Mahaiswi Muslim melakukan bakti sosial memberishkan gereja paroki (Dok IKIP Muhammadyah Maumere)
Mahaiswi Muslim melakukan bakti sosial memberishkan gereja paroki (Dok IKIP Muhammadyah Maumere)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IKIP Muhammadiyah Maumere menggelar bakti sosial (baksos) di gereja Spiritu Santo Misir kelurahan Madawat dan Taman Doa umat Katolik Patung Kristus Raja Kelurahan Kota Uneng, Maumere, 27 Juni 2020. Menurut Kepala Paroki Spiritu Santo Misir Pastor Christian Rudy Parera Pr, sangat bagus bahwa mahasiswa Islam yang dalam usia muda belia telah membuka diri akan perbedaan yang merupakan kekayaan bangsa. “Para mahasiswa yang membersihkan ruangan gereja dan sekitarnya menunjukkan rasa hormat kepada tempat ibadah orang Katolik. Saling menghormati tempat sakral agama orang lain harus dirawat dalam kehidupan bersama,” kata Pastor Rudy. Saraswaty Sinun Dasy yang ikut membersihkan gereja Misir mengatakan, “Inilah bentuk ungkapan toleransi antarumat beragama. Saya merasa senang dan semangat apalagi  saya seorang Islam membersihkan tempat ibadah orang Katolik.” Sementara itu, baksos di Taman Doa Patung Kristus Raja Kota Uneng dilaksanakan oleh empat mahasiswa. Ratif Ulfah R Syarif dari prodi Fisika mengatakan, “kegiatan ini merupakan pengalaman berharga karena menjadi bagian tradisi menjaga toleransi umat beragama di Kabupaten Sikka.” Calon guru Fisika itu mengakui, “baksos di taman doa ini menyadarkan kita bahwa perbedaan di antara kita bukanlah tantangan dalam menjalankan kehidupan beragama, karena perbedaan mengajarkan arti hidup damai dan toleransi. Para mahasiswa dan mahasiswi IKIP Muhammadiyah Maumere melakukan KKNT sejak 15 Juni 2020 hingga 16 Juli 2020. (PEN@ Katolik/Yuven Fernandez)

1 komentar

Tinggalkan Pesan