Prefek Kongregasi untuk Gereja-Gereja Oriental Kardinal Leonardi Sandri mengumumkan penundaan kolekte tahunan ‘Pro Terra Sancta’ (untuk Tanah Suci) pada Jumat Agung hingga 13 September 2020. Penundaan itu diumumkan kepada publik hari Kamis, 2 April 2020, dalam pernyataan yang dirilis Kongregasi yang sama. Pernyataan itu mengatakan, Paus Fransiskus “menyetujui usul” agar kolekte itu dipindahkan ke hari Minggu, 13 September 2020, “sehari sebelum Pesta Salib Suci.” Penundaan kolekte itu dikarenakan oleh “pandemi Covid-19 saat ini.” Langkah-langkah yang diambil untuk mencegah penyebarannya “menghalangi umat untuk merayakan Liturgi Pekan Suci secara normal,” kata pernyataan itu. Pernyataan itu kemudian mengatakan, “komunitas umat Kristen di Tanah Suci” mengalami krisis yang sama. Mereka bersandar pada “solidaritas murah hati dari umat beriman seluruh dunia, demi melanjutkan kehadiran injili mereka.” Ini termasuk sekolah, pusat-pusat yang memberikan perhatian bagi orang miskin, dan bentuk-bentuk bantuan amal lainnya. Pesta Salib Suci secara khusus terkait dengan Yerusalem, demikian pernyataan itu. Di Timur maupun di Barat, pesta itu memperingati pengambilan relik salib itu oleh Santa Helena dan “awal devosi publik di Yerusalem dengan pembangunan Basilika Makam Suci.” Pernyataan itu berakhir dengan mengatakan, “Ini akan jadi tanda harapan baru dan keselamatan seperti Kisah Sengsara yang sekarang diikuti banyak umat, serta solidaritas kepada orang-orang yang terus menghidupi Injil Yesus di Tanah tempat ‘semuanya dimulai’.”(PEN@ Katolik/paul c pati berdasarkan Vatican News)

Tinggalkan Pesan