Home RENUNGAN Situasi lockdown atau social distancing saat ini pernah dialami wanita era Kartini

Situasi lockdown atau social distancing saat ini pernah dialami wanita era Kartini

0

Kartini

“Kami, gadis-gadis masih terantai kepada adat istiadat lama, hanya sedikitlah memperoleh bahagia dari kemajuan pengajaran itu. Kami anak perempuan pergi belajar ke sekolah, keluar rumah tiap-tiap hari, demikian itu saja sudah dikatakan amat melanggar adat. Ketahuliah, bahwa adat negeri kami melarang keras gadis keluar rumah.

Ketika saya sudah berumur 12 tahun, lalu saya ditahan di rumah. Saya mesti masuk ‘tutupan’, saya dikurung di dalam rumah, seorang diri, sunyi senyap terasing dari dunia luar. Saya tiada boleh keluar ke dunia itu lagi, bila tiada serta seorang suami, seorang laki-laki yang asing sama sekali bagi kami, dipilih oleh orang tua kami untuk kami, dikawinkan dengan kami, sebenarnya dengan tiada setahu kami.

Saya tiada tahu berbahasa Prancis, Inggris, dan Jerman, sayang! Adat sekali-kali tiada mengizinkan kami anak gadis tahu berbahasa asing banyak-banyak. Kami tahu berbahasa Belanda saja, sudah melampaui garis namanya. Dengan seluruh jiwa saya, saya ingin pandai berbahasa yang lain-lain itu, bukan ingin akan pandai bercakap-cakap dalam bahasa itu, melainkan supaya dapat membaca buah pikiran penulis-penulis bangsa asing itu.”

Sahabat terkasih, tulisan diatas merupakan cuplikan dari sebuah surat yang ditulis oleh R.A Kartini kepada salah seorang sahabatnya di Belanda. Beberapa tahun setelah kematiannya, surat-suratnya yang sebagian besar ditulis dalam bahasa Belanda itu dikumpulkan oleh para sahabatnya. Lalu, Armijn Pane menerjemahkan surat-surat itu ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan menjadi buku yang berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Apabila membaca surat-surat beliau, kita seolah membaca roman kehidupan seorang gadis muda yang penuh semangat pembaharuan dan cita-cita luhur. Cita-cita yang Kartini pikir akan terwujud setelah beberapa generasi setelahnya, namun berkat dukungan sahabat-sahabatnya yang mempublikasikan suratnya itu, maka dalam kurun waktu kurang dari 30 tahun setelah kepergiannya, banyak perempuan pribumi dapat mengenyam pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi.

Kini, dalam situasi lockdown atau social distancing yang sedang kita alami, kiranya kita pun dapat sedikit merasakan ‘lockdown’ atau ‘jaman kegelapan’ yang pernah dialami oleh kaum wanita era Kartini (21 April 1879–17 September 1904), apalagi saat itu belum ada televisi maupun alat-alat komunikasi seperti sekarang.

Berbicara tentang ‘lockdown’ maupun ‘kegelapan’, bacaan Injil kemarin dan juga hari ini, 21 April 2020, (Yohanes 3:7-15) mengisahkan hal serupa. Nikodemus yang datang pada malam hari melambangkan perjalanan iman dari ‘gelap’ menuju ‘terang’. Sebagai imam kepala, Nikodemus takut dianggap pengkhianat oleh rekan-rekannya apabila menemui Yesus, karenanya ia datang tengah malam agar tidak diketahui orang lain. Setelah Yesus ditangkap dan disalib, para rasul dan murid-murid Yesus pun mengalami ketakukan yang sama, maka mereka bersembunyi dan mengunci setiap pintu dan jendela rumah mereka.

Dengan demikian, bacaan Injil hari ini merupakan flashback yang telah Yesus ajarkan atau katakan. Semuanya telah terpenuhi melalui sengsara, wafat dan kebangkitan-Nya. Saat itu, Yesus berkata kepada Nikodemus, “Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi? Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain daripada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.”

Melalui perkataan-Nya ini, Tuhan Yesus ingin menegaskan kepada Nikodemus bahwa apa yang terjadi di dunia dan semesta dapat dijadikan instrumen dalam mengenali kebesaran Allah. Dengan satu syarat, kita mau dilahirkan kembali dalam terang Allah (dibaptis dan percaya kepada-Nya).

Semoga, masa Paskah ini menginspirasi agar kita dapat melihat dan memaknai semua hal yang sedang kita alami sebagai perjalanan iman menuju ‘terang yang sejati’. Saat ini, mungkin secara fisik kita boleh mengalami lockdown dan kegelapan akibat rasa takut yang disebabkan pandemi Covid-19. Namun, percayalah sehabis gelap, terang pasti akan terbit kembali. Maka, biarlah mata dan hati kita senantiasa memandang Salib Kristus. Disana, tidak hanya ada penderitaan dan kematian, tetapi juga kebangkitan dan kemenangan di dalam terang kemuliaan Allah Bapa di Surga.

Frater Agustinus Hermawan OP

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Menampilkan Perpaduan Efek Visual dan Mekanisme Permainan yang Menarik untuk Dipahami

Mengapa Game Digital dengan Tema Tradisional Masih Memiliki Tempat di Era Hiburan Modern?

