Hagia Sophia di Istanbul
Hagia Sophia di Istanbul

Hari Laut Internasional dirayakan hari Minggu kedua bulan Juli. Ketika mengenang perayaan itu dalam doa Angelus hari Minggu itu, 12 Juli 2020, Paus Fransiskus menyampaikan “salam penuh kasih sayang kepada semua orang yang bekerja di laut, terutama yang jauh dari orang yang mereka cintai dan dari negara mereka.”

Paus secara khusus menyalami  orang-orang yang berkumpul pada hari Minggu pagi di pelabuhan Italia Civitavecchia-Tarquinia untuk perayaan Ekaristi. Tinggal di laut, kata Paus, membuatnya berpikir tentang apa yang terjadi di Istanbul.

Minggu ini Presiden Tayyip Erdogan mengumumkan keputusannya untuk mengubah museum Hagia Sophia kembali menjadi masjid. “Saya memikirkan Hagia Sophia,” kata Paus, “dan saya sangat sedih.”

Menurut berbagai catatan, Hagia Sophia pertama dibangun sebagai Gereja Roh Kudus. Saat penaklukan Ottoman di Istanbul tahun 1453, Hagia Sophia berubah menjadi masjid dan tahun 1935 diubah menjadi museum. Status museum itu dicabut oleh pengadilan di Turki, 10 Juli 2020, dan pemerintah Turki ingin menjadikannya masjid, meski sehari sebelumnya UNESCO memberi peringatan bahwa perubahan status harus ditinjau oleh komite UNESCO.

Minggu Laut adalah acara tahunan yang mengenang pelaut dalam doa dan untuk pekerjaan penting yang mereka lakukan. Tahun ini tak seperti tahun-tahun lainnya, banyak Gereja Kristen meminta umat untuk meluangkan waktu memikirkan pengorbanan yang sedang dialami orang-orang di laut selama pandemi Covid-19. Meskipun dalam situasi seperti ini, para pelaut tetap membuat supermarket lengkap dengan barang-barang untuk dijual dan terlibat dalam pengangkutan alat pelindung diri (APD).(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Vatican News)

Tinggalkan Pesan