Paus Fransiskus saat Angelus 1 Maret 2020
Paus Fransiskus saat Angelus 1 Maret 2020

Seraya meminta umat beriman yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus ikut mendoakan Retret Kuria Roma, Paus Fransiskus mengatakan bahwa flu membuatnya akan tetap berada dalam ruangan, dan oleh karena itu, tidak akan pergi ke Ariccia untuk mengikuti retret tahunan. Paus telah dijadwalkan melakukan perjalanan ke kota di Perbukitan Alban di luar Roma pada siang hari 1 Maret 2020 untuk mengikuti meditasi selama seminggu di sana. “Saya akan mengikuti dari sini,” kata Paus, seraya menambahkan bahwa meskipun ia tidak akan berpartisipasi dalam retret itu secara fisik, ia akan secara rohani bergabung dengan Kuria dan semua orang di saat berdoa. Pengkhotbah yang akan memimpin retret di kota Ariccia tahun ini adalah Pastor Pietro Bovati SJ, Sekretaris Komisi Kitab Suci Kepausan. Seperti biasa, retret berlangsung di Casa Gesù Divin Maestro (Panti Yesus Guru Ilahi) di kota kecil tidak jauh dari Roma. Tema yang dipilih untuk meditasi tahun ini adalah “Semak duri itu menyala (Kel 3: 2) – Perjumpaan antara Allah dan manusia dalam terang Kitab Keluaran, Injil Matius, dan doa Mazmur.” Berbeda dengan Paus yang mendahuluinya, tahun 2014 Paus Fransiskus memilih tempat di luar Vatikan untuk retret itu. Keputusannya dijelaskan oleh Pastor Ciro Benedettini, wakil direktur Kantor Pers Takhta Suci saat itu, yang menekankan bahwa sudah umum bagi para Yesuit untuk melakukan retret di luar tempat mereka tinggal.(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Linda Bordoni/Vatican News)

Retret

Tinggalkan Pesan