindakan konkret yang menunjukkan keinginan Takhta Suci untuk mencegah dan memerangi fenomena korupsi di dalam dan luar Negara Kota Vatikan, yang telah membuahkan hasil penting beberapa bulan terakhir.” Sementara itu, tegas Pastor Guerrero, “selain mewakili kewajiban moral dan tindakan keadilan, pemberantasan korupsi juga memungkinkan perang terhadap pemborosan di masa-masa sulit akibat konsekuensi ekonomi dari pandemi yang mempengaruhi seluruh dunia, tetapi khususnya orang paling lemah, seperti yang beberapa kali diingatkan Paus Fransiskus.” Juni lalu, satu prosedur mengenai kontrak dikeluarkan untuk Takhta Suci dan Negara Kota Vatikan. UU itu mencakup transparansi dan pengawasan kontrak, serta persaingan dalam pemberian kontrak publik dalam rangka meningkatkan pengelolaan sumber daya serta mengurangi bahaya korupsi. Statuta baru Kantor Auditor Jenderal di Vatikan disetujui Paus di bulan Januari 2019. Statuta itu mengangkat Kantor Auditor Jenderal menjadi Otoritas Anti-Korupsi.(PEN@ Katolik/paul c pati berdasarkan Vatican News)

Tinggalkan Pesan