Perkembangan Game Mobile Membawa Perubahan pada Cara Pengguna Menikmati Hiburan Interaktif

Mahjong Ways Memiliki Detail Simbol dan Warna yang Membentuk Karakter Visual Permainannya

Di Balik Desain Game Modern, Ada Peran Animasi dalam Membuat Interaksi Terasa Lebih Hidup

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menghadirkan Pengalaman Visual melalui Perubahan Simbol Berantai?

Game Bertema Asia Semakin Beragam dengan Perpaduan Unsur Budaya dan Teknologi Digital

Mengapa Tampilan Antarmuka Menjadi Salah Satu Bagian Penting dalam Pengembangan Game Mobile?

Mahjong Ways dan Cara Elemen Visual Tradisional Diadaptasi ke dalam Permainan Digital

Teknologi Perangkat Mobile Membantu Pengembang Menghadirkan Game dengan Tampilan Lebih Dinamis

Mahjong Ways 2 Memiliki Ritme Permainan yang Dipengaruhi oleh Pergantian Simbol dan Animasi

Mengapa Game dengan Tampilan Sederhana Terkadang Lebih Mudah Diingat oleh Pengguna?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Bermain Semakin Bergantung pada Desain yang Responsif

Mahjong Ways Menghadirkan Nuansa Budaya Asia melalui Detail Ornamen dan Pilihan Warna

Bagaimana Efek Suara Membantu Pengguna Memahami Perubahan yang Terjadi dalam Game Digital?

Game Digital Bertema Tradisional Memiliki Cara Tersendiri untuk Menyesuaikan Diri dengan Tren Modern

Mahjong Ways 2 dan Cara Mekanisme Cascade Membentuk Alur Visual dalam Setiap Putaran

Mengapa Komunitas Pemain Sering Membahas Detail Kecil yang Ada dalam Sebuah Game?

Perubahan Kebiasaan Pengguna Smartphone Turut Memengaruhi Arah Pengembangan Game Mobile

Identitas Visual Game Digital Tidak Hanya Ditentukan oleh Grafis tetapi Juga Konsistensi Desain

Mahjong Ways 2 Menghadirkan Mekanisme Simbol Berantai yang Menarik untuk Dipelajari dari Sisi Desain Game

Mengapa Tampilan Mahjong Ways Masih Mudah Dikenali di Tengah Banyaknya Game Digital Modern?

Perubahan Desain Game Mobile Membuat Animasi dan Interaksi Visual Terasa Semakin Dinamis

Di Balik Popularitas Game Bertema Asia, Ada Unsur Budaya dan Desain yang Layak Diperhatikan

Bagaimana Efek Visual dalam Mahjong Ways Membentuk Pengalaman Bermain yang Berbeda?

Perkembangan Teknologi Smartphone Membawa Perubahan pada Cara Game Digital Dirancang

Mahjong Ways dan Penggunaan Simbol Klasik dalam Membangun Identitas Permainan Digital

Mengapa Sebuah Game Bisa Bertahan dalam Percakapan Komunitas Meski Tren Terus Berganti?

Kecerdasan Buatan Mulai Mengubah Cara Pengembang Memahami Kebutuhan Pemain Game Mobile

Desain Suara dan Animasi Menjadi Bagian Penting dalam Pengalaman Game Digital Masa Kini

Mahjong Ways 2 Memiliki Perpaduan Animasi dan Simbol yang Membentuk Pengalaman Visual Berbeda

Mengapa Game Bertema Mahjong Masih Menarik Dibahas di Tengah Perkembangan Hiburan Digital?

Perubahan Teknologi Game Mobile Membuat Tampilan Permainan Semakin Detail dan Responsif

Mahjong Ways Menggunakan Elemen Budaya Asia yang Memberikan Ciri Khas pada Desain Permainannya

Di Balik Tampilan Game Digital Modern, Ada Proses Desain yang Memengaruhi Pengalaman Pengguna

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menggabungkan Efek Cascade dengan Perubahan Tampilan Simbol?

Game Mobile Kini Tidak Hanya Mengandalkan Grafis tetapi Juga Kenyamanan Interaksi Pengguna

Warna dan Animasi dalam Mahjong Ways Menjadi Bagian Menarik dari Identitas Visual Permainan

Mengapa Desain Simbol dalam Game Digital Bisa Membuat Sebuah Permainan Mudah Dikenali?

Perkembangan Game Bertema Asia Menunjukkan Cara Budaya Tradisional Hadir dalam Hiburan Modern

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Efek Multiplier Menjadi Bagian dari Mekanisme Permainan

Komunitas Game Digital Memiliki Pengaruh terhadap Cara Sebuah Permainan Dikenal dan Dibicarakan

Bagaimana Pengembang Game Mobile Menyesuaikan Desain Permainan dengan Kebiasaan Pengguna?

Mahjong Ways Memiliki Gaya Visual yang Memadukan Nuansa Tradisional dengan Animasi Digital

Pengalaman Bermain Game Mobile Semakin Dipengaruhi oleh Kualitas Animasi dan Kecepatan Perangkat

Mengapa Tema Budaya Asia Sering Digunakan untuk Membangun Identitas dalam Game Digital?

Mahjong Ways 2 Menampilkan Perubahan Simbol Berantai yang Menarik Dipahami dari Sisi Mekanisme

Kecerdasan Buatan Membuka Pendekatan Baru dalam Pengembangan Pengalaman Game Digital

Desain Antarmuka Game Mobile Berperan Penting dalam Membantu Pengguna Memahami Fitur Permainan

Mahjong Ways dan Perkembangan Game Digital Menunjukkan Pentingnya Identitas Visual yang Konsisten