Pastor Jesus Manuel Rondón
Pastor Jesus Manuel Rondón

Jenazah Pastor Jesus Manuel Rondón dari Keuskupan San Cristobal, Venezuela, yang hilang sejak 16 Januari, ditemukan dalam keadaan meninggal di daerah berhutan, Rubio, 21 Januari 2020. Setelah penemuan itu, Uskup San Cristobal Mgr Mario Moronta menerbitkan pernyataan tentang kematian imam itu.

Dalam pernyataan 22 Januari yang dikirim ke Agenzia Fides, uskup itu menyatakan, menurut informasi pihak berwenang, “imam itu dibunuh oleh seorang anak di bawah umur, yang menjadi korban pelecehan seksual oleh klerus, tindakan yang kami sangkal.”

Selanjutnya uskup itu mengatakan, mereka berdoa untuk imam itu bersama ibu dan keluarganya “yang sedang mengalami saat kesakitan dan kesedihan,” dan bahwa norma-norma Gereja universal telah diadopsi di Keuskupan San Cristobal untuk menangani kasus-kasus pelecehan anak di bawah umur oleh klerus.

Pastor Jesus Manuel Rondon Molina yang berusia 47 tahun dan sudah menjadi imam selama 14 tahun itu tinggal dekat biara Karmelit Tak Bersepatu di Rubio, Junin. Sebelum hilangnya, setiap hari, direktur rohani untuk para biarawati itu merayakan Misa biara itu.

Dalam kasus itu, kata Mgr Moronta, “ada beberapa keluhan disampaikan kepadanya, investigasi dilakukan, dan tindakan pencegahan diambil … Meskipun banyak permintaan yang perlu diperhatikan, dia tidak mematuhi perintah-perintah serta tindakan-tindakan pencegahan yang ditetapkan dalam hukum Gereja.”

Fakta itu, tulis Mgr Moronta, “membuat kita sedih dan prihatin,” dan meminta pihak berwenang “mengklarifikasi apa yang terjadi tanpa menggunakan peristiwa menyedihkan ini untuk tujuan politik atau lainnya,” mengenang bahwa sebagian besar imam dengan murah hati membaktikan diri untuk melayani penduduk, “meskipun bisa mengalami kesulitan dan kegagalan.”

Uskup menambahkan, “Kami merasakan rasa sakit umat Allah yang menderita karena banyak perkara bahkan kesaksian buruk dari beberapa orang.” Uskup itu juga menyatakan ikut merasakan rasa sakit para korban pelecehan … dan tahu bahwa rasa sakit ini sama dengan rasa sakit Kristus di Kayu Salib.”(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Agenzia Fides)

 

3 KOMENTAR

  1. Bagi pastor yang hilang, tolong diberitahu pada seluruh umat untuk mendoakan arwahnya agar diterima dan diselamatkan oleh Allah Bapa yang maha kuasa.Amin.

  2. Dimohon juga bagi perdamaian dunia lebih lebih Amerika dan Iran yang sedang dilanda konflik senjata nuklir sudah barang tentu apabila perang itu berlanjut maka akan menimbulkan korban manusia yang banyak.maka oleh karena itu dihimbau pada umat seluruh keuskupan sedunia untuk berdoa dan bermatiraga bagi perdamaian dunia.

  3. Dimohon pada umat untuk berhati hati dengan penipuan paksa dengan menggunakan atas nama pastor dan uskup untuk meminta sumbangan yang tujuannya tidak jelas. Tolong para ketua lingkungan.masing masing Parokia dan keuskupan di dunia untuk memperhatikan hal ini dengan serius.

Tinggalkan Pesan