RM
Foto Dok PenaMas

“Kami adalah bagian dari masyarakat. Sudah menjadi tanggung jawab kami untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan. ‘Peduli’ dan ‘Bersatu’ adalah roh yang membuat bangsa ini menjadi kuat,” kata Letkol (PM) Andre Alexander dalam pesannya saat membagikan 210 paket sembako yang merupakan bantuan dari gerakan “Indonesia Peduli & Bersatu” di tujuh RT sekitar Gereja Redemptor Mundi Surabaya.

Letkol Andre adalah anggota tim Indonesia Peduli & Bersatu. Gerakan itu dibentuk oleh Gerakan Pemuda Ansor, Yayasan Landak Bersatu (Keuskupan Agung Pontianak) serta Yayasan Penamas Mulia, Surabaya, dan beberapa tokoh pengusaha nasional yang ingin menjawab pandemi Covid-19 dengan membagikan sembako kepada yang membutuhkan di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jabodetabek dan Kalimantan Barat.

“Di mana masyarakat membutuhkan, di sana kami hadir,” kata Letkol Andre dalam kegiatan 4 Mei 2020 itu. Pembagian paket sembako yang masing-masing berisi beras (3 kilogram), minyak goreng, mie instant (10 bungkus) dan kerupuk itu dikoordinasi oleh Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi Paroki Redemptor Mundi Surabaya dan dibantu oleh anggota Detasemen Polisi Militer Juanda.

Menurut Kepala Paroki Pastor Adrian Adiredjo OP, kalau paroki fokus pada orang Katolik, “Indonesia Peduli & Bersatu fokus pada yang non-Katolik yang perlu, dibantu yang datanya diketahui benar oleh Ansor. Gerakan itu berada dalam koordinasi Ansor yang berhubungan baik dengan paroki. Paroki pun berhubungan dengan program Indonesia Peduli & Bersatu yang juga berada di bawah Ansor.”

Denny Hartono, perwakilan Penamas Mulia dan Landak Bersatu mengatakan, “Tangan kami tidak dapat menyelesaikan semua masalah, tetapi biarlah kami menyelesaikan masalah yang Tuhan percayakan kepada kami.”(PEN@ Katolik/tim penamas)

RM 2RM 3RM 5RM 1RM 4

Tinggalkan Pesan